Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
62. Hery melamar Ashley


__ADS_3

Terlihat tulisan sebuah kalimat indah yg di tulis dari tebaran kembang api,1 kalimat pendek tapi mampu menjadi kan nya momen terindah untuk Ashley.


' Will you merry me?'


Ashley menoleh ke arah Hery,ternyata Hery sudah lebih dulu berlutut dengan sebelah lutut menopang lutut sebelah nya lagi sambil menyodor kan sekotak cincin yg sudah ia buka dari tadi ke arah Ashley.


Ashley hanya mampu menatap Hery dengan wajah tdķ percaya nya dengan mata yg sudah bergenangan air sambil menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya,ia merasa tdk percaya kalau Hery akan begitu cepat melamar nya.


"Will you merry me?"tanya Hery dengan menegak kan kepala nya sambil menatap wajah nya Ashley.


"Aku tidak pandai merangkai kata-kata indah untuk mu,tapi akan aku pasti kan untuk ke depan nya hanya kebahagiaan yg akan aku beri kan pada mu.Mungkin ini terlalu cepat,tapi begini lah prinsip ku.Jika aku sudah yakin dengan seorang wanita,aku akan segera mengikat nya dengan pernikahan agar ia tidak bisa pergi dari ku"lanjut Hery dengan wajah nya yg sedikit tegang, saat melihat Ashley yg masih terdiam dengan mata yg siap-siap meluncur kan air mata.


Perkataan Hery mampu membuat semua org yg ada di sana berusaha mencerna nya dengan keras,lalu tdk lama pun mereka kembali tersenyum saat menyadari kekakuan nya Hery.


Termasuk Ashley yg juga terbengong sambil terus menatap Hery,kenapa kata-kata kekasih nya sangat tidak romantis sekali.


"Will you merry me?"tanya Hery lagi,karena Ashley tidak juga menjawab nya,lutut nya mungkin sudah mulai bergetar karena menunggu jawaban dari kekasih nya itu.


"Iya,aku mau"jwb Ashley dengan cepat saat ia mendengar pertanyaan nya Hery lagi dan ia juga baru tersadar kalau pujaan hati nya ini kan memang mempunyai sifat yg hampir kaku semua.


Ashley menjawab sambil mengangguk-ngangguk kan kepala nya cepat beberapa kali dengan wajah yg tersenyum bahagia dan sedikit menitik kan air mata kebahagiaan.


Jawaban nya Ashley pun mampu membuat Hery menghela nafas lega,termasuk semua org yg sedang menyaksi kan mereka berdua.


Hery pun segera bangkit berdiri dari berlutut nya tadi dan dengan cepat memasang kan cincin yg ia pegang ke jari manis nya Ashley sambil tersenyum bahagia,Ashley juga sama segera menyambut nya dengan wajah yg tersenyum bahagia.

__ADS_1


Cincin yg bertahta berlian murni yg sudah ia sedia kan 3 hari lalu,terlihat cincin yg sangat mahal itu sudah menyatu dengan jari manis nya Ashley.


Hery menatap jari manis nya Ashley sejenak lalu ia segera mengecup pelan jari manis wanita nya yg sudah ia semat kan cincin pemberian dari diri nya itu,lalu ia segera melangkah maju untuk bisa memeluk Ashley.


Kemudian ia pun langsung ******* bibir merah dan kenyal nya Ashley dengan lembut tanpa menghirau kan banyak pasang mata yg menatap ke arah mereka ber dua.


Ashley yg di cium mendadak pun hanya pasrah dan segera memejam kan mata nya mencoba untuk membalas ciuman dari Hery,walau pun dengan sedikit gugup karena di perhatiin oleh banyak pasang mata.


Ayah,Ibu dan Daniel hanya tersenyum bahagia karena mereka bisa memaklumi nya dan mereka juga ikut merasa kan bahagia nya Ashley walau pun jiwa jomblo Daniel meronta-ronta tapi Daniel berusaha keras untuk menahan nya agar terlihat biasa-biasa saja.


Ars hanya tetap dengan wajah datar nya sambil terus menatap Agatha tanpa beralih.


Sedang kan Agatha dan Desi ternganga melihat adegan ciuman tersebut,hingga membuat Agatha segera menutup mata nya.


Kemudian ia kembali mengintip tapi mata nya malah bersitatap dengan mata nya Ars,Agatha terpana sejenak melihat senyuman pertama nya Ars yg baru pernah ia lihat.


Sedang kan Desi tdk berpindah dari menatap ciuman Hery sama Ashley,ia tdk mau melewat kan nya begitu saja.


'Sayang,jika di lewat kan begitu saja,jarang-jarang ia bisa menyaksi kan siaran langsung seperti ini kan...' pikir Desi.


Terdengar tepukan meriah dari semua orang setelah Hery melepas kan ******* nya pada bibir nya Ashley.


"Terima kasih karena sudah mau menerima ku Honey" ucap Hery dengan wajah bahagia nya sambil memeluk Ashley dengan erat tapi tidak menyesak kan,ia ingin wanita nya itu tahu betapa bahagia nya ia malam ini.


Ashley pun segera membalas pelukan dari Hery dengan rasa yg sangat bahagia juga.

__ADS_1


"Terima kasih juga karena mau mencintai ku"ucap Ashley tanpa melepas kan pelukan mereka ber dua.


"Apa kau tidak akan malu,jika akan bersanding dengan ku nanti?"tanya Ashley dengan wajah serius setelah mengurai sedikit pelukan mereka agar bisa menatap wajah nya Hery.


"Tidak,walau pun kau semiskin apa pun,bagi ku kau tetap yg paling terindah" jwb Hery yg tahu maksud dari perkataan Ashley,ia menjawab dengan cepat sambil tersenyum.


"Hanya kau yg paling pantas untuk bersanding dengan ku" lanjut Hery dengan wajah yg penuh keyakinan dan terus menatap Ashley sambil menoel sedikit ujung hidung nya Ashley.


"Baik lah kalau begitu.Seperti nya aku semakin mencintai mu saja Honey dan aku harap kau tidak akan pernah mendua kan diri ku,aku paling membenci hal itu"ucap Ashley lagi dengan wajah serius dan sedikit cemberut karena dia tahu kalau calon suami nya banyak sekali wanita yg tergila-gila pada nya.


Hingga membuat wajah nya Ashley sedikit menampil kan rasa khawatir akan kehidupan selanjut nya yg menurut nya mungkin akan sulit.


"Jangan khawatir,aku berjanji dengan nyawa ku kalau itu tidak akan terjadi.Yang terpenting kau harus percaya sama aku,jangan pernah mendengar kata-kata orang yg ada diluar sana"jawab Hery untuk meyakin kan Ashley,saat ia melihat wajah khawatir nya Ashley.


Ashley pun hanya mengangguk pelan sambil tersenyum dan mereka ber dua pun kembali berpelukan,Ashley pun berusaha menghilang kan rasa khawatir nya walau pun masih saja ia merasa khawatir.


"Ehm,apa kah kalian sudah selesai?"tanya Ayah yg berjalan mendekat ke arah Ashley dan Hery berada,karena kaki tua nya sudah mulai lelah,di ikuti oleh istri nya yg masih terlihat kuat untuk berjalan.


Pertanyaan dari Ayah pun langsung membuat Hery dan Ashley melepas kan pelukan mereka,Ashley pun segera memeluk Ayah dan Ibu yg sudah di dekat nya untuk menyalur kan rasa bahagia nya tanpa menjawab pertanyaan dari Ayah.


Kemudian ia beralih memeluk Kakak nya,Agatha dan juga Desi tanpa memudar kan senyuman nya.


Daniel,Agatha dan Desi pun ikut tersenyum bahagia saat melihat Ashley yg terlihat begitu bahagia.


"Kalau sudah selesai,mari kita selesai kan acara ulang tahun mu di dalam nak"ucap Ayah sambil melihat sekitar,seperti nya acara lamaran dari calon menantu nya itu memang mampu membuat orang-orang tercengang lalu ia segera berjalan masuk ke dalam rumah yg di ikuti oleh semua orang.

__ADS_1


"Baik yah"jwb Ashley sambil mengandeng Tangan nya Hery lalu mengikuti langkah Ayah dan yg lain nya,membuat Hery tersenyum sambil menatap tangan Ashley yg sedang mengandeng nya.


__ADS_2