Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
11. Seperti melepas rindu


__ADS_3

Sementara di Perusahaan Kusuma Group.


" Brengsek pria itu,Berani sekali ingin menyentuh wanita ku" geram Hery ketika mengingat kejadian semalam yg menimpa Ashley.


Semalam lantaran terlalu khawatir sm Ashley,ia jd lupa untuk mengumpat Aldy.Ia jg lupa untuk berdiskusi bersama Ars tentang cara mengurusi Aldi.


Dan pagi ini,ia harus buru buru melaku kan meeting karena bangun kesiangan.beruntung ia adalah bosnya,jd ga masalah.


Ars hanya mampu terus menghela nafas pelan dari td pagi,ketika melihat tingkah Tuan nya.Baru kali ini ia melihat Tuan nya begini,mlm td tdr seranjang sm wanita,td pagi bangun kesiangan dan skrg mengumpatin org.Padahal biasa nys tuan nya ini anti sm wanita,tepat waktu, dan jika jumpa masalah Tuan nya akan tetap tenang dan selalu irit dalam berkata.


Baru saja ia mengenal cinta,Tuan nya sudah seperti ini.Apa yg akan terjadi untuk selanjut nya.


ntah la,rasa nya Ars ingin segera bersembunyi saja.


" Apa kita hancur kan saja Perusahaan nya Tuan?" tanya Ars,setelah mengeluh panjang lebar di dalam hati.


" Belum saat nya,kita lihat dulu apa yg akan dia laku kan lg" ucap Hery.


" Blg sm Mark penjagaan untuk Ashley harus di perketat kan lg dan jangan lengah sedikit pun,jangan sampai kejadian semalam terjadi lg" lanjut Hery lg.


" Baik Tuan " jwb Ars.


Hery melirik jam di tangan nya sebentar,lalu bangkit dari duduk nya dan berjalan keluar kantor,biarpun melangkah dengan pelan (tdk terlalu pelan) akan tetapi selalu terlihat aura wibawa dan tegas nya.


" Mari kita makan siang " ajak Hery kepada Ars,karena jam sudah menunjuk kan pukul 11 lewat 30 menit.


Ars yg mengerti ajakan dan tujuan Tuan nya itu,ia pun segera mengambil kunci mobil dan berjalan mengikuti langkah tuan nya.


Setelah mereka berdua sampai di bwh,mereka berdua pun bersama sama berjalan ke arah mobil dan masuk ke dalam mobil.Lalu melaju kan nya menuju ke tempat tujuan.

__ADS_1


###


Kembali ke Cafe milik nya Desi.


Ashley sedang sibuk mondar mandir melayani tamu bersama teman teman nya yg lain,Desi hanya membantu sekedar nya saja karena dia adalah bos nya,emanq siapa yg berani memerintah nya.Sedang kan Agatha sudah pulang dari td karena ia di suruh plg oleh ayah nya untuk belajar tentang Perusahaan sedikit demi sedikit.sebenar nya Agatha tdk suka tp mau gimana lg,Agatha adalah anak tunggal maka dari itu harus di wajib kan untuk menjadi penerus ayah nya kelak.


Ashley berkerja sambil menatap jalanan bergantian, berharap mobil pria yg di tunggu nya akan dtg.


" Tenang saja,sebentar lg pasti akan datang" Desi berbicara pelan di samping nya Ashley,karena dari mulai berkerja td ia terus melihat Ashley berkerja sambil melamun seperti lg menunggu suami yg berbulan bulan tdk pulang saja.


" Iya,semoga saja" jwb Ashley tak sadar.


Diam sejenak,Ashley baru tersadar dan lgsng menoleh.Benar saja dugaan nya,sahabat nakal nya yg menganggu nya.


" Ih kau ini,menganggu ku saja.Kenapa tdk pulang saja dari pada di sini,lagian kau jg gak punya kerjaan kan?" Ashley berkata dengan kesal.


" Walau pun gak punya kerjaan tp kan aku bos nya,jd terserah aku mau plg atau tdk" balas Desi.Lepas tu ia tertawa karena melihat wajah Ashley yg makin kesal.


" Aku serius ley,mgkn bentar lg pria itu akan datang" ucap Desi lg.


Ashley yg baru ingin membalas perkataan Desi,tak jd membuka suara nya karena melihat kedatangan mobil Hery.


" Des " Seru Ashley senang sambil menyenggol nyenggol lengan Desi.


" ley,kau ini kenapa sih pakai nyenggol nyenggol segala" kesal Desi karena dari td Ashley terus menyenggol lengan nya sehingga minuman yg sedang ingin dia minum pun sedikit tumpah.


" Itu dia dtg Des" ucap Ashley dengan mata tak berpindah dari menatap Hery.


" Siapa ley?" tanya Desi bingung,ia pun mengikuti arah tatapan nya Ashley.Seketika bola mata nya membulat sempurna ketika melihat 2 pria tampan yg sedang berjalan masuk ke dalam Cafe nya.

__ADS_1


Apa lg ia melihat pria yg satu nya lg,ia mengingat ngingat di mana pernah melihat nya tp rupa nya otak nya lg error jd tdk bs mengingat nya,apa lg saat ia melihat pria tampan,ia mana bs mengingat apa apa lg.


" Itu pria yg aku bicara kan kemaren Des" jwb Ashley sambil menetral kan debaran jantung nya dan mempersiap kan diri untuk melayani 2 pria itu.


" Ah tampan nya ley,tp pria mu yg mana satu ?" tanya Desi lg.


" Pelan kan suara mu Des... Pria yg berjalan paling depan itu.Bukan pria ku Des,kau jgn suka berlebihan nanti bs buat aku malu saja" jwb Ashley dengan kesal sambil berlalu dari sana untuk bersiap siap menyambut Hery.


" Dasar,bilang bukan tapi terus saja memikir kan nya " gerutu Desi sambil terus melihat Ashley yg sedang melayan pujaan hati nya.


" Silah kan di pesan Tuan Tuan" ucap Ashley sambil tersenyum seperti biasa nya,setelah melihat 2 Tuan tampan itu sudah duduk.Beruntung debaran jantung nya sudah sedikit berkurang jd ia bs mengatasi nya dengan baik.


2 Tuan tampan tersebut pun lgsng memesan makanan yg ingin di makan,Ashley pun lgsng beranjak dari sana untuk menyiap kan nya.


Ashley duduk di samping Desi,setelah selesai menyiap kan hidangan untuk Hery dan Ars.


" Memang sangat tampan ley,yg 1 nya itu kasih ke aku saja ya?" mintak Desi ,padahal Ashley ga punya hak atas tuan tampan yg di maksud oleh Desi.


" Kau ini ada ada saja,emang tuan itu brg yg bs pakai mintak mintak.Lagi pula,belum tentu jg dia mau sama kau" jwb Ashley sambil memutar bola mata nya dengan malas.


"Ah kau ini tdk seru ley,di kasih semangat kek.Aku masih belum mulai,kau malah sudah mematah kan hati ku" Desi berkata dengan pura pura sedih.


" Lagian kau ini ada ada saja" balas Ashley sambil tersenyum dan mata nya tak lepas dari menatap Hery.Beruntung Hery tdk sedang melihat ke arah nya karena sbk melahap makanan.Jika tdk,sudah di pasti kan ia akan malu setengah mati.Tp ia lupa pada Tuan yg ada di samping pujaan hati nya.Ars melahap makanan sambil merhatiin Ashley yg menatap Hery penuh cinta,hal itu bs di lihat dari mata nya Ashley.Ars hanya bs tersenyum geli melihat tingkah Ashley.


Desi menoleh ke arah Ashley,melihat wajah teman nya yg terlihat sangat senang.


" Seperti nya kau sangat merindu kan nya?" tanya Desi dengan nada mengejek.


" Kau ini selalu asal bicara" kesal Ashley.

__ADS_1


" Tp di pikir pikir iya jg sih" lanjut nya lg sambil tersenyum.


" Kalau begitu apa lagi,pergi lah kepada nya,peluk dia dan ungkap kan rasa cinta mu pada nya.Mana tau di terima sama dia,jd kau tdk perlu terus menatap nya dari jauh" ucap Desi sambil tersenyum bangga dengan pendapat asal nya itu. Bagaimana lah,hanya itu yg ada di benak nya skrg.


__ADS_2