
"Kau menyebalkan sayang," kesal Kayla sambil memeluk erat dan menerima bucket bunga
"Aku mencintaimu Kayla, sangat mencintai mu dari sekarang, esok dan selamanya."
"Sumpah aku kesal sama kamu, Vel."
"Tapi suka kan kejutannya."
"Iya-iya. Happy anniversary too."
Marvel menggandeng tangan istrinya menuju panggung yang sudah ada kue menjulang tinggi berhiaskan emas. Keduanya pun mengajak twin untuk ikut memotong bersamaan.
1
2
3
"Yeeee ...." sorak para undangan
Kayla sungguh bahagia ia tak menyangka dapat kejutan anniversary pertama dari suami tercinta. Ia kira suami lupa karena sibuk mengurus perusahaan. Dan acara mereka berlangsung hingga 3 jam saja karena takut baby twin mengantuk. Sebagai acara penutup ada persembahan lagu dari para sahabat untuk pasangan Marvel dan Kayla setelahnya mereka satu persatu memberi selamat.
"Selamat ya sayangnya aku," Ega memeluk Kayla
"Makasih ya kesayangan."
"Selamat ya sayang, bestie," Lala memeluk pada Yasmine sahabatnya meski mereka jarang bertemu karena kesibukan tapi tetap komunikasi.
"Maasih sayangkuh, oh ya kapan-kawan kita jalan yuk."
"No," Marvel menimpali sebelum dijawab kedua sahabat Kayla.
"Ih nyebelin banget sih."
"Tapi harus sama aku, aku nggak mau kejadian itu terulang lagi, sayang. Kau mengerti kan."
Setelah menimang perkataan suaminya ia pun mengangguk mengiyakan.
"Nah itu baru istri Marvel baratawijaya."
"Cih, kau bangga sekali Vel," cibir Willi
"Iya dunk, kalau nggak. Mana mungkin bisa nikah sama si tomboy ini."
"Dasar bucin," ucap semua kompak
Waktu pun tak terasa sudah jam 9 malam, semua berpamitan. Marvel dan Kayla kini baru sampai di kediamannya. Ia membawa twin ke dalam kamar lalu beralih ke kamar mereka. Marvek menghempaskan badannya di ranjang lalu Kayla duduk di tepi sebelahnya.
"Kamu capek banget ya sayang."
"Nggak, aku seneng sayang akhirnya bisa memberikan yang terbaik untukmu."
"Makasih ya sayang, kau selalu terbaik buatku."
"Sama-sama sayang, oh ya ini ada untukmu."
Marvel bangun dan memberikan sebuah kotak kecil berwarna merah pada istrinya.
"Apa ini sayang."
"Buka aja."
Kayla membuka kotak yang diberikan Marvel dan ia terkejut kalung berlian bermata biru indah. Kayla menatap pada suaminya tentang pemberiannya.
__ADS_1
"Itu spesial untukmu sayang, karena kau adalah jiwaku dan ibu dari anak-anakku. Aku ingin kau menerimanya, sayang," ucapnya sambil membelai pipi mulus istri.
"Makasih, makasih kamu memberikan segalanya," ucapnya meneteskan air mata dan dihapus oleh Marvel
"Aku akan menjagamu seumur hidupku sampai ajal menjemputku," Marvel memeluk hangat istrinya dan mengecup kening.
Keduanya pun saling menatap intens lalu Marvel menarik tengkuk istri dan mulai mencium bibir ranum itu. Dan selanjutnya terjadi pergulatan panas sampai pagi menjelang.
Esoknya, Jason menemui Riska di kantin kampus untuk menanyakan sesuatu padanya.
"Hai Ris," sapa Jason dan duduk di depan gadis manis itu.
"Hai, Jason. Ada apa nemuin aku, tumben."
"Itu Kayla kemana udah dua hari nggak ke kampus."
"Cie, ada apa kamu nyari?" tanya Riska menatap Jason penuh selidik
"Kau tau alamatnya, Ris."
"Kalau itu aku nggak tahu, yang perlu kau tahu dia udah ada yang punya, Jason."
"Ma-maksudmu Ris."
"Dia istri orang, Jason."
"Kau pasti becanda kan, Ris."
"Aku nggak becanda Jason, tanya satu kampus kalau kamu mau tahu."
Jason nampak berfikir apakah benar yang dibilang Riska, lalu yang ia cari lewat bersama seorang lelaki tampan yang setia menggandeng tangan Yasmine. Jason yang nggak mau menyiakan waktu ia berlari mengejar. Riska yang melihat Jason mengejar Kayla meneriaki tapi tak digubris.
"Jason," teriak Riska
Riska pun menyusul Jason dan sampai disitu, terihat wajah ketiganya bersitegang apalagi tatapan Marvel sungguh mengerikan.
"Kay, aku mau ngomong sama kau."
"Apa Jason, tapi maaf nggak bisa lama."
"Aku jatuh cinta sama kamu."
Duarrr
Kayla terkejut dengan pernyataan Jason, ia tak pernah berfikir jika Jason bisa mengatakan itu. Kayla menatap Marvel yang ingin menerkam, mengeratkan tangannya agar tak emosi.
"Hai kau, kau tahu yang kau suka," tanya Marvel dengan tatapan sengit.
"vel."
"Stt diam, sayang."
Jason menatap Kayla yang terlihat mengerikan ia bergidik ngeri namun ia berusaha tenang.
"Dia adalah istriku."
"Apa!" pekik Jason terkejut
"Kau terkejut, inilah alasanku tak bisa melepas istri di kampus sendirian. Dan aku rela satu kampus agar melindunginya dari para hidung belang seperti kau, karena dia berharga bagiku."
"Jadi berhenti mengganggu istriku, atau aku akan melaporkan ke polisi."
Marvel pergi dari tempat itu dengan mengajak istrinya agar segera masuk kelas. Saat di kelas, Kayla menatap suami dan ia memberanikan diri mencium pipi suami agar tak marah lagi.
__ADS_1
"Kau," tunjuk Marvel
"Agar Daddy tak marah lagi, semangat kerjanya ya," Kayla senyum manis.
"Siap sayang, aku akan jemput kau saat pulang. Love you," Marvel mencium bibir ranum istri sekilas.
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Marvel keluar kelas dan ia berpapasan dengan Jason, ia tahu jika di depannya menyaksikan adegan tadi.
"Bagaimana tadi, sudah kau lihat bukan. Jadi jangan berharap istri orang, atau akan buat kau menyesal."
Jason hanya melirik sekilas tak menggubris omongan Marvel, Marvel tersenyum smirk lalu pergi menuju ke kantor Baratawijaya.
Di kelas, Kayla melihat Jason melewatinya tapi mata tertuju padanya. Ia merasa tak enak seketika mengalihkan pandangan pada Jason. Ia berfikir keputusan ia adalah benar berusaha untuk tak membuat celah pada pria lain selain suami.
Tak lama, Riska masuk kedalam kelas lalu duduk di sebelah Kayla.
"Kay, Marvel tadi terlihat ingin menerkam orang aja."
"Kau baru tahu, aku pun sama."
"Ih nyebelin banget kamu, Kay. Aku akui Jason berani banget tadi."
"Udah nggak usah bahas dia. Nanti maen ke rumah ku, kau kan nggak tahu."
"Apa boleh Kay, sama Marvel."
"Bolehlah, nanti biar ku kasih kedip pasti dia nurut, hahahaah."
"Dasar centil kamu, Kay."
Dan akhirnya mata kuliah dimulai, Semua pun menatap ke arah depan kecuali satu orang hanya Jason menatap ke samping melihat Kayla dengan tatapan penuh arti.
.....
Di tempat lain, Ega baru saja dari ruangan hrd saat ia berjalan menuju ruangannya, tiba-tiba ia terpeleset.
Brugh
"Aw, sakit banget. Siapa sih naruh air di sini," gerutu Ega
Dan saat akan bangun ada langkah kaki tiga orang wanita seksi di depannya.
"Dasar miskin, kamu ngapai ngesot disitu, hah."
"Kau," tunjuk Ega tak terima
"Hahahahha, wanita miskin ya begitulah Ta, biar banyak yang simpati padanya."
"Kalian itu ya nggak bisa aja nggak ganggu aku," ucap Ega kesal
"Waw, dia marah, Ta. Kayaknya kita harus nambahin, biar rontok aja tulangnya."
Ega yang tak mau dihajar ia segera bangun dan saat akan ditendang Eta karyawan yang suka membulinya, ia menangkis kalu menendangnya balik.
Brugh
"Aw, sialan. Kau memang harus di musnahkan bedebah."
Saat akan menyerang, tiba-tiba ada seruan membuat mereka berhenti.
__ADS_1
"Ada apa ini?"