Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Ketakutan Kayla


__ADS_3

Kayla sungguh terkejut saat Marvel mendekat padanya, Marvel tahu jika istrinya gugup. Ia pelan-pelan membalikkan badan istrinya.


"I love you," ucapnya tulus Marvel


Kayla menatap suaminya apakah ada kebohongan, ternyata tak ada di sana. Kayla tersenyum membalas.


"Sejak kapan?" tanyanya penasaran


"Sejak kapan ya?" ucap Marvel menggoda istrinya


Kayla yang kesal menggelitiki tubuh suami, mereka berdua tertawa bersama. Dan sesaat keduanya berhenti dengan tatapan intens. Marvel mendekati istrinya dan mulai mencium bibir manis itu. Makin lama keduanya semakin panas tenggelam dalam lautan kenikmatan. Tapi saat Marvel ingin menginginkan lebih, Kayla bangkit. Marvel mengrinyitkan dahi bingung.


"Kau kenapa, yang?" tanya Marvel lembut


"A-aku belum siap. Aku takut tak bisa ikut ujian, nanti kalau kita seperti ini dulu."


Marvel mulai paham apa yang dirasa istrinya. Ia pun menghela nafas berat  memeluk tubuh istrinya.


"Aku mengerti, sekarang kita tidur ya," ucap Marvel mengelus puncak kepala istrinya


"Tapi, kamu nggak apa?" tanya ragu Kayla  pada suaminya dan Marvel menggeleng tersenyum


Kayla tersenyum, Marvel membantu melepas pakaian istrinya. Sesungguhnya, Marvel menahan hasratnya sedari tadi. Dengan terpaksa terjadi adegan palsu hari ini, membuat Marvel akan kolaborasi di dalam kamar mandi.


Setelah istrinya keluar, ia buru-buru masuk kamar mandi menuntaskan yang tadi. Sudah 1 jam Marvel tak kunjung keluar. Kayla cemas lalu mengetuk pintu kamar mandi tapi tak ada sahutan hingga Yasmin memutuskan mencoba menelpon mertuanya karena ia begitu cemas.


"Halo assalamulaikum."


"Waalaikumsalam, Mi."


"Ada apa sayang?" tanya Kayla cemas


"Iya Mi, tentang Marvel, Mi."


"Ada apa dengannya, sayang."


"Itu Mi,  Marvel sudah setengah jam dia nggak keluar dari kamar mandi. Kayla cemas, mi."


Bebi nampak berfikir sesuatu mungkin terjadi hingga putranya berdiam lama di kamar mandi, seketika ia ingat saat Ben tak jadi  mendapat jatah akibat ulah Marvel mendadak ingin ikut tidur bersama. Ben yang saat itu menginginkan Bebi, terpaksa bermain solo di kamar mandi berjam-jam.


"Em, sayang. Biarin aja Marvel di kamar mandi nanti juga keluar. Udah dulu ya, Mami mau ke ruang keluarga nemui saudara lain."


"I-iya Mi. Makasih."


Kayla mengerutkan dahi bingung dengan mertuanya, kenapa juga dibiarin suaminya. Saat asyik menerka sendiri, tiba-tiba sang pujangga cinta muncul dengan bertelanjang dada. Kayla menoleh terkejut reflek berteriak.


"Aaaa," Kayla sambil menutup mata


Alden gemas melihat kelakuan istrinya, ia berjalan mendekat dan membuka telapak tangan pelan-pelan.


"Ciluk ba," goda Marvel


"Ih nyebelin, dipikir aku anak kecil," ucapnya mengerucutkan bibir


Cup


"Bibirmu mau jontor kalau manyun mulu, sayang," celetuk Marvel dan berlalu menuju walk in closet.

__ADS_1


"Apaan sih, nggak lucu," gerutunya


Tak lama, pemuda tampan yang sekarang statusnya menjadi suami dari Kayla, selesai berganti kaos. Ia heran kenapa istrinya masih manyun di tepi ranjang.


"Sayang, mau sampai kapan disitu."


Buru-buru Kayla naik ke atas ranjang. Marvel memeluk erat tubuh istrinya  kemudian mengecup seluruh wajah Kayla.


"I love you, good night have nice a dream, my beloved."


"Good night too my husband."


Keesokan harinya, Ini pertama kalinya Kayla bangun pagi  menjadi istri seorang most wanted, ia menyiapkan keperluan suaminya. Setelah dirasa sudah lengkap berganti perlengkapan sekolahnya disiapkan.  Kurang lebih 20 menit Kayla sudah selesai mandi dan rapi. Kayla mulai membangunkan suaminya pelan-pelan.


"Vel, ayo bangun."


Marvel tak bergeming ia masih asyik dalam mimpinya  Tiba-tiba.


Cup


"Morning kiss," Marvel beranjak dan ke kamar mandi


Marvel terkejut suaminya ternyata sudah bangun, Ia jadi kesal Marvel mengerjainya.


Setelah Marvel rapi, mereka berdua turun untuk bargabung makan pagi bersama. Di ruang makan semua menatap ke arah mereka berdua.


"Pagi semua," sapa Marvel bersama Kayla


"Ehem, pengantin baru. Aku kira kalian bakal sekolah dulu," ujar Dira iseng


"Sok tahu kamu, Dir."


Keduanya duduk dan semua mulai berdoa sebelum makan. Sekitar 15 menit, acara makan pagi bersama. Satu persatu para anak mulai berpamitan.


"Mi, Dira berangkat dulu."


"Iya. Hati-hati sayang."


"Siap Mi."


Nah sekarang giliran pengantin baru, Kayla dan Marvel nampak canggung.


"Mi, kami berangkat dulu," pamit Marvel pada semua


"Hati-hati ya sayang."


"Baik Mi."


"Sekarang giliran orang dewasa," goda Ben pada istrinya yang masih nampak cantik


"Apaan sih Dad."


"Daddy berangkat ya, sayang," mencium tangan halus istrinya


"Seharusnya ini tugas istri."


"Tapi hari ini aku yang ingin beda. Oh ya kamu nggak usah ikut masak ya. Takut kecapekan."

__ADS_1


"Sungguh,'" ucapnya kegirangan


Ben mengangguk dan masuk mobil melambaikan tangan dan meluncur ke kantornya.


Di tempat lain, tepatnya sekolah Kayla dan juga Marvel. Saat keduanya saling berjalan  tiba tiba, ada gadis berjalan di tengah mereka hingga mereka terpisah.


"Ops, sorry ya."


"Kau," tunjuk Marvel pada Viona.


"Iya sayang, ada apa?" goda Viona sambil melirik ke arah Kayla.


Marvel yang kesal di gelanjutin manja gadis lain bukan istrinya lalu ia berteriak.


"Aku takkan biarkan kau berbuat seenaknya, dia itu pacarku."


"Nggak. Kau hanya becanda kan, Vel."


"Kenapa juga bercanda, muka ku terlihat becanda, hah," bentak Marvel lalu menggandeng tangan istrinya meninggalkan Viona mematung


Nampak dari kejauhan, seseorang tersenyum miring melihat adegan Marvel dengan Kayla.


"Dasar sampah," batin Alvin


Setelah mengantar istrinya ke kelas, Marvel mencium kening istrinya,  semua para siswa di kelas melongo dibuatnya.


"Sayang, selamat belajar. Jika dia ganggu lagi, kasih tahu aku."


"Iya Vel, kamu juga selamat belajar."


Kayla tersenyum mengangguk, Marvel keluar kelas. Lalu semua siswa berteriak.


"Cie ... cie. Dulunya kayak kucing anjing sekarang kayak Romeo Juliet," goda Lala


Dan semua ikut bersorak, Kayla menjadi malu tak mau menanggapi ucapan para temannya. Dan tak lama, guru mapel datang.


Tal terasa pukul 12 siang, waktu istirahat dimulai. Marvel berpamitan pada para sahabat untuk menjemput sang istri.  Sampai di depan kelas Kayla, nampak Alvin tengah memarahi istrinya.


"Ada urusan apa, kau mengganggunya?" ucap Marvel menyelidik


Alvin menoleh ke arah suara dan tersenyum mengejek.


"Bukan urusanmu, dan aku peringatkan. Perempuan ini sama aja dengan Mamanya hanya sebagai benalu."


Setelah kepergian Alvin, Marvel memeluk istrinya nampak rapuh. Sekiranya sudah tenang, Marvel mengajak istrinya untuk makan siang bersama.


Sampai di Kantin, Keduanya duduk. Dan Marvel memesankan untuk sang putri nya.


"Sayang, kau mau pesan pa, hem"


"Aku bakso sama es  teh aja, Vel."


"Oke ditunggu ya tuan putriku."


Kayla tersenyum tipis lalu, Marvel memesankan. Dan siswi lain melihat keromantisan keduanya membuat iri.


"Aku terkejut playboy sekolah bisa insaf, Ra."

__ADS_1


"Siapa?"


"Itu."


__ADS_2