Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
34. Kemarahan Hery


__ADS_3

***


Ashley yg juga sedang melepas kan rindu nya kepada pria yg memeluk nya itu terkejut,ketika tiba tiba saja ada yg memisah kan pelukan mereka ber dua dengan sangat kasar,hingga mampu membuat Ashley terhuyung ke belakang.


Tapi untung nya ada tangan yg kokoh menarik,hingga ia menabrak bidang keras seorg pria,karena tarikan kuat dari pria tersebut.


Ashley reflek lgsng memeluk pria tersebut,lalu ia mendongak kan kepala nya dengan pelan pelan agar bisa melihat wajah pria tersebut.


" Hery " gumam Ashley dengan heran,setelah dapat melihat dengan jelas wajah pria yg menarik nya tadi.


" Apa yg kau laku kan?" tanya Ashley dengan wajah bingung,sambil berusaha mau melepas kan pelukan dari Hery.


" Ternyata kau sangat suka berpelukan dengan pria?" tanya Hery dengan nada marah,sambil menahan pinggang ny Ashley dengan tangan nya agar Ashley tdk terlepas dari pelukan nya.


" Hah! Apa maksud kau?" tanya Ashley yg semakin bingung sambil terus menatap wajah marah nya Hery.' Kenapa Hery marah pada nya?' pikir Ashley.


Kemudian Hery menoleh ke arah pria yg sedang ia genggam kerah baju nya itu dari tadi,hingga membuat pria itu sedikit tercekik sambil berusaha melepas kan tangan Hery dari kerah baju nya.


Lalu Ashley segera mengikuti arah pandang nya Hery,hingga mampu membuat Ashley panik sekaligus khawatir bukan main,apa lagi saat melihat wajah merah pria itu yg sedang menahan sakit.


"Hery cepat lepas kan ...." ucapan Ashley terpotong oleh pertanyaan Hery.


" Apa kau sedang mengkhawatir kan pria ini?" potong Hery yg semakin marah saat melihat wajah khawatir Ashley untuk pria itu.


Sebelum Ashley sempat menjawab,Ars segera datang untuk melepas kan kerah baju pria itu dari genggaman nya Hery.


" Uhuk uhuk uhuk uhuk" pria itu terbatuk batuk dengan badan setengah membungkuk,setelah terlepas dari genggaman nya Hery.


" Kenapa kau menyelamat kan nya?" tanya Hery dengan kesal kepada Ars.


" Tuan bisa membunuh nya " ucap Ars yg juga ikut kesal kepada Hery.


"Diam di situ,jika tdk mau nyawa pria ini melayang"ucap Hery.Masih dengan nada marah nya,saat melihat Ashley yg ingin menghampiri pria itu.


Ashley pun lgsng memundur kan tubuh nya kembali setelah mendengar ancaman dari Hery.


Apa lagi melihat wajah marah nya Hery,ia tdk pernah melihat Hery seperti ini,hingga membuat ia menjadi takut untuk melawan.


"Si siapa k kau?" tanya Pria itu dengan nada terputus putus karena sisa tercekik tadi.


"Ashley siapa dia?" tanya Pria itu lagi setelah selesai menormal kan nafas sesak nya tadi,sambil menatap Ashley dan Hery bergantian.


Sedang kan Ars memijit kening nya seperti org yg lagi pusing,padahal ia tdk sedang pusing kepala.

__ADS_1


" Di dia...."ucap Ashley terbata bata sambil menatap wajah pria itu dan Hery bergantian.Saat melihat tatapan tajan dari Hery,yg bearti harus tetap diam.


" Kau tdk perlu tahu siapa aku.Yang perlu kau tahu,jangan pernah menganggu wanita ku" ucap Hery menyela perkataan Ashley,dengan nada tegas campur marah.


Sedang kan pria itu dan Ashley mencoba untuk mencerna perkataan Hery tentang 'wanita ku' itu.


" Langkahi dulu mayat ku,jika kau ingin menjadi kan Ashley sebagai wanita kau" ucap pria itu menantang Hery dengan senyum sinis nya.


Hingga membuat Ars dan Ashley terkejut dan melotot kan ke dua mata nya tdk percaya.


' Apa pria ini sudah gila' pikir mereka ber dua.


Lalu Ars dan Ashley pun saling pandang saat melihat wajah Hery yg hampir mau meledak,mereka ber dua harus segera mencegah nya,jika tdk nyawa pria itu memang benar benar akan melayang.


"Kau ingin bermain main dengan ku? Baik lah, aku akan membunuh kau sekarang" ucap Hery yg semakin marah,sambil berjalan tegas ke arah pria itu.


Pria yg melihat tatapan kemarahan Hery pun membuat nyali nya menciut seketika dan menjadi kalang kabut,ia berdiri dengan bingung,antara lari sendirian atau menarik Ashley untuk lari bersama.


Ashley segera menahan Hery dengan memeluk nya dari belakang saat melihat Hery berjalan ke arah pria itu,tapi ternyata kekuatan nya tdk cukup,malahan ia ikut terseret dengan pelan.


Sedang kan Ars segera menghadang Hery dengan berdiri di depan pria yg sedang kebingungan itu.


"Apa kau ingin mati juga?" tanya Hery dengan marah campur kesal karena ternyata Asisten nya juga memihak pada pria itu.


Ternyata nama Ashley berhasil memulih kan kesadaran Hery.Hery pun segera menoleh untuk melihat Ashley yg ada di belakang tubuh nya,sambil memeluk nya dengan sangat erat.


Hati nya menjadi sakit saat melihat genangan air mata nya Ashley yg hampir saja mau keluar dari tempat nya.


Gara gara cemburu,ia sampai membuat wanita nya menjadi ketakutan begini.


" Maaf,maaf kan aku" ucap Hery dengan pelan dan menghela nafas berat mencoba untuk menormal kan kemarahan nya, sambil berbalik badan untuk memeluk Ashley yg sedang ingin menangis.


Hery segera mengelap air mata Ashley yg baru saja jatuh beberapa tetes dengan ibu jari nya,ketika Ashley mendongak kan kepala ke atas karena mendengar kata maaf yg lembut dari Hery.


Ashley rasa nya tdk percaya,kalau Hery ternyata bisa mintak maaf juga,hingga membuat mulut nya kelu dan bingung mau bicara apa.


Apa lagi Ars,lebih terkejut lg dari pada Ashley, karena memang Hery sama sekali tdk pernah mintak maaf selain dengan keluarga nya sendiri saja.


" Ayo pergi dari sini" ucap Hery dengan tenang kembali sambil mengandeng tangan Ashley dengan lembut.


" Ta tapi....." ucap Ashley dengan tergagap sambil menahan tangan nya yg sedang di tarik oleh Hery dan juga menatap pria yg hanya diam terbengong saja.


"Jangan membuat aku marah lagi ley" ucap Hery dengan mata tajam nya saat mengetahui jika Ashley seperti nya ingin menolong pria itu,sambil berusaha mengendali kan amarah nya.

__ADS_1


Ashley yg melihat mata tajam nya Hery menjadi tdk berkutik,ia pun tdk menahan tangan nya lagi yg di tarik oleh Hery.Lalu ia pun mengikuti langkah Hery dengan patuh hingga melupa kan pria itu.


" Hei kau mau membawa Ashley ke mana?" teriak pria itu yg baru tersadar dari bengong nya sejak tadi karena melihat perubahan cepat dari hery.


Hery tdk menjawab pertanyaan pria itu,ia malah memerintah Ars,yg mana perintah nya itu mampu untuk melemas kan saraf otot otot nya pria itu.


" Ars,kau urus dia.Kalau perlu masuk kan dia ke kolam buaya" ucap Hery dengan nada tegas nya setelah menghenti kan langkah nya yg baru beberapa langkah itu,lalu kembali melanjut kan langkah nya.


"A apa kau serius ?" tanya Ashley dengan panik sambil berjalan mengikuti langkah Hery dan terus menatap pria yg sedang berusaha melepas kan diri dari pegangan Ars sambil berteriak memanggil nama nya.


Setelah menatap mata Ars yg bearti,jika pria itu akan baik baik saja,membuat Ashley lega dan mengikuti langkah Hery dengan tenang.


" Cepat masuk" ucap Hery dengan nada tegas setelah sampai di mobil nya.


Ashley yg tdk ingin membuat Hery marah lagi,ia pun segera masuk ke dalam mobil.


Kemudian Hery pun juga ikut masuk ke dalam mobil lalu melaju kan mobil nya dengan kecepatan sedang,meninggal kan Hery yg sedang sibuk mengurus pria itu.


" Kau mau membawa ku ke mana?" tanya Ashley saat melihat Hery melaju kan mobil nya ke arah yg berbeda dengan yg ke rumah kost nya.


" Duduk diam saja di sana dan jangan banyak bertanya" ucap Hery dengan tenang sambil menyetir.


" Aku ingin mencari ke dua org tua ku bersama...?" perkataan Ashley lagi lagi terpotong oleh Hery,hingga membuat Ashley mendengus kesal.


" Memang nya kenapa dengan ke dua org tua mu?" tanya Hery pura pura tdk tahu.


Ia tdk ingin mendengar Ashley menyebut nama pria itu,maka nya ia segera menyela perkataan wanita nya itu dari pada amarah nya kembali membesar nanti.


"Ke dua org tua ku ntah ke mana,mereka bilang sedang pulang ke kampung halaman mendiang kakek ku tp saat aku dan kakak ku menelepon saudara yg ada di sana,tp nyata nya mereka tdk ada yg melihat org tua ku" ucap Ashley dengan nada khawatir.


" Aku akan membawa mu kepada org tua mu besok" ucap Hery Akhir nya setelah barusan berpikir sejenak,ia tdk suka berbohong lagi.


"Benar kah? "tanya Ashley dengan heran.


' Kenapa Hery bisa mengetahui keberadaan org tua nya,apa kah Hery yg menculik mereka ber dua?' pikir Ashley yg mulai ke sisi negatif.


" Jangan berpikiran negatif tantang ku.Jika besok ingin bertemu dengan org tua mu,kau harus nurut kepada ku.Mengerti?" tanya Hery dengan nada tegas nya lagi, supaya Ashley mau mendengar nya.


" Baik lah" jwb Ashley dengan pasrah saat melihat wajah tegas nya Hery dan juga demi untuk bisa bertemu dengan org tua nya.


Lalu Ashley tertidur karena hanya keheningan yg menemani nya,Hery hanya tersenyum melihat wanita nya tertidur.' Apa kah begitu lelah,hingga membuat nya gampang tertidur' pikir Hery.


Kemudian mobil mereka pun menghilang ntah ke mana.

__ADS_1


__ADS_2