
"Dan siapa yg kau bilang rendahan,kenapa kau tidak berkaca terlebih dahulu sebelum mengatai istri ku?" tanya Hery lagi,ia sedang berusaha menahan emosi nya,agar ia tidak langsung menampar wanita paruh baya itu dengan tangan nya sendiri.
Berani-berani nya wanita paruh baya itu mengatai istri nya rendahan,padahal dia sendiri termasuk wanita rendahan bahkan mungkin lebih parah dari wanita rendahan.
Tapi bagaimana pun,wanita itu tetap lah Ibu kandung nya ,jadi ia tidak mau bertindak lebih kecuali wanita itu melewati batas wajar nya.
"Kau.." geram Wanita paruh baya itu sambil menatap Hery dengan wajah marah nya.
"Dan satu lagi,pernikahan ku tidak memerlu kan restu dari kau.Cukup dengan restu keluarga ku saja,selain dari keluarga ku,siapa pun tidak berhak mengatur hidup ku" ucap Hery dengan wajah tegas nya,lalu ia langsung berbalik badan untuk segera pergi dari sana.
"Jika kau tidak ingin menuruti perkataan ku.Jangan salah kan aku,jika sampai terjadi apa-apa sama istri rendahan kau itu" wanita itu tetap kekeh dengan keinginan nya dan segera kembali berbicara untuk mengancam Hery saat melihat Hery yg sudah mulai berjalan pergi.
Perkataan wanita itu pun mampu menghenti kan langkah kaki nya Hery.
"Jika kalian berani menyentuh nya,walau seujung kuku saja,kalian akan tahu akibat nya.Jika saat itu tiba,kalian tidak akan bisa lari lagi dari tempat yg sudah aku tentu kan nanti" ucap Hery dengan nada tinggi dan juga dingin,ia juga sekalian memperingati wanita muda yg sibuk mau menyentuh nya tadi.
Tanpa menoleh ke arah belakang lagi,ia segera melanjut kan langkah nya untuk pulang ke Mansion.
Sekarang di dalam pikiran nya,hanya ada Ashley yg pasti sedang kesal pada nya.
Sedang kan Wanita yg berniat mengancam tadi,wajah nya menjadi sedikit memucat saat mendengar nada serius dari setiap perkataan yg keluar dari mulut nya Hery,seperti nya putra nya itu tidak main-main dengan perkataan nya kali ini,tapi ia tidak akan mau menyerah begitu saja.
"Tante,bagaimana ini? Aku hanya mengingin kan Hery saja" tanya wanita muda yg bernama Clara tadi dengan wajah panik nya tanpa memperduli kan wajah pucat wanita paruh baya tersebut.
"Tenang dulu,kita harus mencari wanita murahan itu terlebih dahulu,lalu kita harus segera melenyap kan nya" jwb Wanita itu dengan menatap punggung putra nya yg mulai menjauh sambil memikir kan bagaimana cara nya agar bisa bertemu istri putra nya tersebut.
__ADS_1
"Baru kita bisa menyusun rencana lagi,untuk menjadi kan putra ku itu milik mu sepenuh nya" lanjut wanita itu lagi dengan wajah yg tersenyum licik,ia mendapat kan penawaran bagus dari Clara,yaitu mendapat kan 50 saham dari Perusahaan nya Clara.Maka dari itu,ia bertekad dan harus bisa segera menyatu kan mereka ber dua.
"Baik tante.Kalau begitu aku akan bersabar sebentar lagi" ucap Clara dengan tersenyum senang.Apa lagi saat ia memikir kan,kalau Hery akan segera menjadi milik nya, membuat nya semakin senang saja.
Ia sudah dari dulu mengejar Hery,tapi selalu di tolak mentah-mentah oleh Hery.Tapi saat mengetahui kalau Ibu kandung nya Hery ternyata seorg wanita yg tamak akan kekuasaan,ia segera menawar kan saham Perusahaan yg telah di beri kan oleh Ke dua orang tua nya itu.
Ternyata Ibu kandung nya Hery langsung menerima tawaran nya tanpa berpikir 2 kali,ternyata benar kata orang,kalau wanita itu tamak akan kekuasaan.
Tapi ia tidak perduli dengan semua itu,yg terpenting bagi nya adalah bisa menjadi kan Hery menjadi milik nya secepat nya.
Tapi ia tidak tahu,kalau kekuatan nya Hery adalah Daddy,grandma dan juga Grandpa nya bukan Ibu kandung nya yg sekarang sedang ia sogok dengan saham Perusahaan.
Apa lagi sekarang sudah ada istri nya yg sudah menjadi separuh jiwa nya,ia juga tidak mengetahui bagaimana wujud asli nya Hery,jika ada yg sedang menganggu nya.
***
Ia berjalan dengan terburu-buru untuk mengejar Ashley yg baru saja masuk ke dalam Mansion,ia bisa melihat dengan jelas eskpresi sedih di wajah istri nya tadi,saat Ashley keluar dari dalam mobil.Karena memang mobil mereka sampai nya, hampir bersamaan.
"Semoga berhasil..." ucap Daniel dengan tersenyum puas sambil memberi isyarat tangan yg menanda kan semangat kepada Hery,saat ia berjalan berlawanan dengan Hery,karena setelah ia mengantar Ashley sampai pintu masuk tadi,ia segera keluar dari Mansion untuk segera pulang.
Sekarang gantian Hery yg mendengus kesal ke arah Daniel sambil terus berjalan dengan tergesa-gesa agar bisa segera menyusul istri nya,hingga membuat Daniel tersenyum semakin lebar karena bisa membuat adik ipar nya kesal,akhir nya rasa kesal nya tadi pagi terbalas juga.
-----
"Honey,hati-hati,kau bisa terjatuh nanti" tegur Hery sambil mecekal tangan nya Ashley,saat melihat Ashley menaiki anak tangga dengan sedikit berlari.
__ADS_1
"Jangan sok manis di depan ku" ucap Ashley dengan ketus sambil berusaha menepis tangan nya Hery,agar terlepas dari tangan nya tapi ternyata tenaga nya tidak lebih kuat dari tenaga Hery.
"Honey,jangan begini.Aku bisa menjelas kan nya pada mu.." ucap Hery dengan nada memohon,sambil terus mengenggam tangan nya Ashley karena takut Ashley tidak mau mendengar kan penjelasan nya.
Baru saja Ashley ingin berbicara lagi,sudah ada suara lain yg telah mendahului nya terlebih dahulu.
"Apa yg sedang terjadi?" tanya Grandma dengan mata yg menelisik, ke arah Ashley dan Hery secara bergantian.
Ia baru saja keluar dari dalam dapur,malah mendapat kan permandangan suami istri yg sedang bertengkar.
"Grandma" panggil Ashley dengan nada manja nya sambil menatap Grandma,sedang kan Hery segera melepas kan genggaman tangan nya saat melihat tatapan tajam dari Grandma dan Ashley pun segera berlari ke dalam pelukan Grandma.
"Apa yg terjadi pada mu hm? Apa yg telah Hery laku kan padanmu?" tanya Grandma dengan nada pelan saat Ashley sudah berada di dalam pelukan nya,tapi mata tajam nya tetap menusuk ke arah Hery.
"Suami ku selingkuh Grandma " jwb Ashley dengan wajah kesal nya, tanpa mau mencari tahu lagi,ia sangat kesal sama suami nya saat ini.
"Apa?" Grandma.
"What,Honey.." Hery.
ucap Grandma dan Hery secara bergantian saat mendengar jawaban dari Ashley.
"Iya Grandma,tadi pagi kata nya ada perkerjaan tapi tadi sore ia malah bertemu selingkuhan nya di sebuah Cafe" ucap Ashley yg semakin kesal saat mengingat tingkah wanita genit tadi sore,hingga membuat Grandma terbelalak tidak percaya.
"Hery.." panggil Grandma dengan nada yg sedikit tinggi dan juga kesal.
__ADS_1
Sedang kan dari belakang,Grandpa dan Daddy yg memang ada di dalam dapur,segera mendekat saat mereka mendengar ada keributan di ruang tengah.
"Aku bisa menjelas kan nya Grandma" jwb Hery dengan nada pasrah,ia mau merutuki istri nya tapi ia tidak sanggup.Tapi kenapa istri nya sangat berlebihan begini,padahal istri nya sama sekali belum mendengar kan penjelasan dari nya,hari ini ia baru saja mengetahui sisi lain dari istri nya.