
Kayla, Lala dan Ega sedang menyiapkan minuman. Kaypa melihat isi kulkas full ia pun beraksi.
"Kamu mau buat apa, Kay," tanya Ega bingung dengan aksi cewek cantik tersebut.
"Nanti juga tahu, kalian taruh minumannya di depan ya."
"Baiklah nona sultan."
"Paan sih," ucapnya sambil asyik menggoreng
Saat Ega dan Lala menyiapkan minuman di depan, terdengar suara bel berbunyi. Ega segera membukanya.
"Biar aku aja," ucapnya pada Lala
Ternyata kurir makanan orderan Willi dan Leo yang datang. Ega terkejut kurir membawa banyak makanan.
"Mas, ini beneran pesanan atas nama Willi dan Leo," tanya Ega bingung melihat makanan banyak di depannya
"Iya nona, benar sekali. Selamat menikmati," pamit kurir.
Seketika Ega menjerit memanggil kekasihnya yang baru 3 hari ia pacari.
"Leo," teriak Ega kencang membuat penghuni keluar dari apartement termasuk Marvel dan kawan-kawan.
"Ada apa nona?" tanya salah satu penghuni apartement memgintip dari pintunya.
"Ada apa beb,?" tanya Leo pada Ega
"Lihat nih," ucapnya mengerucutkan bibir, Leo tersenyum kikuk lalu membawa banyak makanan masuk dibantu tema yang lain.
"Maaf tuan mengganggu," Marvel minta maaf buru-buru karena malu dan menutup pintunya. Di ruang makan, Marvel mengumpat temannya.
"Eh sialan, kau itu mau makan itu semua."
"He ... buat persediaan aja Vel, maaf sebelumnya tapi bebebku suka banget makan."
Marvel beralih menatap wajah Ega yang berpura tidak tahu sambil meremas jemarinya, Kayla dan yang lain terkekeh melihat tingkah Ega yang takut dimangsa Marvel.
"Duh, beb. Marvel serem amat," rengek manja Ega pada Leo
"Tenang beb, kan ada pawangnya tuh," ucap Leo melirik ke arah Kaylà. Marvel tak terima istrinya di lirik ia mengumpat kembali.
"Eh sialan kalian, berani menatap bidadariku, ku congkel tuh matamu."
"Hi ... sereem amat kau, Vel," celetuk Willi
"Diem lo."
"Udah-udah daripada berantem mending kita makan pasti laper kan. Dan buatmu sayangku, kau mandilah dulu ok, baru boleh makan."
"Baik sayang, semua hanya untukmu," ucap Marvel berlalu hingga temen-temannya menyoraki sahabat yang sedang kasmaran itu.
"Huh dasar mantan playboy," ucap kompak semua
Marvel tak menghiraukan ucapan para sahabat ia segera masuk kamar mandi karena badannya memang terasa lengket setelah aktivitas tadi bersama sang istri.
Tak sampai setengah jam, Marvel sudah kembali bergabung dengan sahabat dan istri. Setelah Marvel kembali di tengah mereka kini mulai berdoa.
"Mari kita rayakan triple date sore ini dan kasihan yang nggak ada pasangannya semoga Tuhan menjawab permintaannya, amien."
Seketika sebuah napkin melayang ke wajah Leo.
__ADS_1
Pluk
"Sialan kau, Wil."
"Kau itu merayakan atau menyindir."
"Dua-duanya."
"Dasar sinting emang."
"Udah-udah berantem mulu, aku laper tahu," ucap Lala.
"Baiklah honey, kita mulai makannya."
"Eh-eh berdoa yang bener dulu, baru makan. Itu tadi doanya nggak jelas banget. Udah ulangi sesuai keyakinan masing-masing, bege" ucap Marvel menatap semua bergantian.
"Siap sultan," ucap kompak
"Sejak kapan namaku ganti," menatap tajam Willi dan yang lain.
"He ... Peace tuan muda."
"Sialan."
Merekapun bersulang atas hubungan yang di jalani stau sama lain, mereka berharap bisa terus hubungan meski suatu saat jauh mereka tetap ingin komunikasi.
Malam pun tiba, Para sahabat berpamitan pada sejoli tersebut.
"Makasih ya Vel, Kay. Udah dibolehin maen kesini."
"Sama-sama. Makasih udah maen juga jadi rame."
"Baiklah, kita pulang ya sayangku," peluk Lala pada Kayla bergantian.
"Iya," Mereka melambaikan tangan lalu turun menggunakan lift. Setelah para sahabat pulang, kini Matvel dan Kayla masuk ke dalam apartemennya.
"Sayang, cuci muka lalu tidur ya."
"Kau mau kemana, Vel."
"Mau lihat laptop ku dulu sayang, bentar."
"Aku temenin ya."
"Apa kau tak capek, sayang?"tanya Marvel lembut
"Nggak Vel, bentar aku cuci muka dulu."
"Iya sayang."
Kayla pun menemani suaminya hingga ta terasa ia tertidur bersandar di bahu Marvel. Marvel merasa ada yang mengganjal di bahu segera ia menoleh. Marvel tersenyum lalu ia memindah tubuh istrinya ke ranjang dan menyelimuti. Marvel pun kembali mengecek laptopnya. Pukul 2 pagi, Marvel baru selesai urusannya. Ia merasa sudah mengantuk segera mencuci muka dan menyusul sang istri ke dalam mimpi.
Keesokannya, Kayla bangun pagi dan turun ranjang pelan-pelan agar tak mengganggu Marvel. Saat ia turun ke bawah, Kayla terkejut ada dua orang melakukan pekerjaan.
"Kalian siapa?" tanya Kayla mengerutkan alis bingung.
"Maaf jika mengganggu tidurnya. Saya Inah dan ini Wini,"ucap keduanya menunduk hormat pada Kayla.
"Saya Kayla, istri Marvel salam kenal. Jadi kalian kerjanya jam berapa?"
"Kami mulai bekerjanya jam 7 pagi sampai jam 4 sore, nona."
__ADS_1
"Baiklah bik, oh ya masaknya udah selsai belum bair aku bantu."
"Oh tak usah nona, tinggal buat sambal saja."
"Baiklah. Terimakasih bik. Saya bangunkan suami dulu."
"Iya nona, silahkan."
Kayla naik ke lanati atas membangunkan sjami nya, saat membuka pintu ternyata da seseorang di belakangnya.
"Ciluk baaa."
"Aaa."
"Sttt! diam sayang. Nanti bisa kedengaran mereka.
"Emang tahu siapa yang ada di apartemen ini selain kita."
"Tahu dunk sayang, aku kan nyuruh mereka kesini."
Kayla manggut-manggut lalu menyuruh Marvel mandi terlebih dahulu.
"Mandi bareng yuk, yang."
"Vel, nanti malah telat. Ayo buruan."
Marvel menyunggingkan senyum lalu masuk kamar mandi, tak lama berganti Kayla. Marvel segera berganti pakaian yang sudah disiapkan istrinya. Sejenak keduanya sudah rapi dan turun menyantap makan pagi bersama.
Sekitar 15 menit kemudian keduanya sudah selesai dan berpamitan berangkat sekolah.
"Bik, makasih sarapannya. Kira berangkat dulu," ucap Marvel sambil merangkul istrinya.
"Baik tuan muda dan nona muda. Hati-hati."
"Iya bik."
Sepeninggal Marvel dan Kayla, kedua bibik itu cekikikan karena melihat keduanya.
"Aku kira mereka udah kerja atau kuliah. Ternyata masih sekolah," kekeh kedua asisten rumah tangga tersebut.
"Iya bik, aku juga begitu pikirannya. Tapi mereka pasangan serasi ya cantik dan tampan."
"Bener sekali. Doakan mereka langgeng. Amien."
Di sisi lain, Marvel dan Kayla baru saja sampai di sekolah. Marvel mengemudikan dengan kecepatan lumayan cepat karena sudah agak siang. Semua terperangah melihat mobil mewah baru saja berhenti dan parkir cantik, semua penasaran siapa pemiliknya. Dan saat keduanya keluar, semua melongo.
"Fix, anak sultan gengs," ucap salah satu siswi
"Love you kak Marvel," teriak mereka.
Kayla menatap tajam hingga nyai mereka menciut Marvel tersenyum dan menggenggam tangan Kayla meneuju kelasnya. Tapi saat akan masuk kelas wajah berubah jadi masam tatkala keduanya meliat foto-foto mereka saat di study tour Yogya.
"Brengsek, siapa yang nempel ini di sini," teriak kencang Marvel masih menggenggam tangan istrinya.
Kayla tak menyangka jika kejadian ini benar terjadi, mereka di kira bukan pasangan suami istri.
"Huuuu, dasar ganteng cantik tapi ada skandal," teriak mereka.
Seketika Kayla keluar dari kelas dan pergi entah kemana. Marvel geram dan panik saat istrinya pergi.
"Sialan, Kalian. Lihat aja aku akan membuat perhitungan pada semua yang berani bergosip murahan seperti ini," bentak Marvel
__ADS_1
Dari kejauhan ada seseorang yang tersenyum puas melihat keduanya dihina teman-teman.