Cinta Tak Salah

Cinta Tak Salah
Part 158


__ADS_3

Setelah acara peluk-pelukan berakhir kini Rasti masih bergelayut di lengan Pras menuju ruang keluarga.


“Aunty!” panggil si kembar berlari menuju Rasti.


Rasti pun melepas lengan Pras dan segera menunduk menyambut kedua keponakannya itu, “Aduh keponakan aunty sudah semakin cantik dan ganteng yaa! Aunty kangen sayang!” ucap Rasti memeluk kedua keponakannya itu.


“Zayyah juga kangen sama aunty!” ucap Zayyah.


“Zayyan juga. Ohiya ini ada hadiah untuk aunty!” ucap Zayyan lalu memberikan hadiah mereka untuk Rasti.


“Apa ini sayang?” tanya Rasti menatap sesuatu yang di berikan kedua keponakannya itu.

__ADS_1


“Itu untuk aunty!” jawab Zayyah lalu segera menarik Rasti menuju sebuah sofa sementara Zayyan segera menarik Faris yang berada di belakang Pras. Rasti dan Faris pun di dudukkan berdekatan di sofa itu.


“Ada apa ini sayang?” tanya Rasti.


“Aunty dan uncle jangan bertanya, ikuti saja!” perintah Zayyah. Faris dan Rasti pun hanya mengangguk.


Sementara para orang tua yang melihat itu juga ingin tahu apa yang ingin dilakukan oleh cucu kembar mereka. Pras dan Zia yang orang tuanya saja gak tahu tentang hadiah dari kedua anaknya dan apa rencana yang ada dalam pikiran mereka. Akhirnya ke enam orang itu pun duduk di sofa di ruang keluarga itu untuk mengetahui yang akan di lakukan oleh si kembar.


Faris dan Rasti pun tersenyum melihat cincin dan kalung yang sudah terpasang pada tubuh mereka, “Sudah selesai! Sekarang aunty dan uncle di izinkan untuk bertanya!” ucap Zayyan.


“Baiklah terima kasih sayang, aunty ingin bertanya kenapa memberikan barang ini kepada aunty dan uncle Faris?” tanya Rasti menatap kedua keponakannya.

__ADS_1


“Zayyah yang akan menjawabnya!” ucap Zayyah menunjuk sang adik.


“Iss kakak! Baiklah Zayyah akan menjawabnya. Sebenarnya kalung dan cincin itu buatan kami, cincin itu memang untuk aunty dan uncle kenapa kami memberikannya kepada kalian karena kami harap aunty dan uncle segera menikah dan punya anak kalian nanti serta kalung itu hadiah untuk anak-anak aunty dan uncle nanti tapi karena berhubung mereka belum lahir maka di titipkan sama aunty dan uncle dulu.” Jelas Zayyah di akhiri dengan senyuman di wajahnya.


Rasti dan Faris pun hanya saling memandang dengan wajah mereka yang memerah malu, “Kalian ini! Ini sangat cantik sayang! Terima kasih yaa! Semoga saja harapan kalian segera terkabul!” ucap Rasti memeluk Zayyah yang memang berhubung ada di depannya.


“Uncle gak suka yaa hadiah dari kami?” tanya Zayyan yang dari tadi Faris hanya menatap cincin di jarinya itu.


Faris menggeleng lalu segera memangku Zayyan, “Uncle suka kok, sangat suka! Ini hadiah paling indah yang pernah uncle dapat. Uncle janji akan segera menikah aunty kalian dan mewujudkan harapan kalian itu.” ucap Faris menatap Rasti yang juga menatapnya.


Pras dan Zia yang melihat apa yang di lakukan anak kembar mereka hanya terharu karena mereka tidak menyangka bahwa anak kembar mereka itu akan melakukan itu. Zia yang sempat meneteskan air matanya karena tidak menyangka anak kembarnya sekarang sudah sangat pintar. Pras yang melihat air mata di pipi sang istri segera menghapusnya, “Jangan menangis! Anak kembar kita memang sangat pintar. Terima kasih sudah mempertahankan dan melahirkan mereka untukku!” ucap Pras mengecup kening sang istri. Dia tahu istrinya itu sangat terharu seperti dirinya yang juga sangat bangga dengan kedua anaknya itu.

__ADS_1


__ADS_2