Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Masalalu Haidar#


__ADS_3

Tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka lebar, seseorang datang wanita sangat cantik dan berpenampilan elegan mungkin seumuran Rayan atau mungkin dibawah nya.


"Hello Ray, apa? kabar,,, bagaimana kabar keluarga mu."ujar wanita cantik itu.


"Hay Natalia, kabar kami baik bagaimana kabar Aunty."ujar Rayan memberikan pelukan hangat pada wanita itu.


"Kau semakin tampan dan sukses, ngomong-ngomong dimana istri dan anakmu?."ujar Natalia.


"Kenalkan ini istri ku dan kedua anak kembar ku ada di sana yang pertama di Singapura bersama dengan Opah nya."jawab Rayan.


"Kau sangat pandai mencari teman hidup, istrimu sangat cantik. Hi... aku Natali Aku saudaranya Rayan lebih tepatnya, Anak Daddy Gibran mantan suami mommy Dy."ujar wanita itu.


"Natalia,,, tidak perlu se sempurna itu. istriku pasti tau saat melihat wajah mu."ujar Rayan.


"Hi,, nama ku Daisy."ujar Daisy ramah.


"Apa? Daisy,,, Rayan wajah ini!." teriak wanita itu.


"Sudah jangan berisik."ujar Rayan yang kini mempersilahkan sepupunya itu.


Ya, Rayan dan Natalia, adalah sepupu angkat karena Gibran menjadikan Daisy sebagai adik angkat nya meskipun istri status itu pernah melekat pada Daisy, selama bertahun-tahun lamanya.


"Kamu asal Singapura."tanya Natali.


"Tidak aku asli Indonesia dan berasal dari desa."jawab Daisy.


"Heumm,, pantas saja kamu sangat cantik alami."ujar Natali.


"Itu kado ulang tahun untuk mu, selamat ulang tahun."ujar Rayan.


"Kau, terlambat Ray sudah satu Minggu berlalu."ujar Natali.


"Aku sudah berbaik hati membelikan mu hadiah jika tidak mau ya sudah."ujar Rayan terlihat kesal.


"Tidak bisa barang yang sudah diberikan tidak boleh diminta kembali."ujar Natali yang langsung menyambar tas tersebut.


"Kau selalu saja begitu,,, keras kepala, beruntung kau punya istri yang baik,, jika tidak mungkin diapun sudah pergi meninggalkan mu, seperti Si ****** Ana itu."ujar Natali yang tau hubungan Rayan dulu saat mereka masih kuliah.


"Stop jangan bahas itu lagi, dia bekerja sama dengan ku saat ini dan hampir membuat ku kehilangan istri ku yang sangat aku cintai ini, jika sampai itu terjadi aku akan mencincang wanita itu menjadi potongan kecil."ujar Rayan.


"Makanannya jangan suka tebar pesona,, jadi mantan mu yang segudang itu akan meminta balikan, secara kau itu selalu tampan sayang kau adalah sepupuku, jika tidak maka aku akan menikahi mu."ucap nya sambil terkekeh.


Dan tiba-tiba bantal sofa melayang hampir lmengenai wajah cantik itu.


"Kau masih seperti itu."ujar Natali.


"Sekali lagi kau bicara begitu aku penggal lehermu."ujar Rayan.


"Mas, sudah."ujar Daisy yang kini mulai kembali bersikap biasa.


"Heumm,, Sampai lupa mau minum apa?."tanya Daisy.


"Ah,, terkasih apa? saja wine juga boleh."ujar wanita itu.


"Mas, dimana dapat minuman seperti itu."ujar Daisy.


"Di balik rak itu Yank, buka saja."ujar Rayan.


"Ray, istri mu benar-benar mirip dengan mommy Dy, apa? kamu tidak merasa sudah menikah dengan mommy mu sendiri."pertanyaan Ambsurd yang keluar dari bibir Natali membuat Rayan membelalakkan matanya.


"Kau gila,,, aku mencintainya karena dia memang sangat baik hati selain cantik dan pintar tapi soal wajah itu bonus."ujar Rayan tidak mau kalah.


"Heumm,, persis seperti mommy Dy."lirih nya lagi.


Sampai saat Daisy menyuguhkan minuman berwarna merah itu, dia pun kembali duduk.


"Wow,,, ini sih gila ya, minuman super mahal dan limited edition, terimakasih sepupuku kamu memang sangat baik."ujar Natali yang langsung menuang minuman itu kedalam gelas dengan cepat.


"Yank,, kamu tau anggur yang sangat berkualitas ini sangat mahal sayang jika untuk menjamu kuman seperti dia."canda Rayan yang juga menuang itu di gelas lain, tapi saat dia akan meminum itu Daisy langsung menahan gelas itu.

__ADS_1


"Jangan,, aku tidak suka."ujar Daisy lembut.


"Heumm sayang sedikit saja."ujar Rayan.


Pria itu merasa sayang dengan minuman mahal itu.


"Tidak,,"kata Daisy tegas.


Dan. Rayan pun menyimpan gelas itu kembali di tempat yang semula.


"Heumm,, ternyata seorang Rayan Davidson, buccin juga ini patut media tau."ujar Natali sambil terkekeh.


"Karena aku mencintai istri ku sampai mati."ucap Rayan yang mengecup pipi daisy yang kini masih berada di samping Rayan.


"Aku pamit mau melihat anak-anak. silahkan lanjut ngobrol nya."ujar Daisy.


"Oke makasih."jawab Natali.


Natalia dan Rayan lanjut mengobrol bahkan Rayan melakukan itu sambil bekerja, setelah jam makan siang Natali pulang ke kediaman Rayan. untuk tinggal sementara waktu di sana.


"Yank,, kamu mau makan apa?."ujar Rayan.


"Apa? saja mas apa? tidak sebaiknya aku pulang untuk menyambut tamu kita."ujar Rayan.


"Tidak sayang,, dia itu bukan tamu jadi akan mengurus semuanya sendiri."ujar Rayan.


"Owh baiklah Sayang,, aku pesan makanan dulu."Ujar Daisy.


"Ya sayang anak-anak sedang apa?."ujar pria itu.


"Sedang menonton film favorit mereka."jawab Daisy.


"Heumm baik'lah aku kerja lagi nanti setelah datang pesanan kita makan berempat."ujar Rayan.


"Baiklah aku juga mau menemani mereka menonton."ujar Daisy yang kini bangkit dan berjalan menuju ruang istirahat mereka.


Sementara itu di rumah sakit setelah Novita dinyatakan sembuh, wanita itu kembali ke sisi suaminya karena Haidar memutuskan untuk mengakhiri perjanjian nikah kontrak itu karena istri keduanya bahkan sudah melakukan kesalahan yang tidak termaafkan.


Novita pun sudah berusaha untuk berobat namun jika hasilnya tidak memuaskan dia akan meminta cerai pada Haidar karena tidak ingin menghambat kebahagiaan pria itu.


Haidar butuh yang namanya kebahagiaan karena tidak cukup dengan cinta istri pria itu juga butuh penerus.


Dan rencana Novita masih dia rahasiakan.


Haidar pun kini mulai kembali bersemangat perusahaan Novita resmi di akuisisi oleh Agam, meskipun dia masih meminta Novita mengurus perusahaan tersebut, pria itu melakukan semua itu karena ingin melindungi perusahaan tersebut.


Hingga saat ini Novita memilih untuk rehat dari perusahaan, sementara waktu dia ingin fokus pada pengobatan nya.


Sampai saat ia tau hasilnya nanti wanita itu akan kembali memutuskan untuk kembali ke perusahaan ataupun tidak sama sekali yang jelas saat ini dia hanya ingin terus fokus pada keluarga kecil nya.


Karena Haidar selalu memanjakan dirinya, dari mulai materi cinta dan juga kasih sayang terhadap gadis kecil yang kini masih tinggal bersama dengan Agam dan Sherina.


Mereka tidak akan terburu-buru mengijinkan Novita membawa putri nya itu, karena yang dia tahu jika rumah tangga Novita saat ini belum benar-benar aman dari ujian.


............................


Sampai saat ini Novita masih bersikap seperti biasanya pada Haidar, pria yang pernah menyakiti dirinya, jujur rasa sakit itu masih ada namun Novita tidak ingin terus terjebak di dalam nya.


Haidar sendiri saat ini sering membawa istrinya itu ke perusahaan.


pria itu ingin Novita kembali percaya pada diri bahwa saat ini hanya ada wanita itu satu-satunya dan tidak akan pernah terganti.


Sementara waktu posisi sekertaris itu dikosongkan.


Karena Haidar ingin mengganti nya dengan orang yang Novita seleksi sendiri saking niatnya Haidar mengembalikan kepercayaan istrinya.


Pada saat Novita berada di dalam ruangan tersebut, Haidar kedatangan Tantenya yang kini hadir bersama dengan seseorang yang merupakan wanita di masalalu nya.


"Hi,,, Vero."ujar wanita itu.

__ADS_1


Ketika nama itu disebut Novita pun bengong karena selama ini nama pria itu Haidar .


Novita semakin bertanya-tanya siapa? sebenarnya pria yang menjadi suaminya saat ini.


"Jangan menyebut nama itu lagi."ujar pria itu tegas.


"Nak Tante sengaja datang untuk membahas masalah perjodohan mu dengan Citra, kalian sudah terlalu lama berhubungan."ujar Tante Vita .


"Aku, tidak akan menikah dengan siapapun, karena aku sudah menikah dengan wanita yang sangat aku cintai."ujar Haidar yang kini merangkul Novita yang sedari tadi menatap kearah lain.


Wanita itu terkesiap saat Haidar merangkul pinggang nya.


"Kenalkan dia Novita istri ku."ujar Haidar


"Tidak nak,, keluarga besar kita tidak akan pernah menerima pernikahan kalian, pernikahan mu tidak sah untuk kami semua dan kami menentang hal itu."ujar Tante Vita.


Satu hal yang tidak pernah Novita ketahui.


Pria yang kini berdiri di samping nya itu adalah Vero Abraham, dia anak tuan Arif Abraham dan Mona Liu Abraham. sejak kedua orang tua pria itu meninggal. kehidupan yang penuh peraturan itu selalu mengurung dirinya untuk terus menjadi boneka yang mereka kendalikan bahkan Haidar seakan dijadikan sebagai mesin pencetak uang.


Karena seluruh harta warisan itu jatuh pada pria tampan itu satu-satunya anak laki-laki di keluarga Abraham.


Sejak saat itu paman dan bibi nya menjadi serakah, keluarga yang terdiri dari empat bersaudara itu tidak satupun dari mereka yang memiliki anak laki-laki, semua anak keturunan nya perempuan, dan mau tidak mau mereka harus terima semua harta warisan itu jatuh ke tangan Haidar.


Tidak jarang pria itu juga mendapatkan masalah yang berasal dari keluarga besarnya itu, Hingga misteri kepergian kedua orang tuanya yang saat berangkat terlihat segar bugar tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia Keduanya secara bersamaan dalam sebuah kecelakaan yang hingga saat ini masih Taras janggal karena tidak sedikit pun luka pada tubuh mereka meskipun itu luka lecet, justru dokter menemukan bahwa keduanya mengalami gagal jantung secara bersamaan.


"Aku tidak perduli, jika kalian tidak setuju dengan semua cara yang aku ambil, itu urusan kalian yang jelas aku sudah meninggalkan semua yang kalian inginkan selama ini, jangan pernah berharap lebih karena aku tidak sepeserpun membawa uang dari warisan itu, dan satu lagi aku bahkan sudah memutuskan hubungan diantara kita semua, sejak tau bahwa ada unsur kesengajaan pada kematian kedua orang tua ku."ujar pria itu.


Tiba-tiba wanita tua itu langsung gelagapan dan akhirnya dia pun pamit pergi bersama dengan wanita yang ia bawa tadi.


Sampai saat ini mereka masih sangat bodoh dalam menyembunyikan rahasia.


"Sayang,, maafkan aku karena tidak seharusnya kamu mengetahui apa? yang menjadi masalalu ku ."ujar pria itu.


"Tidak apa-apa? mas,,, aku mengerti mungkin kamu tidak ingin mengingat itu."ujar Novita lembut.


"Maafkan atas segala khilaf ku, aku janji mulai saat ini aku tidak akan pernah melakukan hal itu lagi."ujar gadis itu.


"Tapi boleh aku tau siapa? Vero."ujar Novita.


"Itu aku Yank duduk lah kita bicara, tapi aku minta kamu berjanji untuk tidak lagi pergi dari ku."ujar Haidar.


"Aku hanya pergi bekerja bukan pergi gak jelas tapi istrimu yang menculik ku."ujar Novita.


"Novita sayang aku ingin bicara jujur padamu."ujar Haidar.


"Katakanlah aku akan mendengarkan."ujar Novita.


"Namaku adalah Vero Abraham, aku terlahir tunggal di keluarga besar ku, dan itu artinya aku tidak punya saudara laki-laki lain dan hanya ada saudara perempuan itupun hasil adopsi, karena mereka semua dinyatakan mandul.


"Ketiga saudara ayahku ketiganya mandul mereka pun memutuskan untuk mengangkat anak dan Citra adalah salah satu nya."


"Tapi kenapa? dia ingin dijodohkan dengan mu, bukankah jika sudah diadopsi otomatis dia menjadi keluarga mu juga mas."kata Novita menyela perkataan Haidar.


"Itulah salah satu alasan yang ingin aku jelaskan.


"Tante tidak ingin harta kekayaan keluarga jatuh pada orang lain, dan jika aku menikah dengan citra, otomatis Tante akan memiliki bagian yang seharusnya menjadi bagian istri yaitu nafkah dariku."


"Aku terpaksa pergi menjauh dari keluarga ku yang penuh dengan tipu muslihat, itulah kenapa? kakek tidak ingin harta itu dibagi pada mereka bertiga dan mereka hanya diberikan beberapa persen saham dan itupun sudah diambil alih oleh orang lain, mereka menjual nya setelah itu mereka ingin menggerogoti harta yang aku pegang yang menjadi bagian ku."


"Dan satu hal yang membuat aku pergi meninggalkan semua nya, aku menemukan kenyataan bahwa kedua orang tua ku meninggal secara tidak wajar.


"Apa? yang kamu lakukan sudah tepat mas, karena jika kamu terus menerus bertahan di sana bukan tidak mungkin suatu saat nanti mereka akan menghabisi mu."ujar Novita.


"Kamu betul sayang tapi ada satu hal yang mereka tidak ketahui aku sudah menjual seluruh aset berharga milik kedua orang tua ku, dan perusahaan itu seharusnya sudah diakuisisi oleh perusahaan lain karena mereka tidak akan pernah bisa mengelola perusahaan itu, dan aku yakin Tante ku memiliki alasan lain. karena aku tidak pernah memberitahu keberadaan ku saat ini." ujar Haidar.


"Mereka masih ingin memanfaatkan mu mas."ujar Novita lembut.


"Aku tau sayang aku harap apapun yang terjadi nanti kamu akan tetap bertahan di sisiku Vita please jangan tinggalkan aku,,, aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini, dan aku hanya ingin membangun sebuah keluarga yang harmonis antara kita dan calon anak kita kelak, tidak masalah jika pada akhirnya nanti kamu bisa hamil atau tidak yang jelas aku ingin kita tetap bersama dalam satu cinta"ujar Haidar.

__ADS_1


Novita menatap lekat wajah tampan suaminya itu, setelah itu ia pun menganggukkan kepalanya.


__ADS_2