
"Dia istriku, Kayla."
"Bentar-bentar," saat akan melanjutkan obrolannya Marvel memotongnya
"Udah masuk dulu, masak ya kita berdiri doang."
"Oke-oke sorry bro. Maaf cantik."
"Eh pantang ada yang berani goda istriku, kau tau."
"Waw, sekarang seorang mantan playboy sudah bener taubat. Luar biasa kau nona Kayla berhasil membuat dia bertekuk lulut. Ayo duduklah , mau minum apa kau Vel dan Kayla."
"Apa aja, Ka."
"Oke tunggu."
Raka menuju dapurnya mengambil minuman kaleng dingin dan beberapa cemilan. Setelah menyiapkan, ia kembali menemui temannya di ruang tamu.
"Nah ini Vel, Kay. Maaf adanya ini biasa cowok. He ..."
"Tak berubah. Kau tau sayang dia juga seorang playboy."
"Oh ya, pantas kalian cocok."
"Maksudnya sayang."
"Cocok sama-sama gila."
Kedua lelaki tersebut tertawa terpingkal-pingkal mendengar celetukan Kaypa. Usai pertemuan malam itu, Kayla juga esoknya sudah kembali sekolah.
Kini tanpa terasa waktu berlalu, sudah 3 minggu usia pernikahan Marvel dan Kayla. Hari ini Marvel bangun agak kesiangan, ia terlonjak kaget saat tahu pukul setengah 7, buru-buru mandi tanpa membangunkan istrinya karena ia ingat hari ini ada ulangan. Setelah rapi semua, ia turun tanpa sarapan. Marvel mengemudikan kendaraan lumayan kencang karena takut telat. Tak sampai setengah jam ia sudah tiba di sekolah. Dan saat keluar mobil ia merasa ada yang kurang tapi Marvel mencoba mengingat. Marvel percaya diri masuk ke dalam kelas dan di sambut para sahabat.
"Hai guys," sapa Marvel senyum ceria
"Hai juga, Vel. tumben cepet."
"Maksudnya."
"Iya biasanya kurang sedetik baru nongol di kelas, biasalah mengantar istri dulu, ya kan," ucap Revan
Marvel seketika menepuk jidatnya ingat bahwa istrinya tertinggal.
"Oh my god, ****!" Marvel secepat kilat keluar dari kelas ingin menyusul istrinya.
"Ada apa, Vel," tanya Leo tapi tak digubris Marvel
Saat Marvel akan masuk mobil, ia melihat istrinya dengan wajah merah keluar dari taksi, Marvel menelan ludah kasarnya ketakutan melihat sang pujaan hati. Marvel menghembuskan nafas berat barulah menghampiri istrinya.
"Sayang, he ..."
"Hem, minggir aku mau pergi," usir Kayla ketus
"Sayang, please. Maaf aku tadi kelupaan karena waktu sudah mepet."
Kayla tak menghiraukan ucapan suaminya karena ia sangat kelaparan, dengan langkah kaki seribu ia sudah sampai di kantin. Yasmine buru-buru memesan.
"Bu, bakso nya 3 mangkok sama rujak."
"Hah. Belum ada non jam segini rujaknya masih entar siang."
"Yah, ya udah bakso aja buruan laper banget, Bu."
__ADS_1
"Iya-iya, nona Kayla, ditunggu."
"Laper banget ya non."
"Sangat."
Penjual di kantin itu berfikir ada yang aneh dengan cewek cantik tersebut.
.....
Tiba-tiba bel masuk, Marvel ingin menemani istrinya namun ada ulangan pagi ini. Dengan terpaksa meninggalkannya.
"Sayang, aku ke kelas dulu ya. Ada ulangan, kamu nggak apa kan, nanti aku turutin semua kemauanmu."
"Ok."
"Makasih sayang."
Marvel mencium kening lalu berlari ke kelasnya, sedangkan sedari tadi ada sosok menatap penuh arti dia adalah Sella setelah melihat mereka, ia ikut kembali ke kelasnya. Gadis cantik itu ada rencana membuat mereka pisah.
Tak lama, waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang tepat waktu istirahat. Marvel mencari istrinya di kelas, namun tak menemukannya. Marvel mencoba bertanya pada salah satu teman sekelasnya ternyata di kantin.
Sedangkan di kantin, Sella menghampiri Kayla bersama kedua sahabatnya.
"Waw, sok jadi putri di keluarga Baratawijaya. Sekarang seenak jidat main masuk dan makan di sekolah tanpa tahu waktu," sindir pedas Sella sambil menggebrak meja.
Brak
Ketiganya terkejut dan saat Lala ingin berdiri Kayla menahannya. Kayla geram, karena ia di ganggu gadis tak tahu diri. Dengan gerakan cepat ia menyiram air perasan jeruk di wajah Sella.
Byur
"Hahahahahaha, mampus lo," ucap kedua sahabat Kayla cekikikan
"Vel," sapa Sella manis
Marvel seketika mendekati istrinya dan duduk di sebelahnya, Sella semakin kesal karena ia kehilangan cinta Marvel.
....
"Sayang, kau tak menunggu ku hem. Maaf ya tadi aku ada ulangan."
"Iya, gimana bisa?" tanya Kayla lembut
"Bisa lah. Oh ya ini kamu yang makan, Vel?" tanya Marvel sambil tertawa
"Enak aja, aku suka makan tapi nggak serakus istrimu, Vel."
"Maksudmu, La."
"Tanya aja yang bersangkutan."
"Sayang, kau tak kerasukan, kan atau jangan-jangan jin di tubuhmu, hi ..."
"Hebat ya kamu, suamiku. Mau tak dapet jatah sebulan ngatai istrimu, hah," ancam Kayla
Gleg
Ucapan Kayla membuat nyali pemuda itu menciut, Ega dan Lala terkekeh melihat tingkah Marvel.
"Sayang, aku becanda. "
__ADS_1
"Iya."
Marv berfikir ada yang aneh dengan istrinya hari ini tapi entah apa itu. Setelah memastikan sudah selesai, Marvel mengantar Kayla sampai di depan kelasnya.
"Sayang, aku balik dulu ya."
"Hem, kamu hati-hati."
"Baik tuan putri."
Marvel berbalik dan berjalan menuju kelasnya tapi langkahnya terhenti melihat Viona lari ke toilet. Tak lama, gadis itu keluar dengan wajah pucat, Marvel tersenyum tipis dan pergi.
Sampai di kelas, guru mapel sudah datang, Marvel minta maaf karena telat untung bukan guru killer nya jadi Aden di persilahkan masuk.
Pukul 1 siang, Marvel dan Kayla bersiap pulang ke apartemen mereka tak sengaja bertemu Sinta di tempat parkir.
"Hai Tante Sinta," sapa ramah Kayla
Sinta menoleh saat ia dengar namanya dipanggil.
"Eh kamu sayang, apa kabar kalian."
"Kabar kami baik, Tan. Tante kesini mau ketemu siapa?"
"Mau ketemu anak Tante, sayang. Dan kalian sendiri kenapa belum pulang."
"Siapa Tante?"
"Aku."
Semuanya melongo saat tahu cowok itu adalah Alvin. Alvin menghampiri Mamanya lalu mencium tangan.
"Nah ini sayang, putra Tante," ucap Sinta menunjukkan
"Oh ya Jadi kalian sudah saling kenal," tanya Sinta menatap putra dan kedua sejoli itu.
"Nggak, Ma. Kita beda kelas dan tahu aja, udah yuk, kita temui guru Alvin," ajak Alvin pada Mama nya.
"Ya sudah Vel, Kat. Lain kali kita bicara lagi Tante masih ada urusan."
"Baik Tante."
Marvel dan Kayla pun masuk ke dalam mobil bersiap pulang, dalam perjalanan Kayla melihat penjual es doger dengan ceoata ia menyuruh Marvsl berhenti.
"V, berhenti. aku mau itu " tunjuk Kayla pada penjual es doger
"Hah, kau mau itu sayang."
"Hem, ayo buruan turun belikan."
"Siap sayang."
Marvel turun dari mobil memesankan es doger untuk istrinya ia makin ngerasa ada yang aneh pada perilaku Kayla. Marvel akan memastikan dan bertanya pada Mami keesokan hari nya.
Setelah mendapatkan kemauan istri, kini mereka sudah sampai di depan apartemen. Marvel dan Kayla bergantian membersihkan diri, Sekitar 10 menit Marvel keluar dari kamar mandi.
"Sayang, aku pengen ketemu Kakek, nenekmu," ucapnya sambil menunjukkanpuppy eyes.
"Haha, sayang. Kau tak bercanda kan."
"Emang wajahku terlihat becanda, Vel."
__ADS_1
Marvel melongo atas permintaan Kayla.