
"Aku lbh baik bicara sama Agatha dari pada sama kau,kau hanya bs buat aku tambah kesal saja" balas Ashley kesal sambil memutar bola mata nya dengan malas lg.Ashley jg segera memaling kan wajah nya ke arah Desi karena takut ketahuan sama Hery yg sudah selesai melahap makanannya dan Hery jg mengangkat kepala nya jd otomatis mata nya melihat ke arah Ashley.
" Aku mana berani mengungkap rasa cinta ku pada nya Des.Kau lihat saja pakaian nya seperti org kaya,sedang kan aku dari keluarga yg hanya berkecukupan saja,aku sangat yakin pasti akan ditolak.Jd aku rasa,bs melihat nya dari jauh saja sudah cukup.Aku tak mau berharap bnyak Des,kau kan jg tahu kalau org yg terlalu berharap tp ujung ujung nya tdk berhasil mendapat kan nya,itu pasti akan sangat menyakit kan dan aku tak mau merasa kan yg seperti itu" lanjut Ashley panjang lebar dengan wajah yg sedikit sendu.
"Baik lah baik lah jika tdk mau.Tp kau jgn sedih begini dong ley,kan masih ada kami,jd jgn terus merasa tdk punya apa apa.Aku dan Agatha akan terus ada untuk kau ley dan satu lg kau sangat pantas untuk pria mana pun,apa lagi jika pria itu adalah pria baik" ucap Desi sambil menenang kan Ashley dengan menepuk nepuk pelan punggung Ashley.
" Pria mana pun?" ucap Ashley sambil mencerna kembali perkataan Desi.
" Jd maksud kau,jika pria itu tdk baik jd jg pantas untuk ku?" tanya Ashley dengan ketus.
" Ini jg apa apaan,seperti aku ini sedang berduka atau apa saja,hingga kau menenang kan aku seperti ini.Singkir kan tangan kau dari punggung ku" lanjut Ashley lg sambil menyingkir kan tangan Desi dengan kesal.Lalu ia bangkit berdiri pergi meninggal kan Desi seorg,menuju ke dapur untuk kembali berkerja.
Apa lg ia melihat Hery dan Ars sudah pulang jd ia memang harus melanjut kan perkerjaan nya lg.
" Jika tdk pandai menghibur setidak nya jgn membuat ku semakin kesal" gerutu Ashley sepanjang jalan menuju dapur.Sebenar nya ia bukan kesal sama tepukan tangan Desi tp kesal sama 3 kata Desi td itu.Karena sudah kesal,jd semua nya di anggap salah.
Sedang kan di ujung Cafe sana,Desi sedang berdiri serba salah.Padahal dia kan hanya bermaksud untuk menghibur Ashley supaya suasana hati nya jd lebih baik lg,kenapa malah jd begini.Itu lah sahabat yg tak pandai dalam seleksi kata kata terlebih dahulu,malah menyembur sesuka hati nya.
Setelah 10 menit Desi berdiri,baru lah ia beranjak dari tempat nya berdiri.Lalu ia berjalan ke arah dapur bertujuan memintak maaf pada Ashley.
" ley maaf kan aku dong,aku kan gak sengaja" ucap Desi setelah sampai di dapur.
Ashley hanya diam saja sambil melaku kan perkerjaan nya,ia masih sangat kesal.
" ley... ley..." Desi memanggil manggil nama Ashley dengan lembut.Seperti anak kecil yg berbuat salah pada ibu nya saja.
Ashley yg melihat nya menjadi tdk tega,akhir nya ia bersuara jg.
" Iya iya tanpa kau mintak maaf pun,sudah aku maaf kan"ucap Ashley yg masih sedikit kesal.
__ADS_1
" Terima kasih ya,karena sudah maaf kan aku" jwb Desi tersenyum yg dibalas Ashley dengan senyuman jg.Begitu la persahabatan mereka,tak pernah bs marah berlama lama.Ashley pun sebenar nya jg tdk marah cuma kesal saja.
" Gimana kalau besok kita jalan jalan ke mall,bsk kan hari weekend" lanjut Desi lg.
" Boleh juga,aku juga ingin sekalian pulg" jwb Ashley.
" Oke,deal ya?" tanya Desi.
" Deal " jwb Ashley lg sambil tersenyum.
" O iya,jgn lupa sekalian ajak Agatha" lanjut Ashley lg.
" Ok" jwb Desi.
Mereka berdua pun terus bercerita sambil berkerja.
###
Sesuai dengan perjanjian nya,siang hari ini Ashley,Desi dan Agatha akan jalan jalan ke mall. Mereka ber 3 pun sekarang sudah ada di depan salah satu mall terbesar yg ada di kota ini.
Ashley dan Desi td sebelum brgkat ke mall,di jemput sama Agatha.Jadi lah mereka ber 3 dalam 1 mobil.
" Ayo kita masuk dan cuci mata" seru Desi sambil berjalan masuk ke dalam mall.
" Ayo" seru Ashley dan Agatha serentak sambil berjalan mengikuti langkah Desi.
"Aku ingin membeli sedikit makanan kesukaan ayah dan ibu ku,untuk ku bawa pulang bsk" ucap Ashley.
" Aku hanya ingin cuci mata saja" ucap Desi.
__ADS_1
" Aku hanya ingin membeli cemilan untuk bs ku makan sambil ntn drama korea nanti mlm" ucap Agatha.
Jadi lah,mereka ber 3 berkeliling mall siang hari ini,tanpa menyadari bahaya yg sedang mengintai.Ntah sampai kapan baru akan pulang,mungkin jika mereka sudah kecapean.
***
Sementara Di Apartemen Hery.
Hari ini hari weekend jd Hery cuma berada di dalam apartemen saja sepanjang hari.
Terdengar dering telepon dari dalam kamar apartemen Hery.Hery yg sedang duduk santai di atas sofa sambil mengecek email yg di kirim sekretaris nya yg dari Paris,mendengar ada yg telepon.Ia pun lgsng mengangkat nya setelah melirik nama penelepon.
" Ada apa?" tanya Hery.
" Barusan Mark menelepon tuan" jwb Ars dari seberang.
" Lalu?" tanya hery lg.
" Mark mengata kan kalau nona Ashley dan teman teman nya pergi jalan jalan ke mall ***** " jwb Ars.
" Lalu ?" tanya Hery lg dengan nada kesal karena Ars dari td bertele tele dalam menyampai kan informasi nya.
" Seperti nya Aldy skrg sedang mengutus kan org lagi untuk menculik nona Ashley" kali ini,Ars menjwb dengan satu tarikan nafas,bayang kan gimana cepat nya tp tetap bs di dengar oleh Hery dengan jelas.😁
"Apa?" tanya Hery dengan nada tinggi karena terkejut.ia lgsng berdiri dari atas sofa.
" Kenapa tdk dari td saja kau blg Ars? apa perlu kau,aku buang ke dalam kolam buaya?" marah Hery dengan nada yg tinggi jg.
Setelah selesai berbicara,Hery langsung memati kan telepon nya sebelah pihak.Ia jg lgsng mengambil kunci mobil lalu berjalan keluar dari apartemen nya menuju ke mobil nya.Kemudian ia lgsng melaju kan mobil nya menuju ke mall yg di sebut oleh Ars.
__ADS_1
Beruntung saja ia mengingat nya dan jg sudah menghafal jalan jalan di kota ini,biar pun ntar ada yg tdk paham,ia bs mengguna kan petunjuk jalan.
' Sialan kau Ars,awas saja nanti jika sudah ketemu,akan aku cincang supaya menjadi berkeping keping' gerutu Hery karena kesal sama ulah nya Ars.Untung saja asisten terbaik nya,jika tdk,pasti akan benar benar dia masuk kan ke dalam kolam buaya.