
###
Di Cafe nya Desi , seperti biasa Ashley ber sekolah dan berkerja.Sudah 3 hari ini ia tdk melihat sosok pria yg hampir setiap hari dtg untuk makan siang,bersama rekan kerja nya atau pun hanya bersama asisten nya saja.
Ntah kenapa Ashley merasa senang saja ketika melihat pria tersebut sering makan di Cafe,tp selama 3 hari ini ia seperti merasa kehilangan,Ashley pun bingung sendiri dengan perasaan nya , padahal ia sm sekali tdk mengenal pria itu.
Dalam 3 hari ini Ashley sekali kali termenung,sampai harus di teriakin sm Desi ia baru tersadar.
Seperti saat ini...
" Ashley" ntah sudah berapa kali Desi memanggil manggil nama Ashley dari td,padahal Desi cuma di samping nya saja,tp seperti berada ntah berapa puluh kilo.
Sangking geram nya,Desi lgsng saja mengeluar kan suara tanda bahaya nya.😁
" Ashleeeyyyy" teriak Desi kuat.
Ashley yg memang jiwa nya seperti tdk bersama raga nya pun,terkejut bukan main.Sampai sampai bokong nya Ashley mendarat di atas lantai sedang kan pelaku nya sekarang sedang tertawa terbahak bahak. ( Ini lah yg di nama kan bahagia di atas penderitaan teman) 😅
"Desi" kesal Ashley.
" Habis nya kau seperti tdk bernyawa saja dari td ley" ucap Desi.Ashley hanya mendelik ke Desi.
" Memang nya apa yg kau lihat di depan sana ley? padahal di depan sana kan tak ada siapa siapa" oceh Desi.
"Diam la,kau pun sama,seperti tdk ada kerjaan lain saja selain meneriakin ku.Ini kan masih jam istirahat,jd kan ga masalah aku di sini sebentar" ucap Ashley.Padahal Ashley sedikit malu dengan apa yg di laku kan nya,duduk di kursi yg ada di danau dan melamun sendiri,apa lg jika Desi mengetahui apa yg di lamun kan,mau tarok di mana wajah nya. ☺
'Kenapa jg aku memikir kan pria itu,ah seperti nya kepala ku sedikit bermasalah' ucap Ashley sm diri nya sendiri tp ia berucap di dalam hati,jika di dengar oleh Desi,bs di pasti kan,Desi akan mengejek nya habis habisan.😅
" Iya,tp kan tdk perlu sampai melamun seperti gitu.Apa lg ketika kau melamun td wajah mu tersenyum berseri seri.Raga masih di sini tp jiwa mu seperti ntah melayang ke mana,ku pikir kau lg kerasukan,aku kan jd takut maka nya aku teriakin saja td,dari pada nanti kerasukan nya bertambah parah" Desi berbicara panjang lebar sambil bergidik ngeri.
" Atau .... Jika kau bukan kerasukan.Pasti kau lg jatuh cinta dan memikir kan seorg pria sampai melamun begitu?" lanjut Desi lg,bertanya dengan nada senang nya,hlg sudah rasa takut nya td.
"Kau ini sembarangan saja Des,jatuh cinta apa nya.aku kan hanya duduk diam di sini untuk melepas lelah saja.Mgkn aku terlalu menghayati permandangan di sini jd sampai gak mendengar suara panggilan kau"elak Ashley,sambil memaling kan wajah nya ke samping karena dari td wajah nya sudah bersemu merah.
" Benaran ley?" Desi bertanya sambil menelisik wajah nya Ashley.
" Walau pun benaran jg ga apa apa,aku akan lebih senang lg ley,aku harus beritahu sm Agatha tentang berita bahagia ini"lanjut Desi lg.
" Tp ngomong ngomong siapa pria beruntung itu ley?" tanya Desi penasaran.
" Tidak ada Des dan kapan jg aku blg ada pria yg sedang aku pikir kan" kesal Ashley campur malu,wajah nya ntah sudah semerah apa.
__ADS_1
Desi yg melihat wajah merah Ashley,tambah menjadi jadi.
" Ayo lah ley,cepat blg siapa pria itu... Kau harus perkenal kan nya sm kami berdua" ucap Desi penuh harap.
"Tidak ada Des,kau ini ya...Ah sudah lah,aku mau kerja lg" Ashley berbicara sambil bangkit dari kursi dan cpt cpt pergi dari sana masuk ke dlm Cafe,jika tdk,pasti akan di rudungi bnyk pertanyaan lg sm Desi,mau ke mana lg ia mencari jwban nya ntar.
' Kenal saja tidak ,gimana mau aku perkenal kan ke kalian berdua, ada ada saja Desi ini.Tp...benar kah aku sedang jatuh cinta?.. ah sudah lah,aku harus cpt cpt selesai kan perkerjaan ku biar bs cpt plg' Ashley membatin sambil tersenyum.
Sedang kan di belakang nya,Desi mengejar Ashley sambil menggerutu kesal campur kecewa.Karena tdk mendapat kan jawaban yg di ingin kan...
***
Sementara di salah satu negara,seorg pria muda sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan gelisah.Sudah dari td pagi ia duduk tak menentu,Ars yg melihat tingkah tuan nya itu hanya mampu mengeleng kepala.
" Ars apa masih banyak urusan yg belum selesai?" Hery bertanya dengan kesal 😒. Kenapa tidak kesal,karena dalam 2 hari penuh ini ia berkerja dan mengurus dengan cepat semua perkerjaan yg harus disertai oleh diri nya sendiri,supaya ia bs cpt plg untuk melihat sang pujaan hati yg selama 3 hari ini belum bs di lihat.
" Masih ada sedikit tuan,mgkn tengah mlm ini kita sudah bs pulang" jwb Ars mencoba
" Hm " ucap Hery singkat.mendengar apa yg di kata kan oleh Ars barusan,Hery hanya bs menghela nafas dengan pelan berusaha untuk bersabar.Padahal baru 3 hari tp rindu nya seperti sudah menumpuk,bagaimana kalau 3 bln? mgkn saja akan terjadi badai.😅
###
Di sebuah kost yg terlihat sederhana ,seorg wanita remaja sedang bermalas malasan di atas kasur yg ada di dlm kamar nya.
Tapi bukan nya bs lgsng lelap,mata nya malah susah mau lelap,sudah 3 mlm ini ia seperti gitu.
"Oh tuhan,kenapa aku seperti ini?" Ashley berbicara dan bertanya sendiri dengan sedikit kesal.
"Kenapa wajah pria itu terus berputar di dlm kepala ku, ah... awas saja jika aku melihat nya lg.Akan aku bunuh saat itu jg,karena telah membuat ku seperti ini"ucap Ashley sambil menggeleng geleng kan kepala nya.
Akhir nya Ashley menggerutu sampai tertidur.
...
Besok pagi nya Ashley beraktivitas seperti biasa nya,ke sekolah dan sepulang sekolah lgsng ke Cafe nya Desi.
Ashley masih menunggu kedatangan pria yg tak di kenal tersebut,berharap tiba tiba muncul di depan mata tp ternyata itu semua hanya ada di dlm khayalan nya semata.
Desi dan Agatha yg kebetulan hari ini ada di Cafe tersebut pun terus memerhati kan Ashley.
" Des, saperti nya ada yg sedang jatuh cinta?" Agatha pura pura bertanya sm Desi.
__ADS_1
" Iya seperti nya begitu,tp sayang nya dia tdk mau mengakui nya tha" keluh Desi.
" Mgkn dia akan mengakui nya,jika pangerannya sudah bersama wanita lain" tambah Agatha.
" Ah,,sayang sekali kalau sudah begitu" lanjut Desi
Agatha yg mau bersuara kembali tak jd,karena sudah ada yg menyela duluan.
" Pria itu tdk akan mau sm aku,mana cocok dia sm aku yg hanya dari keluarga miskin ini" Ashley menyela dengan wajah yg sendu.
" Bs melihat wajah nya hampir tiap hari saja,aku sudah sangat bersyukur.Tp 3,4 hari ini ntah kenapa dia tdk dtg lg,biasa nya jg selalu datang ke sini untuk makan kan..." lanjut Ashley lg tp menggerutu di akhir perkataan nya.
Akhir nya Ashley mengeluar kan uneg uneg nya pada 2 sahabat nya.
Agatha dan Desi hanya mampu melongo tak percaya mendengar curhatan dari Ashley,soalnya jika tentang pria,Ashley sm sekali tak pernah komentar,biasa nya jg hanya menjadi pendengar yg baik saja. Kali ini bagi Agatha dan Desi sangat luar biasa.
" Kau serius ley?" tanya Agatha dan Desi serentak.
Ashley mengangguk kan kepala nya,dan wajah nya kembali sendu.
" Siapa pria itu ley,cpt beritahu kami" seru Desi cpt
" Iya kata kan pada kami ley,kapan kalian kenalan dan dimana kalian bertemu?" lanjut Agatha dengan pertanyaan yg bertubi tubi.
" Aku tak mengenal nya tp dia sering bersama dengan seorg pria lg sering ke sini makan tengah hari,mungkin asisten nya.Tp sudah 4 hari ini mereka berdua tdk datang lg"ucap Ashley sambil memutar bola mata nya dengan malas saat melihat antusias 2 teman nya itu.
Mereka berdua diam sejenak lalu saling pandang kemudian mulai bicara lg.
" Kau sabar saja,kalau kalian berjodoh pasti pria itu akan datang lg" ucap Agatha berusaha menghibur Ashley.
" Iya,benar apa yg di kata kan oleh Agatha.kau harus bs bersabar tp ingat nanti jika pria itu datang kau harus perkenal kan sm kami" ucap Desi sambil tersenyum.
" Benar benar.aku jg penasaran, seperti apa pria yg mampu mendapat kan hati mu yg sulit berlabuh ini" lanjut Agatha lg.
" Baik la,tp ingat kalian berdua jgn sampai berlebihan.Pria itu jg belum tentu menyukai ku,jd jgn sampai membuat ku malu.Apa kalian mengerti?" jwb Ashley yg terlihat seperti kembali bersemangat dan sekalian menegaskan pertanyaan nya kepada Agatha dan Desi.
" Mengerti bos" jawab mereka berdua serentak dengan sikap hormat.
Ashley pun tertawa.
Agatha dan Desi yg tahu Ashley 4 hari ini sedang sedih pun kembali menghibur nya.
__ADS_1
Suara suara mereka pun memenuhi Cafe tersebut,pelayan pelayan yg lain pun hanya ikut menikmati saja karena sudah biasa melihat mereka ber 3 begitu.Mau marah pun jg tak berdaya,memang siapa yg berani memarahi bos nya.😅