Cinta Pertama Sang Presdir

Cinta Pertama Sang Presdir
77. Nyamuk raksasa


__ADS_3

Setelah Hery selesai dengan perkerjaan nya,ia dan Ars segera keluar dari ruang kerja tersebut.Setelah keluar,mereka ber dua berpisah untuk ke kamar masing-masing.


Hery tersenyum saat ia sudah berada di dalam kamar nya,ternyata istri nya masih saja tertidur dengan pulas.


Jam sudah sudah menunjuk kan pukul 4 sore sedang kan tadi saat Ashley tidur kembali,pukul 12.30.Setelah selesai membersih kan diri dan sedikit melaku kan pertengkaran konyol tadi dan juga sarapan yg telah menjadi makan siang tadi.


Bearti istri nya sudah tidur selama 3 jam setengah,melihat istri nya yg terlihat masih nyenyak,ia pun segera ikut naik ke atas kasur.


Bahkan kasur bergerak pun Ashley sama sekali tidak terganggu,ternyata lelah nya mampu membuat nya tidur seperti org yg tidak sadar kan diri.


Hery pun lagi-lagi tersenyum saat ia menatap wajah lelap istri nya lagi,karena tidak mau menganggu tidur istri nya,akhir nya ia pun mengikuti istri nya untuk terbang ke alam mimpi sambil memeluk tubuh istri nya dari samping dengan tangan yg sambil mengelus-elus pelan perut istri nya.


'Akan betapa bahagia nya mereka ber dua jika di sini sudah tumbuh janin kecil dari bibit unggul nya malam tadi,ah bukan mereka ber dua saja,mungkin seluruh keluarga akan turut bahagia' pikir Hery sambil terus tersenyum.


Seperti nya ia harus berterima kasih sama Grandma karena berkat Grandma ia bisa ada di sini dan bertemu dengan wanita yg ia cintai ini lalu sekarang ia sudah berhasil menjadi kan wanita yg di cintai nya ini milik nya seutuh nya.


Mulai sekarang Ashley bagai kan separuh jiwa nya dan juga hidup nya.


Jika tidak di paksa oleh Grandma,mungkin ia akan tetap di Paris dengan segala perkerjaan nya yg tidak akan ada habis nya dan tidak akan pernah datang ke kota ini.


Sekarang hidup nya seperti semakin indah dan penuh warna saja karena hari-hari nya akan ada Ashley yg menemani nya nanti,apa lagi jika ada anak-anak,kebahagiaan nya pasti akan menjadi berkali-kali lipat.


Seperti nya mulai sekarang ia akan selalu menanti kan kebahagiaan yg seperti itu.


Akhir nya Hery pun benar-benar tertidur setelah memikir kan banyak hal indah tentang mereka ber dua,mungkin karena ia juga sedang lelah jadi tidak perlu banyak waktu untuk bisa tidur.

__ADS_1


Jam sudah menunjuk kan pukul 7 malam,terlihat di ruang makan Grandma,Grandpa,Daddy dan juga Ars sudah duduk dengan rapi,bersiap-siap ingin makan malam.


Tapi masih bersabar menunggu sepasang pengantin baru yg masih saja belum turun-turun sejak 20 menit mereka menunggu nya,untung saja masih ada 10 menit kesabaran mereka.


5 menit berlalu kesabaran yg jarang di dapati itu terlewat begitu saja,Grandma segera menoleh ke arah anak tangga.


Akhir nya.....


Grandma,Grandpa,Dadddy dan juga Ars menghembus nafas lega,akhir nya kesabaran yg mereka beri kan ternyata tidak sia-sia,mereka kira akan seperti makan siang tadi,makan tanpa pangantin baru itu.


Tapi di dalam lubuk hati yg paling dalam mereka,tidak masalah karena mereka ber dua sedang memproduksi pewaris penerus keluarga Kusuma,bahkan mereka sangat senang.


Hanya saja mereka tadi hanya mencoba menunggu,mana tahu malam ini sepasang pengantin itu akan keluar untuk makan malam.


"Grandma,Grandpa,Daddy,Tuan Ars maaf kan kami karena terlambat dan membuat kalian menunggu"ucap Ashley saat sudah sampai di meja makan ,ia jadi tidak enak karena telah membuat para org tua menunggu mereka.


Tadi Hery menyuruh nya untuk makan di kamar saja tapi ia merasa tidak enak sama para org tua,terpaksa lah ia harus memelas kepada Hery agar di kasih turun untuk makan malam,akhir nya Hery pun kalah sama wajah melas nya.


Ia menatap Hery sambil duduk di kursi dengan wajah sedikit kesal karena Hery hanya diam saja dari tadi dan tidak membantu nya memintak maaf,sedang kan Hery hanya acuh tidak acuh saja,senyum di wajah nya pun kembali datar.


"Tidak apa-apa nak,kalian ber dua sudah sangat berkerja keras jadi Grandma memaklumi nya" balas Grandma dengan wajah yg tersenyum bahagia,hingga membuat wajah Ashley mulai memerah tapi tidak dengan Hery,ia malah tersenyum saat mendengar kata-kata Grandma yg sangat pengertian.


"Ayo,sekarang kita makan" lanjut Grandma lagi,semua org pun menuruti perintah Grandma dan mereka mulai makan dengan tenang tanpa suara,hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu yg saling bersahutan saja.


Kemudian setelah selesai makan,mereka langsung saja pergi duduk santai sambil mengobrol di ruang tamu sebentar.

__ADS_1


"Nak,apa cucu ku itu telah menyiksa mu?" tanya Grandma dengan eskpresi wajah yg santai tapi mata nya menelisik jauh ke leher nya Ashley sambil berpikir.


"Hah! tidak Grandma" jwb Ashley dengan wajah yg bingung karena pertanyaan Grandma sambil menatap Hery dan Grandma bergantian,sedang kan Hery hanya tersenyum bangga saja.


"Kalau tidak,kenapa leher mu banyak bercak-bercak merah?" tanya Grandma yg sengaja menggoda Ashley saat sudah mengerti apa penyebab bercak-bercak merah yg ada di leher nya Ashley.


Tapi eskpresi wajah nya seperti org yg tidak mengerti apa-apa,sedang kan Ashley buru-buru menaik kan sedikit kerah nya agar leher nya bisa tertutup.


"I itu nyamuk Grandma,iya nyamuk yg gigit Grandma hingga menjadi bercak-bercak merah seperti ini"jwb Ashley dengan sedikit gugup sambil menahan kerah nya agar tidak turun lagi,wajah nya ntah sudah semerah apa tapi ia tetap mencoba tenang agar tidak tambah malu.


Seperti nya ia harus merutuki suami nya lagi,apa lagi saat ini suami nya sedang tersenyum manis ke arah nya seperti tidak terjadi apa-apa saja,menyebal kan sekali.


"Nyamuk? ternyata nyamuk yg di dalam kamar kalian ganas juga ya,kamu harus segera membasmi nya agar tidak mengigit mu lagi saat tengah malam nanti nak" ucap Grandma dengan pura-pura terkejut,hampir saja ia tertawa saat mendengar kata 'nyamuk' yg ternyata nyamuk raksasa yg berwujud manusia,begitu juga dengan Grandpa,Daddy dan juga Ars tapi mereka hanya bisa menahan nya.


Mereka jadi berpikir dari mana nyamuk bisa menerobos masuk ke dalam kamar,apa lagi ini kan Mansion.


Kalau di halaman Mansion mungkin saja tapi ini kan di dalam kamar,mereka jadi tidak habis pikir dengan alasan konyol nya Ashley.


"Benar sekali Grandma,aku akan segera membasmi nya setelah ini,ide Grandma memang sangat bagus" balas Ashley dengan nada kesal sambil mendelik kesal kepada suami nya yg terus tersenyum.


Hingga ia tidak menyadari mereka yg sedang menahan tawa,karena terlalu kesal dengan Hery.


Kemudian mereka semua pun mengobrol santai,Ashley sangat bersyukur ternyata keluarga Hery tidak serumit yg ia kira,nyata nya baru kenal beberapa hari saja,sekarang saja sudah bisa mengobrol dengan akrab.


Setelah terasa lelah,mereka pun segera berpamitan untuk pergi beristirahat,sedang kan para org tua masih mengobrol sejenak baru lah masing-masing pergi istirahat bersama.

__ADS_1


__ADS_2