Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
55. Nasib nya Siska


__ADS_3

Mereka ber 4 pun duduk di tempat masing-masing setelah mendapat kan tempat duduk yg sedang di cari tadi,Ashley,Agatha dan Desi sibuk mengoceh tdk jelas sedang kan Daniel yg emosi nya sudah mereda hanya lebih banyak mendengar.


"Kenapa wanita murahan itu selalu saja menganggu kau ley,rasa nya aku sangat ingin menggiling nya dengan mobil,agar dia tdk bisa bernafas lagi"ucap Desi yg tdk selesai-selesai nya ia menggerutu dari tadi.


"Seperti kau berani saja..."ucap Ashley dengan memutar bola mata nya dengan malas saat melihat sok berani nya Desi.


"Iya,membunuh tikus saja kau tdk berani,bagaimana cara nya kau akan membunuh manusia..."timpal Agatha sambil tertawa kecil yg di ikuti oleh Ashley.


"Habis nya aku sangat kesal sama wanita itu,bukan tdk tahu malu saja tapi juga tdk sadar diri"ucap Desi dengan wajah cenges ngesan nya,sambil memakan makanan yg ia ambil tadi.


"Bagaimana kalau Siska berusaha menggoda kekasih mu lagi ley?"lanjut Desi lagi sambil berpikir dan menatap Ashley.


"Benar juga,dia itu kan suka sekali mengambil punya mu ley..."timpal Agatha yg ikut menyetujui perkataan Desi yg menurut nya masuk akal.


"Aku juga berpikir begitu barusan,tapi....."jawaban nya Ashley langsung berhenti saat Daniel memotong nya.


"Apa kalian yakin?Jika pria mu itu akan berpaling dari adik ku yg cantik ini dan beralih menatap ke Siska?Sekarang kalian ber 3 lihat ke arah sana"ucap Daniel dengan wajah santai nya sambil menunjuk ke arah tempat Hery berada melalui isyarat mata nya.


"Lihat saja mata pria mu itu,aku rasa cinta nya hanya untuk adik ku ini saja"lanjut Daniel lagi dengan mata yg terus menatap ke arah Hery yg juga sedang menatap mereka.Ah bukan,tepat nya hanya menatap Ashley saja.


Ashley,Agatha dan Desi yg dari tadi memang sudah mengikuti arah tunjuk mata nya Daniel,mengangguk-ngangguk sambil terus menatap Hery.


"Iya,aku setuju dengan mu kak.Aku rasa di dalam hati nya,pasti sudah tidak ada celah lagi untuk wanita lain"ucap Desi dengan wajah yg senang,sambil terus menatap Hery.


"Aku juga setuju dengan kalian kak,aku rasa cinta nya ke Ashley sudah pasti tdk berujung"sambung Agatha dengan wajah senang nya juga sambil menatap Hery,beberapa saat kemudian ia beralih menatap Ars yg juga sedang menatap nya tapi wajah nya Agatha berubah menjadi sendu,ntah apa yg ada di pikiran nya.

__ADS_1


"Aku juga sangat setuju dengan kalian,seperti nya untuk ke depan nya cinta ku kepada nya akan semakin bertambah"ucap Ashley dengan penuh semangat dan juga tersenyum bahagia,sambil menatap Hery yg sedang menatap nya dari tadi.


Perkataan Ashley pun mampu membuat Daniel,Agatha dan Desi memutar bola mata mereka dengan malas,lalu setelah beberapa detik mereka kembali tersenyum.


Sedang kan Hery yg sedang menatap Ashley,ia sedikit mengernyit kan kening nya bingung saat secara sekilas ia melihat Daniel,Agatha,Desi dan Ashley terus menatap nya sambil berbicara.


'Mereka sedang berbicara apa,apa sedang menjelek-jelek kan ku'pikir Hery tapi ia tdk terlalu mempermasalah kan nya,apa lagi ia tdk mendengar kan apa yg mereka bicara kan.


Hery yg tdk begitu mau memikir kan nya pun,beralih menatap keadaan sekitar dan Ashley secara bergantian.


Sedang kan di tempat nya Ashley,mereka ber 4 masih saja sibuk menatap Hery sambil saling bertanya jawab.


"Coba kalian tebak,apa yg akan terjadi setelah ini?"tanya Daniel dengan wajah penasaran sambil tersenyum,saat ia melihat Siska yg sedang mencoba untuk mendekati Hery.


"Iya aku rasa juga begitu kak,lalu mereka ber dua akan berciuman" tambah Desi dengan menyatu kan ke dua jari telunjuk nya di depan wajah nya sendiri,Desi pun menjadi ikut memanas-manasi Ashley.


Sedang kan Daniel hanya tersenyum melihat ulah 2 sahabat adik nya itu.


"Tidak,itu tdk akan terjadi"ucap Ashley dengan cepat dan wajah yg yakin sambil menunggu apa yg akan terjadi selanjut nya dengan rasa khawatir nya tapi ia tdk memperlihat kan nya pada 2 sahabat dan kakak nya.


"Baik lah,mari kita lihat"ucap Daniel yg di anggukin oleh Ashley dan 2 sahabat nya,mereka ber 4 pun menunggu dengan wajah yg penasaran.


Di tempat nya Hery.


Hery yg baru bangkit dari tempat duduk nya,segera berjalan ke arah Daniel berada karena ingin memberitahu Daniel sesuatu.

__ADS_1


Tapi baru saja ia berjalan 3 langkah,tiba-tiba saja ada yg menumpah kan minuman jus ke jas nya yg tepat di area dada nya.


"Apa kau tdk punya mata ha?"tanya Hery dengan suara yg menggelegar dan wajah marah nya,hingga membuat semua org yg ada di sana langsung menatap nya dengan wajah yg sangat tegang dan sedikit penasaran.


"Ma maaf maaf kan aku Tuan,aku tdk sengaja"ucap Siska yg sengaja menumpah kan jus yg dia bawa tadi untuk mencari perhatian dari Hery,tapi ia menjadi gugup saat mendengar suara menggelegar dari Hery.


Ternyata Siska dari tadi sibuk menatap wajah nya Hery,ia baru sadar jika pria yg ia tatap itu adalah pria yg menolong Ashley kemaren,apa lagi saat ia mendengar kalau pria itu adalah Presdir di Perusahaan Kusuma Group.


Hingga membuat ia berani mengambil tantangan yg ia tdk mau tahu, apa resiko yg akan dia hadapi nanti.


Siska yg tdk ingin melihat Ashley bahagia,ia pun juga ingin memiliki Hery seperti ia memiliki Aldy dulu,tapi salah nya ia tdk mencari dengan benar dahulu,siapa pria yg ingin ia incar sebenar nya.


"Tuan,tolong maaf kan aku dan biar kan aku membersih kan jas mu"ucap Siska dengan berusaha menampil kan wajah yg polos dan juga wajah yg merasa bersalah,sambil berjalan mendekat ke arah Hery untuk membersih kan jas nya Hery.


"Jangan menyentuh ku"ucap Hery yg semakin marah dengan nada tinggi nya sambil menepis tangan Siska dengan sangat kasar sebelum tangan Siska sempat menyentuh nya,hingga membuat Siska terpental ke lantai dengan keras.


Orang-orang yg sedang melihat adegan itu pun menjadi semakin tegang,sedang kan Hery segera melepas kan jas nya yg sudah kotor dan meninggal kan kemeja nya masih tetap melekat bersama tubuh nya,lalu melempar kan jas nya ke sembarang arah.


"Ars"panggil Hery dengan marah sambil duduk kembali ke tempat duduk nya tadi dengan menyilang kan kaki nya.


"Iya Tuan"jawab Ars cepat,sambil sedikit menunduk ke arah Hery.


"Tangkap wanita murahan ini,lalu kau segera telepon istri pria-pria yg sudah ia kuras uang nya itu.Kemudian beri kan wanita ini kepada istri pria-pria itu,biar kan mereka saja yg mengurus nya"ucap Hery dengan lantang dan juga tegas,sambil menetral kan rasa amarah nya yg sudah memuncak tadi.


Sedang kan Siska menganga tdk percaya,wajah nya langsung menjadi ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2