
"Le-leo, kamu."
Betapa terkejutnya Ega, saat Leo ada disitu tepat ia bersama Kayla, ia gelagapan melihat Leo begitu merah padam.
"Apa! Mau jelasin apa?" bentak Leo
"Denger ya, Ga. Aku tuh sayang sama kamu. Tapi kau menghianati kepercayaanku, aku kecewa sama kau."
Leo pergi dengan rasa marahnya, lalu Kayla menenangkan Ega. Kayla juga menyuruh Marvel menyusul Leo.
"Kalian diam sini, aku menyusulnya."
Kayla mengangguk dan memberikan minum pada Ega agar lebih tenang."
"Coba kau ceritakan yang sesungguhnya terjadi, Ga."
"Jadi begini Kay, aku kerja di kantor xx dan di sana aku di bully nggak bisa dandan dan miskin. Aku nggak terima lalu aku minta pada Leo untuk carikan uang agar aku bisa dipandang sama mereka dengan alasan untuk Ibu. Aku tak jujur padanya hanya mengikuti egoku aja, Kay. Hiks ... hiks... Maafin aku," ucapnya sesegukan
"Astaga, kau ini. Sesungguhnya hubungan akan baik jika saling terbuka satu sama lain, Ga. Aku saranin jangan mengikuti nafsu saja , pikirkan yang lain juga Ga. Kau kan juga kuliah."
"Iya Kay, hiks ... aku nyesel. Jadi aku harus gimana jelasin ke Leo dia kecewa banget sama aku."
"Ajak ketemuan dan kamu rayu dia. Bawakan dia sarapan atau apa gitu."
"Emang Marvel pernah kamu bawain kek gitu, Kay."
"Nggak sih, karena kalau dia marah, aku masih melayani dia dengan baik dan yang pasti ujungnya dia yang minta maaf."
"Bahagianya kamu, Kay. Aku aja yang terlalu memaksakan kehendak."
"Udah nggak usah disesali, nanti kalau udah baikan. Kita girl time mau nggak?"
"Boleh-boleh kita kan jarang gitu."
"Oke, sekarang senyum dunk dan semangat."
"Thanks ya, Kay," peluk Ega pada Kayla
"Iya."
Sedangkan di sisi lain, Marvel tengah di tepi pantai yang lumayan jauh dari kota. Marvel heran sahabatnya kalau marah bawanya jauh banget.
"Aje gile ya, kau kalau marah jauh amat, Leo," desis Marvel sambil menyenderkan badannya di dinding bebatuan dekat Leo
"Nah kau ngapain ngikutin aku, Vel."
"Aku takut kau bunuh diri."
"Cih, gila aja hanya karena cewek satu aku bunuh diri, ogah."
"Kau tak suka lagi dengannya," tanya Marvel menatap ke arah Leo yang tengah bimbang.
"Aku bingung, Vel. Dia kenapa bisa bohong sama aku. Kurangnya aku apa gitu, kita juga udah pacaran dari SMA."
"Eh kamvret, kalau kau masih sayang maafkan dia. Tapi dihati kau udah nggak ada namanya putuskan baik-baik."
"Tumben saran kau baik, habis minum obat apa."
__ADS_1
"Habis kena tendang adanya."
"Hah, yang bener. Siapa yang berani menendang kau kecuali," ucapan Leo terhenti ia ingat musuh Marvel hanya satu jika sampai itu terjadi dan itu hanya istrinya
"Jangan bilang Kayla."
"Nah tahu tuh."
"Hah, kok bisa. Waw, Marvel ketendang bini nya sendiri, hahahahahha," Leo terpingkal-pingkal
"Sialan kau, tertawa diatas penderitaan orang."
"Ceritanya gimana , Vel."
"Aku berantem dengan Kenzi yang aku ceritain itu. Kayla marah karena kita masih duel jadi, Kayla menendang kita berdua agar berhenti."
"Hah, keren Kayla bisa dengan sekali tendangan kalian keok."
"Nggak masalah, yang penting di ranjang aku yang bikin dia keok."
"Dasar bos mesum."
"Biarin, kau aja belum tahu rasanya. Udah ayo balik, udah mau malem nih sampai
kapan disini, nungguin musim durian. Come on bro," ajak Marvel sambil menarik Leo
"Iya-iya bawel banget kau, Vel."
Mereka meluncur ke kafe Marvel dan tak sampai setengah jam sudah di depan Kafe. Marvel menyuruh Leo untuk menyelesaikan masalahnya dulu agar jelas.
"Come on baby, kita pulang," ajak Marvel pada istrinya
"Iya Kay, thanks."
Leo dan Ega duduk bersamaan sesekali melirik terlihat canggung, hingga salah satu pelayan menawari mereka.
"Sore, tuan, nona. Mungkin mau pesen minum?"
"Saya Ice chocolate aja."
"Saya samain aja, Mas."
Setelah pelayan kembali, Ega mulai berbicara.
"Beb, aku minta maaf sama kau. Jika tak jujur sama kau, jujur ini kesalahanku karena mengikuti hawa nafsu, sejak aku di kantor mereka membully ku karena aku miskin. Aku kesla mereka selalu merendahkanku, aku yang tampil apa adanya namun mereka tak hentinya menyakitiku hingga akhirnya aku minta bantuanmu agar bisa menutup mulut mereka tapi caraku salah tak bicara padamu soal ini."
"Jadi aku minta maaf sama kamu beb, apakah kau mau memaafkanku," ucapnya lirih.
Awalnya Leo kesal tapi mendengar kata dibully ia paling marah jika ada yang seperti itu dan ini terjadi pada kekasihnya. Leo yang masih mencintai Ega tak tega melihat wajah sendu kekasihnya. Leo memegang tangan Ega lalu berbicara.
"Aku memaafkanmu, beb. Tapi janji jangan kau ulangi lagi, bicara jujur pada ku. Aku kekasihmu jangan sungkan," menyunggingkan senyuman lalu mengusap air mata kekasihnya itu.
"Makasih Beb, aku akan nepatinya."
Leo dan Ega akhirnya berbaikan kembali, merekapun menikmati hidangan yang telah dipesan.
......
__ADS_1
Esoknya.
Kayla sudah berjanji pada Ega jika berbaikan lagi dengan Leo akan diajak girl time. Dan hari ini ia akan menepatinya. Kayla meminta ijin pada suaminya namun tak juga diangkag telponnya.
"Kemana sih dia," gerutunya
Tiba-tiba, ada dering ponselnya terlihat nama suami dan ia pun mengangkatnya.
"Halo assalamualaikum, ssyang."
"Waalaikumsalam Vel. Lagi dimana sih? Ditelpon susah amat."
"Tadi ada meeting dengan karyawan sebentar sayang, soal keuangan kemarin yang aku bicarakan padamu."
"Oh gitu, gini aku mau ijin Vel. Mau girl time sama Ega dan Lala."
"Ya sudah, tapi pakai sopir ya sayang."
"Beneran boleh."
"Iya, Aku nanti pulangnya telat juga sayang, ngurusin kecoak disini."
"Oh ok, kalau gitu. Love you, assalamuaiakum."
"Waalaikumsalam, love you too."
Kayla menutup telpon dan ia bersiap mengajak kedua buah hatinya dan babysitter ikut acaranya. Setelah rapi, Kayla masuk ke kamar anaknya.
"Mbak," sapa Kayla
"Eh iya nona, masuklah. Kami sudah siap."
"Hai baby tampan dan cantik," sapa Kayla pada kedua anaknya
"Hai mommy," seru keduanya
"Let's go."
"Go."
Mereka turun dan diantar sopir keluarga sesuai permintaan Marvel, Sampai di mal terdekat Kayla mengajak kedua buah hatinya sambil menunggu sahabatnya, ia memilih bermain di playgame. Kedua balita itu nampak ceria dan bahagia.
"Mommy, au itu," tunjuk boneka di dekat seorang lelaki.
"Iya bentar, udah ayo."
Saat Yasmine bersama Sha, untuk membeli boneka tiba-tiba ada yang menyerangnya. Untung Yasmine sigap menutupi badan putrinya yang akan di tusuk pisau seseorang itu akhirnya dia yang kena.
"Mommy," teriak Sha membuat kedua babysitter serta Arthur menoleh
Dan keadaan yang bersamaan Gelas yang ada di dekat Marvel tersenggol.
Pyar
"Ada apa ini."
Marvel merasa terjadi sesuatu pada orang yag dicintai segera ia menelpon Kayla tapi ponselnya tak diangkat.
__ADS_1
Di sisi lain, Kayla berusaha sekuat tenaga dalam keadaan berlumuran darah di punggung, ia menendang orang yang menusuknya lalu mencengkram tubuh orang itu dari belakang.
"Siapa yang menyuruhmu."