Cinta Tak Salah

Cinta Tak Salah
Part 139


__ADS_3

“Bunda jangan tinggalin ayah.” Ucap Zayyah sesengukkan sambil memeluk Zia erat.


“Kenapa Zayyah bicara begitu? Ayo cerita sama bunda.” tanya Zayyah mengusap rambut sang putri.


Zayyah pun berlahan melepas pelukannya, “Ta-tadi Zayyah mimpi bunda pergi dari rumah ini ninggalin ayah sendiri. Bunda Zayyah tidak mau tinggal berpisah dengan ayah dan bunda. Jadi jangan tinggalin ayah yah bun!” mohon Zayyah sambil menatap Zia.


Zia yang melihat itu tiba-tiba saja air matanya menetes karena ternyata anaknya bisa merasakan kegelisahannya, “Bunda gak akan ninggalin ayah sayang. Itu juga cuma mimpi jangan di pikirkan.” ucap Zia segera duduk di ranjang sang putri dan memeluknya walau ada Zeyyan juga dalam pelukannya. Zayyan yang hanya melihat itu segera mendekat ikut memeluk Zia dan adik-adiknya.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka, “Sayang!” panggil Pras lemah.


Zia pun melepas pelukannya dan menatap sang suami sekilas, “Zayyah gak usah nangis, ayo sana mandi dulu nanti kita sarapan bersama. Zayyan juga yaa ayo sana ke kamar mandi sana.” Ucap Zia kepada si kembar yang langsung menuruti perkataannya. Lalu dia segera memanggil Bi Ratna untuk menjaga putra bungsunya.

__ADS_1


“Ayo kita bicara!” ucap Zia dingin lalu segera keluar dari kamar sang putri kembali ke kamar utama mereka. Pras pun hanya mengikuti istrinya itu dari belakang dia bisa menerima semua sikap dingin istrinya itu karena dia tahu dia sudah mengecewakan sang istri bahkan mungkin saat ini perasaan istrinya itu sedang terluka.


“Jelaskan semuanya!” ucap Zia tanpa menatap sang suami begitu mereka sampai di kamar mereka.


Pras pun menutup pintu kamar mereka terlebih dahulu, “Aku minta maaf dulu kepadamu sayang tapi sungguh semua itu gak benar. Kami di jebak!” ucap Pras mulai bicara dan mendekati sang istri.


Saat dia akan meraih tangan Zia, “Jangan sentuh aku by!” ucap Zia langsung dengan air mata yang membanjiri pipinya.


“Aku percaya padamu by, sangat percaya tapi bagaimana dengan video itu? Haruskah aku menutup mata pada kenyataan yang ada.” Ucap Zia masih menangis.


“Video apa?” tanya Pras yang memang tidak tahu bahwa istrinya itu menerima video, dia pun segera mengambil ponsel istrinya yang tergeletak di ranjang lalu segera membukanya dan dia kaget melihat video itu.

__ADS_1


“Kurang ajar, Kimy?” teriak Pras lalu segera mendekati Zia yang masih menangis.


“Sayang dengarkan penjelasanku lalu setelah itu kau putuskan mau memaafkan aku atau apa, aku akan menerima semua keputusanmu.” Ucap Pras. Zia hanya diam saja saat Pras mengajaknya duduk, Pras yang melihat istrinya hanya diam saja segera memeluknya dan mulai menjelaskannya.


Flashback on


Setengah jam setelah seorang pria mengantar minuman dan makanan kepada mereka tiba-tiba mereka semua mengantuk dan tertidur. Saat mereka tertidur datanglah Kimy dan anak buahnya dan segera merencanakan rencana mereka. Bodyguard yang menjaga di luar sudah pingsan sama seperti yang di dalam karena sudah di suntik dengan bius.


“Bawa kedua pria itu ke hotel yang lainnya biarkan saja. Aku yakin mereka akan sadar nanti besok paginya karena obat tidur yang aku gunakan dosis tinggi.” Perintah Kimy kepada anak buahnya.


Singkat cerita kini, Kimy sudah ada di kamar yang sama dengan Pras dan mulai menjalankan rencananya. Hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi di kamar Faris, wanita yang Kimy sewa mulai merencanakan rencananya. Membuat mereka seolah-olah sudah tidur berdua padahal kenyataannya tidak sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2