Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
13. Menyelamatkan untuk ke 2 kali nya


__ADS_3

Sedang kan yg di seberang, tempat penelepon berada.Ars menjauh kan hp nya dari telinga nya ketika mendengar teriakan marah Hery,ia pun memasuk kan kembali hp nya ke dalam saku saat melihat nada sambung yg sudah terputus.


'Aku kan belum selesai bicara' gumam Ars sambil melaju kan mobil nya dan mengikuti Hery dari belakang.


Ars td yg sbk ke supermarket sebentar,tiba tiba di telepon sama Mark.Ia pun lgsng ambil hp untuk menelepon Tuan nya,dan jg lgsng bergerak cpt membayar brg brg nya untuk segera menjemput.


Tp sesampai nya ia di apartemen Sang Tuan,ia malah melihat mobil Sang Tuan yg berlawanan sm mobil nya meluncur keluar.Ia jg sempat melihat tatapan tajam dari mata Sang Tuan,Ars hanya bs meneguk saliva nya dengan susah payah.' bersiap siap saja lah,mgkn ke depan nya aku akan mempunyai banyak perkerjaan' batin Ars.


Ars td ingin mengata kan kalau sudah ada Mark dan anak buah nya yg menjaga Ashley,tp malah keburu di tutup telepon.Karena sudah ada Mark,maka dari itu Ars santai saja tp tdk dengan Tuan nya yg panik setengah mati.


....


Akhir nya mereka berdua pun sampai di depan mall yg di datangi oleh Ashley.mereka berdua pun sampai secara bersamaan, mata Hery tetap sama seprti td menatap Ars dengan tajam sambil berjalan masuk ke dalam.Ars hanya mampu menunduk kan kepala nya sambil mengikuti langkah Tuan nya.


Bukan menunduk tanda menghormat tp untuk menghindari masalah.Ia jg sudah pasrah akan hukuman yg akan di beri kan oleh Hery.Begitu la nasib asisten, kalau mempunyai Tuan yg suka emosian.Padahal kesalahan nya hanya sebesar ujung jari kelingking saja.


" Di mana dia?" tanya Hery pada Mark ,saat ia sudah sampai di dalam dan di dekat Mark.


" Di sana Tuan" jwb Mark sambil menunjuk ke arah tempat 3 wanita itu berada.


Hery yg sudah sudah melihat pun hanya diam sambil menatap Ashley dan situasi di sekitar nya.Sedang kan Ars masih setia berada di samping Tuan nya dan ikut mengamati keadaan sekitar nya dengan wajah datar seperti biasa nya.


" Apa kah target sudah di kunci?" tanya Hery lg.


" Sudah Tuan" jwb Mark cepat.

__ADS_1


" Bagus,kali ini jangan ada kesalahan lg" ucap Hery tegas.


" Baik Tuan" jwb Mark.


Mereka pun berpencar lalu Hery dan Ars segera memakai alat komunikasi di telinga mereka berdua, kemudian Hery berjalan sambil memperhati kan Ashley dan teman teman nya,di ikuti sama Ars dari belakang .


Hery terus memperhati kan 3 wanita itu,selama mereka berkeliling.Tapi 3 wanita itu tak sadar sama sekali,mungkin karena sangking asyik nya berkeliling dan berbelanja.Terlihat beberapa barang belanja yg di tenteng oleh masing masing 3 wanita itu.


Ashley dan Desi yg kehidupan nya memang gitu gitu saja,mereka berdua pun tdk banyak berbelanja cuma beli yg seperlu nya saja,sisa nya hanya kebanyakan melihat lihat saja.Juga seperti ucapan Desi td,ingin cuci mata mgkn biar menjadi lbh fresh.😁 ...


Sedang kan Agatha ,ia memang anak seorg pengusaha tp ia tdk seperti teman teman nya yg di luar sana yg suka sekali berbelanja,kecuali Ashley dan Desi.Ia hanya membeli yg dia ingin kan saja,itu pun barang barang yg dia ingin kan tdk berlebihan dan tdk selalu yg mahal mahal.


Setelah 1 jam berlalu ,semenjak Hery dan Ars tiba di sana.3 wanita itu pun seperti nya sudah lelah dan ingin segera mengisi perut kosong nya masing masing.


" Mark cpt bergerak" ucap Hery melalui alat komunikasi yg ada di telinga nya dengan sedikit panik.Ketika ia melihat Ashley telah berjalan menuju ke kamar mandi dan berpisah dengan teman teman nya.Apa lg ia jg melihat ada seseorg yg mengekor di belakang Ashley.


" Baik Tuan" jwb Mark cepat dari seberang.


Ars hanya menghela nafas pelan ,ketika melihat Hery jg ikut mengekor Ashley karena rasa khawatir nya.


Padahal biasa nya jika melaku kan perkerjaan,tugas dan masalah yg sulit atau tdk ,Hery selalu bersikap tenang.Skrng jika segala masalah yg menyangkut tentang Ashley,ia akan panik dan tdk tenang.


Seperti ini lah contoh nya.


" Tuan target sudah kami tangkap" lapor Mark,setelah selesai memukul sang pelaku hingga babak belur.

__ADS_1


" Bagus " ucap Hery lega.Hery berbalik karena melihat Ashley keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju tempat makan yg di sebut oleh Desi td sebelum berpisah sementara.


Ars pun jd reflek jg ikut berbalik,karena ia dari td terus mengekori Hery,seperti sepasang kekasih saja.


Hery dan Ars pun ikut menuju tempat makan yg di tuju oleh Ashley,karena jam jg memang sudah menunjuk kan waktu jam makan siang.


Hery dan Ars memilih tempat duduk yg paling ujung biar tdk terlihat oleh Ashley,Hery dan Ars dari masuk mall td jg terus memakai topi dan masker. tentu saja itu semua supaya 3 wanita itu tdk akan mengenal mereka berdua bahkan menyadari nya saja tdk.


Apa lg td Hery menilai,jika Ashley tdk mempunyai kecurigaan pada sekitar nya.Ia rasa 2 teman nya itu pasti 11 12 saja.'Untung saja ada dia,jika tdk Ashley pasti dari kemaren sudah berhasil kena culik' pikir Hery sambil geleng geleng kepala melihat ketdk waspadaan 3 wanita itu.


Hery dan Ars pun segera memesan makanan,setelah beberapa saat kemudian,pesanan 3 wanita itu pun sampai lebih dulu.Setelah itu baru pesanan Hery dan Ars sampai.


Hery dan Ars makan dalam diam sambil memerhati kan 3 wanita itu,sedang kan 3 wanita itu makan sambil bercerita.Hery dan Ars pun masih bs mendengar obrolan mereka,hingga membuat Hery kadang kadang menjadi tersenyum.Senyuman Hery pun di ikuti oleh Ars tp Ars tersenyum sambil menatap Agatha dan makan bergantian,seperti nya senyuman Ars itu mempunyai arti atau makna yg tak bs di jelas kan.


Hery yg menyadari nya,segera bersuara bermaksud untuk menyindir.


" Seperti nya ada yg sedang lg jatuh cinta ?" Hery berpura pura bertanya sama diri nya sendiri.


Ars seketika menjadi kaget,lamunan nya pun lgsng hilang terbawa angin.Lalu ia berdehem untuk menghilang kan rasa gugup nya,pura pura tdk mendengar apa apa.


" Jgn blg kau jatuh cinta sm Teman nya Ashley,jika ia cepat kejar ,keburu di ambil sama org ntar" lanjut Heri sambil tersenyum lebar karena berhasil membalas ejekan Ars kemaren.


" Kau itu sok tau saja" kesal Ars karena Hery terus mengejek nya,hilang sudah sopan santun nya.Begitu la Hery dan Ars,jika tentang perkerjaan,mereka berdua seperti atasan dan bawahan.Tapi jika tentang masalah pribadi,mereka berdua akan seperti sahabat atau saudara.


Hery hanya tertawa kecil melihat kekesalan nya Ars.

__ADS_1


__ADS_2