Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
36. Sarapan buatan Hery


__ADS_3

***


Di Apartemen Hery.


Di pagi hari yg cerah ini,cahaya matahari sudah menerangi balkon kamar yg ada di Apartemen tersebut.


Tapi gorden jendela kamar tersebut,masih belum terbuka dengan sempurna.Hery hanya membuka sedikit,karena tdk tega menganggu tidur wanita yg sedang asyik dengan dunia mimpi nya itu.


"Hoamm..."akhir nya Ashley terbangun juga,setelah cahaya yg masuk melalui celah celah di gorden kamar itu sedikit menyilau kan wajah nya.


Ia bangun dengan sambil merenggang kan otot otot nya yg kaku,karena sudah tidur sangat lama,malahan kesiangan tanpa ia sadari.


Seperti nya ia juga tdr dengan sangat nyenyak,hingga ia tdk menyadari kalau sekarang sedang berada di mana.


" Aku ada di mana sekarang?" gumam Ashley dengan pelan dan wajah bingung nya.Sambil melihat lihat setiap sudut kamar yg sedang di tempati nya itu,setelah ia sadar dari sisa rasa ngantuk nya.


" Ini kan bukan kamar ku,jadi ini kamar siapa?" tanya Ashley lagi pada diri nya sendiri sambil berpikir.


Ashley langsung meneliti pakaian nya,apa masih berada di tubuh nya atau belum,setelah ia mengingat siapa yg terakhir membawa nya semalam.


" Syukur lah" ucap Ashley sambil mengelu elus dada nya karena mendadak panik tadi.


Lalu Ashley melihat lihat lagi satu persatu brg yg ada di dalam ruangan kamar itu,ternyata sangat rapi,bahkan seperti nya semua yg ada di situ barang barang yg sangat mahal.


" Di mana pria?" tanya Ashley lagi sambil bangkit dari atas ranjang yg besar itu.


Kemudian ia melihat jam kecil yg ada di pergelangan tangan nya itu,jam tangan pemberian dari kakak nya saat baru pertama kali mendapat kan gaji hasil kerja nya.


Ashley terbelalak kaget,ternyata ia baru sadar kalau ia kesiangan lagi.Karena sekarang sudah jam 9,ia harus segera mencari kamar mandi untuk membersih kan tubuh nya.


Akhir nya ketemu juga,apa yg di cari nya ,setelah 5 menit berkeliling di dalam kamar itu.Ashley pun segera masuk ke kamar mandi yg ia cari tadi,hingga tanpa sadar,ia melupa kan pakaian ganti nya.


Ashley keluar dari kamar mandi dengan memakai bathrobe nya Hery dan rambut yg basah.Karena tadi ia terburu buru,hingga semua pakaian termasuk dalaman pun ikut basah semua.


" Bagaimana ini..." ucap Ashley yg semakin bingung.Ia berbicara sendiri sambil terus mondar mandir dan juga mengigit sedikit jari jempol nya.


Setelah 5 menit berlalu...


'Ceklek'


Suara pintu kamar yg terbuka,Hery mematung di tengah pintu sebentar,saat melihat Ashley yg terus mondar mandir dengan memakai bathrobe dan tdk menyadari kedatangan nya.


Lalu ia berjalan masuk sambil membawa sebuah paper bag yg berisi pakaian Ashley.


" Apa kau sedang ingin menggoda ku Nona?" tanya Hery dengan tersenyum sambil terus melangkah ke arah Ashley.


" Ti tidak" jwb Ashley gugup,ia menjadi kaget saat baru menyadari kedatangan Hery.

__ADS_1


Ia segera berlari ke atas kasur dan menyelimuti tubuh nya hingga hanya menyisa kan kepala nya saja,ketika melihat Hery berjalan semakin dekat ke arah nya.


"Cup cup cup" Hery dengan sigap mengecup bibir Ashley sebanyak 3 kali.


Ia tersenyum setelah selesai mengecup,lalu menatap wajah nya Ashley yg bingung,gugup dan juga kaku,membuat senyum nya semakin lebar saja.


" Ini pakai lah,setelah itu kau harus keluar untuk sarapan.Jika tdk,aku akan datang mengendong mu" ucap Hery yg masih saja tersenyum sambil terus menatap wajah Ashley.


" I iya,ba baik lah" jwb Ashley dengan gugup.


Hery pun segera keluar dari sana ,setelah mendengar jawaban nya Ashley.Ia harus segera keluar,jika tdk ia mungkin saja akan lepas kendali.


" Ah malu nya aku " ucap Ashley dengan wajah merah nya.Apa lagi setelah ia selesai membongkar paper bag yg di beri kan oleh Hery tadi,wajah nya semakin memerah.


Ternyata Hery bukan hanya memberi nya pakaian saja tp juga pakaian dalam nya.Ia baru tahu sisi lain dari Hery,ternyata bisa pengertian juga,hingga menyedia kan pakaian untuk nya segala.


' Manis nya' pikir Ashley dengan wajah tersenyum senang.Lalu ia segera memakai pakaian yg di beri kan oleh Hery tadi.


Ia pun segera keluar dari dalam kamar,setelah selesai berpakain.


Kemudian ia berjalan sambil mencari Hery..


" Ada di mana dia? " tanya Ashley pada diri nya sendiri sambil menoleh ke kiri dan ke kanan.


Beberapa saat kemudian,Ashley menghenti kan langkah nya saat melihat Hery sedang sibuk memasak di dapur dengan celemek yg melekat di tubuh kokoh nya.


"Pesona nya memang sangat luar biasa,kenapa ada pria yg setampan ini..." gumam Ashley dengan wajah tetap tersenyum dari tadi,sambil berjalan ke arah kursi makan,lalu ia menarik kursi untuk di duduki.


Hery yg sudah selesai dengan kegiatan nya segera berbalik badan sambil membawa masakan nya,hampir saja sarapan yg baru saja ia buat itu terjatuh karena rasa kaget nya itu.


Beruntung kewaspadaan nya lebih tinggi di banding rasa kaget nya,maka dari itu masakan nya tdk jadi terjatuh.


Kemudian ia melangkah menuju meja makan lalu meletak kan sarapan yg telah ia buat barusan itu di atas meja.


"cantik" gumam Hery pelan saat melihat pakaian pemberian nya yg di pakai oleh Ashley.Dress yg di pakai Ashley,sangat cocok di tubuh nya dan juga badan langsing nya,membuat nya semakin terlihat cantk.


Lalu Hery tertawa kecil saat melihat Ashley yg duduk sambil menopang dagu nya mengguna kan ke dua tangan nya,dengan mata terus menatap diri nya.


' Apa kah Ashley sedang terpersona dengan diri nya' pikir Hery,masih dengan tertawa kecil nya.


" Cup" Hery lagi lagi mengecup bibir nya Ashley 1 kali,hingga membuat sang korban segera tersadar dari lamunan nya.


"Ih,,, kenapa kau mencuri ciuman dari ku lagi?" tanya Ashley dengan wajah kesal nya.


" Siapa suruh kau suka melamun..." jawab Hery dengan santai sambil tersenyum.


" Apa yg kau lamun kan?" tanya Hery dengan senyum jahil nya,sambil duduk di samping Ashley.

__ADS_1


" Tidak ada" jwb Ashley cepat dengan wajah merah nya,membuat Hery semakin tersenyum.


" Oh iya,kau bilang ingin pertemu kan org tua ku dengan aku.Di mana mereka sekarang?"tanya Ashley,mencoba untuk mengalih kan pembicaraan.


" Kau harus makan dulu,baru aku akan mengantar mu kepada org tua mu" ucap Hery yg belum ingin menjawab pertanyaan nya Ashley,sambil menyodor kan sepiring pasta yg ia masak tadi kepada Ashley.


" Baik lah" ucap Ashley dengan patuh.Karena ia memang lagi lapar juga,sambil menerima pasta dari Hery.


' Seperti nya enak' pikir Ashley,lalu ia mulai memakan nya.Mereka ber dua pun makan dalam diam.


" Wah,sangat enak" puji Ashley setelah selesai makan,sambil mengelap tepi tepi mulut nya dengan tisu.


" Aku baru tahu kalau kau itu pandai memasak" lanjut Ashley lagi,lalu ia meminum air yg sudah di sedia kan oleh Hery tadi.


" Jika kau ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang ku,kau harus bersama ku setiap saat"ucap Hery dengan wajah tersenyum nya,lalu ikut meminum air nya sendiri.


Apa lagi mendengar pujian dari Ashley,membuat ia tersenyum bahagia,bearti tdk sia sia ia sibuk sibuk sendiri tadi.


" Itu kan mau kau saja" ucap Ashley pura pura jual mahal sambil mendengus kesal.


Hery hanya tersenyum saja saat melihat wajah kesal nya Ashley.Seperti nya wajah Ashley yg seperti apa pun,ia akan selalu menyukai nya,kecuali wajah sedih nya Ashley.


" Sudah?Ayo kita berangkat" ucap Hery setelah melihat Ashley yg seperti nya sudah siap untuk berangkat.


Kemudian ia segera mengambil kunci mobil nya,lalu ia berjalan keluar dengan pelan agar Ashley bisa menyeimbangi langkah nya.


" Ayo " ucap Ashley dengan semangat setelah melihat diri nya sudah rapi,lalu segera mengikuti langkah nya Hery.


Ntah semangat karena bisa bersama Hery atau bisa ketemu ke dua org tua nya,diri nya sendiri nya pun tdk tahu.


Sedang kan Hery hanya terus tersenyum tipis sepanjang jalan nya ke mobil,saat mengingat tingkah tingkah lucu nya Ashley.


Hery pun segera melaju kan mobil nya,setelah mereka ber dua sudah duduk rapi di dalam mobil.


" Ingat pesan ku,jangan pernah dekat dengan pria lain selain aku" ucap Hery tiba tiba dengan wajah tegas nya sambil menyetir.


Ashley terdiam sebentar,setelah selesai mencerna perkataan Hery,ia pun bersuara.


" Apa kau sedang cemburu? " tanya Ashley membalas pertanyaan Hery kemaren.


" Hm" Jwb Hery singkat dengan tetap fokus ke jalan raya.


" Kau ini,,,benar benar pria tdk tahu malu" ucap Ashley pura pura kesal.


Padahal ia bahagia mendengar jawaban Hery,walau pun Hery masih belum mengata kan kalau ia mencintai nya,tapi ia boleh berharap kan.


Eh eh,,tapi tunggu dulu,lalu bagaimana dengan kekasih Hery kemaren.

__ADS_1


__ADS_2