Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
99. Daddy yang sedang kasmaran


__ADS_3

"Baik Tuan" jwb ars.


"Tuan,wanita tua itu sudah berada Di Bandara saat ini.Wanita itu berniat ingin melari kan diri dari kota ini" lanjut Ars lagi,saat melihat Tuan nya masih diam karena larut dalam pikiran nya.


"Anak buah kita sudah ada di sana sekarang,mereka sedang menunggu perintah dari Tuan saat ini" tambah Ars lagi,sambil menatap wajah datar Tuan nya tapi tersimpan amarah di balik wajah datar nya tersebut.


"Tangkap dan bawa dia ke bawah tanah" perintah Hery setelah Ars selesai bicara,untuk sementara ia harus mengurung Ibu kandung nya terlebih dahulu.


Karena Ibu kandung nya yg menjadi pelaku nya sekarang,jadi ia terpaksa berpikir terlebih dahulu,apa yg akan ia laku kan kepada Ibu kandung nya nanti setelah resepsi pernikahan nya selesai.


Tapi untuk sekarang,Ia harus memasti kan resepsi pernikahan nya nanti,agar tidak akan ada gangguan lagi.Jika bukan Ibu kandung nya yg menjadi pelaku dari kejadian yg di alami oleh istri nya tadi siang,mungkin saja,saat ini juga ia akan langsung membunuh wanita tua itu.


"Baik Tuan" jwb Ars lagi.


"Sisa nya,kalian tahu apa yg harus kalian laku kan..." perintah Hery lagi sambil berbalik badan lalu berjalan pergi dari sana tanpa menoleh lagi,ia juga menulik kan telinga nya saat mendengar teriakan mintak maaf dan tolong dari pria yg terikat tadi.


"Baik Tuan" Jwb mereka semua secara serentak sambil sedikit menunduk.


Setelah melihat punggung Tuan mereka yg sudah menghilang,mereka semua pun langsung melaku kan apa yg di perintah kan oleh Tuan mereka tadi.


Seperti biasa,korban yg sudah tertangkap di markas dan tidak bisa di maaf kan oleh Tuan mereka.Para korban-korban tersebut pasti akan menjadi sarapan dan makan siang untuk buaya dan harimau peliharaan Tuan nya.


Sudah di pasti kan,setelah ini nyawa mereka akan menghilang begitu saja.Begitu lah akibat nya,jika mereka yg berurusan sama Tuan nya.


"Mark,yg di sini aku serah kan pada mu saja"ucap Ars dengan nada tegas nya setelah ia selesai menelepon anak buah nya yg sedang berada Di Bandara,agar segera menangkap wanita tua itu.


"Baik" jwb Mark dengan tersenyum geli,sejak kapan sahabat nya itu mengurus yg ada di markas Tuan nya ini,bahkan sahabat nya itu melaksana kan tugas nya di markas masih terhitung dengan 10 jari nya.


Sisa nya selalu diri nya yg melaku kan nya,Ars langsung tersenyum saat melihat senyuman geli sekalian mengejek dari wajah nya Mark.


Kemudian Ars pun segera melangkah pergi dari sana,meninggal kan Mark yg juga segera langsung melaku kan tugas mereka.


Di Perusahaan,Ars masih memiliki banyak perkerjaan karena Hery yg sibuk dengan persiapan resepsi pernikahan nya,jadi Hery pun melimpah kan semua nya pada diri nya,ia pun harus segera menyelesai kan perkerjaan nya Di Perusahaan sebelum resepsi pernikahan Tuan nya.

__ADS_1


 


Di dalam Mansion terlihat Daddy sedang duduk tenang menunggu Hery di ruang tamu,sambil melirik jam yg ada di pergelangan tangan nya.


Jam sudah menunjuk pukul 06.45 malam,sebentar lagi akan tiba waktu nya makan malam.Putra nya belum juga muncul dari balik pintu yg ia tatap terus dari tadi,padahal anak buah nya sudah mengabar kan kalau putra nya sudah pulang 30 menit yg lalu.


Daddy segera mendongak kan kepala nya saat ada suara sepasang kaki yg mendekat,akhir nya putra yg di tunggu-tunggu nya dari tadi sudah sampai.


"Benar kah dia?" tanya Daddy dengan wajah datar nya,tidak ada rasa khawatir sama sekali di dalam hati nya,ia hanya penasaran saja dengan apa yg di laku kan oleh putra nya terhadap mantan istri nya itu.


"Hm"jwb Hery dengan menghela nafas dengan pelan sambil duduk berhadapan dengan Sang Daddy.


Daddy hanya diam dan terus menatap wajah datar nya Hery tapi tersimpan sedikit kesedihan di dalam sana,mungkin karena memiliki seorang Ibu kandung yg jahat seperti mantan istri nya itu.


Akhir nya Daddy juga ikut menghela nafas dengan pelan seperti putra nya,ia juga tidak mengingin kan putra nya memiliki sosok seorang Ibu yang egois,yg seharus nya selalu mendampingi diri nya dari lahir tapi ia juga tidak mampu mengubah nya.


Untung saja sejak Hery lahir,ia bersama kedua orang tua nya selalu mendampingi,memberi kasih sayang dan didikan yg bagus untuk putra semata wayang nya ini,hingga putra nya menjadi seperti sekarang,cerdik,tegas,berkharisma dan juga memiliki hati yg tegar.


"Lalu?" tanya Daddy lagi setelah mereka berdua sudah terdiam beberapa saat.


"Laku kan saja,seperti apa mau mu nak.Aku tidak akan keberatan" jwb Daddy saat melihat putra nya yg sedang menanti respon dari diri nya.


Padahal sejak awal diri nya sudah tidak pernah mau memikir kan nasib mantan istri nya itu lagi,apa putra nya berpikir kalau diri nya masih mengharap kan mantan istri nya kembali.


"Cih,jangan menatap ku dengan tatapan aneh mu itu" tegur Daddy saat putra nya sedang menelisik wajah nya dengan tatapan aneh.


"Di dalam hati ku sudah tidak ada nama nya lagi,jadi tidak perlu meminta izin dari ku jika ingin melaku kan apa pun pada nya" peringat Daddy lagi dengan wajah kesal nya.


Hery tersenyum geli saat mendengar perkataan Daddy nya,terdengar seperti pria muda yg sedang kesal.


Padahal Daddy sendiri yg bertanya pada nya tadi,jika tidak memikir kan wanita tua itu,kenapa harus bertanya,apakah memang sebatas rasa penasaran nya saja.


"Jadi,kenapa Daddy tidak mau menikah lagi?" tanya Hery dengan wajah penasaran.

__ADS_1


"Hanya tidak ingin saja" jwb Daddy dengan wajah datar nya kembali,kenapa ia jadi memikir kan wanita paruh baya yg tidak sengaja menabrak nya 2 hari yg lalu,di saat ia berada di restoran kemaren,karena membantu Hery untuk bertemu beberapa klien yg tidak bisa di wakili oleh Ars.


Ah memikir kan itu membuat diri nya tersenyum,hingga membuat Hery bertambah heran saat melihat wajah tersenyum Daddy nya,terlihat seperti pria muda yg sedang kasmaran.


"Dad Dad Dad " panggil Hery beberapa kali,karena Daddy nya tidak juga menjawab,tapi nada panggil nya,semakin lama semakin meninggi.


"A apa?" tanya Daddy gugup saat diri nya ketahuan melamun.


"Tidak ada.Hanya saja,aku jadi penasaran dengan apa yang Daddy pikir kan sekarang ? Melamun hingga tidak mendengar suara ku memanggil" ucap Hery yg semakin penasaran dengan terus menatap wajah gugup nya Daddy.


"Apa ada yg aku lewat kan tentang Daddy?"tanya Hery lagi dengan wajah tersenyum nya saat Daddy nya hanya diam saja dengan wajah yg sedikit memerah.


"Tidak ada" jwb Daddy dengan cepat,ia berusaha menahan rasa gugup nya.


"Daddy hanya tidak ingin Grandma kembali khawatir lagi,jika kau melaku kan pembunuhan atau hal-hal yg kejam lain nya.Maka dari itu Daddy bertanya pada kau tentang wanita gila itu tadi" ucap Daddy lagi,ia berusaha mengalih kan pembicaraan yg akan menjebak diri nya sendiri itu.


Tapi tujuan ia bertanya dan wajah penasaran nya tadi itu,memang benar karena ia takut Mommy nya akan khawatir saat mengetahui Hery telah melaku kan hal-hal yg berbau mafia,lalu akhir nya pasti dirinya juga yg akan mendapat kan imbalan dari perbuatan putra nya dari Daddy nya.


Maka dari itu,ia harus mengantisipasi nya agar ia tidak menjadi tumbal dari perbuatan putra nya itu nanti.


"Dad......." Hery yg baru mulai mau merecoki Daddy nya dengan berbagai pertanyaan,akhinya harus tertunda karena saat ia ingin bertanya,terdengar suara istri tercinta nya yg sedang memangil diri nya dari pertengahan anak tangga sana.


"Honey,kamu sudah pulang?" tanya Ashley yg baru keluar dari dalam kamar,wajah nya langsung saja tersenyum saat melihat Hery yg sudah pulang.


Ia baru saja mau mencari suami nya,ia berpikir mana tau suami nya sudah pulang.Ternyata benar saja,suami nya sudah berada di ruang tamu bersama mertua nya.


"Dad,kau harus menjelaskan nya pada ku,di lain kesempatan nanti" peringat Hery dengan tersenyum jahil,sebelum berdiri dari duduk nya lalu berjalan ke arah istri nya yg sedang berjalan ke arah nya juga.


"Dasar anak nakal" gumam Daddy dengan suara pelan,wajah nya menjadi semakin kesal saja,tapi ia juga menghembus nafas lega karena menantu nya telah menyelamat kan diri nya dari recokan-recokan yang akan putra nya layang kan kepada nya tadi.


"Kenapa baru pulang,Honey?" tanya Ashley dengan wajah penasaran nya,sambil menatap suami nya yg sudah mendekat ke arah nya.


"Tadi ada urusan sedikit,ayo temani aku membersih kan diri dulu,baru kita makan malam" ucap Hery dengan tersenyum menggoda,sambil merengkuh pinggul istri nya dan membawa nya menaiki anak tangga untuk menuju kamar mereka.

__ADS_1


Ashley pun tersenyum dan rasa penasaran nya pun langsung menguap begitu saja,saat ia mengerti dengan senyuman menggoda dari suami nya itu,ia pun mengikuti keinginan suami nya dengan senang hati.Ntah kenapa beberapa hari ini,ia sangat menyukai perbuatan mesum suami nya itu.


Akhir nya mereka pun melaku kan 1 kali pergumulan panas mereka di dalam kamar mandi lagi,baru lah mereka keluar untuk makan malam bersama Grandma,Grandpa dan juga Daddy.


__ADS_2