Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
85. Ashley pergi menjenguk ke dua org tua nya


__ADS_3

Di pagi hari ini,cahaya matahari sangat cerah,secerah senyuman yg ada di wajah nya seorg wanita yg sedang bergelut dengan alat-alat pembuat kue nya.


Jam baru saja menunjuk kan pukul 06.30 pagi,tapi Ashley sudah sibuk membuat kue di dapur,ia sudah bangun dari jam 06.00 pagi tadi.


Hari weekend ini ia di izin kan oleh Hery untuk menjenguk ke dua org tua nya,setelah melewati drama merengek dan memelas kepada Hery.


Ia membuat kue bolu brownies untuk ia bawa pulang nanti,Ibu nya paling suka memakan brownies buatan nya.


Padahal baru 2 minggu,tapi ia sudah merindu kan keluarga nya,untung saja suami nya sangat pengertian walau pun harus melalui sedikit drama.


"Seperti nya hari ini,suasana hati istri ku sangat baik hm?" tanya Hery dengan nada menggoda,yg melihat wajah Ashley yg terus tersenyum,sambil memeluk Ashley dari belakang hingga membuat Ashley tersentak kaget tapi hanya sebentar,setelah ia tahu siapa pelaku nya.


"Apa begitu kelihatan hm" tanya Ashley balik,tanpa menjawab Hery sambil menahan gelenyar aneh karena Hery terus mengecup leher dan pundak nya yg sedikit terbuka itu.


"Tentu saja sangat kelihatan,dari tadi wajah mu terus saja tersenyum Honey" jwb Hery yg semakin mengerat kan pelukan nya,tangan nya juga sudah mulai nakal.


Karena ia memeluk Ashley yg sedang membuat kue jadi terus bergerak-gerak, hingga membuat bawah nya Hery otomatis bangun sendiri dan seperti nya Hery menjadi di luar kendali nya saat ini.


"Apa yg malam tadi masih kurang Honey?" tanya Ashley dengan nada kesal sambil berusaha menahan tangan nya Hery yg ntah sudah menjalar kemana-mana.


'Padahal ini di dapur,apa suami nya ini tidak punya malu' pikir Ashley dengan wajah kesal nya.


"Kalau tentang itu,aku tidak akan pernah cukup Honey" jwb Hery yg semakin bersemangat mengerayangi Istri nya.


"Ehm ehm ehm" dehem seseorang di belakang mereka ber dua,hingga membuat Ashley cepat-cepat mendorong Hery yg hampir saja mencium bibir nya.


"Grandma" gumam Ashley pelan sambil tersenyum malu saat ketahuan mesum di dapur oleh Grandma yg masih berdiri dan menatap mereka sambil tersenyum.


Sedang kan Hery langsung mendengus kesal karena adegan seru nya di ganggu oleh Grandma,ini lah yg membuat nya malas bawa Ashley tinggal di Mansion tapi Grandma dari kemaren tetap dengan keputusan nya hingga membuat Hery tidak bisa berkutik lagi.

__ADS_1


"Auch,sakit Grandma" pekik Hery sambil mengelus-elus belakang kepala nya yg di ketuk oleh Grandma dengan mengguna kan sendok makan yg ia dapat di meja makan dan Grandma juga mengetuk nya sedikit kuat hingga membuat Hery memekik kesakitan.


"Dasar anak nakal,seperti tidak punya tempat lain saja" tegur Grandma dengan nada kesal,cucu nya ini memang aneh,dulu tidak mau menikah,sekali sudah menikah malah jadi tidak tahu malu.


"Auch auch Grandma,aku mohon lepas kan.Telinga ku bisa putus kalau begini terus...Honey tolong aku.." ucap Hery dengan wajah memohon sambil mengikuti langkah Grandma karena Grandma menarik telinga nya dan juga menyeret nya ke meja makan.


Dari jauh grandpa dan Daddy hanya mampu menggeleng-geleng kepala mereka saat melihat Hery yg sedang di seret paksa oleh nyonya besar Mansion ini.


"Biar saja,kau ini semakin hari semakin nakal saja.Biar kan istri mu selesai kan perkerjaan nya,jangan menganggu nya" ucap Grandma yg masih terus menarik telinga nya Hery tanpa memperduli kan jeritan nya Hery.


Sedang kan Ashley langsung tertawa kecil saat melihat Grandma menarik telinga dan juga menyeret suami nya dengan kejam,apa lagi saat ia mendengar kalau suami nya memintak pertolongan dari nya tadi,membuat nya semakin ingin tertawa saja.


lalu ia segera kembali mengerja kan perkerjaan nya yg sempat tertunda tadi,yg di sebab kan oleh ulah nya Hery.


Setelah melewati banyak drama akhir nya mereka semua selesai juga menyantap sarapan pagi mereka,lalu Hery segera berangkat ke kantor setelah selesai memberi morning kiss pada Ashley karena masih ada sedikit perkerjaan yg harus di kerja kan oleh nya di kantor.


Sedang kan di depan Mansion,Daniel yg baru saja sampai hanya mampu mendengus kesal ke arah Hery yg sedang berjalan berlawanan dengan nya.


Daniel di suruh oleh Hery untuk menjaga istri nya hari ini karena Hery takut terjadi apa-apa sama istri nya itu walau pun sudah ada Mark tapi Hery hanya ingin keamanan Ashley lebih terjamin saja.


Dan yg membuat Daniel kesal karena Hery terus mengancam nya dengan nama seorang wanita yg sedang di sukai nya saat ini dan lebih parah nya lagi Hery menyuruh nya agar lebih lama di sini hingga membuat ia semakin kesal,padahal setelah acara pernikahan adik nya kemaren,ia sudah mau berangkat ke Paris agar bisa melepas kan rindu nya pada wanita pujaan nya tapi sekarang harus jadi tertunda karena ulah adik ipar nya itu.


'Menyebal kan' gerutu Daniel sambil terus berjalan masuk ke dalam Mansion untuk menemui adik nya.


"Kakak ipar,pakai lah salah satu mobil yg ada di sini" teriak Hery tanpa menolek kebelakang lagi,saat hampir sampai di pintu masuk Mansion,ia baru ingat kalau Daniel tadi datang hanya mengguna kan taksi saja.


Lagi-lagi Daniel hanya mampu mendengus kesal,Daniel terus saja berjalan saat mendengar teriakan nya Hery,ia malas sekali mau berbicara dengan adik ipar nya itu,sedang kan Hery juga terus berjalan menuju ke mobil nya.


"Kakak,cepat bantu aku bawa ini" ucap Ashley saat melihat kakak nya sudah berada di dekat nya,ia sudah tahu dari Hery jika kakak nya akan menjemput nya.

__ADS_1


"Apa kau sedang bercanda ?" tanya Daniel saat melihat apa yg di tunjuk kan oleh Ashley,terlihat di lantai di samping Ashley berdiri,ada sekitar 20 paper bag yg isi nya berbeda-beda.


"Tidak,itu hadiah dari Hery untuk Ibu dan Ayah.Jangan banyak bertanya lagi kak,cepat tolong aku untuk membawa nya ke dalam mobil" jwb Ashley tanpa merasa bersalah,ia malah tersenyum lebar ke arah Daniel.


"Ternyata suami istri sama-sama menyebal kan"gumam Daniel yg hampir saja terdengar oleh Ashley,ternyata ia ke sini hanya untuk di jadi kan pelayan saja.


"Apa kakak berkata sesuatu?" tanya Ashley saat seperti mendengar kakak nya berbicara.


"Tidak ada" jwb Daniel singkat dengan nada ketus,ia langsung membawa paper bag yg di tunjuk kan oleh adik nya tadi ke dalam mobil yg sudah di sedia kan oleh pengawal yg di perintah kan oleh Hery tadi.


Ashley tertawa kecil saat mendengar nada ketus kakak nya itu,ia sangat suka membuat kakak nya itu kesal.


Mereka ber dua pun langsung berpamitan kepada Grandma,Grandpa dan juga Daddy,lalu Daniel pun langsung melaju kan mobil milik Hery dengan kecepatan sedang.


Setelah beberapa puluh menit,akhir nya mereka ber dua pun sampai di rumah ke dua org tua mereka.


"Ibu,Ayah, aku datang" teriak Ashley saat sudah hampir sampai di pintu rumah nya.


"Ini bukan hutan sayang,jadi jangan berteriak"geram Daniel sambil menutup ke dua telinga nya karena mereka ber dua berjalan berdampingan jadi Ashley berteriak tepat di samping telinga nya,hingga membuat telinga nya Daniel langsung saja berdengung.


"Tidak harus berada di dalam hutan juga kan kak,jika ingin berteriak" ucap Ashley sambil terus melangkah,yg di tanggapi gelengan kepala oleh Daniel.


Sedang kan tepat di depan rumah, Ayah dan Ibu sudah bersiap-siap menyambut Ashley dengan wajah yg terus tersenyum senang karena kedatangan putri nya,mereka juga sudah merindu kan putri nya itu dari kemaren.


"Bagaimana kabar kamu nak ?" tanya Ibu setelah melepas kan pelukan mereka barusan.


"Baik yah.Ayah dan Ibu bagaimana?" jwb Ashley sekalian bertanya kepada Ayah dan Ibu nya.


"Baik,kami baik nak.Ayo masuk dulu,Ibu sudah memasak makanan kesukaan mu" jwb Ibu yg sudah tidak sabaran menunggu giliran nya berbicara.

__ADS_1


Kemudian mereka semua pun masuk ke dalam rumah sambil bercanda gurau dan juga bercerita tentang hidup nya Ashley setelah menikah,lalu Ashley pun terus bercengkraman bersama keluarga nya dan sekalian makan siang hingga sore hari,baru lah ia menyuruh Daniel mengantar nya pulang ke Mansion.


__ADS_2