Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
92. 2 wanita ular


__ADS_3

"Owh,jadi ini dia,wanita yg telah membuat putra ku menjadi anak yg tidak berbakti" ucap Melisa ,sang Ibu kandung nya Hery,yah 2 wanita beda usia itu adalah Ibu kandung nya Hery dan Clara.


Ia berbicara dengan nada emosi sambil menatap wajah Ashley dengan mata yg penuh kemarahan.


Hery langsung berdiri dari duduk nya,wajah nya langsung saja menggelap saat melihat siapa pelaku yg telah menerobos pintu ruangan nya tanpa izin.


Sedang kan Ashley, masih sibuk memperbaiki baju nya yg berantakan karena ulah nya Hery,untung saja belum sempat terbuka ke mana-mana.


Saat ini wajah nya menjadi kesal karena melihat 2 wanita beda usia itu,karena telah menganggu ciuman manis mereka.


"Ternyata kalian sangat tidak tahu malu" ucap Melisa lagi dengan nada geram dan tersenyum sinis ke arah Ashley.


"Siapa yg memperboleh kan kalian berdua masuk ke sini ha?" tanya Hery dengan nada tinggi,sambil menatap tajam ke arah Melisa.


Melihat emosi Hery yg meledak-ledak,dengan wajah khawatir nya,Ashley segera bangkit dari duduk nya untuk menenang kan suami nya.


"Sudah sudah,jangan terlalu emosi" ucap Ashley dengan suara pelan sambil sengaja mengelus-elus dada bidang nya Hery,saat melihat Clara yg sedang menatap diri nya dengan wajah yg emosi campur kesal.


"Kami adalah keluarga kamu nak,jadi kami bisa masuk ke sini sesuka kami" ucap Melisa dengan wajah yg tidak tahu malu.


Dari dulu Daddy nya Hery memang sudah memperingat kan para bawahan nya agar tidak memperboleh kan mantan istri nya masuk ke dalam Perusahaan milik nya,bahkan di Mansion milik nya,peringatan itu juga tetap berlaku.


Tapi tadi karena satpam dan karyawan yg lain sedang lengah,maka dari itu 2 wanita beda usia itu mampu menerobos hingga masuk ke dalam ruangan nya Hery.


"Dan kau wanita murahan,harus nya kau yg tidak pantas berada di sini" lanjut Melisa lagi dengan tersenyum sinis ke arah Ashley,yg di tanggapi oleh Ashley dengan wajah cuek nya saja.


"Apa kau tidak tahu,betapa berharga nya diri ku bagi putra mu ini?" tanya Ashley,pura-pura dengan nada sombong,sambil memeluk Hery dari samping dan menyandar kan kepala nya di dada bidang nya Hery.


Hery tersenyum di dalam hati,ia langsung menyambut nya dengan senang hati dan ia juga sangat menyukai istri nya yg punya inisiatif seperti ini,walau pun itu hanya karena 2 wanita ular yg ada di depan nya saja.

__ADS_1


" Dan apa anda bilang tadi,kalian berdua adalah saudara nya suami ku..." tanya Ashley lagi dengan nada mengejek,sambil terus bersandar di dada bidang nya Hery dengan manja.


"Honey,sejak kapan kau mempunyai keluarga yg kurang ajar seperti mereka?" tanya Ashley kepada Hery dengan nada menyindir,tapi mata nya terus menatap tajam ke arah Clara.


Hingga membuat 2 wanita ular tersebut semakin emosi saat mendengar sindiran dari Ashley.


Melisa yg ingin memaki Ashley lagi,malah di dahului oleh Clara yg sudah sangat geram sama Ashley.


"Dasar wanita j*l*ng,pasti kau hanya ingin harta nya Hery saja.Hery jangan tertipu oleh wanita ****** ini" ucap Clara dengan wajah marah nya sambil berjalan ke arah Ashley,berniat ingin menarik Ashley dari pelukan nya Hery.


Clara sudah tidak tahan menahan amarah dan rasa cemburu nya lagi,ia ingin segera menampar Ashley saat ini juga.


Tapi belum sempat dia menyentuh Ashley,tubuh nya sudah terlempar duluan.


"Plak" terdengar suara tamparan di pipi nya Clara hingga membuat pipi nya memerah karena bekas tamparan dari Hery.Tamparan dari Hery bukan main-main,terbukti dengan ada nya sedikit darah di sudut bibir nya Clara dan juga tubuh yg terduduk di lantai karena Hery menampar nya dengan tenaga yg kuat.


Ia segera menepis tangan nya Clara,saat melihat Clara ingin menyakiti istri nya.Setelah selesai menepis,ia langsung menampar Clara dengan tenaga yg kuat, dalam sekali gerakan.


"Hery,apa-apaan kau ini..." ucap Melisa dengan gugup bercampur emosi saat melihat Hery menampar Clara dengan kuat sambil membantu calon menantu nya bangkit dari terjatuh nya tadi.


Sedang kan Clara mejadi ketakutan karena di tampar oleh Hery,baru kali ini ia melihat sisi kejam nya Hery.Tapi walau pun begitu,tekad nya untuk memiliki Hery masih saja belum menghilang.


Ia berusaha bangkit dengan di bantu oleh Melisa,sambil menahan sakit di pipi dan di sudut bibir nya hingga terdengar sedikit suara ringisan sakit dari mulut nya.


"Aku sudah bilang sama kalian berdua,jangan pernah menganggu kami,apa lagi menganggu istri ku" ucap Hery dengan nada tinggi dan wajah tegas nya.


Ashley yg melihat Hery menampar wanita genit itu,wajah nya malah berubah menjadi bengong tapi tangan nya masih tetap memeluk suami nya.


Ia tidak menyangka Hery akan menampar wanita genit itu,ia menjadi sedikit kasihan pada Clara,pasti pipi nya terasa sangat sakit sekali.

__ADS_1


Tapi ia juga merasa senang karena Hery membantu nya meluap kan rasa kesal nya pada wanita genit itu,secara tidak langsung.


'Siapa juga yg suruh wanita genit itu cari masalah dengan nya' pikir Ashley.


"Ini baru permulaan.Lain kali jika kalian mengabai kan peringatan ku,aku bisa lebih kejam dari ini" lanjut Hery lagi,sambil menatap tajam ke arah Melisa.


Hingga membuat nyali Melisa langsung menciut,ia hanya bisa pasrah untuk saat ini.Hilang sudah harapan nya,untuk mendapat kan saham dari Perusahaan Clara.


'Lihat saja,aku akan menunggu kesempatan yg lain datang pada ku.Jika saat itu tiba,istri murahan mu itu pasti sudah tiada untuk selama nya' batin Melisa dengan pikiran licik nya.


'Tunggu saja,aku akan membalas kalian berdua' batin Clara,saat ini ia akan mundur terlebih dahulu tapi lain kali,ia berpikir akan mencari kesempatan untuk membalas Hery dan juga Ashley.


"Tuan " panggil 4 pengawal yg telah Ars perintah kan untuk mengurus 2 wanita ular tersebut,Ars dari tadi sudah berada di ambang pintu sambil menonton adegan demi adegan,4 pengawal yg ia panggil juga sudah berada di belakang nya,hanya tinggal menunggu perintah saja.


"Cepat bawa mereka berdua keluar dari sini" perintah Hery,masih dengan nada tinggi dan wajah tegas nya,ia sudah muak melihat wajah 2 wanita ular itu.


"Baik Tuan"jwb 4 pengawal tersebut,mereka ber 4 pun langsung segera menyeret secara paksa Melisa dan Clara yg terus memberontak.


Lalu 2 wanita ular itu pun berhasil di bawa keluar dari Perusahaan milik Tuan nya,setelah sepanjang jalan 2 wanita ular itu terus mengeluar kan umpatan-umpatan yg tertuju untuk Ashley dan Hery.


"Ars,segera telepon Mark.Suruh dia untuk lebih waspada mulai sekarang,2 wanita itu pasti tidak akan tinggal diam saja" perintah Hery dengan nada serius,ia bisa lihat dengan jelas mata ke dua wanita itu yg penuh benci dan juga dendam.


Pasti setelah ini,2 wanita itu ntah akan menyusun rencana apa lagi.Hingga membuat ia sedikit khawatir,karena memikir kan hal itu.


"Baik Tuan" jwb Ars dengan wajah tegas nya sambil mengambil HP nya yg ada di dalam saku celana nya,lalu ia segera berlalu dari ruangan tersebut setelah menutup kembali pintu ruangan tersebut dengan pelan.


Ia tidak mau tubuh nya menjadi panas dingin lagi di dalam ruangan tersebut,maka nya ia memilih untuk pergi keruangan lain dari pada di sana.


Seperti nya setelah ini,ia harus pisah meja kerja dengan Tuan nya,jika tidak,ia pasti akan di kerjai habis-habisan sama Hery.

__ADS_1


__ADS_2