
Di rumah kost nya Ashley.
Sinar matahari memasuki kamar seseorg melalui celah yg ada di jendela kamar tersebut hingga sedikit menganggu Ashley yg sedang tidur.
" hoam " akhir nya Ashley terbangun dari tidur nya,lalu ia memaling kan wajah nya supaya bisa melihat jam yg ada di dinding.
Ashley pun segera ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap siap mau berangkat ke sekolah,karena jam sudah menunjuk kan pukul 06.30 sedang kan ia masuk nya pukul 8 pas.
Ashley sudah sampai di sekolah setelah tadi ia bergegas dengan gerakan yg cepat.Dari tadi Agatha dan Desi juga sudah menunggu nya di kelas.
"Mengapa akhir akhir ini kau selalu terlambat ley?" tanya Desi heran.
" Ya,walau pun tdk sampai pintu gerbang nya tertutup" lanjut Desi dengan menyindir.
" Kau seperti tdk tahu saja ,akhir akhir ini aku selalu saja sulit tdr hingga membuat aku tdr kemalaman,maka nya jadi terlambat terus" jwb Ashley dengan menggerutu.
" Semua ini gara gara pria yg bernama Hery itu,bayang bayang wajah nya selalu berputar di kepala ku.Maka dari itu,aku jadi terlambat tidur" lanjut Ashley lagi,masih dengan gerutuan nya.
3 hari ini,hubungan Hery dan Ashley masih seperti biasa,tdk ada perkembangan.yg pria nya,masih ada yg harus di hindari sedang kan Ashley tdk berani untuk mengungkap kan cinta nya
" ha ha ha ha ha ha " Agatha dan Desi tertawa bersama sama saat mendengar gerutuan Ashley.
" kau sendiri juga yg salah,kenapa tdk kau ungkap kan saja rasa cinta mu itu ke pria itu,pasti setelah itu kau tdk akan sulit tdr lagi" ucap Desi,mencoba untuk meyakin kan Ashley.
" Benar itu ley,kau harus bs berani kan diri.Mana tau kau lgsng di terima" timpal Agatha dengan nada senang sambil membayang kan bertapa bahagia nya Ashley jika berpacaran sama Hery.
" Kalian berdua ini,apa mau mempermalu kan aku saja?" ucap Ashley dengan ketus.
" Masa iya,wanita yg duluan mengungkap kan cinta nya? kalian ini ada ada saja" lanjut Ashley lg,lalu merubah bentuk wajah nya menjadi kesal.
" iya juga ya" balas Agatha dan Desi serentak lalu mereka ber 2 pun tertawa kecil,seperti nya perkataan Ashley masuk akal juga.
__ADS_1
Kemudian terdengar suara bel berbunyi,mereka pun segera mulai belajar hingga jam pulang sekolah tiba.
Akhir nya kelas mereka ber 3pun berakhir dan mereka segera keluar dari kelas,lalu berjalan bersama sama menuju ke tempat parkiran.
Kemudian mereka ber 3 berpencar seperti biasa nya,Agatha pulang dengan mobil nya sedang kan Ashley membonceng Desi pakai motor nya.
Setelah di tengah perjalanan Ashley dan Desi merasa heran dengan 4 mobil yg ada di belakang nya karena terus mengikuti nya,semakin lama 2 wanita itu semakin khawatir dengan keselamatan diri nya masing masing,sampai sampai tangan Ashley mulai gemetar saat mengendarai motor nya dan ke dua nya pun mulai panik.
Hingga akhir nya...
ciiittt...( anggap saja bunyi ngerem mendadak ya 😁)
Ashley dan Desi hampir saja terjatuh dari motor nya,beruntung ke dua nya segera menahan beban tubuh nya.Mereka ber 2 pun segera beranjak dari motor nya yg sedang miring lalu mereka cepat cepat berdiri.
Baru saja mereka ber dua ingin membalik kan tubuh mereka,sudah ada sekitar 20 an pria yg berseragam acakan tp tetap terlihat rapi,yg bersiap siap ingin menghadang mereka ber dua.
Tapi ada 1 pria muda tampan yg berjalan paling depan, yg sangat di kenal oleh mereka ber dua,tp tdk setampan Hery dan Ars tentu nya ya.Pria itu adalah Aldy yg ingin menangkap Ashley secara langsung karena kesal gagal terus.
Ashley dan Desi yg melihat gelagat aneh di wajah Aldy,mereka pun segera hendak lari dari sana setelah selesai saling pandang.Tp sayang nya mereka sudah terlambat,baru saja berlari 3 langkah,mereka sudah di hadang dan di kepung oleh pria pria acakan tersebut.
Ashley berbicara dengan nada tinggi dan juga geram,panik dan takut,sedang kan Desi juga sama,sangking takut dan panik nya hingga ia tdk berani bersuara,dari tadi tangan nya terus bergetar pelan.
" Aku hanya ingin diri mu sayang" jwb Aldy dengan menyeringai licik sambil terus melangkah mendekati Ashley dan bermaksud ingin menyentuh pipi nya Ashley.
Tp sebelum Aldy berhasil menyentuh pipi nya Ashley,sebuah suara yg lantang mampu menghenti kan gerakan tangan nya.Hingga membuat nya menoleh untuk melihat siapa pemilik suara tersebut,yg berani menganggu nya.
" Sudah aku kata kan jangan pernah menyentuh nya lagi,apa kau benar benar ingin mati " teriak nya dengan marah,ternyata ia adalah Hery dan bersama Ars di samping nya yg baru saja tiba.
Setelah td mereka berdua bergegas ke sini dengan terburu buru,karena Mark melapor kepada nya jika Aldy hari ini akan menghadang Ashley di tengah jalan.Hampir saja mereka ber dua terlambat datang untuk menyelamat kan Ashley dan juga Desi,jika tdk,ntah apa yg akan terjadi sama Mark nanti,hanya tuhan yg tahu.😁
Ashley yg td ingin meneriakin Aldy pun tdk jadi bersuara saat terdengar suara yg tak asing,ia pun segera menoleh ke arah suara itu,lalu ia tersenyum bahagia saat melihat Hery yg datang menyelamat kan nya sedang kan Desi juga ikut tersenyum senang karena ia tak jadi celaka.
__ADS_1
" Maju jika kau berani..." tantang Aldy pura pura berani sambil menetral kan rasa takut nya, ' bawahan nya lebih banyak,jadi pasti akan bisa mengalah kan mereka yg hanya ber dua saja' pikir Aldy yakin.
Ashley yg melihat ada celah untuk melari kan diri dari kepungan mereka pun,segera berlari ke arah Hery sambil menarik tangan nya Desi,hasil nya Desi pun jadi ikut berlari.
Akibat kecerobohan mereka karena sibuk memperhati kan Hery,Ashley dan Desi pun berhasil lolos dari kepungan mereka semua.
" Sialan" umpat Aldy saat sudah tersadar kalau wanita yg ingin di culik nya terlepas begitu saja.
" Hery " panggil Ashley senang setelah sampai di dekat Hery,lalu ia pun lgsng memeluk Hery karena rasa bahagia nya hingga membuat Hery terkejut.
Sedang kan Desi tersenyum bahagia melihat mereka berdua berpelukan dan Ars tetap dengan wajah datar nya.
" e hm" Hery berdehem untuk menyadar kan Ashley kalau saat ini bukan waktu yg tepat untuk berpelukan,ia harus segera mengurus Aldy,walau pun sebenar nya ia juga menyukai nya.
Ashley yg tersadar pun segera mengurai kan pelukan nya dengan kepala tertunduk
" Maaf" ucap Ashley pelan tp masih di dengar oleh Hery.
" hm " ucap Hery singkat.
" Kalian ke sana dulu,kami akan melayani pria pria itu dulu" ucap Hery sambil menunjuk tempat aman untuk Ashley dan juga menunjuk ke arah rombongan Aldy yg sudah bersiap siap untuk menyerang ia dan Ars.
" Baik" jwb Ashley dan Desi serentak lalu segera berlari ke tempat yg di tunjuk kan oleh Hery tadi.
" Cepat bunuh mereka berdua" seru Aldy sambil menahan amarah nya karena melihat Ashley memeluk Hery tadi.
" Baik Tuan" jwb bawahan nya lalu lgsng menyerang Hery dan juga Ars.
Mereka semua pun akhir nya saling menyerang,hanya dalam waktu 20 menit Hery dan Ars mampu membuat semua bawahan Aldy tumbang dengan cara mengenas kan.memang tdk mati tp mampu membuat mereka semua tdk bs bangkit lagi.
Aldy yg melihat semua itu,terkejut bukan main dan takut secara bersamaan.Dia pun berniat ingin kabur,tp sayang sebelum dia kabur kaki nya sudah di tembak oleh Hery yg td memang sedang mengawasi nya sambil berbaku hantam hingga membuat Aldy menjerit kesakitan.
__ADS_1
Tak lama kemudian,bawahan Hery dan polisi baru saja tiba.Ars pun segera menyuruh para polisi mengurus rombongan Aldy tadi,sedang kan bawahan nya Hery mengurus motor nya Ashley.
" Ayo,pulang" ajak Hery kepada Ashley dan Desi tp 2 wanita itu hanya terbengong dari tadi karena seperti tak percaya saat melihat aksi Hery dan Ars barusan,ketangkasan mereka berdua dalam bela diri memang tdk perlu di ragu kan lagi.