Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
17. Kekesalan Ashley dan Hery


__ADS_3

Di kediaman Richard.


Jam sudah menujuk kan pukul 7,sudah waktu nya untuk makan malam.Ashley keluar dari kamar nya dan berjalan menuju ke arah dapur.Di dapur sudah terlihat Ayah dan Ibu sedang duduk di meja makan.Mungkin lagi menunggu Ashley untuk makan bersama.


Ashley yg melihat Ayah dan Ibu nya sudah ada di meja makan,ia pun lgsng ikut bergabung.


"Ayah Ibu " panggil Ashley sambil meraih kursi untuk di duduki.


" Ayo kita makan nak" ucap Ayah sambil mulai memakan.


" Iya,, ayo.Nah ini...kau harus banyak makan ley supaya bentuk badan kau tdk gitu gitu terus" ucap Ibu ngeledek sambil tertawa kecil.karena badan Ashley biar mau makan seberapa banyak pun,pasti gak akan gendut gendut..


Walau pun tinggi Ashley 160 cm,tp badan nya tdk kurus kali.Pas la untuk seukuran tinggi 160 cm,langsing dan sedikit montok.


" Iya iya...Kalian jg harus makan banyak,jd nanti kalau aku jadi tambah gendut,aku ,Ayah dan Ibu akan gendut bersama sama" canda Ashley.


" Baik lah,Ibu jg penasaran siapa yg akan gendut duluan nanti..." layan sang Ibu sambil tersenyum.


" Sudah sudah...Ayo kita makan,nanti sudah selesai makan baru kalian boleh mengobrol lg" ucap Ayah sambil tersenyum melihat tingkah istri dan anak nya.


Selesai makan mereka ber 3 pun kumpul di ruang tamu.


" Nak,apa pelajaran pelajaran kau di sekolah sulit sulit?" tanya Ibu sambil menonton TV.


" Nak..." panggil Ibu lg sambil menoleh ke arah Ashley karena lama menunggu tp tdk di jwb jwb jg sama Ashley.


" Ashley " teriak Ibu kesal di samping telinga nya Ashley karena melihat Ashley ternyata sedang melamun.Hingga membuat Ayah kaget dan lgsng menoleh ke arah suara.


Sedang kan sang korban jg ikut kaget hingga badan nya sedikit tersentak.


" Apaan sih Ibu ini,pakai teriak segala.Emanq nya ini hutan pakai teriak teriak" ucap Ashley dengan kesal.


" Iya Ibu,kenapa pakai teriak teriak,kan bs ngomong pelan pelan saja.Nanti kalau Ayah jantungan bagaimana?" tanya Ayah sambil menghela nafas pelan dan jg mengelus elus dada nya pelan.

__ADS_1


" Ini lho yah,anak perempuan Ayah ini dari td hanya melamun saja dan juga terus tersenyum senyum sendiri tdk jelas gitu.Ibu kan takut anak Ayah ini kesurupan jd Ibu teriakin saja,biar setan nya pergi" balas Ibu tanpa merasa bersalah.


" Mana ada yg seperti itu bu,aku kan lg ntn TV" elak Ashley dengan gugup.


"Benaran nak?" tanya Ayah sambil menelisik wajah sang anak.


" Kau sedang memikir kan siapa nak?" tanya Ayah lg karena curiga sama gelagat nya Ashley.Apa lg td ia mendengar yg di bilang oleh Ibu ' Melamun sambil tersenyum'.hanya ada 1 alasan di dalam benak Ayah yaitu jatuh cinta.


" Apa kah kau memikir kan seorg pria nak?" tanya Ibu tak sabaran,sambil tersenyum senang karena ia memang ingin sekali memiliki menantu,mau dari anak sulung atau anak bungsu ia gak masalah,yg penting ia mendapat kan menantu.


Ashley jd gelagapan karena ketahuan telah memikir kan pria,wajah nya sudah menjadi sedikit memerah.


" Bukan yah bu,aku hanya memikir kan 2 teman baik ku saja" jawab Ashley dengan gugup.Ah rasa nya Ashley ingin sekali cpt cpt pergi bersembunyi ke tmpat tdr nya.Rasa nya ia menyesal memikir kan pria yg telah mencuri ciuman pertama nya.


Tp ada sedikit rasa senang karena ia memberi kan ciuman pertama nya ke pria yg ia cintai.Ingin sekali ia mengungkap kan rasa cinta nya ke pria tersebut tp ia lbh takut di tolak.Maka nya ia jd tak mau mengungkap kan nya.


Setelah selesai di recoki oleh Ayah dan Ibu nya dengan banyak pertanyaan,karena rasa penasaran Ayah dan Ibu nya,tp hanya di jwb asal oleh Ashley walau pun menjawab dengan gugup dan kebingungan,akhir nya ia tetap lolos juga.


Seperti artis yg sedang di wawancara saja.


Sesampai nya di kamar,ia lgsng merebah kan diri ke atas kasur dan bermaksud ingin tdr tp ntah kenapa ia malah sulit tdr.karena di dalam kepala nya penuh dengan wajah pria itu,nama nya saja ia tak tahu tp kenapa terus berputar di dalam kepala nya,membuat Ashley semakin kesal saja.


Sedang kan di seberang sana,pria yg telah mencuri ciuman pertama Ashley itu telah terlelap dengan nyaman sebelum memikir kan yg indah indah tentang Ashley.


Setelah 30 menit Ashley membolak balik kan badan nya ke kiri dan ke kanan,akhir nya angsur angsur ia bs terlelap damai jg sambil membayang kan wajah Hery.


***


Di perusahaan Kusuma Group.


Hery dan Ars baru saja selesai melaku kan meeting,mereka telah kembali ke ruang kerja nya sejak jam 10 td dan sekarang 2 pria tampan itu sedang duduk di kursi kebesaran nya masing masing.


" Bagaimana dengan pergerakan wanita tua itu Ars?"tanya Hery setelah menyisa kan setengah dari berkas berkas yg belum ia periksa td.

__ADS_1


" Seperti nya dalam waktu sebulan ini dia akan pulang ke sini" jwb Ars sambil berpikir.


" Kemungkinan,dia jg akan membawa wanita muda untuk Tuan" lanjut Ars lg.


Hery masih diam,mungkin sedang berpikir bagaimana cara yg terbgs atau terbaik untuk mengatasi wanita tua itu.Sebenar nya ia malas mengurus Wanita tua itu tp mau tak mau ia harus menghadapi nya.


" Kita harus segera mengurus Aldy dulu Tuan,sebelum wanita tua itu datang.Jika tdk nanti kita akan kerepotan,dan nyawa Nona Ashley pasti akan benar benar dalam bahaya" lanjut Ars lg dan berhasil membuat Tuan nya kembali bersuara.


" Iya,kau benar.Aku jg berpikir begitu" ucap Hery menghela nafas berat sambil bangkit dari tempat duduk nya,lalu melangkah ke arah jendela.


" Apa kah Aldy sudah ada melaku kan pergerakan baru ?" tanya Hery lg sambil melihat ke arah jalanan.


" Seperti nya beberapa hari lg mereka akan bereaksi kembali.Tuan tenang saja,karena mata mata kita selalu memerhati kan nya,jd mereka tdk akan punya kesempatan untuk berhasil melaku kan rencana nya" jwb Ars yakin.


" Bgs" ucap Hery,hening sesaat.


" Apa kah informasi tentang pria yg aku blg kemaren sudah kau dapat kan?"Hery kembali bersuara.


" Belum tuan" jwb Ars sambil menggaruk garuk kan kepala nya.Gimana bs dapat sedang kan ia saja memang tak pernah mencari tahu,gimana jg cara nya ia mencari tahu sedang kan pria yg di maksud adalah Tuan nya sendiri.


" Apa kah skrg,semua kemampuan kau itu sudah lenyap? hingga identitas seorg pria saja,tak bs kau dapat kan? " tanya Hery dengan kesal campur sedikit heran.


" Apa perlu,kau aku pecat saja"lanjut Hery lg,yg semakin kesal.


Masa iya,Ars tak bs mendapat kan nya.biasa nya apa yg di perintah kan oleh nya,Ars pasti selalu bs mengatasi semua nya dengan baik.Tp skrg bahkan masalah nya lbh kecil dari setiap masalah besar yg di urus kan oleh nya,malahan ia gak berhasil mengatasi nya.'Yang benar saja' pikir Hery.


" Maaf Tuan" jwb Ars sambil menghela nafas pelan.


" Beri aku waktu semnggu Tuan,nanti pasti akan aku dapat kan hasil nya" jwb Ars pura pura memohon.dalam hati Ars,ia berharap supaya Tuan nya sibuk dengan masalah Nona Ashley jd ia akan lupa tentang identitas pria itu.


Hery menoleh ke arah Ars setelah mendengar kata seminggu,ia merasa tak percaya campur heran lg.Rasa nya ia ingin memukul Asisten nya itu habis habisan tp skrg ia tak mau membuang tenaga nya sia sia karena ntar ia akan sibuk mengatasi Aldy,kan ia akan butuh tenaga jg.


" Baik lah.Jika dalam semnggu ini kau tdk jg mendapat kan nya,saat itu jg kau akan aku pecat " ucap Hery dengan ketus.

__ADS_1


Lalu Hery pun lgsng beranjak dari tempat berdiri nya td,berjalan keluar dari ruangan nya di ikuti oleh Ars.


Kemudian mereka ber 2 melangkah menuju mobil ,masuk ke dalam dan Ars yg sudah mengerti pun lgsng melaju kan mobil ke tempat tujuan.tempat berada nya pujaan hati Tuan nya,mana lagi kalau bukan di Cafe nya Desi.


__ADS_2