Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya

Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Pajak jadian ++


__ADS_3

Saat Marvel membukakan pintu mobil, tiba-tiba ada menyeletuk dari belakang mereka.


"Oh, udah balik kaya," Alvin tersenyum sinis berlalu.


Marvel ingin menghampiri tapi dicegah oleh istrinya. Marvel heran masih saja Alvin mengganggunya, Kayla menyuruh untuk masuk mobil segera. Marvel ada rencana buat Alvin tak ganggu dia lagi, Ia kesal kelakuannya tak berubah.


Marvel menancapkan pedal gas dan mengemudikan menuju apartemen baru. Saat perjalanan Kayla ingat barang-barangnya masih di kost.


"Berhenti."


Marvel pun menepikan mobil dan berhenti.


"Ada apa sayang?" tanya Marvel sambil memegang tangan istrinya.


"Bukannya barang kita masih di kost."


"Iya, Lalu," tanya Marvel sambil menggodanya menatap Kayla penuh arti


"Vel, aku serius. Ih kamu itu."


"Iya sayang, biarin barang kita di sana dulu. Nanti juga diambil para bodyguard."


"Hadeh, mulai deh songongnya. Percaya  yang anak sultan."


"Apaan sih sayang, denger ya nona Kayla kau pun sekarang jadi menantu sultan."


Marvel tersenyum lalu melanjutkan perjalanan ke apartemen. Setengah jam,  keduanya sampai di pintu masuk, Kayla terperangah dan melihat Apartermen yang nampak tak biasa menurutnya.


"Oh my god, ini apartemen apa istana," batin Kayla terpukau sendiri


Dan mobil mewah milik Kayla kini berhenti dan parkir. Kayla memegang tangan suami dan bertanya.


"Vel, ini beneran Apartemen kita," tanya Kayla memastikan jika ia salah


"Iya sayang, udah ayo keluar. Nanti aku tunjukkan sesuatu," ajak Marvel dan keluar mobil kemudian, Marvel membukakan pintu untuk istrinya.


Keduanya berjalan naik ke lift paling atas, Kayla kagum lift juga terbilang mewah apalagi isi apartemen pikirnya.


Sesaat lift terbuka, Kayla masih asyik dalam bayangannya , Marvel menggandeng tangan istrinya lalu membuka pintu apartemen. Kayla  melongo seperti dugaannya, isi apartemen lebih dari yang ia perkirakan.


"Perfect," ucapnya keceplosan


"Kau menyukainya, sayang," tanya Marvel memeluk Yasmine dari belakang.


"Suka Vel, tapi apa ini tak berlebihan," tanyanya ragu


"Nggak, malahan ini kurang besar. Tenang sayang, kita akan punya rumah setelah kau mengandung Marvel junior."


Deg


Ucapan Marvel membuat Kayla gugup, sempat terlintas ia tak ingin punya anak dulu karena mereka masih sekolah namun sikap Marvel membuatnya percaya jika akan bahagia bersama jika ada anak di tangah mereka ya meski status pelajar. Kayla yang ragu dan bertanya pada suaminya.


"Vel, jika kita punya anak. Apakah masih bisa sekolah? aku takut."


Marvel menatap dalam sambil mengulas senyuman khasnya yang membuat semua cewek-cewek klepek-klepek.


"Hei sayang, kau tahu pemilik yayasan sekolah itu adalah keluarga Baratawijaya jadi, kamu tak perlu risau. Kau akan tetap sekolah dan saat  perutmu mulai besar kau sudah home schooling."

__ADS_1


"Tapi apa mereka tak iri pada kita, Vel. Makanya aku suka takut jika kita begituan."


"Begituan apa sayang, hem," tanya Marvel membuat Kayla terpojok di dinding lalu tanpa menunggu lama, Marvel mencium bibir istrinya hingga beberapa detik. Marvel merasa ingin lebih memberi ruang oksigen sejenak pada istri lalu melanjutkannya.


Kini, keduanya sama-sama terhanyut dan ******* yang keluar dari mulut Kayla membuat Marvel semakin liar menjelajah tubuh istrinya. Marvel mulai membuka bajunya dan beralih pada istrinya hingga mereka sudah tak memakai sehelai kain pun. Marvel mulai memberikan pemanasan pada istrinya sampai Kayla  menggeliat.


"Sayang, Vel."


"Aku akan membuatmu, puas sayang.


Nikmatilah."


"Vel."


"Keluarkanlah sayang, aku suka desahanmu," Marvel berbisik sambil meremas dua gundukan milik istri. Marvel juga membuat melayang Kayla saat intimnya disentuh, Kayla yang sudah tak tahan mengambil alih kendali berada diatas Marvel.


Marvel menyunggingkan senyuman saat Kayla sudah berada diatasnya dan mulai menggoyangkan badannya maju mundur. beberapa menit Marvel sudah tak tahan dengan beringasnya istri, ia pun memasukkan juniornya  hingga tak lama mereka sudah berada ******* kenikmatan. Dan junior Marvel mulai menyemburkan lavanya pada gawang Kayla membuat keduanya puas.


"Sayang. Aku mencintaimu."


"Aku juga mencintaimu."


Setelah keduanya melepaskan hasrat, tiba-tiba bel berbunyi membuat keduanya terlonjak kaget. Marvel memunguti baju mereka dan menyuruh Kayla ke kamar.


"Kau mandilah sayang, biar aku yang lihat."


"Iya."


"Kurang ajar bener orang yang bertamu, untung udah selesai," gerutu Marvel sambil mencuci muka dan mulai memakai pakaiannya. Marvel keluar dari kamar mandi lalau melihat bekas percintaannya di sofa segera membersihkannya.


Marvel kesal bel masih saja bunyi, membuatnya melangkah cepat dan saat membuka ternyata.


"Kalian."


"He ..."


Para sahabat yang datang dengan senyuman  nyengir, Marvel ingin saja menyiram mereka. Marvel pun menyuruh mereka masuk.


"Eh bentar deh, kalian tahu alamat ini darimana hayo," Marvel menatap Willi, Revan dan juga Revan


"Kayak nggak tahu kita aja kau, Vel. Udah deh yang penting ke sini."


"Mana tuh Kayla, kau sembunyikan dimana?" ucapnya sambil cekikikan


Para sahabat tahu jika keduanya seusai hena-hena dari terlihat dari tingkah Marvel. Apalagi Willi senyum-senyum nggak jelas.


"Apaan nyengir-nyengir kau, Wil."


"Kalian pasti habis hena-hena kan,"


"Sok tahu kalian. Udah mana pajak jadiannya, sialan."


"Dan itu berlaku untuk kau juga, Wil."


"Loh kok aku, Vel," dengus kesal Willi menatap Marvel


"Kau juga jadian bukan sama Dira, jangan resek."

__ADS_1


Seketika tawa semua pecah melihat Willi tak bisa berkutik.


"Hahahhahaa."


"Udah-udah, tenang Vel. Kita udah  pesen makanan buat merayakan jadian. Oh ya, soal kemarin katanya kau di beri obat siapa?' tanya Leo sambil bersidekap


Saat Marvel akan mengatakan, datanglah bidadarinya terlihat cantik dan segar. Semua terpukau melihatnya, kedua sahabat Kayla saja heran kecantikan Kayla. Marvel melihat para sahabatnya menatap sang istri, buru-buru menegur.


"Eh sialan, tutup mata kalian."


Reflek mereka semua menutup mata membuat Kayla terkekeh melihatnya.


"Apaan sih, Vel," ucap lembut Yasmine duduk dekatnya


"Biarin sayang, biar tahu diri mereka. Oh ya kau kenapa terlihat cantik, sih."


Para sahabat gemas dengan Marvel seperti manja dengan gerakan cepat mereka melempar bantal sofa di depan Marvel.


Pluk


"Eh, apaan sih."


"Kau itu, Vel, lebay."


"Mantan playboy nyungsep sama pawangnya."


"Diem kalian."


"Udah Vel, mending aku nyiapin minum buat kalian ya. Ayo guys," ajak kedua sahabat Kayla. untuk mengikutinya ke dapur.


"Jangan capek-capek, sayang."


"Iya."


Setelah kepergian para cewek, Marvel pun mulai berbicara kembali tentang obat perangsang.


"Jadi gini, pas kita wisata ke Yogya. Kita kan habis ketemu tuh cewek sialan kan."


"Hah, cewek sialan siapa Vel?" tanya Leo bingung


"Bodoh banget kau, Leo. Itu mantan," Marvel menepuk jidatnya


"Lalu."


"Dia yang naruh obat itu ku rasa."


"Kalau bukan dia, gimana Vel?"


"Karena cewek itu yang sok pengen nolong aku, setelah aku merasa gemetaran mulu."


"Aku pengen kalian bantu, cari tahu  semua."


"Siap bos."


"Kalian selalu bisa diandalkan."


"Iyalah, kita kan sahabat."

__ADS_1


__ADS_2