
***
Di Perusahaan Kusuma Group.
Pagi hari ini,di sebuah ruangan meeting di Perusahaan Kusuma,beberapa orang sedang duduk rapi dan melaku kan meeting bersama pemimpin nya seperti hari hari biasa nya.
Tapi aneh nya,pagi hari ini mereka melaku kan nya dengan sedikit lega dan mampu mengurangi sedikit kegugupan mereka,walau pun masih saja tetap gugup.
Karena hari ini,seperti nya pemimpin mereka, hati nya sedang senang.
Karena dari masuk tadi sampai sekarang,ia memimpin meeting nya tanpa banyak protes.
Padahal biasa nya,jika ia menemu kan ada sedikit saja kesalahan pada mereka,maka ia akan langsung menegur dengan suara tegas dan menggema nya.
Ia juga akan menyuruh mereka memperbaiki ulang pretasi yg sudah mereka buat,hanya dengan 3 kali kesempatan.Karena ia selalu memperhati kan secara detail dan teliti,jadi tdk akan ada yg bisa mengelabui nya.
Tapi hari ini ia melewat kan nya begitu saja,walau pun ia sudah menyadari nya,tapi tdk dengan yg mempunyai banyak kesalahan.
Biar pun begitu,itu saja sudah cukup bagi mereka,apa lagi bagi mereka yg lolos walau pun ada sedikit kesalahan.
Seperti mendapat kan emas di tengah gurun,mereka pun ber terima kasih dengan ber sungguh sungguh dan juga dengan Wajah senang nya mereka.
Sedang kan Ars yg sudah biasa dengan suasana hati Tuan nya yg sulit bisa di tebak sekarang hanya biasa saja,karena akhir akhir ini ia sudah bisa membiasa kan diiri nya.
" Hari ini,kita sampai di sini saja" ucap Hery dengan sedikit tegas,tapi tetap tdk mengurangi ke wibawaan nya sama sekali.
Akhir nya ia mengakhiri meeting mereka yg sudah berjaln 2 jam itu,dengan lancar tanpa suara menggema nya yg seperti hari hari biasa itu.
Setelah itu,ia bangkit dari tempat duduk nya.Lalu melangkah keluar dari ruangan meeting,di ikuti oleh Ars dan yg lain nya juga.
Hery dan Ars pun lgsng berjalan ke ruang kerja nya,seperti biasa nya.
__ADS_1
" Ars,bagaimana dengan Aldy dan keluarga nya?"tanya Hery ingin tahu setelah sudah duduk di kursi kebesaran nya.
"Mereka semua sudah berada di tempat yg Tuan ingin kan" jwb Ars dengan wajah datar nya.
Karena memang dari 2 hari lalu,Ars sudah selesai mengurus kebebasan Aldy dengan surat perjanjian yg di tanda tangani oleh Aldy sekeluarga.
Ars juga lgsng mengurus kepindahan mereka semua,di hari itu juga.Walau pun di sertai sedikit berontakan nya Aldy,tapi Aldy tdk mampu melawan Ars yg sama tegas nya dengan Hery.Jadi mau tdk mau,Aldy dengan terpaksa mengikuti keluarga nya.
" Bagus " ucap Hery dengan wajah tegas nya.
" Ingat,jangan memperkendur kan pemantauan nya,tetap terus pantau mereka hingga pria brengsek itu memang sudah berubah sepenuh nya" perintah Hery dengan nada tegas nya.
" Baik Tuan" jawab Ars sambil menelisik perubahan wajah nya Hery.
" Tuan sekitar semnggu lagi Nona Ashley akan berulang tahun" ucap Ars dengan berusaha tenang,setelah melihat perubahan wajah Tuan nya yg menjadi kesal,yg akan bearti sedikit masalah buat Ars.
Benar saja,wajah kesal nya Hery berubah menjadi tersenyum.
Awal nya ia sedang memikir kan siapa pria pujaan hati yg di bicara kan oleh teman nya Ashley kemaren dan bermaksud ingin bertanya kepada Ars,karena ia baru mengingat nya setelah sibuk mengurus penculikan Ashley kemaren dan penghindaran Ashley 4 hari belakangan.
" Kapan? tanya Hery penasaran dengan duduk bersandar di kursi nya
Ars bernafas lega juga akhir nya karena Tuan nya lebih memilih membicara kan wanita nya,ia selamat kali ini,tp mungkin tdk untuk lain kali.
" Tepat di hari minggu,mnggu depan Tuan" jwb Ars dengan santai kembali.
" Kalau begitu kau harus segera menyiap kan kejutan untuk nya" perintah Hery dengan wajah tanpa dosa nya.
Ars hanya bisa menghela nafas pelan.Ternyata jika ingin menghindari sesuatu yg buruk,ia harus mendapat perkerjaan tambahan lagi.
"Aku akan melamar nya pada hari ulang tahun nya saja"lanjut Hery lagi dengan yakin.
__ADS_1
" Tuan ,apa kau tdk salah ?" tanya Ars dengan wajah heran.
" Tidak" jwb hery dengan cepat,sambil melirik Ars sebentar lalu kembali menghadap ke depan.
" Bagaimana dengan wanita tua itu nanti?" tanya Ars penasaran dengan perubahan rencana Hery.
Awal nya yg ingin menjauh dulu,sekarang malah mendekat.' Apa tdk membahaya kan nyawa wanita nya?' pikir Ars.
" Tidak Ars" jwb Hery dengan semakin yakin lagi.
" Aku akan melamar nya dan apa pun halangan nya aku akan segera menikahi nya" lanjut Hery lagi.ia menjeda nya sejenak.
Semenjak kejadian first kiss mereka kemaren,seperti nya cinta nya ke Ashley semakin lama semakin bertambah saja.
Apa lagi ciuman semalam membuat ia tdk ingin jauh jauh dari Ashley lagi,jadi ia harus segera merubah rencana nya.
" Supaya ia bisa selalu ada di sekitar ku,jadi aku bisa selalu siap siaga untuk melindungi nya.Jika Ashley sudah berada di sekitar aku,wanita tua itu tdk akan mudah untuk melukai nya.Apa lagi jika ada bantuan dari Daddy" ucap Hery lagi dengan tersenyum sambil memikir kan omelan Sang Daddy nanti.
"Masalah nya apa kah Daddy akan menyetujui nya?" tanya Ars sambil berpikir.
" Daddy pasti akan menyetujui nya.Kau tenang saja,tdk perlu memikir kan itu,biar saja itu menjadi urusan aku.Yang ter penting setelah wanita tua itu kembali nanti,kau harus membantu aku untuk melindungi wanita ku"jwb Hery panjang lebar dengan wajah tenang nya sambil melirik jam yg ada di tangan nya.
"Baik lah,kalau itu yg Tuan ingin kan"jwb Ars dengan pasrah.Tapi yg pasti ia akan berusaha melindungi wanita Tuan nya,walau nyawa nya yg menjadi taruhan nya.
Begitu juga dengan Hery,jika sudah menyangkut keluarga atau org yg di sayangi nya,mereka ber dua akan melindungi nya dengan sepenuh hati walau pun harus mengorban kan nyawa mereka,termasuk Daddy dan Grandpa nya.
Hery hanya mengangguk lalu kembali berucap lagi.
" Ayo Ars,kita harus pergi untuk makan siang lagi" ucap Hery sambil menutup sisa berkas berkas yg belum selesai ia periksa tadi.
Kemudian ia bangkit dari kursi kebesaran nya,lalu berjalan keluar untuk menuju ke mobil nya.
__ADS_1
Ars yg mendengar ajakan dari Sang Tuan pun lgsng bergegas mengambil kunci mobil nya dan mengikuti langkah Tuan nya.
Setelah mereka sampai di tempat parkiran mobil,mereka pun lgsng masuk ke dalam mobil tanpa banyak bicara lagi.Lalu melaju kan mobil nya ke Cafe nya Desi untuk makan siang.