Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Aku mengikhlaskanmu


__ADS_3

Satu bulan kemudian, Arthur, Sha, Alex, dan Dimas berkunjung di tempat kejadian Kinan kecelakaan mereka membawa bunga sebagai ungkapan hati mengiklaskan kepergian Kinan.


"Aku mengiklaskanmu, Nan. Semoga Tuhan memberikan tempat terindah untukmu," ucap Arthur lirih.


Sha tahu betul betapa terlukanya Arthur kehilangan orang dicintai, ia mendekat dan mengajak kakaknya pergi dari tempat itu.


"Ayo kak," ajak Sha


"Ayo bro, kita harus cari pelakunya," ajak Dimas.


Arthur mengangguk. Dia berjanji akan mencari orang yang membunuh Kinan sampai  ke akar-akarnya.


"Lihat saja akan ku habisi dia," tekad hati Arthur.


Kini mereka kembali ke sekolah karena sudah waktunya wisuda bersama. Selama itu pula, Sha tak bertemu dengan Dewa. Ia berkali-kali mengirim pesan dan menelpon namun tak ada balasan.  Sha mulai mengiklaskan juga atas tidak  kembalinya Dewa.


"Dewa nggak datang, Sha," tanya Arthur.


"Nggak kak, tak tau. Udahlah, aku sudah mengiklaskannya."


"Hei, kita senasib ditinggal orang dicintai. Udah senyum ya, mungkin nanti ada yang lebih baik dari ini."


"Iya, makasih kau selalu menyemangatiku, kak."


"Kita kan twins."


Dan saat yang paling ditunggu pemgumuman juara umum kelas 3.


"Nah, anak-anak Ibu akan membacakan siapa juara umum kelas 3 tahun ini. Juara 3 di raih oleh Dimas aksara."


Huuuuu


Prok


Prok


"Juara dua diraih oleh Sharen baratawijaya."


Prok


Prok


"Keren emang dia, udah cantik, baik, pinter lagi," pujian teman sebayanya.


"Dan juara umum kita adalah Arthur baratawijaya."


Huuuu


"Most wanted kita," seruan para siswi di sekolah.


Prok


Prok


Semua bersorak saat ketiganya naik ke atas panggung, keluarga Baratawijaya sungguh bahagia putra putri mereka juara tahun ini. Marvel dan Kayla bahagia dan bangga akhirnya lulus.


"Semua karenamu, sayang."


"Dan juga dukunganmu," ucap  Kayla menghadap suaminya.


"Nah sekarang waktunya pemberian hadiah untuk para siswa siswi berprestasi. Silahkan maju tuan."


Seseorang itu maju ke depan dengan langkah santai ia berjalan dan tepat di hadapan Sha.  Sha heran kenapa orang itu berhenti di depan dan anehnya orang itu memakai masker serta kacamata.


"Itu orang ngapain sih pake topeng segala, dikira main kolosal," gerutu Sha dihatinya.


Dan pemberian hadiah di berikan oleh orang itu, saat Sha menjabat tangan ia merasakan tangannya sama  dengan seseorang yang dicintai.

__ADS_1


"Nggak mungkin," batin Sha.


Acara wisuda berjalan dengan lancar , Sha beserta keluarga berjalan menuju parkiran namun ia terkejut ada siswi berjejer dengan  membawa tulisan 'Will you marry me' dan ia terkejut lagi si pria bertopeng itu muncul dibalik siswi. ia berjalan ke arahnya dan tepat didepannya ia berlutut.


"Ih apaan sih ini, Mom, Dad. Ayo pulang."


"Sayang, lihat dulu siapa?"


"Will you marry me," ucap seseorang dengan suara tak asing ia mendongak ternyata.


"Kak Dewa," Sha ingin berhambur memeluk tapi dicegah orangtuanya.


"Ehem, belum sah."


"Yah, Mommy, Daddy."


"Jawab dulu sayang."


"Yes, i will."


"Alhamdulillah."


"Ternyata kamu udah ngebet banget ya, Sha," goda Arthur.


"Apaan sih kak."


"Ini mimpi nggak sih," ucap Sha


Tak lama ada cubitan dari Alex membuat ia sadar jika nyata.


"Aw, ih kamu ya Lex. Sakit tahu."


"Kan nyata, bukan kak."


"Ih iya-iya."


"Hah, kok gitu Mom," keluh Sha.


"Biar nggak ada setan."


"Dan setannya kamu, Lex," celetuk Marvel.


"Hahahahahah," semua tertawa bahagia akhirnya berkumpul semua, hanya Arthur yang tak bisa percaya ia kehilangan sosok di cintai.


Setelah acara wisuda, Arthur memutuskan kembali ke Indo tinggal bersama Oma dan Opa nya untuk menghilangkan kenangan bersama Kinan. Saat ia mulai beberes pakaian ada dering ponsel miliknya, ia mengernyitkan dahi saat ada telpon dari bodyguard.


"Halo."


"Halo bos, saya dapat info jika pemilik mobil itu adalah nona Sasa. Hanya saja mobil yang di gunakan  sudah ia buang."


"Apakah tak ada petunjuk yang bisa menyeretnya."


"Kami masih mencari cctv terkuat karena disitu wajahnya tak terlalu jelas  hanya plat mobil saja jelas."


"Baiklah, jika menemukan bukti lain kabari lagi."


"Siap bos."


Arthur menutup telpon dan bersiap keluar dari kamarnya. Saat ia membuka pintu ternyata ada adik-adiknya berdiri disitu.


"Kalian kenapa?"


"Pakai tanya lagi, kita bakal merindukan kakak. Bakal sepi rumah ini."


"Kalau rindu ya telpon kalau ngga gitu ya pulang ke Indo. Kakak kasihan juga Oma Opa berdua saja."


"Iya, kita tahu kok. Jaga kesehatan disana ya kakak," ucap Sha berhambur memeluk.

__ADS_1


"Iya bawel. Kamu juga dan jangan berantem ya sama Alex."


"Siap kak."


"Alex bakal kangen Kak Arthur," ucapnya memeluk Arthur.


"Udah, semangat. Terutama kamu Lex, dikurangin main-mainnya."


"Siap kak."


"Udah ayo turun."


........


Di sisi lain, gadis berjilbab itu bersiap menuju Indonesia untuk menemui seseorang.


"Oma, kenapa nggak ikut."


"Oma sudah tua nak, kamu jaga diri baik-baik ya."


"Sesungguhnya, Kiana tak tega meninggalkan Oma."


"Sudahlah, kau harus menemui saudara Oma dia bisa diandalkan. Oma sudah menghubunginya untuk menerimamu di sana. Kamu hati-hati sayang, sering-sering kabari Oma."


"Baik Oma."


Gadis itu masuk ke dalam mobil dan diantar bodyguard ke bandara. Sampai di sana, ia tak sengaja bertabrakan dengan lelaki. Dan itu adalah Arthur, ia buru-buru masuk ke dalam pesawat. Dan kebetulan tau kenapa dia duduk samping Arthur.


"Kenapa bisa kebetulan begini sih," batin Kiana


Arthur tak menatap sedikitpun kearah Kiana, karena tak ada yang menarik untuk dlihat.  Kiana sungguh ingin memeluk tubuh kekasihnya itu, tapi demi misi ia tahan.


Flasback on


Saat kecelakan terjadi ada Oma Rina berada di sekitar kejadian, ia tak sengaja mendengar ucapan Sasa berbicara dengan seseorang di telpon. Oma Rina buru-buru menyuruh sopir mengikuti kemana perginya Sasa , dan tak menyangka cucunya tak punya hati untuk menghilangkan nyawa orang.


Oma bersama para penjaganya membawa Kiana saat belum ada warga diTKP, Oma  membawa Kinan ke rumah dengan menghubungi dokter ternama untuk mengobati hingga sembuh. Pemulihan Kinan butuh lama karena ia terbentur sangat keras untung tak sampai gegar otak. Dan sejak Kinan  pulih, Oma menyuruh nya mencari pembunuh karena setelah kelulusan gadis yang menabraknya, pulang ke Indo. Oma tahu semua itu karena pembunuhnya adalah cucu sendiri tapi dia tak mengatakannya. Kinan menyetujui saran Oma dan ia menyamar menjadi Kiana.


Flashback off


Dua jam kemudian, pesawat yang ditumpangi Arthur dan Kiana landing. Kiana turun dan di sambut saudara Omanya bernama Ferdi.


"Hai Om."


"Hai, kamu pasti Kiana kan."


"Iya Om."


"Ayo, Om udah di ceritakan semua."


Mereka pun kediaman Ferdi, Kinan juga disambut baik oleh istrinya Gina dan juga anaknya Risa.


"Hai, aku anaknya."


"Saya Kiana."


"Panggil Tante Gina, aja. Kiana."


"Baik Tante."


"Eh ya ini anak om dan tante namanya Risa."


"Hai."


"Begini, Kiana besok kamu melamar jadi karyawan bumiasa di perusahaan Baratawijaya perkiraan gadis yang kau cari muncul."


"Baik om."

__ADS_1


__ADS_2