Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
41. Kakak ipar yg menyebal kan


__ADS_3

" Begitu lah cerita nya,beberapa hari yg lalu Hery ingin mengantar kan kami pulang tp Ibu masih ingin di sini,maka dari itu kami masih ada di sini sekarang" ucap Ibu lagi mengakhiri cerita nya dengan tersenyum.


"Brengsek pria itu.Jadi di mana pria brengsek itu sekarang?"tanya Daniel dengan wajah memerah nya karena marah dan juga dengan tangan mengepal.Ia merasa bersalah karena tdk sanggup melindungi adik satu satu nya.


" Kau tdk perlu membuang sia sia tenaga kau itu,karena pria itu sudah aku kirim kan ke kota ***** .Pria itu tdk akan dapat keluar dari sana tanpa izin ku" jwb Hery dengan wajah tenang nya sambil menyandar kan tubuh nya ke belakang.


" Kenapa tdk kau jeblos kan saja ke dalam penjara?" tanya Daniel dengan wajah bingung ny,sambil berpikir.


' Kenapa pula Hery harus repot repot mengirim pria itu ke sana' pikir Daniel.


" Org tua pria itu datang mencari ku,memohon agar aku melepas kan putra nya dan menangis tersedu sedu di bawah kaki ku.Jadi aku pikir untuk memberi kesempatan pada mereka"jwb Hery


" Bagaimana kalau pria itu berencana untuk menculik atau melukai Ashley lagi?" tanya Daniel lagi dengan rasa khawatir nya.


" Tdk akan,karena aku sudah mengutus org untuk mengawasi nya" ucap Hery dengan yakin,membuat Daniel sedikit lega.


" Apa kah kalau salah satu keluarga mu kenapa kenapa,kau baru akan pulang?" tanya Ayah yang dari tadi tdk banyak bicara.Ia bertanya dengan nada menyindir karena kesal putra nya itu sudah setahun lebih ini tdk pulang pulang.


" Ayah,bukan seperti itu,aku sedang sibuk membangun perusahaan ku di sana,maka nya aku tdk bisa cepat pulang"ucap Daniel dengan tersenyum kikuk.


Beruntung saat ia mengetahui kalau org tua nya tdk ke kampung halaman mendiang kakek nya,kebetulan perkerjaan nya hanya tggal sedikit.


Mungkin biar pun sedang banyak perkerjaan,ia pasti akan pulang,karena rasa khawatir nya kepada keluarga nya.


" Ayah,lagi pula bagi ku,perkerjaan ku tdk lebih penting dari keluarga ku ini.Aku cuma ingin menjadi yg terbaik untuk keluarga ini" ucap Daniel dengan wajah serius mencoba untuk menghibur Ayah nya yg sedang kesal,walau pun ia memang sedang berbicara jujur.


" Iya iya Ibu dan Ayah mengerti nak,tapi kau juga tdk boleh berkerja terlalu berlebihan.Nanti kalau kau sakit,Ibu akan sedih" timpal sang Ibu yg mencoba membantu putra nya dengan wajah pura pura sedih.


" Tapi sekarang Ibu sangat senang karena kau sudah pulang" lanjut Ibu lagi dengan tersenyum bahagia sambil sedikit memeluk Daniel,karena Daniel dari tadi memang duduk di samping nya.


"Benar kata Ibu mu itu,kau harus selalu menjaga kesehatan mu.jadi bagaimana dengan perusahaan baru kau itu?" tanya Ayah yg ingin mengalih kan kekesalan nya,apa lagi saat ia memikir kan tentang kesehatan Daniel yg terus sibuk berkerja,membuat ia tdk tega mau memarahi putra nya itu lagi.

__ADS_1


" Baik yah,aku mengerti.Perusahaan baru ku dalam 1 bulan ini sudah ada perkembangan yah,aku akan berusaha lebih giat lagi" jwb Daniel dengan tersenyum karena Ayah sudah tdk begitu kesal pada nya.


" Syukur lah kalau begitu" ucap Ayah dan Ibu serentak karena merasa senang,membuat mereka ber dua saling pandang lalu mereka ber dua lgsng tersenyum.


Sedang kan Hery dan Ars hanya diam saja dengan wajah datar mereka yg seperti biasa,saat mendengar obrolan ke 3 org beda usia itu.


Tiba tiba Ashley bersuara,tapi aneh nya tdk menyambung dengan pembicaraan Ayah,Ibu dan Daniel,membuat Daniel memutar bola mata nya dengan malas saat mendengar pertanyaan pertanyaan nya Ashley.


"Jadi ternyata saat aku hampir di culik kemaren, kau yg menyelamat kan aku? Kenapa aku bisa tdk sadar,padahal aku memimpi kan mu kemaren" ucap Ashley saat sudah mendapat kan jawaban dari rasa bingung yg ia alami kemaren,setelah selesai mencerna dengan baik,cerita dari Ibu.


Ashley berbicara dengan wajah bahagia nya,karena ternyata pria pujaan hati nya yg menyelamat kan nya.


" Kau kan memang ceroboh,mungkin kalau org itu melempar kau ke laut dalam keadaan tidur,kau pasti tdk akan menyadari nya juga" ucap Daniel dengan nada menyindir sambil meminum air teh yg sudah mulai mendingin.


"Aku tdk seperti itu kak,kemaren kan aku kena bius jadi wajar kalau aku sampai tdk sadar"ucap Ashley mencoba untuk membela diri,walau pun memang ada benar nya juga sih.


Ashley berbicara sambil mendelik kesal ke arah Kakak nya,yg hanya di balas dengan dengusan malas dari sang kakak.


Tapi walau pun melalui Mark,tapi tetap saja kan semua itu berkat Hery,karena dari awal Hery yg mengutus Mark untuk menjaga Ashley.


Hanya saja,ia menyesal kan keterlambatan ia kemaren,karena gara gara keterlambatan nya,menjadi Mark yg mengendong wanita nya.


'Padahal ia tdk suka kalau ada pria lain yg menyentuh wanita nya,tp ya sudah lah,sudah terjadi,yg terpenting wanita nya selamat' pikir Hery.


" Kenapa kau malah memihak kepada kakak...Padahal kemaren kan,aku hanya belum mengeluar kan kemampuan ku saja.Kalian ber dua sama sama menyebal kan" ucap Ashley dengan menggerutu kesal,mencoba untuk mengelak dari kesalahan nya.


Hery hanya tertawa kecil sambil geleng geleng kepala saat melihat tingkah mengelak nya Ashley lalu tawa nya menular ke Ayah,Ibu dan Ars.


Sedang kan Daniel lagi lagi hanya memutar bola mata nya dengan malas,apa lagi saat mendengar pembelaan dari Ashley sendiri.


" Oh iya,aku baru teringat" ucap Daniel tiba tiba dengan wajah yg serius.

__ADS_1


Semua nya nya pun menghenti kan tawa nya,kecuali wajah kesal nya Ashley.


" Kenapa pria ini memanggil Ayah dan Ibu dengan panggilan yg sama seperti kami?"tanya Daniel dengan wajah penasaran,saat baru teringat ketika Hery memanggil Ayah dan Ibu nya tadi.


Ashley yg tadi sedang kesal pun segera memasang indra pendengar nya karena ia sendiri juga penasaran dari tadi.


" Oh itu,itu Ibu yg suruh karena pria ini yg nanti akan menjadi menantu Ibu.Maka dari itu,ia juga harus memanggil dengan panggilan yg sama seperti kalian memanggil kami" jwb Ibu dengan wajah senang bahagia.


Karena menantu idaman yg ia ingin kan dapat juga,apa lagi ini seperti nya lebih perfect dari idaman.Ya sudah tdk apa apa,itu sudah Ibu anggap bonus saja.


" Bukan kah begitu Ayah?" Ibu pura pura bertanya kepada Ayah untuk mencari dukungan.


" Iya,benar apa kata Ibu mu" ucap Ayah yg mendukung sang istri,karena ia pun memang menyukai sifat Hery yg tegas dan seperti nya memang bisa di percaya untuk menjaga putri kesayangan nya ini.


Ashley menganga tdk bersuara saat mendengar pernyataan dari ke dua org tua nya.


' Sedekat apa mereka ber dua dengan Hery,sampai seperti itu tanggapan org tua nya terhadap Hery,cepat sekali' pikir Ashley.


" Apa?Apa kalian serius? Pria ini seperti nya bukan org sembarangan,kita tdk akan cocok dengan cara hidup nya.Bagaimana kalau adik ku di rendah kan di keluarga nya" ucap Daniel mencoba merubah keputusan Ayah dan Ibu nya dengan wajah serius nya sambil menatap dari atas kepala Hery hingga ke bawah.


Ia hanya tdk ingin adik nya hidup menderita dengan hinaan hinaan yg akan adik nya dapat kan dari sekitar kehidupan nya nanti.


Benar saja bukan hanya Ayah dan Ibu,tapi juga Ashley ikut terpengaruh,mereka cukup sadar diri sekali akan keadaan hidup mereka sendiri bagaimana.


Mereka pun ingin mendengar jawaban dari Hery sendiri dengan tdk sabaran.


" Apa semua isi kepala kau hanya kotoran semua?" ucap Hery dengan ketus,ia menjadi sangat kesal dengan penuturan Daniel tentang diri nya.


' Apa keluarga nya sejahat itu,untung kakak ipar.Jika bukan,mungkin ia sudah memikir kan,apa yg akan ia laku kan pada pria menyebal kan ini'pikir Hery.


Hingga membuat wajah Ayah,Ibu dan Ashley yg sempat menegang barusan,menjadi sedikit mengurang dan berubah menjadi tersenyum saat melihat wajah ketus nya Hery.

__ADS_1


Sedang kan Ars juga ikut tersenyum,jarang jarang mereka ber 4 menyaksi kan momen seperti ini,'Ternyata ada wajah yg lain,selain wajah tegas dan tenang nya Hery' pikir mereka.


__ADS_2