Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Semakin cinta#


__ADS_3

Ketiganya masih terus berbincang hingga saat waktu istirahat tiba Kimberly pergi menuju kamarnya.


Saat dia tiba di kamarnya gadis itu kaget melihat handphonenya memiliki banyak panggilan dan ada beberapa notifikasi pesan yang masuk.


Dia langsung membalas pesan dari Leon yang mengatakan bahwa ia meminta Kimberly datang untuk mewakili keluarganya saat hari pernikahan dirinya dengan Nety.


Nety sendiri saat ini diwakili oleh bibinya, pernikahan beda agama itu di lakukan di sebuah hotel berbintang milik Leon.


Sementara itu di kediaman Natali saat ini dia tengah merasakan kegelisahan yang entah apa? penyebabnya.


Sudah beberapa hari ini, wanita itu terlihat sering melamun hingga Leon menghubunginya dan dia juga bicara bahwa saat ini dia akan menikah dengan gadis beragama katolik tersebut.


Natali pun marah besar bukan karena dia ingin menikah secara dadakan tapi pernikahan beda keyakinan itu, yang menjadi penyebab utama dirinya.


Hingga Leon meminta Kimberly datang bersama dengan sang daddy yang belum lama ini menginginkan Leon untuk mewarisi perusahaan milik keluarga pria itu.


Sebagai anak sah dari sang daddy Leon berhak untuk mendapatkan semua harta kekayaannya itu.


Kimberly sempat dilema, tapi dia juga kasihan sama Leon yang kini tengah menunggu kehadiran seorang saksi untuk pernikahannya nanti.


Kimberly pun langsung bicara pada Daisy bahwa ia harus berangkat pagi-pagi sekali ke Amerika karena saat ini Leon membutuhkan pertolongannya.


Daisy awalnya sempat keberatan dengan itu tapi dia juga tidak ingin Leon kenapa-napa.


Akhirnya wanita itu pun mengijinkan putrinya itu untuk pergi ke Amerika untuk menolong Leon.


Kimberly pun bersiap untuk pergi bersama dengan asisten pribadi nya.


"Sayang bukankah kamu akan pergi besok lalu kenapa? kamu bersiap saat ini."ujar Daisy.


"Tidak mom, harus segera Leon bilang waktunya sudah benar-benar mepet."ucap Kimberly.


"Baiklah sayang hati-hati di perjalanan ingat segera hubungi mommy jika kamu sudah sampai."ucap Daisy.


"Lagipula kenapa? tidak Natali saja yang pergi bersama dengan suaminya, kenapa? harus putri kita."ucap Rayan.

__ADS_1


"Justru itu, kak Natali tidak bisa pergi karena dia tidak merestui pernikahan mereka."ucap Daisy.


Daisy pun langsung menatap lekat wajah Rayan yang juga tidak mau merestui hubungan Agista dan putranya, bahkan sampai saat ini Rayan belum bisa menemui Agista.


Sementara itu di kediaman David, kedua calon mommy dan daddy baru itu baru saja kembali dari Bali, setelah bulan madu Keduanya.


"Honey lelah."keluh Agista yang kini langsung berbaring di atas ranjang setelah selesai mandi."


"Sini aku pijit."ucap David.


"Terimakasih sayang kamu baik deh."ucap Agista sambil tersenyum manis.


"Baru sadar sayang memangnya kemana saja selama ini?."ucap David.


"Hahaha,,, aku bercanda sayang."ucap Agista.


"Nakal."ucap David.


David pun mulai memijat lembut kaki. Agista saat ini, dia melihat istrinya semakin berisi namun itu membuat dia semakin terlihat seksi, bumil yang suka makan rujak buah di tengah malam ini selalu membuat David semakin mencintai istrinya itu.


"Kamu bicara apa? sih yang aku gak mau jawab."ucap Agista yang kini memalingkan pandangannya kearah lain.


Tiba-tiba hatinya terasa sakit saat mendengar pertanyaan seperti itu, cukup dengan kepergian sang mommy yang hingga saat ini masih menyisakan duka yang paling dalam di hati Agista dan sungguh sulit untuk dihilangkan.


"Hi,,, sayang kamu menangis."ucap David yang kini membingkai wajah cantik istrinya itu.


"Kamu mau ninggalin aku silahkan tapi jangan tinggalkan aku karena kematian, lebih baik kamu tinggalkan aku karena kamu ingin menikah lagi atau sudah bosan dengan ku. Aku pasti masih bisa tegar menjalani hidup ini, tapi tidak untuk kematian! karena rasanya sungguh lebih sakit lebih dari apapun."ucap Agis yang kini bercucuran air mata.


"Hi,,, sayang itu hanya seandainya saja, aku tidak mungkin akan pergi meninggalkan mu jika raga ini masih bernyawa."ucap David.


Pria itu langsung membawa istrinya kedalam pelukan, David lupa jika sampai saat ini kematian ibu mertuanya tidak pernah bisa Agista lupakan.


"Maafkan aku sayang ku, maafkan aku."lirih David.


"Tidak apa-apa tapi kamu harus janji daddy, tolong jangan bahas tentang kematian lagi."ucap Agista.

__ADS_1


"Aku janji sayang jika aku tidak lupa."ucap David.


Mereka pun tertidur di siang hari, saat ini karena lelah setelah perjalanan bulan madu akhirnya mereka berdua pun terlelap di dalam buayan mimpi indah.


Agista tidur menyamping memeluk David yang kini juga tengah memeluk nya.


Agis menenggelamkan wajahnya di dada bidang suaminya itu.


Wangi maskulin yang selalu menguat dari tubuh suaminya itu sudah menjadi candu untuk Agista.


Sementara seseorang yang kini datang ke perusahaan dimana CEO perusahaan tersebut sudah berada di perjalanan menuju Amerika untuk menghadiri pernikahan saudaranya itu, membuat pria itu merasa sangat sedih .


Dia tau jika dia bukan siapa-siapa bagi gadis itu, tapi setidaknya dia mau menjawab pesan yang Azka kirimkan, namun sampai saat ini tidak ada balasan pesan apapun.


Itulah kenapa? Azka saat ini datang ke perusahaan dimana CEO tersebut adalah Kimberly yang kini tengah menuju Amerika.


Kimberly bahkan tidak perduli berkali-kali Azka menghubungi gadis itu, apa? Azka seburuk itu di mata gadis itu.


Pria tampan itu pun kembali dengan perasaan kecewa yang teramat sangat.


Sesampainya di sebuah tempat, dia memergoki Nabila yang ternyata tengah beradegan mesra dengan ayah tiri Azka.


Pria itu benar-benar syok dibuatnya, ternyata selama ini yang di katakan bahwa pria yang ia cintai telah berkeluarga ternyata dia adalah ayah tiri Azka.


Sungguh di luar nalar, entah sudah sejak kapan mereka berhubungan hingga mereka sedekat itu.


Azka tidak pernah menyadari bahwa selama ini ia dan ibunya ditipu mentah-mentah oleh pria itu.


Pria yang lima tahun lebih muda dari ibunya itu tidak pernah terlihat mencurigakan jika mengenai prahara rumah tangga, yang Azka tau pria itu mudah sekali tersinggung selama ini.


Pria yang sudah menumpang hidup di rumah Azka itu, yang mempertemukan dirinya dengan Nabila, tapi ternyata itu hanya kedok untuk menutupi kegilaan mereka.


"Jadi begini kelakuan kalian di belakang kami, dan kau wanita macam apa? yang seperti dirimu."keduanya tertunduk malu.


"Sekarang juga pergi dari rumah ku dan tinggalkan ibuku bajingan, sudah aku beri kesempatan untuk tinggal gratis di sana asal ibuku bahagia tapi ternyata kau adalah pria durzana, dan kau mulai saat ini kita tidak punya hubungan apapun lagi."

__ADS_1


__ADS_2