Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
120. Ide nakal nya Ashley


__ADS_3

Di Mansion Kusuma.


Jam sudah menunjuk kan pukul 7 malam,tapi dari tadi pagi sampai sekarang,belum ada makanan yang berhasil di cerna oleh tubuh nya Ashley.Karena setiap makanan yang ia makan selalu keluar kembali,hingga membuat tubuh nya hampir tidak punya tenaga lagi,untung saja suami nya terus setia menemani dirinya dari tadi.


Padahal ia sudah meminum obat pereda mual yang di kasih oleh Dokter semalam,tapi tetap saja masih mual,hingga membuat Hery marah dan berniat ingin memecat kembali Dokter tersebut.


Untung saja Ashley berhasil mencegah nya.Jika tidak,ntah apa yang akan terjadi sama Dokter tersebut.


Saat ini Ashley sedang berada di ruang makan bersama sang suami yang terus setia untuk menemani dirinya,ada juga Grandma yang sibuk membuat makanan yang ingin di makan oleh cucu menantu nya itu.


Sedang kan Grandpa dan Daddy yang tidak terlalu mengerti tentang kehamilan pun,bersama-sama mengasing kan diri ke ruang tamu untuk menonton TV dan sambil mengobrol.


"Coba makan ini nak,Grandma sudah siap membuat nya" ucap Grandma dengan wajah yang lelah tapi tetap tersenyum.Grandma berjalan ke arah Ashley yang sedang duduk bersandar kan dada bidang nya Hery,sambil membawa salah buah buatan tangan nya sendiri.


Ia tidak tega melihat tubuh lemas dan wajah pucat cucu menantu nya,lagi pula ia juga ingin cicit nya memakan makanan buatan tangan nya.


"Grandma,maaf ya karena sudah merepot kan mu" ucap Ashley dengan nada lemah,ia jadi tidak enak hati saat melihat wajah Grandma yang sedikit lelah.


Padahal Grandma yang sudah masuk kepala 7 itu,sangat jarang masuk ke dalam dapur kecuali kalau ia memang sedang ingin saja,tapi hari ini demi dirinya Grandma rela masuk ke dalam dapur,benar-benar membuat dirinya terharu sekaligus tidak enak hati.


"Tidak apa-apa,asal kan salad buah yang sudah Grandma buat ini,kamu bisa memakan nya tanpa keluar kembali" ucap Grandma setelah sudah meletak kan sepiring salad buah di depan nya Ashley.


"Ingat ya,kalau kamu nakal lagi,buyut tidak akan mau menyayangi kamu nanti" ucap Grandma,yang di tuju kan ke cicit nya yang masih berada di dalam perut nya Ashley,ia berbicara sambil mengelus-elus perut nya Ashley yang masih terlihat rata.


"Terima kasih ya Grandma,karena sudah mau repot-repot membuat kan ku salad buah..." ucap Ashley dengan tersenyum sambil menatap Grandma yang sedang mengelus perut rata nya.


"Iya,tidak apa-apa.Kamu ini,seperti sama siapa saja" jawab Grandma dengan tersenyum sambil menatap wajah pucat nya Ashley.


"Ingat,lain kali jika mengingin kan sesuatu jangan sung kan dengan Grandma,Grandma bisa menjadi tempat mengeluh atau apa pun untuk kalian" lanjut Grandma dengan wajah yang terus tersenyum.


"Iya Grandma" jawab Hery dan Ashley secara bersamaan.


"Sudah,ayo cepat suapin istri mu nak" ucap Grandma sambil duduk di kursi dan mengambil tisu untuk mengelap keringat yang hanya mengalir sedikit tadi.


Hery pun segera menyendok salad buah buatan Grandma saat mendengar perintah Grandma barusan.


"Aaa " Hery menyuap istri nya dengan wajah khawatir nya.


"Bagaimana? tanya Hery,masih dengan wajah khawatir nya sambil menunggu jawaban istri nya.


"Enak" jawab Ashley sambil tersenyum senang,hingga membuat Grandma ikut tersenyum.Tapi ia tidak bohong,salad buah Grandma memang terasa sangat enak di mulut nya.


"Apa perut mu tidak mual lagi?" tanya Hery dengan suara yang pelan sambil membelai pucuk kepala nya Ashley.


"Sudah agak mengurang,tidak seperti tadi lagi" jawab Ashley sambil menatap piring salad buah yang sedang di pegang oleh Hery.


"Mau lagi hm?" tanya Hery dengan tersenyum lega,Grandma yang duduk di samping nya Hery pun juga ikut tersenyum lega.


Hery segera menyuapin Ashley kembali saat melihat anggukan pelan kepala nya Ashley,Ashley segera memakan nya dengan lahap.


"Seperti nya anak mu ini,nanti akan lebih dekat dengan Grandma di banding kan dengan kalian" ucap Grandma yang sengaja menggoda Hery.

__ADS_1


"Tidak masalah Grandma,jadi kami akan bisa bersama tanpa gangguan dari anak kami,karena anak kami lebih suka di jaga oleh Grandma" ucap Hery dengan wajah yang tersenyum karena bisa membalas godaan nya Grandma.


"Dasar,cucu nakal" ucap Grandma dengan mendengus kesal sambil menoyor belakang kepala nya Hery dengan pelan.


Hery hanya tertawa kecil saat melihat wajah kesal Grandma nya,sambil terus menyuapin istri nya,sedang kan Ashley juga ikut tertawa kecil tapi mulut nya terus menyambut suapan-suapan suami nya dengan lahap.


Setelah 10 menit berlalu,sepiring salad buah tersebut sudah habis karena di lahap oleh Ashley tanpa ia sadari.


"Seperti nya salad buah Grandma memang benar-benar sangat enak" ucap Hery dengan wajah yang tersenyum senang karena Ashley ternyata berhasil menghabis kan sepiring salad buah.


Padahal dari tadi pagi,istri nya baru saja suap ke 7,pasti selalu saja langsung keluar kembali sebelum sempat ia makan habis.


"Tentu saja,Grandma gitu lho" ucap Grandma dengan tersenyum senang saat mendengar pujian dari Hery.


"Bagaimana? Apa masih mual atau pusing?" tanya Grandma sambil menatap wajah pucat nya Ashley.


"Sudah tidak Grandma,hanya sedikit saja tapi tidak separah tadi lagi" jawab Ashley sambil tersenyum bahagia.


Untung saja saat ia mengingin kan salad buah tadi,Grandma segera membuat kan untuk nya tanpa banyak protes lagi.


Ntah kenapa,hari ini mulut nya terasa sangat pahit dan hanya ingin memakan salad buah saja,untung lah ada Grandma.


Jika tidak,ia pasti akan kelaparan,karena tidak bisa memakan apa pun.


"Bagus lah,Hery bawa lah Ashley ke dalam kamar untuk istirahat.Grandma juga ingin makan malam bersama Grandpa dan Daddy" ucap Grandma dengan tersenyum sangat lega karena salad buah buatan tangan nya berhasil membuat mual nya Ashley mulai mengurang,sambil menatap Hery yang sedang memberi Ashley minuman.


"Dan,makan malam mu,Grandma suruh bawa ke kamar mu saja ya?" tanya Grandma sambil menatap wajah tersenyum nya Hery.


"Baik lah" jawab Grandma sambil menatap punggung Hery yang sedang mengendong Ashley di dalam pelukan nya,mulai menjauh dari pandangan nya.


Kemudian Grandma segera berjalan ke arah ruang tamu,karena Grandma ingin mengajak Grandpa dan Daddy untuk makan bersama.


Di kamar nya Hery dan Ashley.


Setelah sampai di dalam kamar ,Hery segera meletak kan Ashley ke atas kasur.


"Berbaring lah dulu,aku pergi membersih kan diri dulu ya?" tanya Hery sambil menatap wajah pucat nya Ashley yang sudah mengurang.


"Hm " jawab Ashley dengan singkat sambil mengangguk pelan.


Hery pun segera masuk ke dalam kamar mandi,ia belum sempat membersih kan diri dari tadi karena terlalu sibuk menemani istri nya yang sibuk mengeluar kan isi perut nya dan kepala yang terus pusing.


"Ceklek" terdengar suara pintu kamar mandi terbuka,setelah 7 menit berlalu.


Terlihat Hery yang sedang keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh bertelanjang dada dan hanya berbalut handuk pendek sebatas pinggang nya saja.


Ia berjalan keluar dari dalam kamar mandi sambil mengelap rambut nya dengan handuk kecil.


Gerakan tangan nya terhenti saat melihat tatapan mata istri nya yang tertuju pada dada telanjang nya,lalu ia menggeleng-geleng kan kepala nya dengan pelan karena melihat tatapan lapar dari istri nya yang di tuju kan untuk dirinya itu.


"Kenapa hm?" bisik Hery di samping telinga istri nya,setelah ia sudah dekat di samping nya Ashley yang sedang berbaring miring karena sedang memerhati kan dirinya tadi.

__ADS_1


"Hah! Apa nya yang kenapa?" tanya Ashley dengan wajah kaget nya,karena terlalu terpana dengan tubuh kekar suami nya hingga membuat ia tidak sadar kalau Hery sudah berada di dekat nya.


"Kenapa tatapan mu,seperti ingin memakan diriku saja,Honey?" tanya Hery dengan tersenyum menggoda,ia menopang tubuh nya di atas tubuh nya Ashley dengan kedua tangan yang berada di samping kiri kanan kepala nya Ashley.


"I Itu ha hanya tatapan biasa saja,kamu itu yang berlebihan dalam menanggapi tatapan dari ku,Honey" jawab Ashley dengan nada pelan dan juga gugup,wajah nya sudah mulai memerah karena terus di tatap oleh Hery.


"Apa aku tidak perlu memakai pakaian saja,Honey ?" tanya Hery lagi,ia kembali menggoda istri nya lagi,hingga membuat wajah nya Ashley tersenyum malu.


"Apa kamu sedang bercanda,Honey?" tanya Ashley dengan wajah memerah nya karena merasa malu,sambil mengelap beberapa tetes air yang terjatuh dari rambut basah nya Hery.


Padahal dirinya menyukai apa yang di kata kan oleh suami nya barusan tapi ia malu mau mengata kan iya,ntah kenapa sejak hamil ,ia sangat menyukai yang berbau mesum.


Tapi berbeda dengan Hery yang khawatir saat Ashley seperti mengingin kan dirinya,apa lagi saat dirinya melihat wajah pucat nya Ashley.


"Iya,tentu saja aku bercanda" jawab Hery dengan nada santai nya,sambil kembali menegak kan tubuh nya hingga ia menjadi duduk di samping nya Ashley.


"Aku tidak tega melihat wajah pucat mu,Honey.Bagaimana bisa,aku memakan mu dalam keadaan yang kurang enak badan begitu" lanjut Hery lagi sambil melanjut kan kembali kegiatan mengelap rambut basah nya tadi,tanpa menyadari wajah kecewa nya Ashley.


Tapi beberapa detik kemudian wajah kecewa nya Ashley kembali tersenyum jahil,seperti nya ia mempunyai ide untuk membuat suami nya mengabul kan keinginan mesum nya malam ini.


"Baik lah,tidak apa-apa" jawab Ashley sambil menatap Hery yang masih terus mengelap rambut basah nya.


"Tapi kau juga tidak perlu memakai pakaian mu dulu,Honey" lanjut Ashley lagi sambil tersenyum santai agar bisa mengelabui mata suami nya.


"Memang nya kenapa tidak perlu,Honey" tanya Hery dengan mengerut kan kening nya sambil menatap wajah pucat nya Ashley,karena heran dengan permintaan istri nya.


"Apa kau ingin membuat suami mu ini kedinginan hm?" tanya Hery lagi,dengan nada santai nya kembali saat tidak menemu kan sesuatu di dalam tatapan istri nya.Ia kembali menatap lurus ke depan dan kembali mengelap rambut nya yang sudah hampir kering.


"Bukan,tapi karena aku ingin Honey membantu ku membersih kan diri" jawab Ashley dengan wajah yang ia buat setenang mungkin,saat Hery langsung menoleh kan kepala dan menatap dirinya.


"Tapi wajah kamu masih pucat,Honey.Bagaimana kalau kamu sakit nanti,setelah membersih kan diri..." ucap Hery yang khawatir dengan kesehatan istri nya sambil terus menatap istri nya.


Apa lagi ketika ia mengingat Ashley yang terus mengeluar kan isi perut nya dari tadi pagi hingga wajah menjadi pucat dan tubuh istri nya juga terkulai lemah,bagaimana kalau setelah istri nya selesai mandi,tubuh istri nya malah menjadi semakin parah.


"Tapi tubuh ku sangat lengket,Honey.Tadi pagi aku juga tidak sempat membersih kan diri karena terus muntah,jadi aku mana bisa tidur sebelum membersih kan diri.Lagi pula tubuh ku juga sudah agak baikan,Honey" jawab Ashley dengan jujur sambil memberengut kesal.


Ia memang merasa kan agak baikan bahkan kepala nya juga sudah tidak begitu pusing lagi sejak memakan salad buah nya Grandma tadi,hanya saja wajah pucat nya masih ada sedikit.


Hery jadi bingung,saat melihat wajah istri nya yang sudah memberengut kesal,ini adalah kelemahan nya.


"Tapi bagaimana kalau....." ucapan nya Hery langsung di sela dengan cepat oleh Ashley.


"Kalau tidak mau ya sudah,aku sendiri saja " sela Ashley dengan wajah yang pura-pura kesal,sambil berniat bangun dari berbaring nya.


"Oke oke Honey" ucap Hery dengan cepat sambil menahan tubuh istri nya yang ingin bangun dari atas kasur.


" Biar aku saja yang membantu mu membersih kan diri,oke?" tanya Hery dengan suara pelan nya tapi wajah nya terlihat khawatir saat melihat wajah istri nya yang masih pucat walau pun tidak sepucat tadi tapi ia tetap merasa khawatir.


"Hm" jawab Ashley dengan wajah kesal nya,ia berusaha agar suami nya tidak mencurigai ide nakal nya ini.


"Nanti kalau tubuh mu,merasa tidak enak,Honey harus segera bilang ya..." ucap Hery sambil kembali mengendong Ashley ke dalam pelukan nya,lalu ia segera berjalan ke arah kamar mandi.

__ADS_1


"Hm" jawab Ashley dengan singkat lagi,ia segera melingkar kan kedua tangan nya kebelakang leher nya Hery dan juga menelusup kan wajah nya ke dada telanjang nya Hery dan tersenyum senang di balik dada kekar nya Hery karena jebakan nya sudah berhasil separuh.


__ADS_2