
Kimy pun segera sadar begitu Bimo mencolek pinggangnya, “Ehh ya benar. Saya tahu anda memang nyonya Mahendra tapi apa yang anda bisa lakukan untuk menolongnya?” ucap Kimy dengan tatapan meremehkan.
Zia pun terkekeh mendengarnya lalu tiba-tiba memberikan kode kepada bodyguardnya dan bodyguardnya pun segera mendekati Zia dengan dokumen di tangannya lalu bodyguardnya itu membagikan dokumen itu kepada mereka yang ada di sana, “Bukalah dan bacalah nona Kimy. Apa anda pikir saya datang kesini hanya dengan tangan kosong saja tanpa membawa apapun menolong suami saya. Saya tidak sebodoh itu.”
“Emm,, perkenalkan lagi secara lengkap saya datang kesini sebagai pemilik 15% saham perusahaan ini dan sebagai perwakilan dari 15% lainnya saham yang dimiliki oleh ketiga anak saya. Sekarang kalian putuskan siapa yang harus menjadi presdirnya.” Lanjutnya lalu tanpa di persilahkan dia segera duduk di samping sang suami yang menyambutnya dengan tersenyum, “Thanks sudah datang baby.” Bisik Pras.
__ADS_1
Para dewan direksi pun kini menatap Kimy, sementara Kimy sudah kesal setengah mati karena dia tidak menduga hal ini yang akan terjadi karena dia pikir istri dari Prasya itu orang yang lemah dan mudah ditindas serta akan membenci Pras pengaruh jebakannya nyatanya sekarang mereka justru sedang beradegan romantis di hadapannya hingga membuatnya muak, “Tapi nona tetap saja saya yang masih memiliki saham terbesar di sini.” Ucap Kimy.
Zia pun menatap Kimy sekilas lalu menatap bodyguardnya dan bodyguardnya pun segera memberikan satu dokumen lagi kepada Kimy, “Bacalah, saya akan memberikan saham saya kepada suami saya jadi menurut anda siapa saat ini pemilik saham terbesar?” ucap Zia menatap Kimy dengan senyum manisnya sementara Kimy sudah mengepalkan tangannya kesal.
Kimy yang sudah muak dengan situasi di hadapannya pun segera berdiri, Zia yang melihat itu ikut berdiri dan menahan tangan Kimy, “Ups maaf sudah menyentuh anda. Hans berikan aku tisu karena aku baru saja menyentuh kotoran.” Ucap Zia tersenyum sinis sementara Kimy sudah geram lalu segera meninggalkan ruang rapat itu.
__ADS_1
Tapi sebelum dia keluar, “Nona Kimy terima kasih atas semua rencana anda. Ohiya karena saya baik hati sebelum anda keluar dari sini saya ingin mengatakan bahwa di luar sudah ada yang menyambut kedatangan anda.” Ucap Zia tersenyum lalu segera kembali duduk di samping sang suami. Kimy yang sangat kesal segera keluar diikuti oleh Bimo di belakangnya dan seperti perkataan Zia bahwa sudah ada yang menyambut mereka yaitu tidak lain polisi yang sudah menunggu di luar ruang rapat dan di bawah gedung juga ada.
Begitu Kimy keluar langsung mereka tangkap beserta Bimo walau Kimy memberontak tapi tetap saja tidak bisa karena semua bukti sudah ada dan jelas bahwa Pras dan Faris hanya dijebak bahkan wanita yang di bayar oleh Kimy untuk pura-pura tidur dengan Faris sudah tertangkap begitupun dengan anak buah Kimy semuanya sudah tertangkap.
Kembali lagi ke ruang rapat semuanya sudah kembali normal, para dewan direksi yang hanya menjadi penonton istri presdir mereka tentu saja menyetujui Pras tetap sebagai presdir mereka bahkan saham milik Kimy sudah di beli oleh Zia atas nama ketiga anaknya begitu Kimy sudah di bawa oleh polisi.
__ADS_1