Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Bunuh diri#


__ADS_3

Keesokan harinya tepat pukul tujuh pagi Agam datang ke rumah Novita, dia langsung masuk kedalam kamar dimana anak gadisnya tinggal.


Agis masih terlelap dan disana juga ada beberapa dress yang sepertinya sedang dia kerjakan tadi malam.


Agam langsung duduk di tepi ranjang menatap kearah putrinya yang tertidur sambil memeluk guling namun Agam langsung mematung saat melihat mata dari gadis itu terlihat sembab.


Apakah Agis menangis semalaman karena saat itu dia dan Sherina tidak bisa datang di acara pembukaan butik miliknya itu.


"Putri Daddy,,,, mau sampai kapan kamu bobo terus nak ini sudah hampir siang ."ujar Agam lembut.


Pria itu masih sangat penyayang seperti dulu, meskipun ada satu hal yang membuat dia terus merasa bersalah yaitu tidak bisa membela Agis dari hinaan yang dilontarkan kepada dari kedua keponakannya itu.


"Heumm,,, Mommy Agis masih ngantuk Mommy tunggu Agis ya."ujar Agista bergumam lirih.


Betapa sakitnya hati Agam saat mendengar semua itu, dia tidak pernah menyangka bahwa putrinya masih sangat merindukan Novita hingga saat ini.


"Sayang ini Daddy."ujar Agam.


"Daddy,,, kapan datang."ujar Agista yang kini mengucek matanya karena masih sangat mengantuk.


"Sedari tadi sayang kamu bobo jam berapa heumm."ujar Agam.


"mungkin tiga jam Daddy, Agis punya banyak pesanan dan harus cepat selesai."ujar Agis.


"Apa? perlu Daddy carikan karyawan yang bisa melakukan semuanya agar putri Daddy bisa istirahat dengan baik."ujar Agam.


"Tidak perlu Daddy,,, Agis ingin mengerjakan semua sendiri dan belajar untuk menjadi mandiri agar Agis tidak terus-menerus bergantung pada orang lain. lagipula Daddy juga punya tanggungan yang lainnya. Arga dan Argan juga butuh semua itu."ujar Agis.


"Agis Daddy bukan orang lain, Daddy adalah orang tuamu dan semua adalah tanggung jawab Daddy termasuk kamu."ujar Agam benar-benar merasa tersayat pisau di ulu hatinya.


Ternyata benar dugaan Agam dampak dari luka batin itu begitu besar. hingga putrinya benar-benar terluka dan hancur tidak hanya itu Agis bahkan tidak bersikap seperti biasanya yang biasanya selalu manja pada dirinya.


"Agis,,, sayang sekarang Agis harus kembali ke rumah kita, Daddy tidak mau kamu semakin jauh dari kami,,, kami adalah keluarga mu Daddy dan Mommy adalah ayah dan ibumu sayang."ujar Agam.


Namun gadis itu langsung menggelengkan kepalanya"Tidak Daddy Agis malu sama Daddy yang sudah sangat baik terhadap Mommy dan juga Agis.


"Tidak seharusnya Daddy merawat anak haram seperti Agis. Agis hanya akan membuat Daddy malu dengan keberadaan Agis kasihan si kembar yang sudah lama mengira Agis adalah anak kandung Daddy dari wanita lain."


"Agis tidak ingin mereka salah faham pada Daddy dan sekarang mereka sudah tau Agis ini siapa? jadi wajar jika mereka merasa malu punya kakak seperti Agis."ujar Agista yang sudah beberapa bulan ini merasa diabaikan oleh Arga dan Argan saat dia berkunjung atau saat mereka bertemu di pusat perbelanjaan.


Agam benar-benar merasa bersalah karena semua itu.

__ADS_1


"Sayang mereka tidak membenci Agis mereka sangat merindukan kamu sayang,,, jadi pulang ya."ujar Agam lembut.


"Tidak Daddy aku sangat berterimakasih atas kebaikan Daddy tapi Agis tidak bisa kembali kasihan Mommy disini sendiri bahkan darahnya sudah mengering."ujar Agista.


Tiba-tiba Agam langsung membulatkan matanya saat itu juga. bagaimana bisa Agista tau tentang itu.


"Aku tau Daddy,,, Mommy meninggal karena bunuh diri, dan Mommy sudah bercerita tentang itu semua bahkan setiap pagi Mommy selalu membangunkan Agis."ujar Agista.


"Sayang,,, maafkan Daddy semua terjadi karena salah Daddy yang terlambat mengetahui semuanya."ujar Agam.


"Tidak Daddy tidak punya salah apa-apa justru Daddy selalu berbuat baik kepada kami Mommy selalu bilang sampaikan maaf pada Daddy."ujar Agis.


"Agista sayang Daddy maafkan semua kesalahan Mommy Daddy sudah terlalu baik bahkan buah dari kesalahan Mommy pun masih Daddy rawat Agis benar-benar malu dengan Daddy,,, Agis ingin ikut Mommy jika saja bunuh diri itu akan."


"Stop sayang stop! jangan diteruskan Daddy yang bersalah Daddy salah karena terlalu memasakkan kehendak Daddy pada Mommy mu Daddy terlalu mencintaimu dulu hingga Daddy memisahkan Mommy mu dengan ayah kandung mu, meskipun itu tidak sengaja tapi saat itu Opah mu yang meminta Daddy untuk menikahi Mommy dan menjaganya Daddy sudah berusaha memenuhi itu termasuk menjaga putri yang Daddy jaga sejak berada di dalam kandungan Mommy mu."ujar Agam lembut.


"Daddy,,, Mommy meminta Agis agar tidak lagi menyusahkan Daddy,, Mommy bilang Agis tidak sendiri disini Agis dan Mommy tinggal di sini."ujar Agis.


"Itu tidak benar sayang Mommy mu sudah tiada dia bukan Mommy mu,,, kamu sedang berhalusinasi sayang."ujar Agam.


"Daddy sayang Agis justru disini Agis ada Daddy, Daddy janji akan melindungi Agis. dari siapapun yang menggangu Agis."ujar Agam.


"Tidak Daddy,,, Agis sudah dewasa Agis harus bisa mandiri dan Agis berjanji jika suatu hari nanti Agis punya rejeki Agis akan mengganti biyaya hidup Agis selama ini meskipun itu tidak akan pernah terganti."ujar Agis.


"Agis menggeleng lalu berhambur memeluk pria paruh baya itu.


"Agis minta maaf Daddy,,, tapi hati Agis tidak sekuat itu."ujar Agista.


"Sayang ada Daddy di sini,, selama Daddy masih hidup dan bernapas maka selamanya Agis putri Daddy."ujar Agam sambil mengusap air mata nya sendiri.


Agis mulai besok Daddy akan sering mengunjungi Agis, Daddy akan membawakan makanan kesukaan Agis sekarang Agis sarapan dulu ya tadi Daddy bawa sesuatu buatan Mommy."ujar Agam.


"Tidak usah repot-repot Daddy Agis selalu buat sarapan pagi sendiri."ujar Agis pergi menuju kamar mandi.


Tidak sampai sepuluh menit gadis itu sudah kembali dengan menggunakan bathrobe.


Agis memang sangat gesit sejak pindah ke rumah yang ia huni bersama satu orang art dan satu orang satpam yang merangkap sebagai tukang kebun.


Mereka sudah bekerja puluhan tahun bahkan hingga saat ini wanita itu masih bekerja tanpa merasa takut dengan kejadian yang terjadi pada majikannya yang meninggal dunia karena bunuh diri.


Karena rumah itu tidak pernah dikosongkan dan selalu diadakan pengajian di sana, dan saat rumah itu ditinggal oleh Novita rumah itu selalu di gunakan oleh ibu-ibu pengajian kompleks sebagai tempat pertemuan mereka. tentunya dengan izin Haidar dan juga Agam sebagai wali dari Agis.

__ADS_1


"Bukan tanpa alasan karena warga tidak ingin rumah itu dikenang sebagai rumah angker meskipun sampai saat direnovasi rumah tersebut masih sangat terawat.


.........................


Agis dan Agam kini tengah saling diam saat beberapa menit yang lalu melihat kotak sarapan pagi yang Agam bawa untuk Agis adalah kotak kosong.


Tapi kemudian Agis berusaha untuk tersenyum ceria dia bangkit dari duduknya dan melangkah menuju dapur Agis mengambil beberapa macam sayuran dan buah dia cuci bersih sebesar karena semua sudah bersih sebelum masuk kedalam lemari pendingin.


Agis mengisi selada wortel dan juga ayam giling yang sudah di marinasi dan beberapa tambahan lainnya seperti bawang bombai garlic cicang dan juga tomat hijau ada juga garam dan merica semua dia eksekusi hanya dalam hitungan menit.


Pertama panaskan penggorengan masukkan sedikit margarin masuk bawang bombai cincang setelah agak layu tambah garlic cicang dan juga tomat hijau irisan cabai merah besar dan juga cabai rawit utuh setelah itu masukkan daging giling diaduk-aduk tambah wortel dan juga potongan daun bawang sedikit saus tomat dan juga gula garam dan merica lalu masukkan selada dan sarapan siap dihidangkan.


Tidak hanya itu, Agis juga menyiapkan potongan buah, semua terhidang tepat di hadapan Agam.


"Sarapan sudah jadi meskipun tidak sepandai chefs aku bisa membuat sarapan sendiri jadi Daddy tidak perlu repot-repot."ujar Agis sambil tersenyum.


"Maafkan Daddy nak Daddy pantas ditinggal oleh putri Daddy, karena selama ini Daddy kira semua baik-baik saja."ujar Agam.


"Memang semua baik-baik saja kok Daddy ujar Agis."tidak ingin membuat Agam kecewa.


"Daddy mau coba tapi lebih baik jangan karena Agis takut Daddy keracunan seperti saat pertama kali Daddy menikah dengan Mommy Mommy bilang Daddy keracunan makanan yang dimakan dan dimasak oleh Mommy.


"Daddy tidak keracunan sayang mungkin hanya karena Daddy tidak bilang pada Mommy bahwa Daddy mengalami alergi"ujar Agam mengelak.


Agis terdiam dia langsung menghabiskan sarapan pagi nya sampai selesai.


Sementara itu di kediaman Rayan setelah semua orang selesai sarapan pagi termasuk Leon yang kini bersama dengan Vivian dan Vino menginap di Mension tersebut karena undangan dari Daisy.


Sementara Agista terlupakan oleh semua orang seakan tak pernah ada dia.


Sampai saat seseorang menanyakan keberadaan Agis saat ini namun tidak ada satupun yang tau dimana Agista saat ini termasuk Argha dan Argan.


Mereka seolah tutup telinga untuk urusan Agista, saat ini mereka bahkan tidak ingin lagi mengetahui dimana gadis yang terlahir dari wanita yang sudah menyakiti Daddynya selama ini.


Mereka terhasut oleh Raya, setelah bertahun-tahun lamanya gadis itu memendam dendam kesumat setelah merasa tersaingi.


Sementara Agista hingga saat ini memendam sakit hati dengan semua yang terjadi padanya saat ini.


Kini Agista sudah berada di butik sambil menunggu pelanggan yang datang mengambil pesanan dia duduk sambil mengurus dress selutut yang kini tengah dia pasangkan aksen love di bagian dadanya dengan beberapa butir mutiara sampai saat suara seseorang mengagetkan dirinya.


"Dress nya cukup menarik tapi lebih menarik yang buat itu."ujar David yang kini duduk di hadapan gadis itu.

__ADS_1


"Maaf tuan apa? ada yang bisa saya bantu."ujar Agis.


__ADS_2