
" Bagaimana ?" tanya Grandma lagi sambil menatap Ayah dan Ibu dengan heran karena dari tadi ia tidak mendapat jawaban dari siapa pun.
"Kalau soal itu,keputusan nya kami serah kan pada putri kami saja" jwb Ayah yg sudah sadar dulu dari rasa kaget nya sambil menyenggol pelan lengan istri nya yg masih terdiam.
"I iya Mom,kami menyerah kan keputusan nya pada putri kami saja" jwb Ibu dengan cepat tapi sedikit gagap karena baru saja tersadar dari rasa kaget nya setelah di senggol oleh Ayah,jadi ia reflek langsung menjawab dengan gagap dan cepat.
'Putri mereka baru saja masuk umur 19,apa kah putri mereka mampu menghadapi lika-liku kehidupan berumah tangga untuk ke depan nya nanti setelah sudah menikah,tapi kalau melihat cinta calon menantu nya untuk putri nya itu,membuat mereka ber dua sedikit menghela nafas lega,jadi mereka akan memasrah kan semua keputusan nya pada Ashley saja' pikir Ayah dan Ibu sambil tersenyum.
"Bagaimana nak?" tanya Grandma yg mengulangi lagi pertanyaan nya tadi,sambil beralih menatap Ashley untuk menuntut jawaban.
"Aa apa tidak terlalu cepat nyo,, Grandma?" tanya Ashley dengan gugup,hampir saja ia salah memanggil saat Hery memberi isyarat dengan mengenggam tangan nya sekalian memberi nya kekuatan agar tidak gugup, jika tidak pasti akan mengundang ketidak senang nya Sang Grandma karena mengabai kan peringatan nya tadi.
Ayah,Ibu dan Daniel tidak begitu terkejut atas permintaan Grandma barusan karena mereka ber 3 sudah tahu,hanya saja mereka tidak menyangka kalau akan secepat itu.
Jadi di sini hanya Ashley yg seperti tersambar petir saat mendengar isi lamaran dari Grandma,hingga membuat senyuman lega dari wajah nya tadi berubah menjadi gugup kembali.
"Tidak nak,kami sudah menunggu terlalu lama jadi kali ini Grandma tidak mau menunda nya lagi" jwb Grandma sambil menatap Hery dan Ashley dengan tersenyum senang.
"Besok kamu harus ikut Hery untuk mengukur baju pengantin,sisa nya biar calon suami mu itu yg mengurus nya" lanjut Grandma lagi dengan nada tegas karena ia tidak ingin mendengar bantahan dari Ashley lagi.
"Ta tapi bagaimana dengan kuliah ku Grandma?" tanya Ashley lagi yg mencoba untuk menunda,ia bukan tidak mau menikah tapi ini terlalu mendadak untuk nya.
__ADS_1
"Ternyata kamu benar-benar belum terlalu mengenal siapa calon suami mu ini,biar kan masalah kuliah mu di urus sama Hery saja,jadi kamu harus beristirahat dulu 2 hari ini untuk menanti pernikahan mu nanti" jwb Grandma dengan cepat,kali ini ia memang berharap calon cucu menantu nya ini tidak akan membantah lagi.
"Baik lah Grandma" jwb Ashley dengan nada pasrah setelah selesai menatap satu persatu semua orang yg ada di sekitar nya,akhir nya ia mau tidak mau harus menyetujui nya,apa lagi saat melihat eskpresi wajah nya Grandma dan Hery yg sangat berharap.
"Bagus,kalau gitu sekarang kita hanya perlu mencocok kan cincin saja" ucap Grandma dengan nada senang dan juga tersenyum lebar,semua orang yg melihat eskpresi bahagia di wajah Grandma ikut merasa kan bahagia,terlebih lagi Hery yg sudah tersenyum bahagia saat Ashley mengiya kan nya barusan.
Grandma segera bertepuk tangan 3 kali dengan cepat,tidak berapa lama sekitar 10 pria masuk dengan membawa seserahan untuk pihak perempuan.
Awal nya Grandma,Grandpa dan Daddy tidak begitu percaya kalau Hery sudah menyiap kan segala nya,ternyata perkataan nya memang benar-benar di bukti kan oleh nya.
Segala nya,termasuk tempat mereka mengucap sumpah dan persediaan nya sudah di siap kan nya,hanya tinggal cincin dan pengukuran baju pengantin saja,designer yg di suruh pun adalah yg terhandal dan Hery menuntut nya dalam 24 jam baju pengantin yg di pesan nya harus selesai,walau pun designer tersebut agak kewalahan tapi mana berani ia membantah perintah orang yg berpengaruh ini.
Pria pertama yg masuk tadi segera menghampiri Hery dan juga Ashley untuk mencocok kan cincin yg ia bawa ke jari 2 calon pengantin baru tersebut,sedang kan 9 yg lain nya sibuk meletak kan seserahan yg mereka bawa ke tepian ruang tamu.
Grandma dan Ibu yg awal nya agak canggung,akhir nya setelah beberapa saat mengbrol,ternyata mereka ber dua nyambung,jadi lah mereka ber dua yg paling banyak bicara.
Sedang kan para pria sesekali menimpali pembicaraan 2 wanita beda usia itu jika tidak sesuai dengan pemikiran mereka.
Daniel sibuk bermain game dengan HP nya karena bosan mendengar cerita para orang tua dan Ars sibuk mengerja kan perkerjaan nya dengan laptop yg sedang di pangku nya saat ini.
Sedang kan sepasang kekasih itu sibuk bercengkeraman di sudut sofa sana.
__ADS_1
" Ternyata Grandma mu memang tidak seperti dugaan ku Honey..." ucap Ashley sambil mengamati para orang tua yg sedang mengobrol dan tersenyum senang karena keluarga kekasih nya tidak merendah kan mereka sama sekali bahkan menerima nya dengan tangan terbuka.
"Aku kan sudah bilang Honey,kau sendiri yg tidak percaya pada ku" ucap Hery sambil tersenyum menatap wanita nya dan menoel pelan ujung hidung nya Ashley dengan sebelah tangan nya sedang kan sebelah tangan nya lagi terus merengkuh pinggang nya Ashley dari tadi.
"Aku bukan tidak percaya tapi hanya kurang percaya saja" ucap Ashley yg berusaha mengelak dengan tersenyum sambil menatap Hery.
"Iya iya terserah mu saja Honey" ucap Hery yg malas berdebat lalu ia segera mengecup sekilas bibir nya Ashley saat ia melihat para org tua masih sibuk mengobrol.
"Ih kau ini dari awal sampai sekarang,kenapa selalu mencuri ciuman dari ku?" tanya Ashley dengan mengerucut kan bibir nya ke depan,padahal dalam hati ia juga menyukai nya,hanya saja ia gengsi untuk mengakui nya.
"Apa kau ingin aku mencium nya lagi Honey ?" tanya Hery tanpa menjawab pertanyaan nya Ashley dan menunjuk bibir Ashley yg sedang mengerucut dengan ekor mata nya sambil tersenyum menggoda hingga membuat Ashley segera menormal kan bibir nya kembali karena takut di cium oleh Hery lagi,ia bisa malu nanti jika di ketahui oleh para org tua yg masih lagi mengobrol itu.
"Bibir mu ini sangat manis Honey maka dari itu aku selalu ingin mencium mu jika sudah di dekat mu" lanjut Hery yg sedang menjawab jujur pertanyaan Ashley barusan sambil menatap Ashley dengan tersenyum menggoda.
"Apa pernikahan ini tidak terlalu cepat Honey,kuliah ku masih belum selesai?..." tanya Ashley yg berusaha mengalih kan pembicaraan karena wajah nya sudah mulai memerah oleh godaan Hery.
"Tidak Honey,kau tenang saja.Setelah kau menikah kau bisa sambil kuliah jadi walau pun sudah menikah kau tetap bisa sekolah Honey" jwb Hery yg berusaha meyakin kan Ashley sambil tersenyum lebar karena tahu kalau Ashley sengaja mengalih kan pembicaraan mereka.
Ashley pun mengangguk,mengiya kan jawaban nya Hery.
Mereka pun terus bercengkeraman sambil menunggu para org tua selesai mengobrol.
__ADS_1
Kemudian setelah para org tua selesai mengobrol,Hery dan Ars pun mengikuti para org tua pulang setelah mereka semua selesai berpamitan sama Ashley berserta keluarga nya.