Cinta Tak Salah

Cinta Tak Salah
Part 131


__ADS_3

Sementara di sisi lain di kediaman Pras dan Zia, “Baby, apa kau akhir-akhir ini merasa ada yang aneh lagi sayang?” tanya Pras kepada sang istri.


Zia menggeleng, “Gak kok. Sepertinya orang yang mengikutiku waktu itu mengkin hanya perasaanku saja.” Jawab Zia.


Pras pun hanya mengangguk tapi di pikirannya berbeda dengan sang istri karena dia sudah menemukan bahwa mobil dengan plat yang sama sudah jatuh ke jurang jadi dapat di pastikan bahwa mobil itu sengaja di hilangkan dan sudah pasti yang terjadi pada istrinya itu memang benar adanya. Namun hingga saat ini dia belum mengetahui siapa datang di balik itu semua hingga membuatnya frustasi dan selalu khawatir akan keselamatan dan keamanan keluarga kecilnya.


“Hubby jangan khawatir yaa, aku yakin semuanya pasti akan baik-baik saja.” Ucap Zia menenangkan suaminya itu karena dia pasti mengetahui bahwa saat ini suaminya itu sedang sangat khawatir.


Pras pun hanya mengangguk, “Yaa sudah lebih baik sekarang kita istirahat.” Ucap Pras lalu segera memeluk sang istri. Zia pun hanya mengangguk lalu tidur dalam pelukan sang suami.

__ADS_1


***


Keesokan paginya di suatu rumah yang terlihat tidak berpenghuni, “Bagaimana penyelidikan kalian beberapa hari ini?” tanya seorang wanita yang sepertinya bos daru mereka.


“Emm tuan Pras memperketat keamanan istrinya dan juga anaknya. Dia selalu menyuruh bodyguard menjaga istrinya kemanapun dia pergi hingga kami tidak memiliki kesempatan untuk menyakitinya.” Jawab salah satu dari anak buahnya itu.


“Hmm,, sepertinya kita harus mengubah rencananya. Rencana ini tidak bisa kita lakukan lagi. Bimo hal yang saya perintahkan untuk kamu urus apa sudah kau lakukan?” tanya wanita itu pada tangan kanannya sekaligus penghangat ranjangnya itu.


“Wow, kau memang hebat Bimo. Kau selalu bisa di andalkan. Kalau begitu kita akan lakukan rencana ini, aku sudah muak melihat kebagiaannya padahal aku menderita. Dan untuk bonusmu akan kau dapatkan.” Ucap wanita itu tersenyum sensual kepada Bimo. Pria itu pun tentu saja tersenyum senang.

__ADS_1


“Tunggu saja kehancuranmu Prasya Mahendra. Kau harus merasakan apa yang aku rasakan. Tunggu saja pembalasanku.” Batinnya sambil tersenyum licik.


***


Sementara di perusahaan, “Hans, apa yang sedang terjadi? Kenapa harga saham kita bisa turun dan juga kenapa beberapa dewan direksi menjual saham mereka. Kau harus mencari tahu kepada siapa saham mereka di jual.” Ucap Pras cemas karena saham perusahaannya yang menurun drastis.


“Sudah saya lakukan tuan, mereka menjual saham itu kepada seorang pria bernama Bimo.” Jawab Hans menyerahkan dokumen kepaad Pras. Pras pun segera membacanya.


“Apa sebenarnya tujuannya membeli sahamku. Aku rasa ini ada kaitannya dengan seseorang yang mengikuti istriku beberapa hari yang lalu. Aku juga yakin sepertinya Bimo ini hanya orang suruhan pasti ada seseorang di balik ini semua. Hans segera bawakan aku laptop satu ke sini, biar aku yang mencari tahu sendiri siapa sebenarnya yang ingin main-main denganku.” Ucap Pras.

__ADS_1


Hans pun hanya mengangguk lalu segera mengambil satu laptop lagi ke ruangan presdirnya itu dan Pras pun segera mencari tahu semuanya, hampir satu jam dia berkutat dengan laptop di hadapannya hingga tiba-tiba di kaget, “Dia!”


__ADS_2