
***
" Kau melarang ku bersama pria lain,tapi kau sendiri bebas bersama kekasih mu" ucap Ashley dengan ketus sambil memaling kan wajah nya ke arah jendela mobil.
" Dasar pria tdk tahu diri" lanjut Ashley lagi dengan wajah marah campur kesal nya.
"Kapan aku punya kekasih?"tanya Hery pura pura tdk mengerti.Sambil tersenyum di dalam hati saat melihat keberanian Ashley pada nya dan mendengar umpatan dari wanita nya.
" Mana aku tau,kapan kau punya kekasih...
Yang terpenting aku tdk mau mempunyai kekasih yg playboy" jwb Ashley yg semakin kesal dan tdk sadar dengan apa yg ia kata kan,ia masih saja tetap melihat ke arah jendela.
" Apa itu bearti kalau aku tdk terbukti seorg playboy,kau akan menerima aku menjadi kekasih mu?" tanya Hery yg sengaja ingin menjebak Ashley dengan pertanyaan nya,saat ia mendengar perkataan Ashley yg tanpa sadar itu.
" Bu Bukan se.........." jwban gugup nya Ashley di potong cepat oleh Hery,ia juga menjawab sambil menoleh ke arah Hery.
" Aku anggap seperti itu,jadi setelah ini kau tdk boleh membantah perkataan aku lagi,karena mulai sekarang kau adalah kekasih aku" ucap Hery lgsng memotong perkataan nya Ashley,agar jebakan nya berhasil.
Ashley yg ingin membantah pun tdk jadi,saat melihat tatapan dari Hery yg mengisyarat kan untuk diam,ia hanya mampu mendengus dengan kesal.
" Aku tdk pernah mempunyai kekasih.Wanita yg kemarin itu,anak nya rekan kerja ku.Ayah nya yg memaksa aku untuk pergi ke pertemuan itu,awal nya aku tdk ingin pergi,tapi mereka terus memaksa, jadi untuk menghargai mereka,aku pergi sebentar.Hanya untuk makan saja,sisa nya Ars yg menemani mereka" lanjut Hery menjelas kan panjang lebar dengan wajah serius nya.
Seperti sedang menjelas kan kepada istri nya yg sedang salah paham saja,padahal baru saja resmi menjadi kekasih,itu pun dengan jebakan kecil nya.
Setelah mendengar penjelasan dari Hery,Ashley segera menoleh untuk melihat ke arah Hery.
" Benar kah?" tanya Ashley dengan kepala memiring menghadap ke arah Hery,sambil menelisik mata nya Hery untuk melihat,apa Hery bohong atau tdk.
"Apa aku terlihat berbohong ?" tanya Hery dengan wajah kesal nya sambil menoleh ke arah Ashley sebentar,lalu kembali fokus ke depan.
" Tidak" jwb Ashley dengan nada santai,sambil tersenyum bahagia saat melihat, hanya ada kejujuran di mata nya Hery.
" Itu kamu tau..." ucap Hery lagi,berharap Ashley mempercayai perkataan nya.
__ADS_1
"Seperti nya kau sangat bahagia,saat mendengar kebenaran nya?" tanya Hery saat melihat senyuman bahagia nya Ashley,senyuman itu pun juga ikut menular ke Hery.
" Tentu saja. Eh eh bukan seperti itu" jawab Ashley salah tingkah karena keceplosan,di tambah dengan wajah malu nya.
Sedang kan Hery lgsng tertawa kecil saat melihat tingkah lucu nya Ashley.
Ashley yg kebetulan menatap Hery pun,hanya bisa ternganga sedikit dan menatap Hery tanpa berkedip, saat melihat tawa nya Hery.
' Ah kenapa kau semakin sempurna saja,saat tersenyum atau pun tertawa.Bagaimana kalau nanti semakin banyak wanita yg ingin memiliki mu....' pikir Ashley,lalu ia bergumam pelan tanpa sadar,tapi masih bisa di dengar oleh Hery.
" Pria seperti kau kan,sangat di sukai banyak wanita.Bisa saja kan kau bersama wanita lain,di belakang ku" gumam Ashley tanpa sadar,ia telah mengutara kan rasa khawatir nya.
" Apa kau takut,jika aku akan di goda sama wanita lain" tanya Hery dengan tersenyum lebar,sambil melirik Ashley dengan ekor mata nya.
"Jangan membuka mulut terlalu lebar,nanti akan ada binatang yg menyelinap masuk ke dalam" lanjut Hery lagi dengan tertawa kecil.
" Hah! Tidak " jwb Ashley cepat.Ia segera mengelak,wajah nya juga sudah memerah,ia juga segera menutup mulut nya.
"Apa peduli ku" ucap Ashley pura pura tdk peduli,sengaja ia buat wajah sekesal kesal nya.
Padahal ada rasa takut di hati nya,jika Hery benar benar di goda oleh wanita lain.
' Bagaimana kalau Hery tergoda sama wanita lain...' pikir Ashley sambil menggeleng geleng kan kepala nya pelan.
" Hilang kan pikiran negatif tentang aku dari pikiran mu.Itu semua tdk akan pernah terjadi,kau cukup percaya saja pada ku" ucap Hery untuk meyakin kan Ashley dengan wajah tegas nya,saat melihat perubahan wajah nya Ashley dan juga sedang menggeleng geleng kan kepala pelan.
"Hah! aku tdk memikir kan apa apa.Kau ini sok tahu sekali" ucap Ashley mengelak dengan wajah malu nya.
' Kenapa pria ini seolah bisa membaca pikiran ku saja' pikir Ashley dengan heran.
" Ini minum lah sedikit,lalu kau tdr lah.Perjalanan nya masih lama,nanti aku akan membangun kan mu jika sudah sampai" ucap Hery yg sudah tdk tega melihat wajah malu nya Ashley.
" Baik lah" ucap Ashley patuh sambil mengambil mimuman yg di sodor kan oleh Hery barusan lalu meminum nya sedikit.
__ADS_1
Karena memang perjalanan yg jauh selalu membuat nya sedikit mengantuk.Ia juga sekalian ingin menenggelam kan wajah malu nya itu.
Setelah 5 menit hening dalam diam,Hery pun menoleh ke arah Ashley.
Ternyata wanita nya cepat sekali sudah tertidur,lalu ia menatap wajah lelap nya Ashley dan jalan secara bergantian dengan wajah tersenyum bahagia.
' Melihat reaksi cemburu dari wanita nya,mungkin kah Ashley sudah mencintai nya.Tapi siapa pria pujaan nya yg ia dengar kemaren' pikir Hery dengan rasa penasaran dan cemburu nya.
Memikir kan itu,ia jadi kesal sama Ars.Kenapa sampai sekarang Ars belum juga mendapat kan informasi tentang pria yg di puja sama wanita nya itu,membuat nya semakin kesal saja.
Ia jadi curiga sama Ars,masa iya,Asisten yg selama ini selalu bisa di andal kan,selalu bisa mendapat kan apa pun,walau pun hingga ke lubang semut pun pasti akan ia dapat kan.Tapi kenapa sekarang malah error seperti ini,kan mustahil.
Kemudian ia kembali fokus ke jalan sepenuh nya dan melirik mobil di belakang nya yg terus mengikuti nya dari tadi.
" Apa dia tdk punya kerjaan lain,selain mengikuti ku terus" gumam Hery yg semakin kesal saat melihat mobil Ars yg dari tadi terus mengekor nya.
Ia td seperti melihat ada org lain yg sedang bersama Ars,tapi setelah ia kembali fokus melihat tadi ternyata Ars hanya seorg diri saja.Ntah hanya perasaan nya saja atau karena penglihatan nya sudah teralih kan oleh wanita yg sedang terlelap itu.
Sementara di dalam mobil belakang nya Hery.
" Apa kau tdk mendengar,diam dan segera menunduk atau berbaring di sana,jangan sampai wajah kau itu,terlihat oleh Tuan ku"ucap Ars dengan kesal dan geram,saat perkataan nya tdk di dengar dari tadi oleh pria yg duduk di belakang nya itu.
" Kenapa kau rewel sekali" ucap pria itu,seperti nya ia juga lagi kesal sama Ars,dari tadi pagi ia sudah bersemangat ingin bertemu Ashley.Tp ternyata ia masih harus menunggu lagi,membuat ia menggerutu kesal dari tadi.
" Apa kau ingin aku lempar keluar,dari dalam mobil ini?"tanya Ars dengan ancaman karena sudah tdk tahan dengan gerutuan pria itu,sambil menyetir.
" Baik lah Baik lah" jwb pria itu dengan wajah kesal dan pasrah,demi Ashley mau tdk mau ia harus menuruti perkataan nya Ars.
Apa lagi pria itu melihat sekitar yg hanya di penuhi pepohonan,bisa bisa ia mati kelaparan jika di tinggal kan di sana.
Setelah pria itu berbaring dan tdk lama pun terdengar dengkuran halus dari pria itu,menanda kan kalau pria itu sudah tertidur,baru lah ars bisa menyetir dengan tenang.
Setelah 2 jam berlalu,2 mobil itu pun sampai di Villa nya Sang Daddy.
__ADS_1