Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
70. Pernikahan Hery dan Ashley


__ADS_3

Setelah 3 hari berlalu,pagi ini tiba lah saat nya untuk pernikahan nya Hery dan Ashley.


Hery sudah siap dengan tuxedo nya,saat ini wajah nya sedang di poles sama MUA yg terbaik.


Begitu juga dengan Grandma,Grandpa,Daddy dan juga Ars sudah siap dari tadi karena pengantin pria nya adalah Hery maka dari itu Hery harus di poles lebih lama agar terlihat sempurna walau pun sebenar nya pria itu memang sudah sempurna.


Setelah wajah nya selesai di poles,Hery segera berjalan keluar untuk menemui keluarga nya tapi sebelum ia keluar,ia berdiri di depan cermin sebentar terlebih dahulu sambil sedikit menggerak kan tubuh nya ke kiri ke kanan beberapa kali dan terus menatap cermin.


"Perfect" gumam Hery dengan nada bangga dan percaya diri tanpa menyadari jika ada yg memperhati kan nya dari samping,karena terlalu fokus menatap pantulan wajah nya sendiri.


"Jangan berdiri terlalu lama di sana,jika tidak mau wajah tampan mu itu menjadi jelek akibat tingkah menggeli kan mu itu" tegur Ars yg sudah bersikap sahabat karena hari ini adalah hari bahagia sahabat dan juga saudara nya, jadi ia tidak akan bersikap antara Tuan dan bawahan untuk hari ini.


Ars dari tadi terus berdiri di ambang pintu,awal nya ia ingin memanggil Hery tapi saat mau masuk ke dalam,ia malah melihat tingkah menggeli kan dari Hery,apa lagi baru ini pertama kali nya Hery bertingkah seperti itu.


"Ketampanan ku tidak akan pernah memudar, sekali pun aku harus berjam-jam di sini" ucap Hery dengan nada santai dan sombong nya tanpa menoleh,mendengar suara nya saja Hery sudah tahu siapa yg sedang berbicara.


Ars mendengus kesal saat mendengar nada sombong dari Hery.


"Jika kau iri bilang saja terus terang, karena hari ini hati ku sedang bahagia jadi aku tidak akan mempermasalah kan nya" lanjut Hery sambil tersenyum mengejek saat mendengar Ars baru saja mendengus kesal.


Ia berbicara dengan nada santai dan tetap berdiri sambil menopang dagu nya dengan sebelah tangan nya sedang kan sebelah tangan nya lagi menopang siku satu nya lagi,ia juga terus menatap pantulan wajah nya dari cermin di depan nya.


Ars yg semakin kesal,ia ingin menjawab Hery tapi baru saja ia ingin membuka mulut untuk bicara,tiba-tiba suara yg menggema terdengar di telinga mereka ber dua.


" Hery Ars" teriak Grandma dengan sekeras-keras nya hingga membuat Grandpa dan Daddy yg berada di samping nya segera menutup ke dua telinga nya dan sedikit menjauh,ia menjadi semakin kesal.


Karena sudah menunggu dari tadi,ia segera mengutus Ars untuk memanggil Hery,tapi beberapa saat kemudian malah samar-samar ia mendengar perdebatan kecil yg akan mulai memanas di antara 2 pria yg sedang di tunggu nya itu dari lantai 2.

__ADS_1


Hery dan Ars segera berlari menuruni anak tangga dengan terburu-buru dan sedikit berlari saat mendengar mendengar suara emas dari sang Grandma barusan.


"Di saat-saat penting seperti ini,bisa-bisa nya kalian sibuk berdebat" tegur Grandma saat melihat Hery dan Ars terburu-buru untuk menghampiri nya sambil melihat jam di pergelangan tangan nya.


"Jika ingin pernikahan mu lancar-lancar saja,jangan mengulur waktu lagi"lanjut Grandma lagi sambil geleng-geleng kepala dan tersenyum saat melihat tingkah lucu ke 2 cucu nya itu,lalu ia segera berjalan dengan perlahan menuju ke mobil yg di ikuti oleh Grandpa di samping nya dan Daddy dari belakang mereka.


Mereka akan mengada kan pernikahan nya di gereja,jam 5 sore acara pernikahan mereka akan di laku kan.


Hery yg mendengar perkataan Grandma,ia segera berlari mengejar langkah kaki Grandma di ikuti oleh Ars dari belakang.


Walau pun ia tahu kalau Grandma hanya bercanda tapi perkataan Grandma nya ada benar nya juga,ia tadi mungkin terlalu gugup saat memikir kan kalau ia akhir nya hari ini akan menikah juga,jadi ia berdiri sedikit lama di depan cermin sambil menatap wajah tampan nya.


Sekarang sudah jam 4 lewat 10,jadi mereka harus segera sampai di gereja terlebih dahulu sebelum pengantin wanita nya sampai.


Setelah mereka berkendara tidak berapa lama akhir nya mereka semua sampai juga di Gereja pada jam 4 lewat 30 menit,mereka semua pun segera keluar dari dalam mobil lalu berjalan masuk ke dalam Gereja.


Tapi lantaran ia harus segera berjalan le altar,Hery yg awal nya ingin menghampiri pria itu pun ia urung kan.


Setelah sampai di depan Pastor ,Hery segera menyapa nya dan memberi nya pelukan.


Terlihat senyum bahagia dari wajah Grandma,Grandpa dan Daddy yg sudah duduk di depan sana bersama beberapa kerabat dari Grandma mau pun dari Grandpa dan juga jejeran sahabat nya Hery, Ars,Ryan dan Jonathan Smith yg baru saja sampai juga ikut meramai kan pernikahan nya Hery.


Pernikahan Hery hari ini,ia hanya mengundang keluarga terdekat dan juga sahabat-sahabat nya,Hery tidak punya banyak sahabat,sahabat nya hanya Ars dan juga 2 pria yg sekelas dengan nya saat kuliah dulu,mereka ber dua adalah Ryan dan Jonathan.


Beberapa saat berlalu tiba lah waktu nya mengucap janji suci,Hery berdiri di samping pastor dengan wajah yg tenang,itu lah yg terlihat oleh mereka yg melihat nya tanpa menyadari kalau Hery ternyata menahan gugup nya saat ini.


Hery terus menatap pintu masuk yg masih tertutup,ia terus menunggu dengan jantung yg terus berdebar.

__ADS_1


Beberapa detik kemudian,wajah Hery yg terlihat tenang tadi berubah menjadi tersenyum merekah saat melihat Ashley yg sedang berjalan masuk dengan wajah dan penampilan yg sedikit berbeda,wajah yg terlihat lebih cantik dari biasa nya walau pun wajah biasa nya juga memang tetap cantik dan Ashley juga di baluti oleh gaun pengantin yg terlihat sempurna saat menyatu pada tubuhnya,hingga membuat Hery menatap nya seperti tidak ingin berkedip lagi.


Ashley juga di dampingi oleh Ibu dan Ayah di samping kiri kanan nya,di susul oleh Agatha dan Desi dari belakang sedang kan Daniel berdiri bersama Ars dan 2 sahabat nya Hery.


setelah sampai di depan Hery,Ayah segera menyerah kan putri nya kepada Hery.


"Jaga putri ku baik-baik nak,jangan pernah kau menyakiti nya,jika sampai Ayah tahu kalau putri ku menderita bersama mu,Ayah tidak akan pernah memaaf kan mu.Apa kau mengerti?" tanya Ayah dengan nada tegas sambil menatap Ashley dan Hery secara bergantian.


Sedang kan Ibu hanya mampu menahan sedih nya tanpa bicara apa-apa,tadi ia sudah banyak bicara sama Ashley saat sedang di make up di tempat tidak jauh dari sini tapi sekarang tiba-tiba lidah nya kelu,tidak tahu ingin bicara apa,mungkin ia tidak sanggup untuk melepas kan putri kecil nya tapi ia juga tidak berdaya.


"Aku berjanji yah"ucap Hery dengan nada tegas dan juga meyakin kan.


Ayah mengangguk lalu mengajak Ibu untuk beranjak dari sana agar Hery dan Ashley bisa megucap janji suci mereka.


"Apa kah kau bersedia menjadi suami dari Ashley Richard hingga maut memisah kan?" tanya Pastor kepada Hery yg sedang menatap Ashley.


"Saya Hery Kusuma bersedia mengambil engkau Ashley Richard menjadi istri saya, dengan mengasihi, menghormati, dan menjaga engkau sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, ini janjiku padamu!" ucap Hery dengan nada tegas sambil terus menatap Ashley.


"Apa kah kau bersedia menjadi istri dari Hery Kusuma?" tanya Pastor lagi sambil menatap Ashley.


"Saya Ashley Richard bersedia menerima engkau Hery Kusuma menjadi suami saya, dengan mengasihi, menghormati, dan menjaga engkau sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, ini janjiku padamu!" ucap Ashley dengan wajah sedikit merah sambil menahan gugup,Ashley sudah menghafal berkali-kali kemaren,ia menghembus nafas lega saat sudah selesai berbicara.


Setelah mereka selesai mengucap kan janji suci,selanjut nya mereka saling memakai kan cincin pernikahan lalu Hery segera mencium dahinya Ashley dan turun ke bibir hingga membuat Ashley begitu terkejut ,wajah nya sudah semakin memerah saja karena ulah nya Hery.


Terdengar tepukan meriah dari samping mereka berdiri setelah Hery melepas kan ******* bibir nya Ashley.


Kemudian Hery dan Ashley pun terus tersenyum bahagia karena sekarang status mereka sudah berubah menjadi suami istri.

__ADS_1


Senyuman bahagia mereka ber dua pun menular ke kerabat yg hadir dan Grandma,Grandpa dan juga Daddy,begitu juga dengan para sahabat nya Hery dan Ashley yg ikut tersenyum bahagia.


__ADS_2