Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
29. Hery melepas kan rindu dan kesal nya


__ADS_3

***


Di Perusahaan Kusuma Group.


Hery dan Ars baru saja selesai mengerja kan perkerjaan mereka dan bersiap siap mau berangkat ke Cafe nya Desi untuk makan siang.


Hery masuk ke dalam mobil dengan lesu,ia menjadi hilang semangat karena 3 hari kebelakangan sikap Ashley kepada nya menjadi beda,ia hanya mampu menghela nafas dengan pelan.


Sedang kan Ars hanya diam saja,ia juga bingung,bagaimana cara membantu Tuan nya,ia saja tdk pernah pacaran.


Tak lama kemudian mereka berdua pun sampai di Cafe nya Desi,mereka berdua pun lgsng keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk ke dalam Cafe.


Mereka berdua sudah duduk di salah satu meja,Hery terus menatap ke arah dapur berharap wanita yg ingin di lihat nya keluar dari sana.Ternyata tdk sesuai seperti harapan nya.


Hari ini sudah hari ke 4,Ashley seperti menghindari nya saja,jika dapat di layani oleh Ashley pun tp senyum nya Ashley hilang berganti dengan wajah datar nya.


Ia juga menjadi bingung,padahal kemaren terakhir ketemu,Ashley masih biasa saja,kenapa sekarang malah jadi berubah begini.


Akhir nya karena tdk tahan lagi dengan sikap Ashley kepada nya,Hery bangkit dari duduk nya dan berjalan ke arah dapur.Ia berjalan masuk ke dalam dapur sambil mencari cari sosok Ashley.


Ars yg sudah mengerti apa yg ingin Tuan nya laku kan,ia hanya tetap duduk diam saja sambil menunggu hingga Tuan nya selesai dengan urusan nya.


Hery berdiri dengan diam,sambil memerhati kan wanita yg sedang di cari nya tadi dan yg membuat nya gelisah tdk menentu 4 hari ini.


Ternyata wanita yg membuat nya gelisah itu,sedang sibuk duduk di sudut ruangan dapur tersebut,sambil melamun,mungkin sedang memikir kan pria pujaan hati nya.


Ntah apa yg di lamun kan oleh wanita itu,Hery menjadi penasaran,lalu ia pun berjalan menghampiri Ashley.Beruntung di dapur lagi sepi,jadi Hery bisa bebas mewawancara dan sekalian mengerjai Ashley.


" Nona cantik,apa yg sedang kau pikir kan hm?" Hery berbisik di samping telinga nya Ashley,setelah sudah mendekat ke tempat Ashley duduk.


Ashley yg baru tersadar dari lamunan nya pun,ia reflek lgsng menoleh kan kepala nya ke samping karena kaget,apa lagi ia merasa kan ada hembusan nafas di sekitar leher nya,yg membuat nya geli.


Dan akhir nya...


deg deg deg...


Degub jantung mereka saling beradu dengan cepat,ketika bibir mereka ber dua saling bersentuhan.


Hery pun tdk menyia nyia kan kesempatan saat melihat Ashley yg masih terus diam terbengong,ia segera menyesap sedikit bibir merah nya Ashley hingga membuat Ashley lgsng tersadar.

__ADS_1


Ashley segera menjauh dari Hery dan bangkit berdiri,setelah tesadar dari pesona nya Hery.Sedang kan Hery juga ikut menegak kan badan nya kembali,sambil tersenyum.


" Apa yg kau laku kan?" ucap Ashley dengan gugup.


" Kenapa kau suka sekali mencuri ciuman dari aku" lanjut Ashley lagi dengan kesal.


" Karena bibir mu sangat manis dan tadi itu kau yg memberi bukan aku yg mencuri"jwb Hery santai tanpa merasa bersalah.


" Kau,,,memberi apa nya.Jelas jelas kau yg tiba tiba masuk ke sini dan mencuri nya" ucap Ashley tdk mau kalah.


" Dan juga,kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Ashley dengan mata menelisik heran.Ia baru ingat kalau ia masih di dapur untuk menghindari Hery tadi tp kenapa Hery bisa berada di sini.


" Untuk mencari mu,kenapa beberapa hari ini kau selalu menghindari ku?" tanya Hery sambil melangkah maju untuk lebih mendekat ke Ashley.


"A,, aku .... Mana ada aku menghindari kau,mungkin itu cuma perasaan kau saja" jwb Ashley gugup dan menyangkal tuduhan Hery dengan cepat,sambil melangkah mundur pelan karena melihat Hery maju ke arah nya.


" Benar kah?" tanya Hery dengan wajah tenang nya sambil terus mendekat ke arah Ashley.


" Be benar.Apa yg ingin kau laku kan?Cepat berhenti,jika tdk aku akan berteriak" ucap Ashley dengan gugup dan kebingungan saat melihat tubuh Hery sudah semakin dekat.Sedang kan sebentar lagi ia akan terpojok ke dinding,ia harus segera mencari ide untuk bisa lari dari pria satu ini.


" Berteriak lah sesuka hati mu nona" jwb Hery.Masih dengan wajah tenang nya sambil tersenyum.


" Kau, ," kesal Ashley,ia juga malu jika ada yg melihat mereka seperti ini.


" Kau mau ke mana hm?" tanya Hery dengan santai.Ia sengaja mengerjai Ashley ,karena ia melihat kegugupan wanita nya itu.


Apa lagi jika ia memikir kan wanita nya telah membuat nya kesal beberapa hari ini dengan cara terus menghindari nya,semakin menjadi jadi keinginan nya untuk mengerjai wanita nya itu.


" Apa yg sebenar nya yg kau ingin kan?jangan macam macam dengan ku ,jika tdk mau aku lapor kan kepada polisi" ancam Ashley dengan memberani kan diri,walau pun masih gugup,sambil menahan dada keras nya Hery dengan ke dua tangan nya.


Hery tdk menanggapi ancaman nya Ashley,ia hanya tersenyum dan terus memerhati kan bibir merah nya Ashley yg terus bergerak.


' Lagi pula,siapa juga yg berani menangkap nya' pikir nya.


"Jangan mengoda ku,jika kau sudah mempunyai wanita lain" ucap Ashley semakin kesal saat melihat senyuman menggoda nya Hery,walau pun barusan senyuman itu mampu membuat nya terpaku sejenak.


Apa lagi jika ia mengingat makan keluarga Hery kemaren,membuat wajah nya semakin memberengut kesal saja.


" Wanita?" tanya Hery dengan wajah tdk mengerti atas apa yg di kata kan oleh Ashley.Kapan pula ia punya wanita lain,setahu ia,hanya wanita yg ada di depan nya sekarang ini yg telah memenuhi ruang hati nya.

__ADS_1


"Iya,kemaren 4 hari lalu aku melihat kau makan bersama keluarga wanita itu,jangan berusaha mengelak lagi" ucap Ashley dengan ketus sambil terus berusaha mendorong dada nya Hery,tp jangan kan menjauh,bahkan bergerak pun tdk.


" Dasar playboy,sudah berapa wanita yg sudah kau kencani hingga membuat kau lupa wanita mana yg aku maksud kan?"tanya Ashley saat melihat Hery yg seperti nya sedang berpikir,padahal Hery hanya sedang mencerna perkataan perkataan Ashley saja.Seperti nya ia salah,telah mencintai pria ini.


Akhir nya Hery berhasil juga mercerna perkataan Ashley,seperti nya wanita nya sedang cemburu.Ia juga berhasil mengingat pertemuan makan nya kemaren bersama Tuan Jerry.


" Apa kau cemburu?" tanya Hery dengan tersenyum bahagia.Mudah mudahan tebakan nya benar,jadi cinta nya tdk akan bertepuk sebelah tangan.


" Ti tidak " jwb Ashley semakin gugup dengan wajah tersipu malu.


" Buat apa aku cem......hhmmm.."penyangkalan Ashley terbungkam oleh bibir nya Hery.


Hery segera mencium bibir merah nya Ashley ,ia sangat gemas saat melihat wajah malu nya Ashley.


Ia juga ******* nya,walau pun Ashley mencoba untuk memberontak.


Hery terus ******* nya dengan lembut berusaha sedikit merangsang nya,hingga membuat Ashley terkulai lemah tdk berdaya sambil meremas kuat ujung jas kerja nya Hery dan membuka bibir nya pelan pelan tp tdk membuat Ashley membalas nya karena Ashley memang tak pernah berciuman jadi masih kaku.


Hery yg melihat Ashley tdk memberontak lagi dan sudah menerima ciuman nya pun,merasa sangat senang.Ia pun tdk ingin menunggu lagi,ia lgsng memasuk kan lidah nya untuk menyapu ke dalam rongga rongga mulut nya Ashley.


Hery melepas kan ******* nya untuk membiar kan Ashley bernafas sebentar,lalu ia ******* nya lagi sebelum Ashley sempat bersuara.


Hery ingin melepas kan rindu dan kesal nya sebentar,karena selama 4 hari ini Ashley tdk ada memberi senyuman kepada nya dan terus menghindari nya


" Ash ...." perkataan Desi terhenti dengan wajah terkejut nya saat melihat Ashley berciuman dengan pria pujaan hati nya.


Mereka berdua berciuman dengan lembut,hingga tdk menyadari ada org yg sedang memerhati kan nya.


" ehm ehm..." dehem Desi karena wajah dan badan nya sudah panas dingin melihat adegan mereka ber dua.


Ashley dan Hery yg sedang asyik berciuman pun sontak lgsng melepas kan tautan bibir mereka dan sedikit menjauh.


Ashley segera memperbaiki pakaian nya yg sedikit berantakan ,akibat ulah nya Hery yg meremas pinggang dan punggung nya saat berciuman tadi.


Wajah kaget nya Ashley sudah memerah sambil menunduk kepala dengan malu,saat melihat Desi berdiri di sana dengan wajah penasaran.Seperti nya sebentar lagi Desi akan bertanya bnyk hal kepada nya.


Sedang kan sang pelaku hanya berdiri tenang saja sambil merapi kan kembali jas kerja nya,seprti tdk melaku kan apa apa saja.


" jangan pernah menghindari aku lagi,jika tdk aku akan melaku kan nya lagi" bisik Hery di samping telinga nya Ashley,lalu pergi dari sana begitu saja dan melewati Desi dengan wajah tenang nya.

__ADS_1


Mata nya Ashley melotot tdk percaya saat mendengar ancaman dari Hery.


Lalu saat ia melihat punggung Hery sudah menghilang,ia segera duduk kembali di kursi tadi untuk melemas kan saraf otot otot kaku nya barusan dan menetral kan degupan jantung nya dan juga sedikit sisa kekurangan nafas akibat berciuman tadi.


__ADS_2