Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Happy anniversary


__ADS_3

Di kamar, badan Marvel sampai menggigil saat ia ingat tadi dikejutkan topeng reog yang bikin ketakutan . Ia phobia dari kecil saat ada yang iseng padanya dulu.  Kayla membuka pintu kamar pelan-pelan dan celingukan  mencari keberadaan suami. Dan sebuah gundukan di atas ranjang sudah dipastikan itu adalah suami.


"Sayang, kamu  nggak apa."


Kayla tak mendengar respon Marvel, segera mendekati suaminya.


"Sayang," Kayla  segera membuka selimut yang menutupi badan suami. Ia terkejut Marvel menggigil dan demam.  Tak mau menunggu lama, pun menelpon dokter Erik agar segera ke rumah.


"Halo assalamualaikum Om Erik, ini Kayla."


"Waalaikumsalam  Kay. ada apa kau telpon pagi ini."


"Itu Om, Marvel demam, bisa kesini. Buruan ya Om, Kayla takut."


"Dia itu kuat Kay, udahlah nggak usah khawatir."


"Kalau Om nggak segera datang kesini, Kayla akan ke rumahsakit aja," ucapnya kesal


"Eh, iya-iya. Kamu itu sama aja dengan Marvel. Ya udah meluncur nih."


"Assalamulaikum."


"Waalaikumsalam."


Beberapa menit Erik datang, dan di kamar sudah ada orangtua Kayla ikut menunggu.


"Assalamuaikum."


"Waalaikumsalam."


"Marvel kau sungguh demam, hah," ejek Erik


Dan sebuah tatapan sengit dari Kayla mengarah ke Erik, ia pun bergegas memeriksa kondisi mantan playboy tersebut.


"Ini obatnya Kay, jangan lupa makan dulu. Dan satu jangan dekatkan dia pada benda phobia nya lagi."


"Oh tahu itu."


"Iya tahu Kay, kalau dia berhadapan benda yang ia takuti ya seperti ini."


"Oh begitu, apa tak bisa diobati."


"Bisa, itu yang usaha yang bersangkutan. Most wanted kok penakut sama topeng reog pula," cibir Erik dan mendapat tatapan tajam lagi dari Yasmine membuatnya tersenyum tipis


"Ya sudah, Om pulang dulu."


"Makasih Om."


"Sama-sama. Mari tuan Ferry, nyonya," pamit Erik dengan anda mengejek membuat Ferry ingin menghajar


"Ya udah kamu istirahat, Vwl. Papa dan Mama turun dulu."


"Baik Pa."


Ferry berseru saat sahabatnya akan keluar dari ruang yamu.


"Hai kamvret berhenti."


Erik berhenti dan menoleh.


"Kau panggil aku, Fer."


"Kau memang tak berubah, Rik. Itu juga turun ke putramu. Duduklah dulu."


"Kamu mau traktirku sobat, kalau iya, aku tak keberatan."


"Kau ini Rik, jadi dokter masih aja doyan gratisan."


"Kau pun sama Fer, kalau di kasih gratis Ben pasti kau duluan bukan."


"Lihatlah Ma, sahabat tak ada akhlak ini emang."


"Udah ah, kalian ini nggak malu sama cucu masih pada berantem," tutur Sinta pada kedua pria paruh baya itu


Sedangkan di kamar Marvel.


"Vel, gimana masih takut."


"Nggak, udah enakan kok. Maaf nyusahin kau sayang," ucap Marvel sambil membelai pipi mulus istrinya


"Nggak, aku seneng bisa ngerawat kamu saat sakit dan ini pertama kalinya. Oh ya ini minum dulu obatnya," Kayla memberikan obat dan segelas air putih.


Marvel menerima obat dan meminumnya, ia berpikir dia harus sehat saat ini karena dipikirannya ingat anniversary bersama sang istri nanti malam.  Tiba-tiba, terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya, Kayla beranjak lalu membuka.


"Arthur."


"Mommy, maafin Arthur. Arthur nggak akan uyangi agi kayak tadi," Arthur berlutut di bawah Kayla.

__ADS_1


Kayla melihat balitanya berlutut tak tega ia pun menggendong dan mencium pipi gembul putranya.


"Maafin mommy sayang, kamu nggak salah. Daddy yang kecapekan," kecup manis kening putranya


"Yang benel Mommy," tanya balita gembul itu nampak wajahnya merah.


"Iya sayang."


"Maacih Mommy."


"Udah ya sekarang temui itu, Daddy," Kayla menurunkan Arthur, dan balita itu berlari ke ranjang.


"Daddy," ucapnya menangis sesegukan


"Hei kenapa kau menangis boy."


"Maafin Arthur, Daddy."


"Kamu nggak salah boy,  sini duduk dekat Daddy,"


suruh Marvel sambil tersenyum ke arah putranya.


"Lain kali Arthur nggak boleh jahil lagi ya, kasihan yang kamu jahili itu tidak baik, nak."


"Iya Dad."


"Udah makan belum kamu."


"Udah Dad,  Daddy au Arthur suapin."


"Boleh tapi buah aja ya."


"Baik Dad."


"Ini Mommy kupasin dulu ya. Taraa ... udah siap silahkan disuapin Daddy nya sayang."


"Aaaa."


"Kau pandai sekali boy, mana adekmu, Sha."


"Cha, cama mbak."


"Yaudah  sekarang kau balik lagi sama Sha. Daddy mau istirahat ya."


"Aik Dad. Bye Mommy."


Setelah Arthur kembali ke kamar, Marvel turun dari ranjang membuat Kayla bertanya.


"Sayang, kamu kemana."


"Aku mau cuci muka sayang."


Kayla manggut-manggut dan ia beralih pada majalah di depannya. Tak lama, Marvel keluar dari kamar dan mengganti pakaiannya.  Kayla semakin penasaran kemana Marvel akan pergi.


"Mau kemana, Vel."


"Aku keluar dulu ya, sayang.  Ada perlu bentar."


"Kamu udah sehat betul, Vel."


"Aku hanya phobia topeng sialan itu sayang, bukan sakit panas."


"Ya udah hati-hati."


"Iya, assalamualaikum," kecup kening Kayla


"Waalaikumsalam."


Marvel turun dengan memakai hoodie hitam serta bawahan jeans hitam dan sepatu cats. Tampilan sederhana namun bisa membuat cewek jatuh cinta paras rupawan mirip idol membuat siapa saja pasti terhipnotis.  Hot Daddy mengendarai mobil memuju kafe nya sesuai janji ketemu dengan Leo.


Di Kafe, Leo bersama Revan, Willi dan juga Ega serta Lala tengah menunggu idola kampus itu. Tanpa menunggu lama suara deru mobil membuat semua menoleh atas kedatangannya.


"Hai, maaf lama."


"Ciah, kalian nggak tahu kenapa idola kita lama," Willi dengan santai meledek Marvel


"Emang kenapa, Wil," tanya Ega penasaran


"Dia habis kena shock terapi oleh baby nya sendiri."


"Ya begitulah, Marvel  itu kena karmanya. Biasa jahil pada kita. Nah sekarang anaknya sendiri modelnya kayak dia."


"Buah  jatuh tak jauh dari pohonnya," Lala terkekeh.


"Sialan kalian pada, seneng banget aku di kerjain."


"Seneng banget Vel."

__ADS_1


"Udah-udah. Sekarang udah clear semua," tanya Marvel serius


"Udah selesai bos. Jangan lupa bonus kita."


"Oke. Siap-siap ya. Denger nih."


1


2


3


Kring


Sontak semua tersenyum manis ke arah Marvel.


"Makasih bos."


Marvel menyunggingkan senyuman lalu ia beranjak dari kursi menuju kantornya yang di lantai 2.  Ia juga menelpon keluarga dan kerabat Mami lain untuk datang ke acara malam ini.


Tanpa terasa sudah pukul 5 sore, Kayla tertidur di sofa kamar saat menunggu suami ia terkejut menatap jam didinding sudah sore. Ia bergegas mandi lalu mencoba menghubungi Marvel namun tak diangkat. Tiba-tiba, ada yang mengetuk di pintu kamarnya, ia pun meletakkan ponsel lalu berjalan menuju pintu membukanya.


"Sore nona," sapa dua wanita cantik di depan kamarnya


Kayla mengerinyitkan dahi saat ada wanita asing berdiri di hadapannya lalu bertanya kepada mereka.


"Maaf  ada apa ya mbak?"


"Maaf nona jika mengganggu anda. Saya utusan tuan Marvel, kami mua yang ditugaskan untuk mendandani anda sore ini."


"Hah, buat apa mbak."


"Acara makan malam  nona."


"Oh gitu, ini beneran nggak bohong kan mbak. Tahu kan nama yang nyuruh kalian."


"Marvel baratawijaya," jawab kompak keduanya


"Oh ok, mari masuk."


Dan kedua mua mulai beraksi, satu mua bertugas memoles wajah cantik Kayla dan yang satu bertugas memilihkan gaun yang pas di badan Kayla agar terihat menawan dan berkelas.


Satu jam kemudian, Kayla sudah rapi dengan makeup flawles, bagian rambut dicepol ke belakang dan menyisakan sehelai rambut di bagian depan pipi kanan kiri, ia memakai gaun tanpa lengan dress panjang hitam menjuntai sampai mata kaki dan pas ditubuh rampingnya, dan ada belahan di bagian paha sebelah kanan tak lupa  higheels warna hitam ber hak 10 cm yang mewah, sungguh membuat seorang Yasmin yang tomboy menjadi anggun malam ini.  Kedua Mua saling pandang dan tersenyum bahagia atas hasil karya mereka.


"Kau sungguh cantik nyonya, pantas tuan Marvel tak bisa berpaling darimu."


"Oh ya, kalian bisa aja muji nya. Sayang, aku nggak ada uang receh," canda Kayla namun ia memberikan tips karena memang hari ini terlihat beda.


"Ini untuk kalian, makasih udah ngubah si tomboy jadi anggun malam ini," Kala memberikan 5 lembar seratus ribuan


"Teimakasih nona."


"Sama-sama."


"Mari nona kita turun ke bawah, karena bodyguard anda sudah siap mengantar anda ke tempat acara."


"Oke, ayo."


Dan saat turun, semua maid melongo melihat tampilan beda dari majikannya, semua nampak kagum akan kecantikan Yasmine yang semakin menjadi-jadi.


"Selamat malam non, kau sungguh cantik malam ini," sapa salah satu maid.


"Malam bik, terimakasih pujiannya. Aku keluar dulu ya."


"Iya non, hati-hati "


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Dan body guard Marvel mengantar ke tempat acara. Saat sampai, salah satu bodyguard wanita memberhentikan Kayla.


"Maaf nona, anda harus di tutup dulu matanya."


"Hah, untuk apa."


"Mohon menurut saja nona."


"Baiklah, silahkan."


Setelah di tutup Kayla berjalan dengan di bantu bodyguard wanitanya menuju acara, dan saat masuk ruangan ia tak mendengar suara manusia bersua. Ia heran  makan di tempat apa, ia buru-buru melepas ikatan penutup mata dan


Byar


Lampu menyala dan sebuah lagu romantis di nyanyikan oleh Marvel dari kejauhan sambil membawa bucket uang berbentuk bunga berjalan menuju Kayla. Kayla terharu, ia tak menyangka akan ada kejutan dari suami.


"Happy anniversary, sayang."

__ADS_1


__ADS_2