
Hari berganti hari,sudah 6 hari berlalu namun Hery tdk pernah bosan-bosan nya menganggu Ashley tapi menganggu dengan cara nya sendiri tentu nya.
Beberapa hari ini Hery selalu menganggu Ashley jika sudah berada di Cafe,ia menganggu dengan cara diam-diam memasuki ruang dapur saat melihat Ashley sendirian di dalam sana,.Kemudian ia juga mencium Ashley beberapa kali,lalu pergi begitu saja setelah selesai berbicara beberapa kata.
Ia juga kadang menggoda Ashley ketika ia mempunyai kesempatan.Hanya saja ia tdk bisa terlalu menonjol dalam berhubungan dengan wanita nya itu,jadi jika ia mempunyai kesempatan untuk mendekati Ashley ia tdk akan menyia nyia kan nya.
Sedang kan Ashley menerima nya dengan senang hati karena Hery pun tdk pernah kelewatan dalam menganggu nya, walau pun kadang-kadang ia juga menunjuk kan wajah nya yg kesal ketika di ganggu oleh Hery.
Hari ini adalah hari weekend tapi malam ini di sebuah restoran mungkin akan di ada kan sebuah acara peresmian antara 2 Perusahaan.
Malam ini adalah acara peresmian kerja sama antara Perusahaan wijaya Group dan Kusuma Group,biasa nya Ars saja yg menghadiri nya untuk mewakili ke tidak hadiran nya Hery,namun malam ini malah Hery juga mau ikut hadir.
Hery juga ikut menghadiri acara tersebut di karena kan putri Tuan Wijaya yg tdk lain adalah Agatha telah mengajak Ashley dan Desi untuk ikut menghadiri acara tersebut.
Tentu saja Hery tdk akan membiar kan Ashley ke sana tanpa diri nya,hingga ia juga harus ikut menghadiri acara tersebut agar bisa sambil mengawasi calon istri nya itu.
Di rumah nya Ashley.
Ashley sedang sibuk memilih-milih pakaian yg bgs untuk ia pakai ke acara malam ini,tapi saat sedang sibuk-sibuk memilih,tiba-tiba kakak nya menyelonong masuk ke kamar nya hingga membuat nya heran dengan tingkah kakak nya itu.
"Nah ini,dari kekasih tercinta mu"ucap Daniel dengan wajah kesal nya,ia melempar paper bag yg ia bawa pulang barusan sambil duduk di tepi kasur nya Ashley.
"Ini dari Hery kak?"tanya Ashley dengan wajah senang nya karena ia tdk perlu lagi repot-repot atau bingung memilih baju yg akan ia pakai malam ini.
__ADS_1
"Tapi ada apa dengan wajah cemberut kau itu kak?"tanya Ashley lagi dengan wajah tersenyum saat melihat wajah cemberut kakak nya itu.
"Semua ini gara-gara kekasih mu itu"jwb Daniel yg semakin kesal.
"Apa yg sudah ia laku kan?hingga membuat kakak kesal seperti ini?"tanya Ashley dengan wajah penasaran sambil mengambil paper bag yg di lempar kan oleh kakak nya
"Di dia"ucapan Daniel terhenti karena Daniel tdk menyelesai kan nya.
"Dia dia kenapa kak?"tanya Ashley sambil melihat pakaian yg di beri kan oleh Hery,ternyata sebuah gaun merah yg sangat cantik.
'Cantik'hanya 1 kata itu yg melintas di benak nya Ashley saat melihat gaun yg di beri kan oleh Hery pada nya barusan.
"Sudah, jangan di lihat terus"ucap Daniel,masih dengan wajah kesal nya,ia memutar bola mata dengan malas saat melihat Ashley menatap gaun yg di beri kan oleh Hery dengan mata yg ter kagum-kagum.
"Apa?Sejak kapan kakak suka pergi ke acara yg beginian?"tanya Ashley dengan wajah bingung nya setelah tersadar dari rasa terkejut nya,tapi tubuh kakak nya sudah menghilang di balik pintu kamar nya.
Hingga membuat Ashley hanya mampu mendengus kesal,lalu ia kembali tersenyum saat menatap gaun yg di beri kan oleh Hery itu lagi.
Ashley pun segera berganti pakaian karena jam sudah menunjuk kan hampir pukul 7,setelah ia selesai bersiap,ia pun langsung keluar dari dalam kamar nya untuk mencari kakak nya itu.
Kemudian ketika Ashley sudah menemu kan keberadaan kakak nya itu,mereka ber dua pun langsung berpamitan kepada Ayah dan Ibu setelah acara muji memuji dari sang Ibu saat melihat Ashley yg semakin cantik karena gaun yg di pakai oleh putri nya itu.
Mereka pun berangkat dengan mobil yg sudah di sedia kan oleh Hery,dengan Daniel yg menyetir mobil tersebut.
__ADS_1
Tapi mereka harus menjemput Desi terlebih dahulu,40 menit perjalanan yg di hiasi oleh oceh-ocehan dari Desi dan juga Sedikit dari Ashley hingga membuat Daniel hanya mampu menatap jengah terhadap 2 wanita yg sedang duduk di belakang nya itu.
Akhir nya mereka ber 3 pun sampai di tempat tujuan mereka,lalu mereka ber 3 pun keluar dari dalam mobil satu persatu dengan pelan.
Kemudian mereka ber 3 pun langsung melangkah masuk ke dalam restoran tersebut,yang langsung di sambut dengan antusias oleh Agatha.
"Hai kalian sudah sampai"ucap Agatha dengan wajah senang nya,lalu memeluk Ashley dan Desi bergantian.
"Kapan kakak pulang ?"tanya Agatha kepada Daniel dengan wajah penasaran nya.Agatha memang sudah akrab dengan kakak sahabat nya ini,termasuk juga dengan Desi karena mereka juga sering menimpali pembicaraan video call antara Ashley dan kakak nya ini.
"Seminggu yg lalu,ternyata kalian ber dua lebih terlihat dewasa jika sudah bertemu secara langsung"jwb Daniel dengan wajah tersenyum sambil menelisik wajah nya Agatha dan Desi bergantian.
"Tentu saja kak,memang kakak berharap kami ini akan seperti anak-anak"ucap Desi dengan ketus sambil mengerucut kan bibir nya agak sedikit ke depan.
Hingga membuat Ashley,Agatha dan Daniel tertawa kecil,lalu mereka ber 4 pun berjalan ke arah keramaian sambil bercanda gurau.
Ketika mereka ber 4 sibuk mengobrol dan bercanda gurau,dari depan pintu sana terdengar ribut-ribut yg mampu menghenti kan pembicaraan mereka ber 4.Sebenar nya bukan mereka ber 4 saja ,tapi semua org yg ada di dalam sana.
Terlihat 2 pria tampan yg melangkah dengan penuh kharisma dan wajah tegas nya mereka,yang membuat mereka ber 2 terlihat semakin tampan saja.
Mereka ber dua berjalan dengan langkah yg tegas dari pintu masuk sana sambil menatap wanita pujaan hati mereka masing-masing,membuat hampir semua wanita yg ada di sana terbius oleh ketampanan mereka ber dua,hanya dengan sekali pandang saja.
Ayah nya Agatha yg sedang kaget pun segera menyambut mereka ber dua dengan antusias yg tinggi setelah tersadar dari rasa kaget nya.
__ADS_1