
Hery menghela nafas pelan sebentar karena ia akan bicara panjang lebar,padahal ia paling malas untuk bicara panjang lebar kecuali terdesak.
Kemudian ia bersuara kembali,untuk memulai menjelas kan nya.Ars yg ada di samping nya,ingin mengambil alih pun tdk jadi,karena sudah keduluan sama Hery.
Ternyata jika jumpa calon mertua ia jadi reflek gitu ya,padahal biasa nya juga selalu mengandal kan firi nya.
Seperti semalam contoh nya,di tinggal sendirian di dalam Mall tanpa pesan apa pun hingga ia harus bolak balik mencari Tuan nya,setelah puas mencari ia pun menelepon,rupa nya Tuan nya sudah pulang duluan,hingga sekarang pun ia masih merasa kesal.
" Awal nya Aldy ingin balikan sama Ashley tp terus terusan di tolak sama Ashley,hingga membuat Aldy marah.Setelah 2 kali dia gagal menculik Ashley,dia kembali mau menculik kalian berdua,supaya bisa memberi penawaran kepada Ashley,dia akan melepas kan kalian kembali jika Ashley menyetujui untuk menikah dengan nya.Maka dari itu kalian ber dua aku asing kan dulu untuk sementara waktu di sini"jelas Hery panjang lebar,berhenti sejenak.
" Aldy menjadi semakin marah karena gagal mendapat kan kalian ber dua,jadi dia pun lagi lagi ingin menculik Ashley 2 hari lalu.Beruntung aku berhasil menyelamat kan nya lagi" lanjut Hery lagi sambil menyandar kan sedikit tubuh nya ke dinding sofa setelah menyelesai kan penjelasan nya.
'Kami Tuan' kesal Ars dalam hatiπ
" Apa kau serius Tuan?" tanya Ibu nya Ashley tak percaya.
"Apa aku kelihatan bercanda bibi?" tanya Hery balik dengan wajah kesal.
Ars hanya tertawa kecil,kembali diam setelah melihat Hery menatap nya dengan tajam.
" Tidak sih" jwb Ibunya Ashley cenges ngesan.
" Tapi kami sangat berterima kasih pada kau Tuan karena begitu baik hati,telah menyelamat kan putri kami itu,jika ia kenapa napa ntah apa yg akan terjadi dengan kami" ucap Ibu nya Ashley ber sungguh sungguh dengan perasaan yg lega.
" Iya,kami sangat berterima kasih pada kau Tuan.Apa yg harus kami laku kan untuk membalas kebaikan kau ini Tuan?"sambung Ayah nya Ashley lagi dengan yakin.
Mereka ber dua bersama sama bangkit berdiri dan sedikit membungkuk kan badan mereka,untuk menanda kan kalau mereka memang benar ber sungguh sungguh berterima kasih kepada Hery.
Hery dengan sigap menahan badan calon mertua nya itu,masa iya calon mertua nya harus menunduk kepada nya.π
" Apa yg kalian laku kan,segera lah duduk kembali ,tdk perlu sung kan seperti itu kepada ku" ucap Hery cepat sambil menuntun calon mertua nya untuk duduk kembali.
Mereka berdua pun menuruti apa kata Hery dengan wajah heran dan terus menatap Hery.Sedang kan mereka tdk saling mengenal sama sekali,kenapa Hery bs berkata seperti itu,seperti sudah akrab saja.
"Apa Ashley sudah tahu dengan semua ini Tuan?" tanya Ayah nya Ashley setelah menepi kan rasa heran nya dulu.
" Belum,ia hanya tahu tentang penculikan nya yg terakhir saja" ucap Hery santai.
Ayah nya Ashley yg melihat istri nya ingin bertanya,ia pun segera bertanya duluan,tp memang ia ingin bertanya juga sih.Ia bisa malu jika mendengar istri nya nanti ntah mengoceh ke mana mana.
" Apa kah kau yg menggagal kan 2 penculikan yg sebelum nya Tuan?"tanya Ayah nya Ashley lagi.
__ADS_1
" Iya.Bisa kah kalian ber dua jangan panggil aku Tuan,paman?" jwb Hery dan juga bertanya dengan wajah tegas nya kembali.
"Baik lah,jika itu yg kau ingin kan nak" jwb Ayah nya Ashley.
" Kenapa kau mau menyelamat kan putri kami nak? Padahal keluarga kami tdk ada hubungan nya sama sekali dengan kau atau kalian berdua" tanya Ayah nya Ashley lagi untuk menghilang kan rasa heran nya.
" I itu,aku tdk bisa menjelas kan nya paman" jwb Hery gugup,hilang sudah wajah tegas nya.Ia bingung ingin menjawab apa.
" Apa kau menyukai putri kami?" tanya Ayah nya Ashley ingin tahu.Karena ia bisa menilai,seperti nya pria yg ada di depan nya ini memang menyukai putri nya.Jika tdk kenapa harus susah susah untuk melindungi putri mereka.
" I iya paman" jwb Hery gugup lagi,dengan sedikit menunduk,ia malu mau melihat wajah calon mertua nya.
Ars yg di samping Hery hanya menahan tawa nya saat melihat tingkah malu nya Hery,ingin tertawa tp tdk berani.Tingkah Hery yg seperti hanya ada dalam hitungan jari saja,tp sayang nya Ars tdk bisa mengabadi kan dengan HP nya.
Sedang kan Ayah nya Ashley tersenyum melihat wajah malu nya Hery,padahal ia lebih cocok dengan wajah tegas nya tadi.
" Ah,akhir nya...."perkataan Ibu nya Ashley terpotong oleh perkataan suami nya.
" Diam dulu bu.Bagaimana kalau kami melarang nya?"tanya Ayah nya Ashley dengan tegas.
"Aku akan mencoba segala cara untuk mendapat kan nya kecuali cara yg buruk.Tp jika tdk berhasil juga,akan aku pasti kan putri kalian tdk akan pernah bs menikah untuk selama nya" jwb Hery dengan tegas,kepala nya kembali tegak.
Ke dua org tua Ashley terbengong tak percaya setelah mendengar kata kata Hery,mereka ber dua diam sejenak.
Ia melirik ke HP nya yg masih menyala,beruntung Hery tdk menyadari nya,jika tdk ia bisa kena sembur.
Sementara di seberang sana,seorang pria paruh baya sedang tertawa kecil.
Tadi Ars menelepon nya lalu ia segera mengangkat nya,belum sempat ia ucap hallo,di seberang sana sudah terdengar suara obrolan sang anak,yg ntah dengan siapa.
Setelah ia selesai mencerna,ia pun jadi mengerti kalau Ars sengaja melaku kan nya dan siapa yg sedang mengbrol bersama sang anak.
Kemudian ia pun ikut mendengar kan obrolan mereka karena rasa penasaran nya.
" Seorang anak memang tdk jauh jauh dari induk nya,Tuan besar"Ars mengirim pesan tersebut ke seberang,setelah selesai memati kan nada sambung di HP nya.
" Hahaha good" Ars membaca isi pesan dari Tuan besar di HP nya sambil tersenyum.
( Kembali ke Hery )
" Apa kau sedang mengancam ku nak?" tanya Ayah nya Ashley sambil mendengus kesal.
__ADS_1
" Tdk,aku hanya memberi mu pilihan paman.Jadi paman hanya tinggal pilih saja" jwb Hery dengan tenang sambil tersenyum.
"Apa nya yg pilihan,sama saja kau itu memaksa kami untuk menikah kan putri kami sama kau" ucap Ayah nya Ashley semakin kesal.
Menyuruh memilih antara menjadi kan nya sebagai menantu atau Ashley menjadi perawan tua,mana ada pilihan seperti itu.π
Sedang kan Ibu nya Ashley tertawa melihat perdebatan antara 2 pria beda umur itu.Ia sangat menyukai Hery,apa lagi mengetahui kalau Hery melindungi putri nya dengan sangat baik,jadi ia akan mendukung Hery 100 persen.
" Sudah sudah,jangan berdebat lagi.Kau tenang saja nak,Ibu akan merestui kau.Jadi sekarang kau harus memanggil kami dengan sebutan Ayah dan Ibu,seperti Ashley juga" ucap Ibu nya Ashley dengan tersenyum bahagia.
Karena seperti nya ia telah mendapat kan calon menantu yg sangat sempurna hingga ia tdk perlu begitu khawatir lagi tentang putri nya,sekarang ia hanya perlu mengurus putra sulung nya saja.
" Ibu " tegur Ayah nya Ashley dengan kesal.' kenapa pula istri nya tdk mendukung nya ' pikir Ayah tambah kesal.
" Baik Ibu" timpal Hery dengan senang hati.
Ayah hanya bisa mendengus kesal saja.
" Jadi apa Ashley sudah mengetahui nya,kalau kau sedang menyukai nya?" tanya Ibu dengan penasaran.
" Belum bu,jadi aku mohon kalian jangan dulu memberitahu nya.Biar aku mengejar nya dengan cara ku sendiri saja" jwb Hery sambil menggaruk belakang leher nya.
" Baik lah,seperti itu juga bagus " ucap Ibu senang dengan keinginan Hery.Sedang kan Ayah hanya diam saja karena kesal.
" Apa kalian ber dua masih betah di sini atau sudah mau pulang saja?" tanya Hery penasaran ,karena seperti nya Ibu mertua nya sangat menyukai berada di sini.
Ayah ingin bicara tapi Ibu segera menyela,karena takut ayah ingin pulang.
" Apa kah boleh tinggal di sini beberapa hari lagi?" tanya Ibu malu,ia memang sangat menyukai permandangan di sana,jadi ia merasa masih belum puas.
" Tentu saja boleh bu" jwb Hery membuat Ibu semakin senang ,sedang kan Ayah hanya mampu diam saja.
"Baik lah,kalau begitu kami pergi dulu bu,yah..."lanjut Hery lagi dan menyebut panggilan 'yah' dengan nada sedikit tinggi supaya di dengar oleh sang korban.
" Baik,kalian berhati hati lah" ucap Ibu,masih dengan senyum senang nya sambil memeluk Hery dan juga Ars,sedang kan Ayah hanya kesal dalam diam saja.
" Aku baru mengingat nya,tadi kata Ayah akan membalas kebaikan ku.Jadi ku minta cukup dengan beri kan restu mu saja,jika tdk mau,juga tdk apa apa,aku akan mendapat kan sendiri"ucap Hery dengan santai dan tersenyum sambil memeluk Ayah.
"Kami akan memberi restu nya tapi semua nya tergantung sama Ashley sendiri" jwb Ayah setelah menghilang kan wajah kesal nya.
Ayah sudah merestui ketika Hery memintak tadi,ia hanya mengetes nya saja,ternyata hasil nya lumayan bagus,maka nya ia menjadi tambah yakin untuk memberi restu.
__ADS_1
" Itu tdk masalah bagi aku" ucap Hery yakin dengan tersenyum lebar karena sudah mendapat kan restu.
Kemudian Hery dan Ars pun pergi dari sana setelah selesai berpamitan sama Ayah dan Ibu.Ars lgsng melaju kan mobil nya ke arah pulang sambil melihat wajah senang nya Hery,ia pun jadi ikut senang.