
Pukul 5 pagi, Rudi Dan Hesti sudah berada di kediaman Arga. Tak menunggu lama, Ben dan Bebi turun dan membawa beberapa hadiah untuk mempelai.
"Kau tahu aja, harus beri hadiah untuk anak sang asisten," ucap Rudi menyindir pada Ben
"Eh jangan GR dulu, istriku yang belanja."
"Iya tetap aja darimu juga bro, kan uangnya darimu."
"Ah tahulah, ayo mau berangkat nggak. Males banget denger celotehanmu, Rudi."
"He ... baiklah tuan Ben. Mari," ucapnya mempersilahkan Ben untuk masuk ke dalam mobil.
"Ini mobil ada ac nya kan."
"Tenang tuan, dilengkapi tv juga kok."
"Sip kalau gitu, udah ayo."
Mobil pun bersiap berangkat Rudi sengaja tak menyetir karena perjalanan lumayan jauh. Ben menyuruh Bebi untuk tidur sejenak karena perjalanan masih jauh.
.......
Di sisi lain, Marvel dan juga Kayla serta baby twin juga siap meluncur ke rumah Ega.
"Sayang, udah siap semua. Tolong di cek lagi ya, kali ada yang ketinggalan."
Kayla melihat barang bawaan untuk Ega dan bawaan twin sudah lengkap. Lalu menyuruh suami untuk berangkat.
"Udah sayang, lengkap. Let's go."
"Come on."
Marvel sengaja membawa sopir dua untuk bergantian menyetir karena katanya perjalanan jauh menurut info dari Leo. Ia sengaja tak memberitahu Leo kalau dia datang ke acara lamaran karena kejutan untuk asistennya.
Dan setelah perjalanan menempuh hampir 6 jam, Marvel, Kayla, twin dan baby sitter akhirnya sampai juga. Marvel melihat dari dalam mobil memberitahu Kayla.
"Yang, itu bukannya mobil Mami sama Daddy, terus itu ada mobil Willi, Revan dan Papa. Wah, tak bisa dibiarin nih, yang."
"kenapa Vel, kok sewot."
"Mereka nggak ngajak bareng kita, nyebelin banget."
"Udah nggak usah ngambek ayangku, nanti aku kasih jatah."
"Yang bener."
"Huh, kalau soal itu kau cepetan, Vel. Udah ayo turun. Sayang, sini sama Mommy."
"He .... kamu tahu gitu sayang. Sha biar sama aku, mbak," ucap Marvel meraih tubuh mungil nan cantik
Saat keduanya turun semua mata tertuju mereka karena mereka yang terakhir tiba di kediaman Ega. Semua tetangga melongo melihat kehadiran mereka dan membuka kacamata hitamnya bak artis terdepan karena kecantikan Kayla dan juga ketampanan Marvel apalagi mereka menggendong baby twin. Willi, Revan ,Lala dan juga Dira mengggeleng kepala pelan melihat kehadiran mereka yang membuat orang waras tak berkedip.
"Tahu nggak yang jadi sorotan kok malah mereka berdua ya," celetuk Lala
"Nanti kalau acara kita honey, nggak usah ngundang mereka berdua. Biar kita yang jadi pusat perhatian," Revan geram
"Hahahaha, cemburu dia. Karena mereka lebih unggul lihat dunk, bibit nya tuh," tunjuk Willi pada Ben dan Bebi terlihat seperti anak muda padahal sudah kepala empat.
"Yap bener sekali, kok bisa ya Tante sama Om tetap bersahaja."
__ADS_1
"Udah tanya resep nya sana," suruh Willi
"Males ah, malu tau. Kau ini, Wil."
Dan si most wanted menghampiri mereka.
"Ehem, enak ya aku ditinggal," ucap Marvel menyindir
"He ...Vel. Aku kira kau nggak dateng. Jadi maaf kalau kita tinggal, kamu juga nggak bilang mau datang kata Leo."
"Udah Yang, mereka juga nggak tahu. Nggak usah ngambek deh."
"He ... iya sayang. Kamu bareng si kamvret ini, Dir."
"Iya kak, diajakin tadi pas di kos."
"Udah-udah, malah ngobrol. Masuk yuk, pegel nih kaki."
"Yuk."
Sahabat Leo dan Ega pun mulai masuk, keluarga besar terkejut Marvel juga ikut serta acara itu. Mereka pun duduk tak jauh dari Ega dan Leo.
Sesaat acara di mulai, Ega dan Leo saling memuji satu smaa lain juga minta doa buat yang hadir agar lancar sampai hari H. Hesti maju kedepan memberikan sebuah kotak untuk Ega dan saat dibuka semua terkejut karena kalung itu berkilau indah dan dipakaikan di leher Ega oleh Hesti.
"Selamat ya sayang," peluk pada Ega
"Makasih Ma."
Lalu, Vira juga memberikan sebuah gelang cantik di pasangkan untuk Ega, Ega terharu Tantenya begitu perhatian.
"Selamat ya sayang."
Dan selanjutnya Leo maju menyematkan cincin pengikat untuk Ega, setelahnya Ega berganti memakaikan pada Leo. Semua bertepuk riuh atas lamaran mereka lancar dan meriah.
Dan waktu tak terasa sudah mulai sore. Ben dan Bebi berpamitan di susul teman-teman yang lain. Sedangkan yang muda masih berswafoto sama calon pengantin.
"Sha, Arthur, sini auntie gendong," Ega memanggil twin
"Nggak, Arthur mau ama mommy," bocah kecil itu beringsut di belakang kaki Kayla.
"Hey sayang, itu Tante Ega. Kau lupa."
Bocah kecil itu pun berdri di samping mommy dan berkata, "benel itu ante."
"Iya sayang, ante ini cuma pakai makeup. Kamu udah lupa," ucapnya pura-pura cemberut
Lalu, Arthur berlari memeluk Ega sedangkan Sha dengan Leo.
"Udah cocok, buruan nikahnya," serua Kayla
"Sabar, Bu bos."
Tiba-tiba, segerombolan Ibu-ibu dan anak-anak menghampiri Kayla dan Marvel.
"Mas, mbak. Artis ya."
"Hah."
"Iya kalian artis kan, kalian sungguh cantik dan tampan. Bolehkan kita minta foto bareng."
__ADS_1
Marvel dan Kayla saling pandang sedang yang menahan tawa, lalu Willi yang iseng menyeletuk.
"Itu emang artis Bu, buruan fotonya. Karena mau pulang ini."
Marvel kemudian mantap tajam ke arah Willi yang menggodanya membuat semua satu persatu maju ke depan mereka berdua.
"Foto bareng aja ya."
"Iya boleh mbak."
Dan akhirnya para Ibu-ibu berswafoto setelah mendapatkan, tak lama merekapun pergi.
Huh
"Gila kau Wil, lihat kan tadi satu kampung."
"Air mana air," tanya Kayla
Lalu Lala menyerahkan dua botol mineral buat mereka berdua yang kelelahan meladeni para tetangga Ega.
"Haahhahaha, maaf ya. Vel, Kay. Ini pertama kalinya lo mereka bahagia bisa berfoto sama idola," kekeh Ega
"Eh Ga, kita itu bukan artis."
"Tapi mereka bahagia tuh meski bukan artis. Anggap aja amal."
"Iya-iya. Mana makanannya aku laper. Ini semua gara-gara kalian."
"Tunggu tuan nuda dan nona muda."
Arthur melihat Mommy dan Daddy kelelahan mendekat.
"Daddy sama Mommy, kenapa?"
"Lelah Arthur, habis marathon."
"Dimana Mommy."
"Di hati mu sayang."
"Ah Mommy bisa aja."
Tak lama, dua pelayan yaitu Leo dan Ega membawa makanan dan minuman. Semua tertawa geli, calon pengantin malah meladeni tamu nya.
"Ini nih, tamu nggak ada akhlak. Mau di kantor atau di luar sama aja ngerepotin," desis Leo pada Marvel
"Udah nggak ngomel, kayak Ibu-ibu kompleks aja."
"Kau biasa gabung sama Ibu-ibu kompleks ya, Vel."
Huh
"Kalian ini masih aja debat. Udah makan dulu."
Marvel dan Kayla makan bersama dengan yang lain tak lupa babysitter dan juga sopir mereka. Meski mereka kaya, tak pernah membedakan dan tetap memanusiakan pekerja mereka.
Setelah kekenyangan, Marvel dan Kayla berpamitan diikuti sahabat yang lain.
"Happy engagement, sayangkuh."
__ADS_1