Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
31. Hery tertawa lepas


__ADS_3

Masih di kamar kost nya Ashley.


Karena tdk memerhati kan nya,jadi Ashley menganggap itu adalah panggilan suara.


Hingga....


"Hallo" jawab Ashley dengan nada sedang setelah mendekat kan HP itu ke telinga nya.


" Hallo,ini siapa? Jika tdk ada keperluan akan aku mati kan" ucap Ashley lagi dengan kesal,karena org yg di seberang hanya diam saja.


" Kenapa wajah mu gelap semua ?" tanya pria yg di seberang tadi dengan kesal juga.


" Hah,,, wajah? Gelap?" tanya Ashley dengan bingung.Ia juga sedang mengingat ngingat suara yg sedang berbicara barusan,seperti nya tdk asing.


"Iya,apa setelah kau ku ajari berciuman.Sekarang kau mau aku ajari cara memakai HP juga?" tanya pria itu sambil menggeleng geleng kan kepala nya karena melihat tingkah konyol nya Ashley,walau pun Ashley tdk melihat nya.


Ya,ternyata pria itu adalah Hery.HP yg ia suruh Ars kirim tadi,sudah ada di tangan nya Ashley.


Ashley yg sudah selesai mencerna kata kata Hery,membuat ia bisa mengingat siapa pemilik suara itu.Ia pun langsung memindah kan HP yg ada di telinga nya tadi ke depan wajah nya.


Reflek Ashley langsung melempar HP itu ke samping nya dan ia bergegas bersembunyi di bawah bantal nya.Masih ada sedikit malu jika ia mengingat ciuman tadi,ah rasa nya ia ingin terus bersembunyi saja.


Mata lelah nya tadi sudah menghilang ntah ke mana.


" Apa yg kau laku kan nona?" tanya Hery karena tadi hanya melihat sekilas saja wajah nya Ashley,setelah itu menghilang lg,berganti dengan langit langit kamar.


Ashley tdk menanggapi pertanyaan Hery,ia malah bertanya balik.


" Kenapa beberapa hari ini ,kau suka sekali meneror ku?" tanya Ashley dengan kesal dan nada sedikit tinggi supaya Hery bisa mendengar nya dengan jelas,karena ia bicara di bawah bantal.


" Mana ada nama nya meneror,yg seperti ini nona...


kau ini terlalu berlebihan" jwb Hery santai.


" Cepat perlihat kan wajah mu nona.Jika tdk,besok kau akan aku cium di depan org banyak" ancam Hery dengan nada tegas.

__ADS_1


Ternyata ancaman Hery mampu membuat Ashley tdk berkutik,ia segera mengambil HP itu kembali dan bangun untuk duduk.


" Sekarang apa kau sudah puas?" tanya Ashley dengan wajah kesal setelah HP itu ia hadap kan ke wajah nya.Bahkan terlalu dekat ke layar HP,membuat layar HP itu penuh dengan wajah nya.


" Seperti nya kau benar benar ingin aku cium..."ucap Hery dengan nada sedikit kesal karena melihat wajah Ashley yg terlalu besar.


Mau tdk mau Ashley segera memundur kan tubuh nya sedikit ke belakang,karena mendengar ucapan Hery barusan.


" Sekarang baru aku puas,bahkan sangat puas" ucap Hery lagi dengan tersenyum senang karena melihat wajah cemberut nya Ashley.


" Apa kau ini memang pria yg tdk tahu malu? Mencium wanita tanpa izin,setelah itu menelepon wanita tengah malam begini..." ucap Ashpey panjang lebar dengan nada mengejek dan juga wajah kesal nya.


"Hahahaha" Hery tertawa dengan lepas setelah mendengar ocehan Ashley.


" Apa aku menganggu mu?" tanya Hery setelah menghenti kan tawa nya.


Sedang kan Ashley terbengong saat melihat tawa lepas Hery untuk pertama kali nya,hingga ia tdk mendengar pertanyaan dari Hery.


" Hei,apa aku menganggu mu?" tanya Hery dengan nada sedikit tinggi karena dari tadi Ashley hanya diam saja.


" Ti tidak,eh i iya" jwb Ashley dengan gagap setelah tersadar dari bengong nya saat mendengar suara tinggi nya Hery.


"Iya.Maksud ku iya,kau sangat menganggu ku" jwb Ashley dengan kesal saat melihat wajah Hery yg seperti mengejek nya saja.


" Apa kau percaya nona?Jika aku tdk tahu malu begitu hanya pada mu saja?" tanya Hery dengan wajah tegas nya kembali.


" Tidak " jwb Ashley singkat,walau pun ia bisa melihat kejujuran di mata nya Hery.Ia hanya tdk ingin percaya terlalu cepat,apa lagi ia mengingat kembali kekasih Hery kemaren.


" Baik lah,terserah pada mu saja.Yang terpenting aku sudah bilang sejujur nya" ucap Hery pasrah karena malas berdebat.


" Aku Ada 1 pertanyaan lagi..." ucap Ashley dengan wajah kesal yg angsur angsur menghilang.


" Sila kan saja bertanya,apa yg ingin kau tanya kan?" tanya Hery dengan santai.


" Kenapa kau membeli kan HP untuk ku?,aku sudah mempunyai nya.HP itu juga mahal sekali,mana cocok untuk aku pakai" tanya Ashpey dengan rasa penasaran.

__ADS_1


"Karena aku ingin saja dan supaya aku bisa menelepon mu" jwb Hery dengan santai.


"Siapa yg bilang tdk cocok? Menurut ku sangat cocok untuk kau pakai,jadi jangan banyak membantah.Kau kan sudah tahu akibat nya,jika suka menbantah ku"lanjut Hery lagi dengan nada tegas nya.


" Iya,aku sudah mengerti" jawab Ashley sambil memutar bola mata nya dengan malas.


Ia juga sambil membaring kan tubuh nya dengan posisi menyamping,karena ia sudah mulai mengantuk.Ia juga menegak kan HP itu di depan wajah nya dengan jarak sedikit jauh memakai sandaran bantal.


"Apa kau tdk bosan terus meneror ku?" tanya Ashley dengan mata ngantuk nya,mata nya sudah angsur angsur meredup.


" Tidak" jwb Hery sambil tersenyum saat melihat mata ngantuk nya Ashley yg sudah mulai terpejam.


" Apa kau tdk ingin tidur, di jam seperti ini?"tanya Ashley lagi dengan nada yg semakin memelan,karena kali ini mata nya benar benar sudah tertutup rapat.


Padahal tadi ia tdk bisa tidur,mungkin obat tidur nya sudah ada di depan mata,jadi membuat nya terlelap begitu saja.😁


"Dasar wanita ini" gumam Hery dengan tersenyum sambil geleng geleng kepala.Ketika ia melihat tingkah baru pada diri Ashley,tertidur saat video call sama diri nya.


Hery tdk langsung memati kan HP nya,ia terus menatap wajah tidur nyenyak nya Ashley dengan terus tersenyum.


Setelah 30 menit berlalu,Hery masih saja tdk bosan menatap wajah nyenyak nya Ashley,hingga terdengar Ashley bergumam.


" Hery,apa kau mencintai ku?" gumam Ashley pelan tp Hery masih bisa mendengar nya.


Hery langsung saja tersenyum lebar saat mendengar gumaman Ashley.


' Apa Ashley membawa diri nya juga ke dalam mimpi nya' pikir Hery tdk percaya.


Hery kembali menatap Ashley selama 30 menit lagi,hingga akhir nya ia juga merasa mengantuk,mata nya juga semakin memberat.


Sudah 1 jam lama nya Hery menatap wajah nyenyak nya Ashley,ia terus tersenyum dan bergumam setelah tadi hanya diam saja.


"Sampai jumpa besok lagi sayang" gumam Hery pelan.


" Good night,semoga mimpi indah" gumam Hery lagi.

__ADS_1


Setelah itu,ia pun langsung mengakhiri video call tersebut.Kemudian ia meletak kan HP nya di atas nakas,lalu melangkah naik ke atas kasur besar nya.


Kemudian ia membayang kan kembali wajah nyenyak nya Ashley beberapa detik,lalu ia memejam kan mata nya,setelah itu ia pun terlelap mengikut Ashley.


__ADS_2