Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
39. Penyelamat Ars


__ADS_3

Ashley yg sedang di peluk pun langsung tersenyum bahagia saat di peluk oleh sang pujaan hati, rasa terkejut nya juga menghilang berganti dengan rasa tenang nya kembali.


" Ternyata pria ini sangat sigap dan perhatian sekali,aku kira sifat nya akan kaku sama seperti wajah datar nya' pikir Ashley sambil tersenyum.


" Kau tunggu di sini dulu" ucap Hery sambil mengurai kan pelukan mereka,yg hanya di jwb dengan anggukan oleh Ashley.


Tidak jauh dari sana org tua nya Ashley saling menatap dengan bingung,sedang kan Daniel tertawa kecil saat ia sudah memgerti alasan kenapa Hery bisa marah seperti itu.


Kemudian Hery berbalik badan dan melangkah menuju ke arah tempat Ars berdiri dengan wajah tegas nya.


Baru saja 4 langkah,HP Hery yg ada di saku celana nya berdering,hingga mampu menghenti kan langkah nya Hery.


Hery pun segera mengambil dan ia menatap nama penelepon beberapa detik dengan heran lalu menatap Ars yg masih berdiam diri di sudut sana,sambil mengangkat panggilan telepon itu.


" Hallo,ada apa Grandma?" tanya Hery lgsng ke inti nya,dengan nada heran.


" Nak,kau tdk boleh membalas Ars.Jika tdk, Grandma akan marah,lagi pula Ars kan tdk sengaja,jadi jangan mempermasalah kan nya lagi ya" ucap grandma dengan nada memelas.


" Tapi Grandma...." ucapan Hery lgsng di potong oleh Grandma.


" Lagian ini juga adalah kesalahan mu nak.Kenapa kemaren kau tdk melihat lagi,foto yg di beri kan oleh Ars?" tanya Grandma berusaha untuk membela Ars.


"Iya,baik lah baik lah.Aku tdk akan mempermasalah kan nya lagi" ucap Hery akhir nya dengan wajah kesal,ia lebih baik pasrah dari pada mendapat kan omelan dari Grandma nya.


"Baik lah,Grandma pegang kata kata kau itu" ucap Grandma dengan nada tegas nya.


" 1 lagi,jangan lupa untuk membawa cucu menantu nya Grandma nanti,Grandma akan menunggu kau membawa nya pulang.Apa kau mengerti Hery?"tanya Grandma dengan nada senang dan juga serius.


" Iya,aku mengerti Grandma" jwb Hery dengan nada suara yg malas.

__ADS_1


" Oke kalau begitu,bye bye" ucap Grandma mengakhiri pembicaraan mereka.


Kemudian Hery menyimpan HP ke saku celana nya kembali setelah Grandma sudah menutup panggilan telepon nya, ia menatap Ars dengan wajah yg semakin kesal saja.


Ternyata Grandma lebih memihak kepada Ars dari pada ķe dia,padahal dia yg menjadi korban nya.


' Eh tunggu dulu,kalau mendengar perkataan dari Grandma tadi,seperti nya Grandma sudah tahu semua tentang Ashley.ah memang menyebal kan,ini pasti ulah Asisten nya itu.Kenapa akhir akhir ini Ars selalu membuat nya kesal,apa lagi hari ini Ars membuat ia malu.Ingin sekali Hery menggantung Ars di sudut taman sana,tapi Hery tdk bisa melaku kan nya,rupa nya ia masih beruntung,karena di bela sama Grandma' pikir Hery panjang lebar.


Kemudian ia melirik jam di tangan nya,ternyata sudah waktu nya makan siang,lalu ia berjalan kembali ke Arah Ashley.


" Ayah Ibu nanti kita bicara lagi,sekarang ayo kita makan siang dulu" ucap Hery dengan nada sedikit tinggi agar Ayah dan Ibu mendengar nya,setelah sampai di dekat Ashley.


" Iya,ayo bu" ajak Ayah yg di jwb dengan anggukan kepala oleh Ibu.


Sedang kan Ashley dan Daniel ter cengang saat mendengar Hery memanggil org tua mereka dengan panggilan yg sama seperti mereka.


Walau pun Ashley dan Daniel masih sedang mencerna kata 'Ayah dan Ibu' dari Hery tadi,tapi mereka ber dua tetap mengikuti langkah Hery dan org tua mereka dalam diam.


Ketika Hery sudah harus melewati Ars,ia berhenti sejenak di samping tempat Ars berdiri diam dengan kepala sedikit menunduk.


"Kali ini kau selamat,karena kau hebat dalam memilih sekutu.Lain kali aku akan membuat kepala kau melayang ke atas udara" bisik Hery di samping telinga nya Ars dengan wajah kesal nya.


Hery berbisik sambil meninju dada samping nya Ars dengan kuat,hingga membuat Ars terbatuk kecil walau pun barusan ia sudah mencoba menahan nya,agar tdk terdengar oleh Nona muda berserta keluarga nya.


Sedang kan keluarga Ashley melihat mereka ber dua seperti tanda persahabatan saja atau sebagai rasa terima kasih begitu,tapi tdk dengan Ashley yg terus tersenyum dari tadi,saat ia mendengar bisikan dari Hery.


Mereka tdk tahu saja,padahal itu tanda peringatan dari Hery dan juga pelepasan kesal dari Hery.


' Kenapa Asisten yg seperti saudara itu,setega itu dengan nya.Untung saja sudah di anggap saudara,apa lagi ada Grandma yg menjadi pelindung nya.Jika tdk,ingin sekali Hery membalas nya sekarang ' pikir Hery.

__ADS_1


Setelah selesai meninju,Hery lgsng berlalu dari sana sambil mengandeng Ashley untuk masuk ke dalam Villa di ikuti oleh keluarga Ashley dari belakang.


"Selamat,terima kasih Grandma" gumam Ars setelah melihat Hery berjalan menjauh.


Ketika kejadian semalam,Ars sebenar nya ingin memberitahu Hery.Tapi saat ia melihat kemarahan dan kecemburuan Hery yg berlebihan,lidah nya menjadi kelu untuk bicara banyak,karena baru kali ini pertama nya ia melihat cemburu nya Hery.


Padahal tdk bagi Hery,karena Hery tdk tahu yg sebenar nya.


Karena sudah terlanjur membuat kesalahan,Ars pun hanya bisa pasrah untuk menerima hukuman dari Hery.


Tapi di benak nya reflek memikir kan Grandma,akhir nya ia pun segera menelepon Grandma untuk mintak pertolongan tadi pagi.


Grandma yg awal nya bingung mendengar permintaan tolong dari Ars,ia pun memintak penjelasan dari yg lengkap Ars.


Mau tdk mau,Ars pun terpaksa mencerita kan dari awal sampai akhir cerita sungguhan nya kepada Grandma,dari pada ia tdk selamat dari cengkraman nya Hery.


Grandma pun tersenyum bahagia dan tertawa terbahak bahak,setelah selesai mendengar cerita dari Ars,bahagia karena Hery yg sudah mempunyaj calon istri dan tertawa karena tingkah lucu nya Hery.


Ternyata usaha nya berhasil,hingga membuat ia menghembus nafas lega.Grandma memang selalu bisa di andal kan dalam keadaan darurat seperti ini.


Kemudian Ars pun berjalan mengikuti langkah mereka yg sudah masuk duluan,setelah selesai menetral kan rasa gugup nya karena kemarahan Hery tadi.


Di ruangan makan.


Mereka semua duduk dengan tenang dan memakan masakan para pelayan dengan lahap tanpa suara.Aura tegas dari Hery,Ars dan Ayah lebih mendominasi di ruangan makan itu,sedang kan Ashley,Ibu dan Daniel hanya cuek saja.Tapi walau pun cuek,mereka ber 3 tdk membuat keributan ketika sedang makan.


Akhir nya mereka semua selesai dengan acara makan siang nya,lalu mereka semua pun meninggal kan ruangan makan satu persatu.


Sekarang mereka semua sudah duduk rapi di ruang tamu.Mereka masih belum memulai pembicaraan,masih sibuk dengan pemikiran dan kekesalan masing masing,hingga Ayah yg sudah tdk tahan dengan keheningan itu pun,lgsng bersuara duluan.

__ADS_1


__ADS_2