Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
23. Mengobati luka di kaki Ashley


__ADS_3

###


Tak lama kemudian,Hery muncul dari pintu kamar nya dan ia segera melangkah ke arah tempat Ashley duduk.


Ashley segera mengangkat kaki nya ke atas sofa, saat melihat Hery yg ntah keluar dari mana dan tiba tiba berjongkok di depan nya.Karena ia sibuk memikir kan keberadaan Desi,ia jadi tdk sadar kedatangan Hery.


"Apa yg ingin kau laku kan?" tanya Ashley sambil menahan kaki nya di atas sofa.


" Aku hanya ingin mengobati luka di kaki mu saja" jwb Hery sambil menarik paksa kaki Ashley ke pangkuan nya dengan posisi berjongkok.


Ashley segera melihat ke arah kaki nya,ternyata benar di lutut nya ada sedikit luka,ia jadi heran kenapa baru sadar,mungkin karena dari td terlalu sibuk menatap wajah Hery🥰.


" Ta tapi Tuan,aku bs sendiri" ucap Ashley gugup.


"Baik la" lanjut Ashley lagi,saat melihat tatapan tajam nya Hery.


Hery segera mulai mengobati kaki nya,Ashley lagi lagi hanya bs pasrah saja.


" Pelan pelan saja Tuan" ucap Ashley saat merasa kan ngilu pada luka nya,karena Hery membersih kan nya dengan sedikit tenaga.


" Apa sakit?" tanya Hery dengan wajah cemas.


" Cuma sedikit Tuan" jwb Ashley jujur.


"Baik lah,aku akan pelan pelan" ucap Hery dengan lembut,berusaha untuk pelan pelan karena Hery baru kali ini pertama kali nya mengobati wanita.Selama ini sebelum Ashley ia memang gak pernah mengobati org lain atau wanita kecuali mengobati diri nya sendiri.


" Iya" jwb Ashley singkat sambil terus menatap wajah Hery yg terlihat serius saat mengobati luka di kaki nya.


" Sudah" ucap Hery setelah selesai mengobati lutut nya Ashley.


Hery tersenyum melihat Ashley yg sedang menatap diri nya tanpa berkedip,ia senang melihat Ashley yg seperti ini, 'Bearti pesona nya mampu memikat Ashley dan ia pasti akan diterima jika mengungkap kan rasa cinta nya' pikir Hery.


Apa lagi saat Hery mengingat pelukan tiba tiba dari Ashley td,ia bs melihat raut wajah bahagia Ashley td ,seperti nya Ashley memang mengharap kan dia datang saja.


" Auch" pekik Ashley sambil mengelus elus kening nya yg terasa ngilu akibat jentikan tangan nya Hery.


"Kenapa kau menyentik kening ku Tuan?sakit tau" oceh Ashley dengan kesal.


" Siapa juga yg suruh kau suka sekali termenung" ucap Hery sambil memberes kan kembali kotak P3K nya.


" Siapa juga yg termenung,aku kan cuma,,,,aku cuma lagi memikir kan sahabat ku saja" jwb Ashley alasan untuk mengelas pernyataan Hery barusan.


" Di mana kau membawa sahabat ku yg td itu Tuan?" tanya Ashley untuk mengalih kan pembicaraan nya Hery.


" Sudah di antar sampai rumah nya dengan selamat" jwb Hery sambil bangkit berdiri untuk menyimpan kembali kotak P3K,tp ia cuma menyimpan nya di lemari ruang tamu saja,karena ia ingin segera mengantar Ashley pulang ke rmh nya.

__ADS_1


" Satu lagi,jangan memanggil ku Tuan.Aku tdk suka"lanjut Hery lagi dengan nada yg santai.


Hery ingin mengungkit pelukan dan panggilan Hery dari Ashley yg mendadak tadi,tapi ia urung kan karena tdk tega melihat Ashley yg akan menjadi semakin malu.


" Jadi aku harus memanggil apa?" tanya Ashley dengan wajah bingung nya.


" Panggil saja nama ku,Hery" jwb Hery sambil duduk di sofa berseberangan dengan Ashley,jadi nya mereka duduk saling berhadapan.


" Jika aku tak mau ,bagaimana?"tanya Ashley pura pura.


" Jika tdk mau,kau akan aku kurung di dalam Apartemen ini,bagaimana?" tanya Hery kembali,ia jadi ikut melayani pertanyaan pura pura nya.


" Baik baik,aku akan memanggil mu tu,,Hery" jwb Ashley.


" Sekarang cepat antar aku pulang,aku masih kriuk kriuk kriuk..." ucapan Ashley terpotong oleh suara perut yg sedang kelaparan hingga membuat Ashley malu bukan main.


" Oh maaf" ucap Ashley dengan wajah merah nya sambil sedikit menunduk.


" Ayo kita pergi makan" ucap Hery sambil berdiri dan ingin melangkah ke pintu.


" Tdk perlu,kau hanya perlu antar kan aku pulang saja,nanti aku akan masak sendiri" ucap Ashley mencoba untuk menahan Hery yg ingin membawa nya pergi makan.


"Kau tinggal pilih,mau selama nya di sini atau mengikuti ku untuk keluar makan?" tanya Hery saat mendengar tolakan dari Ashley.


"Aku mengikuti kau saja" jwb Ashley dengan pasrah.Padahal ia malu jika harus makan berduaan dengan Hery,maka nya ia tolak,tak tahu nya Hery malah memaksa.


" Eh eh Hery tunggu dulu" seru Ashley tiba tiba saat melihat Hery sudah bersiap siap mau membuka pintu mobil nya.


" Kenapa?" Hery bertanya sambil menoleh ke arah Ashley dengan penasaran karena seruan tiba tiba nya.


" Itu,,, aku gak sanggup bayar kalau harus masuk ke restoran ini"jwb Ashley dengan wajah malu.


"Aku harus memintak uang dulu sama kakak ku jika ingin makan di sini karena uang yg kakak ku beri kemaren cuma tggal sedikit jadi tdk akan cukup untuk membayar nya" ia juga segan mau suruh Hery yg bayar kan,apa lagi mereka berdua kan tdk mempunyai hubungan apa apa.


Ia sudah terbiasa makan di warung atau di Cafe Cafe yg murah karena mau hemat kan uang,padahal kakak nya tdk mempermasalah kan nya jika Ashley sekali kali mau mencoba ke restoran mahal,malahan kakak nya selalu berpesan,jika uang nya kurang ia harus menelepon nya lagi.


Ia juga bingung mau gimana cara bicara nya sama Hery,jadi hanya itu yg ada di benak nya.


" Kalau tdk,kita ke Cafe biasa saja" ucap Ashley lagi dengan memelas saat melihat Hery yg masih tetap terdiam dari td.


Hery tdk menanggapi perkataan Ashley,ia segera keluar dari dalam mobil,berjalan menuju ke pintu nya Ashley dan segera membuka nya.


Ia jadi bingung,harus bersedih atau tertawa saat melihat tingkah polos pujaan hati nya itu,Ia cuma tersenyum di dalam hati saat melihat wajah memelas nya Ashley.Akhir nya ia hanya memilih wajah datar nya saja.


" Cepat keluar,jika tdk kau akan aku...."ucapan Hery terpotong oleh ucapan nya Ashley.

__ADS_1


" Iya iya,,aku akan keluar" ucap Ashley kesal sambil keluar dari mobil Hery.Ia sudah hafal ancaman dari Hery,jadi ia tak mau mendengar nya lagi.


Hery tersenyum tipis saat melihat wajah kesal nya Ashley,lalu ia berbalik dan berjalan masuk ke dalam restoran di ikuti lagi oleh Ashley, ' Berasa seperti penguntit saja' pikir Ashley.


Kemudian mereka ber dua pun sampai di meja makan yg ada di dalam restoran itu dan duduk di sana.


Hery pun segera memesan makanan untuk Ashley karena pujaan hati nya tdk mengerti dengan makanan mahal yg ada di sana,sekalian untuk dia juga karena dari td ia juga memang belum makan.


Setelah pesanan sampai,mereka ber dua pun makan dalam diam.Apa lagi Ashley, seperti nya makanan mahal di sana memang enak hingga Ashley makan dengan sangat lahap hingga tdk menyadari jika Hery terus memerhati kan nya.


Hery hanya mampu geleng geleng kepala,melihat tingkah Ashley saat makan.Untung saja ia tdk makan sampai berantakan,rupa nya masih ada untung nya.


Setelah selesai makan,Hery segera membayar nya dan mengajak Ashley pergi dari sana.Ashley hanya diam dan mengikuti langkah nya Hery,mau gimana lagi,ia kan sudah bilang tadi kalau ia tdk punya uang, ' Tp seperti nya Hery tdk mempermasalah kan nya' pikir Ashley.


Kemudian mereka ber dua berjalan menuju ke mobil dan masuk ke dalam mobil,Hery kembali menyetir untuk mengantar kan Ashley ke rumah nya.


Tidak ada suara selama di perjalanan.


" Apa kau tggal sendirian di Apartemen td?" tanya Ashley mencoba untuk memecah keheningan,tp ia juga penasaran sama hidup nya Hery.


" Hm" jwb Hery singkat sambil menyetir.


"Mengapa kau baik pada ku?" tanya Ashley lagi sambil menatap Hery.


" Hanya ingin saja" jwb Hery.Lalu ia menghenti kan mobil nya tepat di depan kost nya Ashley.


" Jawaban macam apa itu..." ucap Ashley dengan kesal.


Hery hanya menanggapi nya dengan senyuman tipis nya.


" Dari mana kau tahu alamat rumah kost ku?"tanya Ashley penasaran.


" Kau tak perlu tahu" jwb Hery pendek.


Ashley hanya bs mendengus.


" Terima kasih" ucap Ashley lagi dengan suara kesal.


" Hm" lagi lagi hanya jwb singkat dari Hery,membuat Ashley semakin kesal saja tp ia tdk bs berbuat apa apa karena terus di ancam.


" Pria aneh" gerutu Ashley dan lgsng keluar dari dalam mobil.


Hery tertawa kecil mendengar gerutuan Ashley tp sayang nya tdk terdengar oleh Ashley karena pintu mobil sudah tertutup semua,jadi suara yg kecil gak akan terdengar.


Kemudian Ashley segera berjalan menuju kost nya dan masuk ke dalam dan menutup pintu nya.Lalu ia mengintai dari jendela,ternyata Hery pergi setelah melihat ia sudah di dalam rumah.

__ADS_1


" Memang benar kata Desi,manis " gumam Ashley sambil tersenyum.


__ADS_2