Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
26. Cemburu nya Ashley


__ADS_3

Menit berganti menit akhir nya jam makan siang pun tiba,Hery dan Ars yg memang sudah menyelesai kan sisa perkerjaan nya tadi segera keluar dari ruang kerja mereka dan berjalan menuju ke mobil setelah melewati lift,untuk berangkat ke tempat pertemuan yg sudah di janji kan.


Setelah 40 menit berkendara,2 pria tampan itu akhir nya sampai juga di tempat yg ingin di tuju oleh mereka.


Lalu mereka ber dua pun keluar dari dalam mobil dan lgsng masuk ke dalam Mall untuk mencari pemilik Perusahaan yg telah membuat janji itu.


" Hallo Tuan Hery,Tuan Ars.Sila kan duduk" sapa Tuan Jerry dengan sedikit menunduk.


Hery dan Ars tdk menjawab,mereka ber dua hanya lgsng duduk di tempat yg telah di sedia kan.


Hery duduk sambil menelisik waja satu persatu org org yg 1 meja dengan nya ternyata mereka berniat ingin mendekat kan putri mereka dengan nya.


Hery kesal dalam hati,seharus nya ia tdk datang tadi,wajar saja Tuan Jerry sangat memaksa.


Ia kan cuma bermaksud untuk sekedar menghargai saja kenapa jadi begini,tp ya sudah lah,ia sudah di sini.


Ia tdk mau membuat Tuan Jerry menjadi malu besar,tp nanti ia akan membuat mereka malu secara tdk langsung saja.


" Sila kan di pesan dulu Tuan,setelah kita selesai makan siang, baru kita membahas soal perkerjaan" ucap Tuan Jerry dengan sopan.


Lagi lagi Hery dan Ars tdk menjawab,mereka hanya memesan makanan dalam diam.


Dari kejauhan terlihat 3 wanita yg sedang memerhati kan Hery dan juga Ars,mereka ber 3 adalah Ashley,Desi dan juga Agatha.


Hari ini mereka ber 3 menghabis kan waktu weekend dengan berjalan jalan ke Mall lagi,sambil bercerita cerita tentu nya.


" Bukan kah itu pujaan hati kau ley?" tanya Desi penasaran.


" Siapa nama nya,aku lupa"lanjut Desi lagi.


" Hery " jawab Ashley singkat sambil terus menatap ke arah Hery.


Hery yg duduk bersebelahan dengan seorg wanita dan juga org tua,kelihatan seperti pria yg sedang makan bersama seorg kekasih dan calon mertua nya,seketika hati Ashley menjadi sesak.


"Iya benar,itu pria pujaan hati nya Ashley " timpal Agatha pelan karena kebetulan mereka makan di tempat yg sama dan duduk tak jauh dari meja nya Hery dan Ars.

__ADS_1


" Berhenti terus memanggil nya dengan kata pujaan hati itu,kalian ber dua ini berlebihan sekali" ucap Ashley dengan kesal sambil menoleh ke arah Agatha dan juga Desi lalu kembali menatap Hery.


"Baik"


" ok"


jawab Agatha dan Desi serentak.Mereka ber dua tak mau berdebat lagi saat melihat wajah kesal nya Ashley.


"Tp kenapa mereka seperti makan keluarga saja" ucap Desi dengan menopang kan dagu nya sambil berpikir.


" Iya,kau benar Des.Seperti makan bersama keluarga nya kekasih saja"timpal Agatha karena ia melihat wanita yg bersebelahan dengan Hery itu seperti sibuk ingin mencari perhatian Hery dan terus ingin mengambil kan makanan untuk Hery tp sayang nya terus di tolak oleh Hery.


Bukan Agatha saja yg melihat,Desi dan Ashley juga melihat semua itu.


Ashley dari tadi hanya diam saja,cuma 2 sahabat nya saja yg terus mengoceh dengan praduga praduga mereka masing masing.


' Apa kah memang benar perkataan Desi dan Agatha barusan' tanya Ashley kepada diri sendiri dalam pikiran nya.Apa lagi ia melihat reaksi wanita yg bersebelahan dengan Hery itu.


' Seperti nya aku harus segera menghilang kan rasa cinta ku ini pada nya,sebelum semua nya berakhir dengan menyakit kan' pikir Ashley lagi.Ia menyerah duluan sebelum berperang.😁


' Ia juga malu jika hidup berdampingan dengan Hery,tampang miskin nya saja kelihatan,gimana gak malu coba.Ntah ntah bukan ia saja yg malu,mungkin Hery juga akan lebih malu jika berjalan berdampingan dengan nya.Ya sudah lah mundur saja dari pada sakit hati' pikir Ashley lagi.


" Ayo kita pulang" ucap Ashley tiba tiba dengan senyuman nya berusaha untuk tegar,padahal hati nya sedang sesak,sambil berdiri bersiap siap untuk pergi.Kebetulan mereka memang sudah selesai berbelanja,jadi bisa lgsng pulang.


" Kami kan masih ingin ngobrol ley..." ucap Agatha dan Desi serentak dengan bibir manyun nya.


" Kalian jika ingin ngobrol,di rmh kost ku juga bisa" jwb Ashley santai sambil berjalan pergi.


Mereka ber 3 pun langsung berjalan keluar Mall setelah selesai membayar pesanan mereka tadi,lalu mereka ber 3 masuk ke dalam mobil Agatha karena mereka td datang ke sini memakai mobil nya Agatha,kemudian mobil Agatha pun meninggal kan Mall tersebut.


Sementara di dalam Mall.


Hery segera mengelap mulut nya dengan tisu,lalu ia berdiri ingin pergi dari sana.Ia ingin segera menyusul Ashley saat melihat 3 wanita yg sibuk melihat ke arah nya tadi sudah pergi berjalan keluar Mall.


Hery baru saja menyadari keberadaan 3 wanita itu ketika sudah selesai makan.Hery dan Ashley saling menatap sebentar tp Ashley segera memutus kan tatapan mereka lalu pergi begitu saja tanpa melihat ke belakang lagi.

__ADS_1


Tapi ada yg aneh di mata nya Ashley,Hery bisa melihat dengan jelas mata terluka nya Ashley,tp ia juga bingung kenapa Ashley menjadi terluka? oleh siapa? ah,Hery menjadi tambah bingung jika harus memikir kan itu semua.


Ketika Hery ingin beranjak dari meja tersebut,suara Tuan Jerry menghenti kan nya.


" Tuan,anda mau ke mana?" tanya Tuan Jerry dengan bingung karena melihat Hery yg tiba tiba saja ingin pergi tanpa bicara sepatah kata pun.


" Tuan,kita masih harus membahas soal perkerjaan dan........" lanjut Tuan Jerry tapi perkataan terakhir nya di potong oleh Hery.


" Tuan Jerry,aku sudah tdk ada urusan lagi di sini.Aku datang ke sini hanya untuk menghargai anda saja" potong Hery dengan nada tegas nya.


Apa lagi jika dari awal ia tahu maksud dari Tuan Jerry memaksa nya untuk datang,sudah pasti ia tdk akan datang walau pun keuntungan nya yg lumayan besar itu.


Perkataan Hery barusan membuat Tuan Jerry marah dan juga kesal,karena seperti nya pendekatan antara putri dan Hery akan gagal.


Jika berhasil,Perusahaan nya kan, akan menjadi lebih sukses,pikir nya tadi tp ternyata tdk berjalan sesuai rencana nya.


"Aku tahu apa yg anda pikir kan Tuan Jerry.Tapi ingat perkataan ku ini,aku sudah punya calon istri jadi jangan coba coba untuk menganggu ku lagi.Jika tdk ,Perusahaan anda itu,akan aku hancur kan dengan jentikan tangan ku ini"ucap Herry dengan tegas.


Tuan Jerry lgsng tdk berkutik ketika mendengar perkataan terakhir dari Hery,mana berani dia macam macam,apa lagi Perusahaan nya yg menjadi taruhan nya.


Siapa yg tdk kenal sama keluarga Kusuma,termasuk Tuan Jerry salah satu nya.Perkataan dari keluarga Kusuma selalu di susul dengan aksi nyata nya,jika ada yg tdk percaya,jadi ia tdk akan berani bertindak gegabah.


Sedang kan istri dan putri nya kecewa setelah mendengar perkataan Hery barusan.Mereka ber dua ingin menyela tp tdk berani,apa lagi mendengar nada tegas nya Hery.


" Ars, kau urus semua ini" ucap Hery cepat,kemudian berlalu dari sana untuk mengejar pujaan hati nya.


" Baik Tuan" jwb Ars walau pun Tuan nya sudah tdk bisa mendengar nya lagi,karena Tuan nya sudah berlari menjauh.


Mau tak mau mereka pun pasrah,lalu mereka membahas tentang kerja sama nya bersama Ars sampai selesai,Ars sama tegas nya dengan Hery jadi tdk akan ada yg berani membantah nya.


Sedang kan Hery sedang kesal bukan main karena gagal mengejar Ashley,karena ketika ia sudah hampir dekat dengan Ashley,Ashley malah sudah masuk ke dalam mobil dan mobil itu pergi meninggal kan Hery yg hanya bisa berdiri dengan kesal saja.


Akhir nya Hery menyerah dan memanggil anak buah nya yg lain untuk mengantar kan nya pulang,meninggal kan Ars yg ntah kapan akan selesai.


' Mau marah atau apa,terserah dia saja.Memang nya dia berani memarahi aku....'pikir Hery sambil memikir kan Ars yg sedang sibuk berunding,sambil tertawa lebar.

__ADS_1


__ADS_2