Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Hari kedua setelah menikah#


__ADS_3

Agam selesai solat berjamaah bersama dengan sang istri,kini mereka tengah duduk di balkon kamar nya sambil menikmati secangkir teh dan kopi, buatan Novita.


"Vita, sayang kakak ingin bicara serius saat ini"ucap Agam.


"Kakak mau bicara tentang apa?"tanya Novita.


"Tentang kita dan pernikahan kita."jawab Agam.


"Ada apa? dengan pernikahan kita kak, bukan kah pernikahan kita juga sah Dimata Agam"tanya, Vita heran.


"Sayang pernikahan kita hanya pernikahan siri tapi setelah ini aku akan meresmikan Pernikahan kita, dan saat ini keluarga ku sedang menuju kemari untuk melabrak kita berdua karena tidak mengundang mereka saat pernikahan kita berlangsung"ucap Agatha.


"Tuan, ada tamu dibawah mencari anda" panggil pelayan sambil mengetuk pintu kamar tersebut.


"Suruh mereka masuk"jawab Agam.


"Kak, apa? mereka akan memisahkan kita, aku takut papah akan bersedih jika kita berpisah nanti"ucap Novita sambil menatap sendu pada Agam.


"Sayang kamu itu bicara apa? jangan berpikiran yang macam-macam deh, sekarang kamu cukup sambut kakak ipar mu itu, hati-hati kak Anya galak ada mommy juga kakak"ujar Agam.


"Mommy, bukan nya ibu mertua sudah wafat, seperti mama ku"ucap Novita bingung.


"Dia mommy kakak juga istri kak Rayan, adalah mommy kakak juga nanti juga kamu mengerti, panggil dia seperti kakak memanggil nya"ujar Agam.


"Ayo"ucap Agam lagi sambil merangkul pinggang istri nya itu.


Mereka berjalan beriringan menuruni tangga, sampai akhirnya tiba di ruang tamu benar saja mereka berempat kini tengah menatap mereka berdua yang terlihat mesra.


"Bagus ya, setelah menjadi wali pernikahan, sekarang menikah secara diam-diam apa? kau pikir kau sudah tidak punya keluarga heuhhhhh"ujar Anya.


"Maafkan kami pernikahan kami begitu mendadak dan tidak direncanakan sebelumnya, karena keadaan terdesak, almarhum papah mertua ingin aku menjadi suami Novita, dan karena memang suka ya, jadi untuk apa lagi ditunda, jika ingin memberikan kado, siapkan saja pesta meriah untuk kami berdua"ucap Agam santai sambil tersenyum.


"Mommy hampir jantungan Agam, bagaimana bisa kamu menikah dengan anak gadis orang, bahkan tidak memberikan seserahan sama sekali"ucap Daisy.

__ADS_1


"Mommy tenang saja setelah ini Agam, bahkan akan memberikan apapun yang dia inginkan bahkan lebih dari seserahan.dan untuk kak Anya, sampai dua mingguan kedepan tolong handle perusahaan karena aku akan mengurus pernikahan sekaligus bulan madu, karena Agam, sudah tau kakak belum bisa melakukan itu"ujar Agam.


"Owh ya ampun kok kamu tau sih"ucap Ricky, kaget.


"Tau lah apa? yang tidak aku tau tentang kakak ku"ujar pria itu.


"Heumm, aku baru sadar ternyata kalian begitu dekat"ujar Ricky.


"Karena Agam, yang kadang nolongin aku beli itu A" ucap Anya Jujur.


"Sudah itu tidak penting sekarang Kakak mau tanya sesuatu pada istri mu"ujar Rayan.


"Iya kak, tanyakan saja"ucap Agam.


"Apa? kamu tidak menyesal menikah dengan adikku yang bahkan tidak sempat memberikan mu apa-apa"tanya Rayan.


"Tidak kak, justru karena kak Agam, Novita bisa mewujudkan keinginan terakhir papah Novita merasa sangat lega"ucap Novita.


"Heumm benarkah, baik'lah jika begitu kita tinggal mengurus pesta pernikahan kalian,sambil meresmikan pernikahan kalian berdua"ujar Rayan.


"Ini ada alakadarnya mohon di terima anggap saja ini adalah seserahan yang tertunda"ucap Rayan dan Daisy, mereka memberikan lima set perhiasan bertahtakan berlian, dan beberapa barang-barang seserahan pernikahan lainnya hingga hampir memenuhi pojokan ruangan tersebut.


"Terimakasih banyak kak, mommy'ucap Novita.


"Sama-sama, mulai saat ini jika kamu ada apa-apa dan perlu bantuan apapun, datang pada kami jangan ragu karena kami adalah keluarga mu, dan untuk pernikahan kalian kalian akan menikah secara resmi besok, bersiap untuk pesta pernikahan yang megah"ucap Anya.


"Sepertinya ada yang balas dendam yang karena di kecapean kemarin"ucap Agam.


Ricky, hanya tersenyum sementara Anya, hampir melempar bantal sofa tersebut.


Sampai akhirnya mereka makan siang bersama dan untuk pertama kalinya Agam, mencicipi makanan buatan istrinya tapi tidak dengan Anya, karena Ricky melarang nya, dia tidak ingin wanita itu sakit, sampai semakin memperpanjang acara bulan madu mereka nantinya.


Sementara Agam, hanya ingin menghargai istri tercinta nya yang sudah repot-repot masak saat ini tentang urusan sakit atau tidak nya itu urusan belakangan.

__ADS_1


Hingga akhirnya mereka berempat pamit pulang Agam, masih terlihat baik-baik saja tapi setelah mereka tidak ada lagi di rumah tersebut, pria itu langsung bolak-balik ke kamar mandi, meskipun sudah berusaha untuk ia tahan saat ini tapi nyatanya tidak ada perubahan sama sekali.


Saat itu, Novita baru tahu jika Anya dan Agam selalu alergi makan masakan yang orang lain buat.


"Kak, sudah tau begitu kenapa? masih dimakan juga, aku benar-benar minta maaf ya kak, gara-gara aku kamu jadi begini"ucap nya Novita sambil menatap sendu.


"Yang... aku sudah harus terbiasa dengan makanan yang dibuat oleh istri ku sendiri"ujar Agam.


"Tapi jangan dipaksakan juga kak, aku tidak apa-apa jika kakak tidak bisa makan masakan ku, karena memang ada alasan yang kuat"ucap Novita.


Novita langsung memanggil dokter, dia tidak ingin suaminya menderita seperti saat ini.


Setelah dokter memeriksa keadaan Agam, dokter bilang dia Agam mengalami masalah pencernaan.


kini gadis itu terlihat bingung sementara Agam, harus di kasih makan sebelum minum obat.


"Bagaimana cara nya agar aku bisa memberikan kak Agam makan tapi tidak untuk menambah penyakit.


Sementara itu di Mension, Anya tengah geleng-geleng kepala soalnya, Agam baru membuat dirinya sendiri sebagai bahan percobaan.


Sampai Ricky, berkata itu bukan sengaja ingin tampil lebih baik lagi sebagai suami.


"Sayang kamu kok tau sih"tanya Anya pada Ricky.


"Heumm, hal seperti itu sudah bisa ditebak, AA saja tidak akan menyia-nyiakan masakan yang sayang buat buat nanti"ucap Ricky .


"Oh suamiku yang tampan ini sungguh sangat pengertian, aku semakin cinta"ucap Anya.


Semua orang kini tengah menikmati waktu mereka berdua, setelah pernikahan itu terjadi, terutama Rayan yang kini kebagian mengelus perut buncit millik Daisy, yang kini tengah hamil anak kedua mereka.


"Yang, jangan dulu bobo baby nya ingin terus di sayang daddy nya" ucap Daisy.


"Heumm Daddy sudah ngantuk baby bobo ya, besok pulang kerja daddy janji akan belikan baby oleh-oleh"ucap Rayan sambil mengelus perut buncit itu.

__ADS_1


"Janji ya daddy"


__ADS_2