Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
61. Agatha dan Desi yang melamun


__ADS_3

Deheman mereka mampu membuat Ashley tersentak kaget saat mengetahui banyak mata yg memperhati kan tingkah mereka ber dua dari tadi,Ashley pun segera melompat turun dari pelukan Hery lalu merapi kan pakaian nya yg sedikit berantakan.


"Dunia ini seperti nya hanya milik kalian ber dua saja" ucap Daniel dengan wajah kesal sambil menatap Ashley dan Hery secara bergantian.


Wajah Ashley yg sudah merah,menjadi semakin memerah,ia hanya bisa menggaruk belakang leher nya yg tidak gatal.


Sedang kan Hery,wajah nya tetap tenang tdk sedikit pun terpengaruh oleh perkataan Daniel.


"Aku sangat menyukai nya,jika kau mulai berani seperti ini"bisik Hery di samping telinga nya Ashley sambil merangkul pinggang nya Ashley lalu membawa nya ke arah meja yg ada kue kek yg sudah di pesan nya tadi.


Ashley langsung mencubit perut samping Hery dengan keras karena semakin malu,sehingga Hery memekik kesakitan.


"Auc,sakit Honey"pekik Hery dengan pura-pura meringis kesakitan tapi tangan tidak berpindah dari pinggang nya Ashley, badan nya yg kekar di cubit oleh Ashley yg seorg wanita tdk begitu terasa bagi nya,hanya sedikit ngilu saja.


"Siapa suruh kau menggoda ku..." tanya Ashley dengan wajah yg kesal sambil terus berjalan pelan mengikuti langkah nya Hery.


Hery hanya tersenyum menanggapi kata-kata kesal dari Ashley,karena ia sudah sampai di meja yg ingin ia tuju.


"Kalian jika ingin mesra-mesraan nanti saja,setelah kami semua sudah tidur,kalau tidak nanti kami akan seperti makhluk yg tidak tampak saja"ucap Daniel dengan menggerutu kesal sambil memutar bola mata nya dengan malas saat melihat sepasang kekasih itu sudah di dekat nya.


"Kenapa kau tidak pergi mencari kekasih saja kak,dari pada di sini kau hanya bisa iri melihat kami ber dua"ucap Ashley dengan tersenyum dan nada menyindir tanpa menoleh ke arah wajah Daniel yg sudah semakin kesal.


"Apa kau tidak tahu Honey,kalau kakak mu ini tidak lama lagi akan membawa wanita pulang.."timpal Hery yg sengaja mengerjai Daniel,ternyata pernyataan Hery mampu membuat wajah Daniel menjadi panik.


"Benar kah nak?"tanya Ibu dengan wajah yg tersenyum senang sambil menatap putra nya itu.


"Calon menantu mu itu hanya asal bicara saja bu,jangan dengar kan dia"jwb Daniel yg berusaha tenang,sambil mendelik kesal ke arah Hery.


'Wanita apa nya,memiliki wanita itu saja belum,bagaimana pula cara nya membawa wanita yg di maksud oleh Hery'pikir Daniel.

__ADS_1


Perkataan Daniel pun mampu memudar kan senyuman nya Ibu.


"Tapi benar kata adik mu itu nak,umur kau juga mulai banyak.Mungkin bentar lagi adik mu akan melewati mu nak"ucap Ibu dengan nada kecewa sambil menatap Ashley dan Daniel secara bergantian.


"Oke,aku akan membawa wanita pada Ibu nanti kalau punya kesempatan"ucap Daniel yg ingin menyudahi rengekan Ibu karena sudah malas berdebat dengan Ibu,ia juga tidak tega melihat wajah kecewa nya Ibu.


"Oke,Ibu akan menunggu nya.Tapi kau harus menepati janji mu ya nak?" tanya Ibu dengan wajah menuntut sambil terus menatap Daniel.


"Iya,aku janji"jwb Daniel pasrah,yg mampu membuat wajah Ibu kembali tersenyum senang.


'Dasar sialan,sayang nya aku tidak bisa menandingi diri nya,jika tidak aku akan membuat nya hilang dari muka bumi ini'pikir Daniel sambil menatap kesal ke arah Hery yg tidak terpengaruh sama sekali.


"Sudah berdebat nya,Ashley cepat baca kan doa mu lalu tiup kan lilin nya"timpal Ayah yg sudah jengah menatap satu persatu ke arah mereka yg sibuk berdebat dari tadi,membuat nya tambah pusing saja mendengar oceh-ocehan mereka.


"Tunggu dulu"ucap Daniel sambil menunjuk ke arah Agatha dan Desi melalui isyarat mata nya,yg masih tetap berdiri di tempat nya dari tadi.


Ternyata mereka ber dua dari tadi tidak bergerak sama sekali dengan wajah yg terus tercengang,wajah melamun mereka ber dua mampu membuat Ayah,Ibu dan Ashley tersenyum geli.


Ternyata nyanyian merdu dari Hery mampu membuat pikiran mereka ber dua melayang-layang ntah ke mana.


Sedang kan Hery hanya menatap dengan wajah datar nya,sambil terus memegang pinggang nya Ashley.


Daniel pun segera berjalan menuju ke arah 2 sahabat nya Ashley lalu ia langsung menepuk tangan nya 3 kali di depan wajah mereka ber dua.


Hingga membuat Agatha dan Desi tersentak kaget dan bangun dari lamunan mereka.


"Kakak,apa yg terjadi?" tanya Desi dengan wajah bingung nya karena semua org sedang menatap ke arah mereka ber dua.


"Iya,apa yg sedang terjadi kak?"tanya Agatha yg sama bingung nya seperti Desi sambil menatap semua orang satu persatu.

__ADS_1


Sedang kan di belakang sana Ars tersenyum tipis melihat tingkah lucu nya Agatha sambil terus menatap wajah bingung nya Agatha.


"Seharus nya aku yg bertanya ,apa yg kalian laku kan di sini? Seperti patung hidup saja" ucap Daniel dengan nada meledek sambil menatap Agatha dan Desi yg salah tingkah saat sudah tersadar apa yg mereka ber dua laku kan.


"Seperti nya memikir kan pria lebih menyenang kan dari pada makan kue,hingga kalian berdiri tanpa mau bergerak"lanjut Daniel lagi sengaja membuat Agatha dan Desi semakin salah tingkah.


"Bukan seperti yg kakak pikir kan,tentu saja makan kue lebih menyenang kan" ucap Desi yg berusaha mengendali kan wajah nya yg memerah.


"Ashley ayo cepat tiup lilin nya"ucap Agatha dengan cepat karena sengaja mau menghindari Daniel,ia juga segera berjalan ke arah Ashley.


"Iya,ayo baca kan doa terbaik mu dulu ley baru tiup lilin nya" lanjut Desi yg ikut mau menghindari Daniel sambil mengikuti langkah nya Agatha.


Semua orang yg menyaksi kan salah tingkah mereka ber dua pun,langsung tertawa kecil kecuali Hery.


Kemudian mereka semua menyanyi kan lagu tiup lilin setelah Ashley selesai membaca doa dan sedikit membungkuk karena ingin meniup lilin.


Setelah selesai meniup lilin,beberapa saat kemudian terdengar letusan kembang api dari luar hingga membuat mereka semua segara keluar dari dalam rumah untuk melihat apa yg sedang terjadi di luar.


Setelah mereka sampai di luar,mereka semua pun langsung bersama-sama menatap langit yg sudah bertebaran kembang api tanpa henti.


Selanjut nya terlihat gambaran dari kembang api yg berupa wajah Ashley dan Hery yg berdempetan,hingga lagi-lagi membuat mereka semua terkagum-kagum sama kejutan yg sangat indah ini.


Sedang kan Ashley menatap Hery dan langit secara bergantian,wajah nya juga terlihat sangat bahagia.


"Apa ini semua kau yg melaku kan nya?" tanya Ashley di sela-sela bahagia nya sambil menatap Hery.


"Hm"jwb Hery singkat dengan wajah yg tersenyum sambil mengangguk kan kepala nya pelan,mungkin saja Ashley tdk bisa mendengar jawaban singkat nya itu karena suara kembang api yg lumayan kuat.


Kemudian Ashley segera menatap langit kembali setelah melihat anggukan kepala dari Hery,beberapa saat kemudian wajah nya berubah menjadi kaget tapi tidak mengurangi rasa bahagia nya bahkan rasa bahagia nya semakin bertambah.

__ADS_1


__ADS_2