
" Ayah Ibu aku masuk ke kamar terlebih dahulu" ucap Hery dengan wajah datar nya kembali dan juga dengan nada sopan kepada org tua nya Ashley.
" Iya,pergi lah"
" Hm"
Jawab Ibu dan Ayah secara serentak sambil tersenyum.
Setelah mendengar jawaban dari Ayah dan Ibu,Hery pun lgsng berlalu dari sana di ikuti oleh Ars dari belakang.
Ars melewati org tua Nona muda nya dengan sedikit menunduk sebagai tanda hormat dan juga permisi untuk ikut pergi beristirahat.
Ia juga sangat lelah,jadi ia juga ingin beristirahat.Lalu mereka pun berpencar ke kamar masing masing setelah mau sampai ke kamar mereka.
" Wah ternyata di layan seperti ratu dan raja,wajar saja Ibu dan Ayah tdk mau pulang" ucap Daniel dengan mada menyindir sambil tersenyum kesal.
Daniel baru menyadari,kalau Villa yg ia masuk tadi ternyata cukup besar dan juga banyak para pelayan yg lalu lalang di sudut sudut Villa ini.
Gara gara ia sibuk berdebat tadi,ia jadi tdk memperhati kan isi Villa ini,ia kembali menelisik sudut dan sisi di dalam Villa ini.
' Wah ternyata keluarga Kusuma memang sangat kaya' pikir Daniel.
" Ashley,kenapa kau bisa mengenal Hery?" tanya Daniel dengan wajah heran dan juga penasaran.
" Iya,sebenar nya Ayah juga penasaran.Setahu Ayah,putri Ayah ini kan hanya tahu ke sekolah dan berkerja saja.Kenapa bisa sampai mampu memikat pria kaya ini" tanya Ayah yg ikut penasaran dengan wajah santai nya.
" Ayah dan kakak mu benar ley,Ibu juga sangat penasaran.Padahal seingat Ibu,kemaren kau bilang tdk mau berpacaran,kata nya hanya ingin belajar dulu.Ternyata kau sudah tdk sabaran saja,tapi Ibu menyukai nya ley,seperti nya memang menantu idaman Ibu sekali" tanya Ibu dengan heboh sambil terus tersenyum.
__ADS_1
Mereka ber 3 pun bertanya dengan tdk sabaran hingga membuat Ashley sedikit kewalahan.
"Ayah,aku tdk memikat nya,dia sendiri yg datang pada ku" jwb Ashley dengan wajah kesal nya.
" Untuk Ibu,aku memang mau belajar dulu bu,tapi ntah kenapa tiba - tiba dia datang melindungi ku dan menunjuk ku sebagai kekasih nya.Akhir nya jadi lah seperti sekarang ini dan 1 lagi Ibu,aku mohon jangan berbicara heboh seperti barusan di depan nya Hery,Ibu bisa membuat aku malu saja" jwb Ashley untuk Ibu,ia berbicara sambil memutar bola mata nya dengan malas.
" Untuk kakak,kami tdk pernah berkenalan.Seingat ku,aku melihat nya untuk pertama kali,ketika ia dan Asisten nya datang untuk makan siang di Cafe nya Desi" jawab Ashley untuk kakak nya sambil tersenyum senang saat ia mengingat awal ia melihat Hery.
Ia terus menatap Hery dan tanpa sadar terus menunggu kedatangan Hery,ternyata sejak awal ia sudah terpikat oleh pesona nya Hery.
Ibu juga ikut antusias untuk mendengar jawaban dari putra nya itu,sedang kan Ayah hanya tetap dengan wajah santai nya,tapi biar pun begitu ia tetap memasang telinga nya.
"Memang nya siapa Hery kak,kenapa tadi kakak seperti takut saja?" tanya Ashley dengan wajah penasaran nya sambil memakan cemilan kue yg di sedia kan oleh pelayan.
" Apa kalian benar-benar tdk tahu siapa Hery Kusuma?" tanya Daniel dengan wajah heran nya sambil menatap Ibu dan adik nya,apa lagi dari tadi ia bisa melihat ada cinta di mata nya Ashley untuk Hery.
"Hery Kusuma adalah Pengusaha yg ternama dan no 1 di paris sedang kan keluarga nya di no 1 seasia.Hery juga terkenal dengan kejam nya jika berhadapan dengan musuh-musuh nya.Ia juga mempunyai banyak perusahaan di mana mana,tapi aku tdk tahu pasti yg mana saja Perusahaan nya" jwb Daniel setahu nya saja,ia memang sering mendengar berita tentang keluarga Kusuma,tapi berita nya tdk selalu detail karena di larang oleh keluarga Kusuma untuk mempublikasi lebih detail.
"Apa kah kalian tdk tahu juga,jika harta kekayaan keluarga Kusuma itu tdk akan habis walau pun 7 keturunan.Apa lagi jika Perusahaan mereka terus berkembang dan di gabung kan sama kekayaan Hery,akan di pasti kan harta kekayaan mereka tdk akan ada habis-habis nya" lanjut Daniel lagi dengan wajah serius nya,ia juga salut dengan keahlian keluarga Kusuma dalam memegang Perusahaan,hingga bisa mencapai kesuksesan yg seperti ini.
" Aku hanya heran,kenapa Hery bisa ada di sini?" tanya Daniel pada diri nya sendiri,sambil menopang dagu nya dan berpikir.
" Aku rasa,keluarga nya sudah memindah kan alih kuasa Perusahaan mereka kepada nya kemaren" jawab Daniel kepada diri nya sendiri setelah mengingat berita terakhir tentang peresmian Presdir baru kemaren.
Daniel yg sibuk berbicara,bertanya dan menjawab sendiri tdk menyadari perubahan ekspresi masing masing dari keluarga nya itu.
Ayah,Ibu dan Ashley tercengang setelah mendengar pernyataan pernyataan yg di lontar kan oleh Daniel barusan.
__ADS_1
Mereka sibuk berperang dengan pikiran mereka masing masing.
" Apa kau serius nak? " tanya Ibu dengan suara yg pelan.Ibu malah menjadi bingung sekarang,ia kira kekayaan Hery cuma sebatas dari seorang Pengusaha biasa gitu saja,tapi ternyata lebih dari perkiraan nya.
Ibu menyukai Hery karena ia bisa melihat kesungguhan dan ketulusan pada diri nya Hery,sifat tegas dan peduli nya.
Ia sama sekali tdk pernah memikir kan kekayaan yg Hery punya,tapi ternyata kekayaan Hery tdk dapat di hitung dengan jari jari nya.
' Apa kah keluarga kami bisa cocok dengan keluarga Hery yg begitu kaya itu,apa kah Ashley tdk akan mendapat masalah dan apa kah Ashley juga akan bahagia jika hidup bersama Hery' pikir ibu yg sudah bercabang cabang.
Sedang kan Ashley hanya berpikir dalam diam saja,ia juga baru tahu kalau Hery sekaya itu.
' Apa yg harus aku laku kan sekarang,,,apa Hery tdk akan malu hidup bersama aku?Bagaimana tanggapan dari keluarga nya nanti?Tunggu dulu,apa Hery benar benar mencintai ku? melihat dari mata marah nya saat cemburu,seperti nya iya,tapi bagaimana kalau aku yg sudah terlalu berharap' pikir Ashley yg sama bingung nya dengan Ibu,pikiran nya sudah ntah kemana-mana.
Tapi yg aneh nya,Ayah masih saja tetap tenang.Mungkin pembawaan nya memang selalu tenang,tp tdk ada yg tahu apa yg di pikir kan oleh Ayah,hanya Tuhan dan Ayah sendiri lah yg tahu.
" Aku serius bu" jwb Daniel pelan sambil menelisik reaksi Ayah,Ibu dan Ashley.Baru lah ia menyadari perubahan ekspresi masing-masing wajah keluarga nya.
" Tapi Ibu tenang saja,Hery pasti bisa menjaga Ashley dengan baik" ucap Daniel mencoba untuk menghilang kan rasa khawatir nya Ibu sambil tersenyum kikuk.
Ia harus bisa menenang kan Sang Ibu,jika tdk Perusahaan nya yg akan jadi taruhan nya karena ia yg jadi penyebab nya.
' Ah,kenapa aku sulit sekali mengontrol mulut ku ini' Daniel merutuk diri nya sendiri di dalam hati.
" Apa Ibu tdk mendengar perkataan Hery tadi,kalau dia tdk akan pernah membiar kan Ashley mengeluar kan air mata kesedihan dari mata nya" lanjut Daniel lagi mencoba untuk meyakin kan Sang Ibu.
Walau pun jujur,dalam hati Daniel memang percaya pada kata kata Hery tadi,melihat wajah meyakin kan dari Hery.Apa lagi melihat ketegasan dan kewaspadaan Hery dalam menjaga Ashley,ia sangat yakin kalau Hery memang benar benar bisa di percaya.
__ADS_1
" Kau benar juga nak,Ibu harus percaya sama menantu idaman Ibu itu.Mudah mudahan tdk ada kesedihan di dalam kehidupan putri Ibu ini" ucap Ibu dengan wajah lega nya sambil berdoa dan berpindah tempat duudk ke samping nya Ashley dan Ibu pun berbicara sambil memeluk Ashley dengan erat untuk menyalur kan rasa sayang nya.