Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa

Sugar Daddy Ku Seorang Mahasiswa
#Batal menikah#


__ADS_3

David hampir saja menghajar pria itu, namun Agista langsung menghadang David.


"Owh honey apa? kau mendua."ujar pria itu.


"Tidak Boy aku masih setia padamu."ujar Agis.


Pria itu pun tersenyum penuh kemenangan.


"Tuan sepertinya anda memiliki masalah dengan penglihatan anda sejak dulu Honey body swety adalah milik saya."ujar pria yang kini merangkul pinggang Agis sambil tersenyum miring pada David yang sedari tadi menatap tajam kearah gadis keduanya seakan ingin mencabik-cabik keduanya.


"Agis kemari."ujar David.


"Kenapa? tuan muda apa? salahnya aku single dan aku suka padanya bukan begitu Boy."ujar Agista.


"Heumm,,,tentu honey."yang kini tengah menggenggam erat tangan Agista.


Agista pun langsung bergegas menuju ruangan pribadinya dengan pria di panggil dengan segala sebutan itu.


Agis mulai mengukur pria itu namun tidak berlangsung lama karena David langsung menarik Agista kedalam dekapannya.


"Jangan coba-coba melakukan itu pada pria lain, aku yang telah memesan lebih dulu."ujar David.


Pria itu langsung menarik Agis kedalam kamarnya.


"Honey sekarang kamu bisa mulai mengukur nya."ujar David yang melepaskan jas dan kemeja nya itu.


Kini dia hanya menggunakan undersrt dan celana panjang yang masih melekat di tubuh bagian bawahnya.


"Tuan muda kamu tidak perlu membuka kemeja mu aku masih bisa mengukurnya."ujar Agista yang kelihatan gugup saat melihat begitu perfek nya bentuk tubuh David.


Meskipun mereka saling mengenal sejak lama tapi Agista tidak pernah melihat David tanpa balutan jas mahalnya sejak kecil David selalu berpenampilan formal karena dia sudah diajarkan untuk menjadi seorang pebisnis sejak usia dini.


"Kenapa? Yank, kamu kok gugup begitu apa? ada yang aneh."ujar David sambil tersenyum manis dan memeluk Agis dari belakang sambil berbisik di kuping di belakang telinga Agista yang membuat gadis itu merinding dibuatnya.


"Tuan muda lepas,,, aku tidak akan melakukan tugasku jika kamu seperti ini."ujar Agista.


Agista pun langsung melepaskan dekapan pria tampan itu.


"Aku tidak terima penolakan Agista, sekarang lakukan aku tidak suka menunggu."ujar David.


Agista pun menghela nafas panjang setelah itu ia menghembus kannya dengan mata mendelik malas.


Gadis itu pun melakukan pekerjaan nya dengan sedikit kesulitan karena David selalu menggoda Agis di setiap kesempatan.


Misalnya dia tengah mengukur bagi lengan David langsung mengacaukan konsentrasi Agista dengan bisikan cinta yang entah apa? yang di bisikan oleh pria itu, yang jelas Agista berkali-kali gagal fokus.


Sampai saat Agista kembali dengan mode marahnya akhirnya David pun mulai mengalah karena jika singa betina sudah marah semua tidak akan bisa menghindar dari amukan nya.


"Sudah selesai kamu bisa menggunakan kemeja nya kembali tuan muda."ujar gadis itu.


"Heumm,,, sebagai istri yang baik harusnya kamu membantu suamimu menggunakan pakaian nya."ujar David.


Agista yang tidak ingin ribut dan karena hanya memasang kemeja dan juga jas tersebut dia pun mengalah.


Agis membantu David memasukkan lengan kemeja itu tanpa melirik ke arah David yang kini tengah tersenyum penuh kemenangan.


Pria itu sangat menikmati slow motion dari gerakan tangan Agista yang sedikit terlihat ragu untuk melakukan hal itu.


Agista pun selesai mengancingkan kemeja yang berulang kali lepas dari kancingnya karena ulah David.


Agis pun mengancingkan kemeja itu kembali sambil menatap malas pada David.


"Yang ikhlas Honey."ujar pria itu sambil diakhiri dengan kecupan di bibir manis milik Agista.


Gadis itu langsung memukul dada bidang David dan beranjak pergi dengan penuh kekesalan bagaimana tidak David seakan tidak peduli dengan statusnya yang sudah memiliki tunangan.


Agista pun langsung berjalan kebawah menuju toilet yang ada di bawah dan langsung menutup pintu toilet tersebut.


Tangisnya pecah saat air kran terdengar bergemuruh menyamarkan tangis nya.


Sementara Weni yang tau itu dia hanya bisa duduk termenung di sofa yang tidak jauh dari arah toilet itu.


Weni sudah berusaha membantu Agis menghindari David dengan mengundang temannya untuk datang tapi tidak berhasil membuat David menyingkir dari sisi Agista.


Pria itu terlalu tangguh untuk dikalahkan, hanya dengan keberadaan Leon Agista bisa sedikit menjauh dari David meskipun dengan jarak yang tipis tapi setidaknya Leon adalah lawan yang sepadan untuk David.

__ADS_1


David masih menunggu Agista di atas hingga gadis itu keluar dari dalam toilet dengan wajah terlihat sembab dia kembali berjalan menuju tangga untuk naik ke lantai atas.


Dia tau David tidak akan pernah menyerah segampang itu.


"Yank... kamu darimana aku menunggu mu dari tadi makan malam diluar yu."ujar David.


"David stop aku cape dengan semua ini, please jangan datang lagi kemari aku akan membuat stelan jas yang kamu inginkan dan aku akan mengirimkan itu lewat kurir."ujar Agis.


"Kenapa? apa? aku terlihat menjijikkan hingga aku dilarang datang kemari."ujar David.


"Please jangan salah faham dulu tuan muda David yang terhormat, aku hanya tidak ingin disalahpahami oleh semua orang. kamu disini pun tidak bisa menjaga sikap mu. aku tidak ingin disalahkan lagi atas semua ini.... cukup kelahiran ku saja yang dipermasalahkan jangan lagi tentang semua ini."ujar gadis itu.


"Salah faham,,, aku dan kamu memang memiliki hubungan, apa? itu salah aku adalah laki-laki laki-laki aku bebas memilih berapa banyak pun wanita yang aku inginkan termasuk dirimu."ujar David.


"Apa? kau pikir aku perempuan murahan seperti yang sering kamu temui hingga hamil anak mu."ujar Agista dengan tatapan penuh kecewa.


"Jangan bawa-bawa tunangan ku Agista aku tidak suka! dia adalah wanita baik-baik yang kini tengah mengandung anak kami."ujar David dengan nada tinggi.


"Bagus jika kamu sadar jika kamu sudah memiliki tunangan dan mulai saat ini jangan lagi injakan kaki mu disini tanpa pendamping mu, aku tidak akan pernah meladeni mu bahkan jika kamu menyapa ku. Silahkan kembali tuan muda, aku sibuk."ujar Agista tegas.


"Agis! kamu salah faham honey,,, aku sudah berusaha untuk memperbaiki hubungan antara kita, aku tidak mau kehilangan mu. dan pernikahan kami hanya pernikahan ku hanya pernikahan bisnis dan aku mempercepat proses kelahiran anak kami karena aku akan segera menceraikan dia setelah dia melahirkan."ujar David.


"Aku tidak perduli dengan itu... sekarang Anda bisa pergi."ujar Agista.


Agis langsung berlari menuju kamar nya dan menutup pintu kamar nya dan langsung dikunci oleh nya.


"Agis! buka pintunya kamu dengan aku Agis aku cinta kamu dan aku tidak akan pernah menyerah sampai kau jadi milikku."ujar David.


Pria itu meninggal black card nya dengan sengaja diatas meja depan sofa.


David langsung kembali ke Mension saat itu juga tapi sebelum keluar dari butik dia berbicara pada Weni.


"Jaga Agista,,, bilang padanya aku akan datang meskipun berulang kali dia meminta ku pergi."ujar David.


Pria itu langsung pergi meninggalkan butik tersebut sementara Agista masih meringkuk di atas ranjang dengan tangisnya dalam diam.


...............................


Sejak saat itu Agista meminta Weni untuk menggantikan posisinya. sementara Jas yang baru selesai dikerjakan dia meminta kurir untuk memberikan stelan jas tersebut berikut black card yang ada di dalam sebuah amplop.


Dengan membawa beberapa dress yang akan dia kenakan selama berada di sana.


Agista pun sudah siap dan kini keduanya pun tengah berada di perjalanan menuju bandara.


Bertepatan dengan hari persiapan pernikahan David dengan Jessica.


Agista terbang ke Amerika dengan jet pribadi milik Leonardo.


Pria tampan yang kini sudah memiliki seorang kekasih dan hubungan bebas yang dia lakukan di negara tepat dia tinggal pun berlaku.


Leon memiliki sifat seperti sang Daddy yang tidak suka terikat pada sebuah hubungan padahal dia mampu jika pun dia ingin memiliki banyak istri secara resmi namun hubungan pacaran Leonardo pun sudah seperti sepasang suami istri jadi untuk apa? menikah.


Itu yang ada di pikiran Leon.


Pria berusia 27 tahun itu masih enggan untuk membangun sebuah keluarga, apalagi saat melihat berbagai kejadian yang membuat hubungan keluarga menjadi rumit seperti yang terjadi di antara keluarganya saat ini.


Dia begitu prihatin pada kehidupan gadis cantik yang menjadi adik angkatnya itu.


Tidak ada kejelasan tentang ayah kandung Agista yang sampai saat ini menghilang entah kemana dan hanya Agam dan Rayan yang mengetahui siapa? ayah dari Agista.


Dan dia merasa sedih melihat gadis itu seakan hidup terombang-ambing diantara keluarga-keluarga yang selama ini ikut andil dalam membesarkan gadis cantik itu.


Saat ini dia juga meminta Agista untuk datang ke Amerika bukan karena ingin mengajak dia berlibur melainkan ingin dia menjauh dari luka.


Leonardo tau jika Agis memiliki perasaan pada David, seperti perasaannya pada Agista yang selalu ia tekan agar tidak merusak hubungan persaudaraan mereka.


Kini Agista tengah berada di dalam zat pribadi milik Leon.


Gadis itu berusaha untuk memejamkan matanya karena merasa sedikit pusing dan mual mungkin karena jet lag.


Dan setelah beberapa menit kemudian akhirnya dia bisa tertidur pulas di dalam pesawat tersebut sampai seseorang membangunkannya Agista pun mencoba untuk membuka mata.


Karena saat ini perutnya juga sudah merasa lapar mungkin karena mereka belum makan malam dan ini saatnya mereka berdua makan malam.


Dia adalah asisten Leonardo yang saat ini mendampingi Agis dalam perjalanan menuju Amerika.

__ADS_1


Asisten pribadi Leonardo begitu memperlakukan Agista dengan hormat, seperti dia memperlakukan Tuan mudanya itu.


Pria itu menawarkan menu makan spesial untuk makan malam Agista saat ini.


Namun agista hanya menginginkan satu menu saja yang kini ia coba makan setelah membasuh wajah terlebih dahulu agar tidak terlalu mengantuk dan kepalanya sedikit pusing.


Dia meminta makanan pedas kepada asisten pribadi setelah beberapa menit menghabiskan makanan tersebut Agista pun meminta asisten pribadinya itu untuk menunjukkan tempat istirahat yaitu kamar yang akan dia gunakan untuk kembali memejamkan matanya.


Karena saat ini kita benar-benar dilanda rasa kantuk yang teramat sangat entah mungkin kebetulan atau memang sengaja dibuat oleh asisten pribadi Leon.


Karena dia melihat Agista terlihat tidak nyaman seperti mengalami jet lag, akhirnya pria itu memberikan obat tidur di dalam minuman Agista.


Kini Agista tengah mengikuti asisten pribadi Leon berjalan menuju kamar istirahat untuk Agista.


Hingga mereka tiba di kamar pribadi itu Agista dibuat takjub dengan kamar yang sangat nyaman layaknya kamar hotel itu.


Agis telepon lanjut berbaring dan menyelimuti tumbuhnya gigi batas leher.


Agista memejamkan mata setelah berbaring di atas kasur yang begitu nyaman tersebut. setelah ia terlelap di dalam mimpinya.


Gadis itu pun tidak mengingat apapun lagi kecuali saat dia tiba di sebuah rumah. dalam gendongan Leon yang membawanya ke kamar yang akan ia tempati nanti.


Saat Leon membawa dia keluar dari dalam lift Agista pun membuka matanya.


"Kakak,,, aku tidak sedang bermimpi kan."ujar gadis itu.


"Heumm,,, tidur atau pingsan sampai sepuluh jam lebih."ujar Leon.


"Kepala Agis terasa sangat pusing."ujar gadis itu.


"Itu karena kamu baru pertama kali naik pesawat ya kan,,, Makanya sering-sering main ke sini agar kamu tidak lagi mengalami jet leg .


Agis hanya mengangguk sampai dia tiba di dalam kamar yang super mewah itu, dia pun terlihat kagum dengan interior yang ada di dalamnya.


Leon pun berjalan menuju ke arah ranjang untuk membaringkan adik perempuannya, yang kini masih merasakan pusing kepalanya.


Sampai saat Agista duduk dan bersandar di kepala ranjang, Leonardo pun menyusul Agista duduk di sampingnya.


"Agista sayang, mau bobo atau mau jalan-jalan bersama dengan kakak?."tanya Leon.


"Apa? tidak ada hari esok."ujar Agista.


"Ada sih tapi kakak besok harus ke kantor."ujar Leon.


"Heumm bekerja saja aku bisa menunggu."ujar gadis itu.


"Heumm,,, baik'lah sayang sekarang bersiaplah kita akan makan siang."ujar Leon.


Agista pun bangkit perlahan setelah Leon memberikan minuman yang sangat menyegarkan itu.


Pria itu langsung pergi meninggalkan kamar untuk meminta pelayan membuat menu makan siang bagi mereka berdua.


Sementara itu di Indonesia.


Hari ini adalah hari yang dinanti oleh Jessica yang tengah dirias oleh makeup artis profesional yang akan membuat dia bagaikan princess.


Jessica terlihat begitu bahagia hari ini.


Wanita itu bahkan tidak terlihat merasa malu sedikitpun dengan kehamilan yang sudah di ketahui oleh media.


Justru wanita itu terlihat sangat bangga karena telah mengandung anak dari David putra Rayan Davidson.


Cucu dari mendiang Rayendra Davidson.


Sementara itu David sendiri kini tengah sibuk menghubungi seseorang saat dia mendengar kabar wanita yang akan dia nikahi dalam pernikahan jebakan itu sudah tidak ada lagi di negara tersebut.


David benar-benar dibuat frustasi.


Dia sudah tidak bisa mengelak lagi dari pernikahan itu.


Pernikahan yang tidak pernah ia kehendaki dan dengan begitu dia akan memilih untuk bertanggung jawab atas bayi yang tidak pernah memiliki hubungan darah dengannya.


David pun memasrahkan semuanya pada Ray yang selama ini tengah bekerja keras untuk mengumpulkan bukti dari semua kelicikan Jessica.


Saat akad nikah akan digelar tiba-tiba sebuah layar proyektor yang seharusnya memperlihatkan foto dan video kebersamaan kedua mempelai yaitu David dan juga Jessica .

__ADS_1


Tapi yang muncul adalah video Jessica yang kini tengah berada di dalam kamar hotel dengan seorang pria yang menjadi ayah janin yang dikandung oleh Jessica.


__ADS_2