
"Lepasin Vel, kau menyakitiku."
"Oh ya," Marvel semakin memilintir
"Aw, sakit Vel."
"Udah sayang," Kayla berusaha melerai Marvel dan akhirnya ia melepaskan
"Itu karena istriku yang meminta, jadi kau jangan seenaknya," bentak Marvel pada Revi.
Revi mendengus kesal lalu pergi meninggalkan mereka, ia tak bisa tinggal diam dia punya rencana jahat untuk Marvel dan Kayla.
"Lihat saja kau Vel, aku atau kamu yang bakal bertekuk lutut."
Revi pun menelpon seseorang.
"Rencana kedua lakukan."
"Baik bos."
Acara ulang tahun pun di mulai, Revi berdiri di depan kue yang menjulang tinggi didampingi kedua orangtuanya. Setelah tiup lilin, ia memotong kue dan kue potongan pertama di serahkan kepada seseorang.
"Marvel."
Huuuuu..
Semua bersorak tatkala nama Marvel di tujukan, Marvel mengerinyitkan dahi dan semua sahabat juga heran. Tapi Marvel ada cara lain mmbuat Revi malu sejadi-jadinya. Marvel menyunggingkan senyuman lalu berjalan ke arah Revi. Kayla menatap tak percaya apa yang dilakukan oleh suaminya, ia sungguh tak kuat jika melihat mereka. Kayla buru-buru berbalik badan. Para sahabat heran kenapa Marvel menerima pemberian Revi yang tak menjaga perasaan istrinya.
Kini Marvel sudah di panggung kemudian Revi mberikan potongan kue pertamanya pada Marvel.
"Thanks."
Namun Revi tak menerima kecupan atau ucapan apapun untuknya, malahan Marvel tersenyum turun ke panggung. Dan siapa yang menyangka jika Marvel akan mempermalukan Revi. Marvel membalikkan badan ramping istrinya dan ia dekatkan.
"Ini untukmu, sayang. Maaf ada hati yang harus aku jaga," kecup kening mesra pada istrinya.
Prok
Prok
Semua bersorak bertepuk tangan saat Marvel menghargai istri tercinta, sungguh Kayla bahagia meliha Marvel memperlakukannya bak ratu dihatinya. Ia tadinya berpikir akan menghianati namun ia salah. Marvel membisikkan pada Kayla.
"Kamu tadi berpikir, aku akan meninggalkanmu kan sayang."
"Hem."
"Itu tak akan terjadi."
"Makasih sayang," peluk Kayla pada Marvel
"Cie, aku tadi udah mau nonjok kau Vel," Willi
"Sama, aku juga. Lihatnya udah pengen menyeret kau ke lubang buaya."
"Keren kau, Vel," puji Lala dan Ega
"Semua aku lakukan demi kesayanganku."
"Dasar bucin."
Revi pergi dari tempatnya dan menelpon seseorang kembali untuk melancarkan aksimya kembali. Tak lama, ada pelayan yang menawari minuman pada Marvel dan lainnya. Marvel sebelumnya sudah dikode untuk menerima minuman oleh Willi. Dari kejauhan Revi tersenyum smirk melihat kemenangannya akan terjadi. Ia tak tahu jika minuman yang ia kasih obat ternyata sudah di pindah oleh Willi dan Revan.
"Cherrrss," Marvel tersenyum kearah sahabat dan istrinya.
Alden pun menghitung mundur.
3
2
1
Terlihat Revi mulai merasakan panas dingin badannya, dan pandangannya mulai kabur.
"Sialan. Apa mereka lupa gelasnya," batin Revi.
Akhirnya pun tergeletak membuat semua panik. Jason yang tak tega mencoba menolongnya dengan membawa ke kamar. Namun saat akan pergi dari Revi, ia malah ditarik tengkuknya dan akhirnya pergulatan panas terjadi diantara mereka.
.....
__ADS_1
"Hahahahahhah, rasain kan kena sendiri," Leo tertawa sambil memegangi perutnya
Ega dan Lala saling berpandangan lalu bertanya.
"Jadi, itu ide kalian."
"Yoi, itulah akibatnya mengambil jodoh orang."
"O begitu, untung kalian siap siaga."
"Iya dunk sayang, oh ya besok aku ke rumahmu."
"Ada apa Beb."
"Mau melamarlah, masak mau masak."
"Kau ini bisa aja candanya."
"Beb, aku nggak becanda serius."
"What!" pekik Ega
....
Kesokannya, Ega baru bangun seitar pukul 6 pagi kren kelelahan akibat pesta Revi. Saat akan mandi ada ketukan di pintu kamarnya.
Tok
Tok
"Beb, kau pagi sekali kesini."
"Buruan mandi kita ke rumahmu."
"Ke kampungku maksudnya."
"Iya beb, udah ah malah semakin lama tanya mulu."
"10 menit beb."
"Hah."
Ega buru-buru masuk kamar mandi dan untungnya kamar mandi lagi sepi jadi ia bisa leluasa memakai. Tak lama, ia sudah berganti pakaian dan terlihat manis. Leo mengulas senyuman lalu berjalan beriringan untuk ke bawah bersiap menuju kampung halaman Ega.
"Kak Ega," seruan para anak
"Hai semua," soaa hangat Ega pada anak-anak.
"Hai boy," sapa Leo pada anak-anak
"Hai kak, ini pacarnya ya kak Ega," goda slaah satu anak.
"Apaan sih anak kecik tahu apa pacaran, udah sono kak Ega masuk dulu ya."
"Siap kak."
Ega mengajak Leo unyuk menemui Om dan Tante nya di sebelah rumah.
karena ia menitipkan kunci pada mereka. Ega dan Leo sudah berada di depan Om nya dan ia mulai mengetuk.
Tok
Tok
"Ega," panggil Tante Vira
"Assalamualaikum Tante. Apa kabarnya?"
"Waalaikumsalam, kabar baik sayang. Ini siapa?"
"Assalamulaikum Tante, ini saya Leo kekasih Ega."
"Walaikumsalam, pantas saja dia jarang pulang rupanya betah di kota bersamakau, nak."
"Ah bisa aja Tante."
"Udah duduk dulu yuk, nanti Tante kasih kuncinya. Bentar Tante panggil Om kamu."
"Baik Tante."
__ADS_1
Tak lama, Om Surya datang menghampiri mereka di taman bunga belakang miliknya. Nampak pria paruh baya itu tersenyum kearah mereka berdua lalu berjabat tangan.
"Om Surya," sapa Ega
"Om," Sapa Leo
"Loh nak kamu kapan kesini, dan ini siapa?"
"Ini pacar Ega, Om."
"Saya Leo, Om."
"Silahkan duduk nak Leo, maaf rumahnya begini. Maklum di kampung, tadi sampek jam berapa Ga."
"Barusan kok Om, Om sehat kan."
"Iya nak, mau ambil kunci kan. Bentar Om ambilkan."
"Eh nggak usah Om."
"Leo kesini mau bilang, kaau Leo mau melamar Ega, Om."
"Yang bener Ga."
"Iya Om, makanya aku pulang minta restu Om dan Tante."
"Kala Om merestui mu nak, taoi Klau Tantemu tanyakan sendiri ya."
Dan dari belakang nampak Tante Vira membawa makanaan untuk di sajikan keruang tamu. Dan ia lontarkan jawaban.
"Tante setuju saja Ga, demi kebaikanmu."
"Terimakasih Om, Tante."
"Sama-sama. Nah sekarang di makan ya, kue nya."
Keempatnya pun berbincang hangat membahas kedepanya dan persiapan lamaran serta pernikahan Ega dan Leo.
Setealh berbincang dengan keluarga Ega, Leo brlaih menelpon keluarganya.
"Halo assalamualaikum Ma. Besok bawa seserahannya ya."
"Walaikumsalam Oke nak, kirim alamatnya."
"Baik Ma."
Leo menutup telponnya dan kembali ke kamar untuk berisitirahat sejenak. Sedangkan Hesti buru-buru mengabari suaminya Rudi.
"Halo assalamualaikum Pa."
"Waalaikumsalam Ma. Ada apa"
"Pulang jam berapa?"
"Mungkin jm 5 sore sayang, ada apa?"
"Kita ke rumah Ben dan Bebi yuk."
"Mau ngapain, bosen ketemu bos gak tahu diri itu."
"Haish, kau ini tak berubah," ucap kesal Hesti
"Iya-iya nanti kita kesana."
"Makasih Pa, assaamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu Hesti, datang juga pangeran dengan kuda besi nya baru sampai. Rudi bergegas mandi dan ganti baju, sekiranya rapi ia meraih tangan istri agar segera meluncur ke tempat Ben.
Di rumah Ben, hari ini sepi karena Hilda dan Raka sedang honeymoon, Dira masih les piano. tinggal Ben dan Bebi asyik berbincang di gazebo. belakang.
"Sayang, bulan depan kita jalan yuk."
"Ngapain Dad, udah tua mau kemana."
"Ke korea."
"Hah."
__ADS_1
Ben tersenyum geli melihat ekspresi istrinya yang lucu dan sesaat, ada maid menghampiri.
"Maaf tuan, ada tamu."