Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Pesta Revi


__ADS_3

Setelah dari kampus, Marvel mengajak bermain sejenak di taman kota bersama putra dan istri. Setelah asyik bermain sekitar satu jam ia pun mengantar mereka pulang dan Marvel berpamitan  akan kembali ke kantor.


"Sayang, maafkan aku atas semua perbuatanku mendiamkanmu, jujur aku rasanya nggak enak, dan putra kita menyadarkank,  jika hanya diam  tak bisa membuat masalah kelar namun tambah runyam.  Maafkan membuat mu sedih, sayang," ucapnya mengecup kedua tangan istrinya.


"Aku yang minta maaf suamiku, tak melaksanakan peringatanmu.  Aku janji bakal menurut padamu, maafkan aku," ucap Kayla lalu memeluk suaminya.


"Jadi udah clear ya, aku mencintaimu sayang."


"Aku juga mencintaimu Marvel."


"Ya udah aku balik ya, assalamuaalaikum."


"Waalaikumsalam."


Saat Marvel akan masuk ke dalam mobil ia ingat ada undangan dari Revi.


"Sayang, nanti ikut ke pesta ya."


"Pesta siapa Sayang."


"Revi, dia mengundang kita."


"Apa tak masalah, sayang."


"No, aku ada rencana."


Kayla mengerinyitkan dahi menatap suaminya ingin mengetahui apa yang dimaksud, Marvel tahu jika istrinya penasaran.


"Nanti aku kasih tahu. See you," ucapnya sambil melambakan tangan dan masuk mobil


"See you too."


Kayla pun masuk ke dalam rumah sedangkan menelpon Leo untuk menyiapkan sebuah gaun dan dikirim ke rumahnya.


..........


Di tempat lain, Raka dan Hilda temgah menikmati honeymoon tanpa Berlian karena itu hadiah dari sang Daddy dan Mami.  Mereka memilih di Bali, agar tak terlalu jauh dari tempat tinggalnya agar bisa  memantau Berlian buah hati yang masih bayi itu.


Pagi ini keduanya saat asyik di pantai, Ada sapaan.


"Raka, kamu Raka kan," tanya cewek cantik sexy.


"Maaf ya, anda siapa?"


"Masak lupa sama mantanmu dulu."


Raka melihat wajah masam istri segera ia berpamitan.


"Sorry aku harus pergi, perut mendadak sakit," ucap Raka sambik menggandeng istrinya agar menjauh.


Dan saat di jalan, Hilda masih masam wajahnya dan ia mengeluarkan celetukan.


"Enak ya mantannya banyak. Sampek lupa siapa orangnya."


"Apaan sih sayang,  maaf jika masa lalu ku mengganggumu."


"Sangat."


"Udah dunk cemberutnya, nanti jelek lo. Mending kita bikin adek Berlian," Raka seketika menggendong istrinya bak bridal style menuju kamar hotelnya.

__ADS_1


Saat di kamar, Raka mulai menindih badan istrinya lalu terjadilah cocok tanam agar Berlian mendapatkan adek.  Pukul 7  malam, Hilda terbangun ia merasakan badannya remuk redam akibat pertempurannya dengan sang suami hingga 3 jam lamanya.


"Aw, badanku serasa mau rontok aja."


"Ini orang, pakai apa coba sekuat itu."


Hilda beranjak menuju kamar mandi karena ingin buang air kecil selesai, ia kembali dan duduk melihat pesan masuk di ponsel. Tiba-tiba, ada panggilan masuk di ponsel suaminya. Ia tak menghiraukan namun panggilan itu terus ada, hingga ia kesal dan mengangkatnya.


"Halo siapa ya."


"Ini benar nomer Raka, kan."


"Iya bener, ini siapa ditanya malah balik tanya?"


"Aku Vina, menanyakan tentang  kerjasama proyek baru. Maaf anda siapa nona?"


"Saya istrinya, nanti saya sampaikan karena suami saya kelelahan. Bye," ucap Hilda kesal  menutup telepon sepihak.


"Huh menyebalkan  sekali," gerutunya


Hilda tak sadar suaminya memandanginya cekikikan bisanya marah sama telepon. Saat Hilda berbalik badan akan menaruh ponsel suami ke nakas sebelahnya tidur, ia terkejut suaminya senyum-senyum menatapnya. Hilda jadi salah tingkah lalu menaruh ponsel di atas nakas sebelah suami.


"Maaf tadi bunyi mulu, he ... ," Hilda ingin kabur tapi tangan kekar menahannya.


"Siapa yang menyuruhmu kabur sayang."


Tubuh Hilda di tarik oleh suaminya dan terjadilah yang harusnya terjadi lagi. Sungguh Hilda hanya bisa mengikuti permainan suaminya yang membuatnya mabuk kepayang.


.....


Sedangkan di kediaman Marvel, Kayla nampak cantik dengan balutan dress selutut warna putih tanpa lengan dan sebuah kalung berlian melingkar di leher jenjang putihnya sungguh mempesona kaum adam jika menatapnya.  Wanita cantik itu kini bersiap turun untuk menunggu suaminya di bawah namun langkahnya terhenti saat ada yang membuka pintu kamarnya dan itu pertanda sosok yang ia tunggu datang.


Marvel terpesona pada kecantikan wanitanya di depan mata, rasanya ia tak ingin membawanya pergi untuk dlihat banyak orang.


"Aku sih ngikut aja, kan juga nggak penting."


"Tapi kita akan tetap kesana, sayang. Kau akan melihat pertunjukkan menarik. Tenang, aku bawa para sahabat kita."


"Kenapa?"


"Nanti kau juga tahu."


"Bentar aku ganti baju dulu."


"Mau aku siapin sayang."


"Nggak usah sayang. Kamu cukup duduk aja ,cuma bentar kok."


"Baiklah."


Tak sampai 10 menit, lelaki itu sudah nampak tampan dengan setelan jas hitam. Alden menyunggingkan senyuman lalu memberikan lengannya untuk digandeng sang istri.


"Come on ladies."


"Let's go."


Mereka berdua turun ke ruang tamu, Kayla mencari sosok putra putrinya namun tak nampak.


"Kemana mereka ya, sayang," tanya Kayla pada Marvel.

__ADS_1


"Bentar aku cari dulu."


Marvel berjalan menuju ruang keluarga dan benar aja mereka ada disitu. Marvel mengajak istri menemuinya.


"Hai, ganteng cantiknya Daddy, Mommy," sapa Kayla pada kedua buah hatinya


"Mommy, Daddy."


"Hai sayang, lagi ngapain."


"Main pedang mom, ini Sha main boneka."


"Em, kalau main nggak boleh berantem ya, yang baik. Oh ya, Mommy dan Daddy mau keluar dulu, oke."


"Ciap mom."


"Mommy, antik anget," puji Sha mendekat dan duduk di pangkuan mommy Kayla.


"Makasih Sha, kamu juga cantik. Ya udah Mommy Daddy pergi dulu ya. Nggak boleh nakal sama mbak, ya."


"Ciap."


"See you," ucap Marvel melambaikan tangan


Kayla dan Alden masuk kedalam mobil dan meluncur ke tempat acara  Revi. Saat tiba di hotel, Marvel menelpon Willi.


"Halo Wil, udah dimana?" tanya Marvel celingukan


"Kita udah  di dalam bro, buruan masuk. Target daritadi kayaknya nungguin kamu."


"Sialan."


Marvel menutup telponnya dan mengajak istri masuk, Saat keduanya memasuki tempat acara, pandangan para undangan beralih pada sosok keduanya malam ini, Yasmine begitu cantik dan Marvel begitu pula tampan.  Revi dari kejauhan nampak senyum sendiri melihat kedatangan Marvel sedangkan Jason tersenyum tipis melihat kedatangan Kayla.


Marvel mencari keberadaan para sahabatnya dan sekilas ia melihat lambaian dari Willi. Marvel dan Kayla menghampiri mereka.


"Hai," sapa keduanya.


"Hai, bagaimana" tanya Marvel memastikan situasi


"Aman terkendali, target tuh lihat dia berjalan kesini."


"Males banget aku," ucapnya Marvel menggenggam erat tangan istrinya.


"Hai, semua," sapa Revi pada Marvel dan kawan-kawan


"Hem."


"Vel, ke depan yuk," ajak Revi manja


"Mau apa?" tanya Alden ketus


"Mau ajak dansa aja. Boleh pinjam suaminya, Kay, "ucap Revi tersenyum sinis ke arahnya.


"Emang dia barang, main pinjam," celetuk Kayla membuat Revi geram


Revi kesal lalu melayangkan tangannya untuk menampar Kayla namun ditahan oleh Marvel.


"Sialan kau,  Rev. Jangan sentuh wanitaku,"

__ADS_1


bentak Marvel memilintir tangan yang berusaha ingin melukai istrinya.


"Aw, Vel. Lepaskan Brengsek."


__ADS_2